breaking news: Sekolah Adakan Susur Sungai Sempor, Sejumlah Siswa SMP N 1 Turi Hanyut

image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Begini Tips Pilih Asuransi yang Tepat, Agar Tak Jadi Korban!

Anggi Dwifiani

Image

Aplikasi untuk mengajukan surat permohonan asuransi jiwa secara online, kini lebih mengutamakan customer journey | DAILYSOCIAL

AKURAT.CO Kasus gagal bayar asuransi Jiwasraya dan Asabri jangan membuat Anda meninggalkan asuransi ya. Apalagi bagi Anda yang sudah berkeluarga.

Memiliki produk asuransi sudah menjadi kewajiban yang harus terpenuhi. Hal ini disebabkan karena jika suatu keluarga memiliki asuransi baik itu untuk kelangsungan hidup ke depannya atau yang diperuntukkan untuk kesehatan, maka tidak akan mengalami kesulitan jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Bagi yang ingin memiliki produk asuransi, berikut beberapa Cara untuk memilih asuransi yang tepat bagi Anda dan keluarga.

baca juga:

1. Pastikan Penjual Produk asuransi adalah Agen Berlisensi AAJI

Cara yang pertama ini, menjadi Tips penting untuk mengkonfirmasi apakah penjual asuransi adalah agen resmi yang telah terdaftar atau hanya sekedar broker saja. Apa yang membuat hal seperti ini menjadi penting ? jika seseorang menjadi agen resmi maka ia akan memiliki tanggung jawab besar terhadap produk asuransi yang dijualnya.

Terlebih lagi bertanggung jawab terhadap klien atau peserta yang menjadi tanggungannya. Apabila orang tersebut bukan agen resmi dan tidak memiliki sertifikasi, maka motivasi dalam menjual produk asuransi akan dipertanyakan.

Hal yang paling penting ialah jika dia adalah seorang yang tidak mempunyai pengalaman di bidangnya alias broker kemungkinan besar Anda sebagai kliennya akan kesulitan bila terjadi klaim karena dia tidak dapat membantu Anda secara langsung, dan jelas ini sangat merugikan diri Anda sendiri yang telah terlanjur memilih produk asuransi tersebut.

Bagaimana Cara kita memastikan bahwa agen asuransi tersebut adalah resmi ? yaitu dengan Cara menanyakan keanggotaan AAJI (Asosiasi asuransi Jiwa Indonesia). Setiap agen resmi pasti telah terdaftar dan memiliki kartu AAJI baik itu yang bersifat sementara maupun yang telah berlisensi penuh.

Jadi tidak ada salahnya jika Anda menanyakan keanggotaan mereka apabila  Anda ditawarkan produk asuransi, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan oleh Anda ke depannya. Hal yang paling penting untuk memastikan bahwa agen yang menawarkan produk asuransi tersebut nantinya dapat membantu Anda jika terjadi klaim atau mengurus administrasi dan yang lainnya.

Jika agen tersebut tidak mempunyai AAJI, maka kesan pertama yang akan muncul pada diri Anda ialah rasa ragu dengan kemampuan dan kredibilitas agen tersebut.

2. Kenali Kebutuhan dan Kemampuan Anda Terlebih Dahulu

Seringkali Anda tidak mengetahui kebutuhan secara tepat dalam membeli sesuatu. Membeli produk asuransi tidaklah sama dengan membeli produk-produk tangible (dapat dilihat, disentuh) contohnya seperti mobil, rumah dan lainnya. Karena pada dasarnya produk asuransi termasuk kepada intangible (tidak dapat dilihat, disentuh) namun efeknya bisa dirasakan seumur hidup.

Oleh karena itu, pertimbangan awal yang dilakukan secara matang sangat menentukan, karena jika tidak tepat dalam memilih maka kerugiannya akan dirasakan oleh diri Anda sendiri seumur hidup. Meskipun begitu Anda bisa berhenti kapan saja untuk menutup polis asuransi tersebut. Namun, jika terjadi demikian maka kerugian akan menanti Anda.

Ketika memutuskan untuk mempertimbangkan membeli polis asuransi suatu produk dari perusahaan asuransi, yang pertama Anda lakukan adalah menentukan kebutuhan terlebih dahulu contohnya ialah sebagai berikut:

Rian telah berkeluarga dan mempunyai 2 orang anak, ia mempunyai penghasilan bersih per bulannya sebesar Rp3 juta, dia berencana untuk membeli produk asuransi untuk melindungi dirinya dan keluarganya. Produk apa yang sekiranya tepat bagi Rian dan keluarganya?

Setelah dilakukan wawancara bahwa Rian menginginkan: semua anggota keluarga ketika meninggal dunia, semua anggota keluarga diproteksi atau dilindungi ketika mengalami sakit untuk dilakukan rawat inap, semua anggota keluarga diproteksi ketika mengalami sakit kritis, semua anggota keluarga diproteksi ketika mengalami kecelakaan. Disisi lain Rian menginginkan premi yang tidak hilang dan bahkan nilainya terus bertambah.

Melihat kebutuhan Rian, tentu saja hanya dengan produk asuransi yang bisa meng-handle semua kebutuhan tersebut. Namun ketika melihat penghasilannya hanya Rp3 juta per bulan pertanyaan penting yang timbul adalah berapa dana yang mampu disediakan untuk membayar premi per bulan, setelah semua kebutuhan harian tercukupi? baiklah pada saat ini anggap saja Rian ingin menabung dananya sebesar Rp500 ribu per bulan.

