Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pertumbuhan Ekonomi Belum Juga Terakselerasi, Faisal Basri: Kurang Usaha Keras Apa Lagi?

Siti Nurfaizah

Pertumbuhan Ekonomi Belum Juga Terakselerasi, Faisal Basri: Kurang Usaha Keras Apa Lagi?

Warga berswa foto dengan latar belakang gedung-gedung tinggi Jakarta, Senin (30/12/2019).  Jelang pergantian tahun Indonesia menghadapi tantangan berat untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,2% tahun depan. Pasalnya, kondisi perekonomian global masih menghadapi ketidakpastian dan dinilai belum menunjukan arah yang lebih positif. Ketidakpastian perang dagang Amerika Serikat (AS) - Tiongkok, menyebabkan ekspor melemah. Indonesia, lanjutnya, bisa saja mendorong ekspor. Namun, hal itu tergantung seberapa besar permintaan global. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Ekonom Faisal Basri menyebut telah begitu banyak pencapaian bermakna yang telah dirasakan rakyat selama lima tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Meskipun diakui memang ada beberapa perkembangan yang belum sesuai harapan. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi yang stagnan di kisaran 5 persen selama 2015-2019. Angka ini jauh dari target 7 persen sebagaimana dicanangkan selama kampanye pilpres 2014 dan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019.

"Momentum akselerasi pertumbuhan tampaknya belum kunjung menghampiri. Bahkan dalam satu setengah tahun terakhir kembali cenderung melemah. Padahal, kurang usaha keras apa lagi," ujarnya sebagaimana dikutip Akurat.co melalui blog pribadinya, Jakarta, Senin (20/1/2020).

baca juga:

Faisal menjelaskan beberapa upaya tersebut di antaranya pembangunan infrastruktur sangat masif. Bahkan Presiden telah menjelajah seantero negeri hingga ke pelosok dan daerah terdepan (perbatasan) yang sebelumnya terabaikan.

Di sisi lain, sovereign rating Indonesia telah menembus investment grade. Semua agensi pemeringkat dunia telah menyematkan status Indonesia satu notch di atas batas investment grade.

Tak hanya itu, kemudahan berbisnis membaik luar biasa. Tadinya peringkat ease of doing business (EODB) Indonesia di posisi ke-114 (2014). Tak tanggung-tanggung, pada tahun 2018 Indonesia meloncat ke peringkat ke-72. Dua tahun terakhir memang turun, tetapi hanya satu peringkat.

"Semua unsur dari indikator tata kelola atau penadbiran (pemerintahan) menunjukkan perbaikan dalam lima tahun terakhir," jelasnya.

Faisal juga menilai peran pemerintah semakin efektif. Sampai tahun 2015, indikator government effectiveness selalu di zona negatif, yang dapat diinterpretasikan bahwa kehadiran pemerintah lebih banyak mengganggu ketimbang membantu.

"Tiga tahun terakhir sudah masuk zona positif, bahkan pada 2018 menunjukkan perbaikan pesat menjadi 0,18," tambahnya.

Selain itu, perbaikan signifikan terjadi pula pada indikator regulatory quality sekalipun masih di zona negatif. Meski demikian, dalam pengendalian korupsi pun terjadi kemajuan yang konsisten.

"Indikator ini yang masih negatif menandakan bahwa korupsi masih menjadi virus berbahaya dan oleh karena itu pemberantasan korupsi harus semakin gencar dan KPK harus diperkuat," pungkasnya. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Dibandingkan Krisis 98, Indonesia Lebih Siap Hadapi Krisis Ekonomi Akibat COVID-19

Image

Ekonomi

Ini Cara Mudah Capai Pertumbuhan Ekonomi 4 Persen ala Bos BKPM

Image

News

Dukung Presiden Usut Penyerang Ulama, HNW: Bagus Pak, Agar 'Gila' Tak Lagi Jadi Modus

Image

Ekonomi

ADB Pastikan Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Minus 1 Persen

Image

Ekonomi

RPJMN Pro Industri Rokok Asing dan Abaikan Nasib Buruh hingga Petani?

