image Banner Idul Fitri
Login / Sign Up

Pemerintah Perlu Segera Revitalisasi Sektor Pariwisata Demi Tingkatkan Wisatawan

Andi Syafriadi

Image

Pertunjukan barongsai saat tampil dalam acara Pergelaraan Pecinan Batavia 2019 di Halaman Museum Jakarta (Fatahillah), Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (16/11/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta ini menampilkan keunikan seni dan budaya Tionghoa berkolaborasi dengan budaya Betawi. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pengamat Pariwisata Chandra Vokav Saritua menyarankan pemerintah agar melakukan revitalisasi di sektor Pariwisata Indonesia agar bisa menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara berkualitas yang berkunjung ke Tanah Air.

Chandra, yang menjabat sebagai Dewan Pembina Akademi Pariwisata ULCLA Toba di Jakarta, Minggu (19/1/2020), menilai saat ini diperlukan terobosan untuk merevitalisasi Pariwisata Indonesia hingga layak menjadi sektor unggulan dan menarik wisatawan Premium. Ini di tengah persaingan global yang ketat dan perubahan perilaku masyarakat di era revolusi industri 4.0.

"Selama ini kita kenal kunci 3A of tourism, sudah ketinggalan zaman itu. Sekarang ini sudah bertransformasi jadi 7A of tourism sebab menuntut kita kritis dan detail berstrategi berdasar preferensi pasar," ujar Chandra kepada Antara.

baca juga:

Ia mengatakan 7A of tourism adalah perluasan dari 3A of tourism yang selama ini dikenal yaitu access, attraction, dan ammenities.

Sedangkan 4A lain adalah elaborasi dan penajaman aspek tersebut yaitu activities, attitude, ambience, dan accelerator.

"Riset Akpar ULCLA Toba menemukan bila kita terus terpaku pada 3A, tidak akan bisa menarik perhatian wisatawan Premium. Jadi, 7A of tourism ini lebih komprehensif karena wisatawan Premium pasti punya ekspektasi yang tinggi secara mendetail," katanya.

Chandra menjelaskan aspek activities harus mendapatkan perhatian serius dan terpisah dari aspek attraction.

Hal ini diyakini karena aspek activities lah yang akan membuat wisatawan Premium lebih betah lama tinggal di sebuah destinasi wisata dengan spending lebih banyak membawa devisa.

"Selain atraksi keindahan alam destinasi wisata, wisatawan pasti akan berpikir untuk melakukan aktivitas yang unik dan orisinil. Aspek aktivitas ini pula lah akan melibatkan masyarakat sekitar destinasi wisata untuk melakukan usaha di bidang ekonomi kreatif guna peningkatan kesejahteraan daerah," jelas Chandra.

Selanjutnya terkait aspek ambience dan attitude, ia memberi penekanan pada kedua aspek ini karena saling terhubung dan menguatkan.

Chandra berkata dalam kedua aspek sentral inilah butuh tekad kuat dari masyarakat bahwa daerahnya akan lebih sejahtera apabila mampu memberi kesan baik kepada wisatawan yang datang hingga terjadi repeat order dan bahkan referral.

Dengan contoh wilayah Danau Toba, Sumut, yang ditetapkan sebagai destinasi superprioritas kelas dunia, pakar ekonomi Pariwisata dan koperasi digital ini mengajak seluruh pihak bekerja sama untuk memperkuat aspek ambience dan attitude.

Masyarakat sekitar Danau Toba harus teredukasi agar peka budaya dan sadar wisata serta hospitality termasuk sopan santun dan melayani.

"Sebagai satu-satunya perguruan tinggi Pariwisata berbasis vokasi di wilayah Danau Toba, Akpar ULCLA Toba punya tanggung jawab moral membentuk masyarakat sadar wisata yang kuat. Mari semua pihak terlibat bersama, harus ada harmonisasi antara Kemenpar, BODT, pemprov dan tujuh pemda sekitar Danau Toba," kata lulusan MBA dari University of California Los Angeles, Amerika Serikat ini.

Lalu terkait aspek accelerator, Chandra melihat marketing digital akan memegang peranan penting walaupun strategi marketing lain juga berjalan seiring saling melengkapi.

Ajang internasional yang spektakuler akan sangat jitu mengenalkan destinasi wisata super prioritas Indonesia.

Perpaduan kuat dengan marketing digital akan mendorong sukses Pariwisata sebagai sektor andalan.

"Selain event di lokasi destinasi, jangan lupa juga promosi di ajang akbar internasional yang telah mendunia, seperti Piala Eropa 2020 yang diselenggarakan di 12 negara Eropa, juga Olimpiade 2020 di Jepang. Bila ini diperkuat juga dengan marketing digital yang mumpuni, niscaya akan mempercepat pencapaian Pariwisata Indonesia di kancah global," kata Chandra. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Olahraga

Liga 2 Indonesia 2020

Klub Liga 2 Curhat ke PSSI Soal Masalah Keuangan

Image

Olahraga

PT Liga Indonesia Baru

PT LIB Bakal Kembali Gelar RUPS Luar Biasa

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Pelatih Barito Putera Meminta PSSI Belajar dari Bundesliga Jerman

Image

Hiburan

Rayakan Ulang Tahun dengan Rilis Album Debut, 5 Fakta Menarik Nadin Amizah Penyanyi Muda Bersuara Unik

Image

Ekonomi

IHSG Akhirnya Finish di Zona Hijau Berkat Rencana New Normal

Image

News

Wabah Corona

712 Pasien Masih Rawat Inap di Wisma Atlet, Ada ABK, Pekerja Migran, dan Mahasiswa

Image

Iptek

Garena Gelar Turnamen Online Free Fire Asia All-Stars 2020, Total Hadiahnya Rp1.2 Miliar

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pariwisata Dunia Tahun Ini Jadi Kejatuhan Terbesar Sejak 1950-an

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Indef: Pentingnya Demand dan Supply Chain di Tengah Pandemi COVID-19

Sebenarnya indonesia memiliki potensi supply chain yang luar biasa di beberapa daerah.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Sebut Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan Belum Sesuai Perhitungan Aktuaria, Kok Bisa?

Febrio Nathan Kacaribu menyebutkan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan berdasarkan Perpres 64/2020 belum sesuai dengan perhitungan aktuaria.

Image
Ekonomi
Idulfitri 2020

H+3 Lebaran, Jasa Marga Catat 234.531 Kendaraan Menuju Jakarta

Jasa Marga mencatat sebanyak 234.531 kendaraan menuju ke Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Extra Hati-hati

dalam proses pemantauan atau monitoring terhadap penanganan pandemi COVID-19 ini terbilang belum maksimal.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Erick Sebut Pandemi COVID-19 Jadi Momentum Bangun Rantai Pasok Indonesia

Semua negara saat ini cenderung menerapkan kebijakan proteksionisme.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Kadin Tagih Stimulus Korporasi Untuk Pelaku Usaha Swasta dari Pemerintah

kondisi pandemi COVID-19 saat ini telah menyebabkan dunia usaha untuk merumahkan atau PHK.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pelaku Usaha Harus Lakukan Ini, Jika Ingin Tetap Bertahan di Tengah COVID-19

Dari pertumbuhan sektor pariwisata hingga kepada sektor riil mengalami penurunan drastis akibat penyebaran COVID-19.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Beri Saran Ini kepada Sri Mulyani yang Bingung Cari Utang ke Sana Kemari

Tengku Zulkarnain mengatakan, daripada Indonesia sibuk mencari utang, lebih baik Menkeu menggunakan dana Rp11.000 triliun milik WNI.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

OJK Beri Stimulus Lanjutan bagi Industri Keuangan Non Bank

OJK mengeluarkan kebijakan stimulus lanjutan di sektor industri keuangan non bank.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

KAI Siapkan Pedoman New Normal bagi Penumpang Kereta Api

KAI sudah menyiapkan pedoman New Normal dalam pelayanan kepada pelanggan baik pada bisnis angkutan penumpang dan barang.

terpopuler

  1. Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton

  2. Kisah Lucu Abu Nawas saat Membawa Enam Ekor Lembu yang Bisa Bicara

  3. Twit Lawas Diduga Milik Iman Brotoseno Soal Bokep Viral, Istri Sandiaga Uno: Masih Mau Nonton TVRI?

  4. Bak Dinasti, Ini 5 Hubungan Ayah-Anak yang Sama-Sama Menjadi Pesepak Bola Tanah Air

  5. 5 Shio Ini Tak Akan Seret Rezeki Meski di Tengah Pandemi Sekalipun

  6. Yunarto ke Ganjar: Gak Ada Alasan Membuka Sekolah Terburu-terburu Ketika Kita Tahu Alasan Utama New Normal Faktor Ekonomi Pak

  7. Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Dibawa ke Jakarta, Bareskrim Polri Tangani Langsung

  8. Politikus PKS Minta Pemerintah Penuhi Syarat WHO Sebelum Terapkan New Normal

  9. 5 Foto Realita vs Ekspektasi Buktikan Belanja Online Kadang Dapat Zonk

  10. 2 Tahun Hilang, Pria India Ini Ditemukan Keluarganya Lewat Video TikTok

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

New Normal

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Kedua)

Image
Andi Rahmat

Perekonomian Indonesia di Bawah Bayang-bayang Gelombang Perubahan Dunia (Bagian Pertama)

Image
Sunardi Panjaitan

Idulfitri 2020: Antara Covid-19 dan Tradisi

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit

Image
News

Pernah Terlibat Kasus Pembunuhan hingga Tuntut Jokowi Mundur, 5 Fakta Tak Terduga Ruslan Buton