Image

Ekonomi

Pemerintah Diminta Tetap Salurkan Bansos Sekalipun RI Masuk Jurang Resesi

Image

Ekonomi

Postur Sementara APBN 2021 Disepakati, Ekonomi Dipatok Tumbuh 5 Persen

Image

News

5 Potret Menggemaskan Sedah Mirah Nasution, Kini Resmi Jadi Kakak

Image

Ekonomi

Kala Kebijakan PSBB Anies Menuai Protes dari Para Menteri Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Waskita Karya Klaim RS COVID-19 di Pulau Galang Aman Dari Puting Beliung

Waskita Karya memastikan RS COVID- 19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau aman dari terjangan angin puting beliung

Image
Ekonomi

Menilik Aksi Pemerintah Tingkatkan Kapasitas Fasilitas Kesehatan Penanganan COVID-19

Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah melakukan peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan baik tempat tidur ICU maupun ruang isolasi

Image
Ekonomi

Viral Curhatan Soal Bayaran Orang Asia Lebih Rendah dari Bule, Warganet: Banyak yang Cuma Modal Google

Dalam utas, disebutkan rate jasa USD 80 (Rp1,1 juta) untuk orang luar negeri terutama Eropa dan AS dan USD 25 (Rp360 ribu) untuk orang Asia.

Image
Ekonomi

Menperin Optimis Industri Mamin Tumbuh Positif Hingga Akhir 2020

Menperin Agus Gumiwang optimis industri mamin bakal mengalami pertumbuhan positif hingga akhir 2020 dengan angka tidak lebih dari tiga p

Image
Ekonomi

Percepat Realisasi PEN, Begini Upaya Pemerintah Gencarkan Koordinasi

Jokowi mengatakan percepatan realisasi program PEN kepada masyarakat akibat dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Perpres Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19

Pemerintah menyiapkan berbagai regulasi untuk pengadaan beserta pelaksanaan vaksinasi COVID-19 melalui Peraturan Presiden (Perpres)

Image
Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan 177 Kasus Penyelundupan Narkotika Selama Pandemi

Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta menggagalkan 177 kasus penyelundupan narkotika yang dilakukan penumpang perjalanan udara.

Image
Ekonomi

Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 1,5 Juta Benih Lobster ke Vietnam

Bea Cukai Bandara Soetta menggagalkan penyelundupan benih lobster yang akan diekspor ke Ho Chi Minh City, Vietnam.

Image
Ekonomi

Adaptasi cepat di masa pandemi, BRI luncurkan enam produk fintech

BRI meluncurkan total enam produk fintech daring dalam memberikan layanan perbankan bagi nasabah selama masa pandemi COVID-19

Image
Ekonomi

3 Anak Perusahaan Lippo Group Ini Hadapi Guncangan Hebat akibat Pandemi COVID-19

Sejak didirikan pada tahun 1950 oleh Mochtar Riady, Lippo Group telah menjadi salah satu grup perusahaan konglomerasi raksasa di Indonesia.


terpopuler

  1. Heboh Sumur Tua di Riau Permukaan Airnya Lebih Tinggi dari Tanah, Warganet Heran

  2. Ini Doa untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

  3. Rusuh di Kendari, Sejumlah Toko Dirusak

  4. Badan Internasional Soroti Warga Indonesia yang Cenderung Salahkan WNA atas Pandemi Corona

  5. Kritik Ahok Bukan Bongkar Aib, Tapi Agar Direksi Lebih Transparan

  6. Fahira Idris: Jika Motif Terungkap, Seret Pelaku Penikam Syekh Ali Jaber ke Pengadilan

  7. 97 Juta Uang Milik Korban Mutilasi Digasak Pelaku untuk Beli Emas dan Sewa Rumah

  8. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  9. Pengamat Intelijen: Pembakaran Kejagung Pasti Libatkan Orang Dalam

  10. Dibandingkan Krisis 98, Indonesia Lebih Siap Hadapi Krisis Ekonomi Akibat COVID-19

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi

Image
News

5 Fakta Karier Alwi Shahab, Wartawan dan Sejarawan yang Kini Tutup Usia