Perlu Anda ketahui bahwa asuransi jiwa mengandung unsur asuransi dasar yaitu asuransi kematian dan asuransi cacat tetap. Sehingga semua produk asuransi jiwa dapat dipastikan mempunyai klausul ini (atau lebih dikenal sebagai uang pertanggungan). Sudah bisa dipastikan proteksi yang lainnya hanyalah sebagai asuransi tambahan.

Hakikatnya asuransi dasar maupun asuransi tambahan mempunyai biaya yang harus dibayarkan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Biasanya biaya ini akan dikurangkan dari premi yang dibayarkan.

Ini berarti jika kita menilik permasalahan yang dihadapi oleh Rian di atas yang menginginkan nilai tunai dari premi tidak berkurang artinya ada segi investasi/tabungan dari asuransi yang diinginkan. Maka ia harus mengorbankan sebagian keinginannya untuk mendapatkan semua proteksi. 

Apabila Rian menginginkan semua anggota keluarganya diproteksi, maka sudah bisa dipastikan biaya asuransi bulanan akan semakin tinggi dan berarti akan mengurangi nilai tunai yang didapat karena premi yang direncanakan hanya Rp500 ribu saja. Berbeda jika premi yang disetorkan sebesar Rp5 juta maka bisa dipastikan semua proteksi yang diinginkan bisa diperoleh.

Dengan nilai tunai yang semakin berkurang karena beban biaya asuransi tambahan yang banyak, dikhawatirkan dana tidak cukup sampai batas waktu yang telah ditentukan. Bahkan bisa mengalami kerugian dua kali yaitu nilai tunai habis proteksi pun berhenti.

Jika Rian menginginkan nilai tunai dari asuransi itu lebih daripada proteksi maka jalan alternatif yang baik membuang beberapa proteksi tambahan, memilih beberapa yang tepat, tidak memasukan keseluruhan anggota keluarga di dalam program asuransi tapi memilih yang benar-benar perlu untuk diasuransikan. Sehingga nantinya investasi yang telah dilakukan akan dirasakan secara maksimal.

3. Kenali Perusahaan asuransi yang Menawarkan Produk

Anda tidak usah tergesa-gesa dan bingung ketika membeli produk asuransi, namun juga jangan terlalu lama, karena proteksi asuransi sangat diperlukan di dunia yang tidak terprediksi ini. Anda tidak tahu kapan sakit atau mengalami musibah atau bahkan yang lebih buruk meninggal dunia. Untuk menentukan kredibilitas perusahaan memang bukan perkara mudah, tapi hal-hal dibawah ini patut untuk diperhatikan.

Umur perusahaan sangat menentukan kredibilitas sebuah perusahaan karena itu membuktikan eksistensi perusahaan yang terus berjalan diterpa berbagai kesulitan perekonomian dari masa ke masa. Hanya saja seringkali umur perusahaan tidak berbanding lurus dengan pelayanan dan kualitas produk, karena ada yang sudah lama tapi terikat pada model manajemen yang lama sehingga pada akhirnya tidak berkembang, tetapi paling tidak inilah hal pertama yang perlu Anda pertanyakan.

Penghargaan yang diperoleh, kredibilitas sebuah perusahaan pun ditunjang dari kemampuan perusahaan dalam memperoleh penghargaan. Keterlibatan perusahaan asuransi di dalam ajang kompetisi sangat penting karena basis bisnis asuransi adalah jasa.

Jadi komitmen untuk melayani pelanggan dengan baik menjadi bukti kesungguhan perusahaan tersebut dalam menjaga kepercayaan customer.

Permodalan, ada banyak pendapat bahwa asuransi non lokal lebih kuat jika dibandingkan dengan asuransi lokal. Anggapan ini memang tidak salah akan tetapi kurang tepat.

Memang pada kenyataannya ada asuransi lokal yang gulung tikar gara-gara permodalan yang tidak kuat dan hanya sebagai konglomerasi dari perusahaan yang ada. Tapi jika kita melihat tidak sedikit juga perusahaan asuransi lokal yang bertahan sampai kurun waktu yang lama, bahkan sampai kapanpun bisa eksis terus.

4. Bandingkan Produk dengan asuransi Lain

Untuk Cara yang terakhir ini biasanya Anda merelakan diri untuk datangi oleh agen asuransi, karena membandingkan produk itu adalah hak dari konsumen, jadi memang lebih baik untuk mendapatkan produk asuransi yang terbaik dari yang sudah ada. Tidak usah terburu-buru, mintalah beberapa perusahaan asuransi membuatkan ilustrasi dan mulailah mempelajari produk asuransi tersebut. 

Tentu perbandingan yang dilakukan tidak terlepas dari pengetahuan Tips sebelumnya, sehingga ketika mendapatkan produk asuransi yang paling tepat itu adalah hasil pertimbangan yang matang.

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Tolak Alihkan Program ke BPJAMSOSTEK, Taspen Malah Langgar UU?

Image

Ekonomi

IHSG Tahun Ini Bakal Melorot, tapi Saham-saham Masih Moncer

Image

Ekonomi

Sektor Komoditas dan Konsumer Paling Aman di Tengah Corona dan Jiwasraya

Image

Gaya Hidup

Bikin Kopi di Rumah dengan Rasa ala Barista

Image

Ekonomi

Pengalihan Program Taspen ke BPJAMSOSTEK Malah Semakin Meningkatkan Manfaat Peserta

Image

Gaya Hidup

Cara Afgan Simpan Parfum Biar Lebih Awet dan Terjaga

Image

Ekonomi

Kasus Gagal Bayar Jiwasraya Tak Akan Pengaruhi Industri Asuransi

Image

News

Kejagung Masih Bungkam Soal Jumlah Aset Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya di Luar Negeri

Image

News

Kejagung: Berkas Perkara Korupsi Jiwasraya Sudah 85 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tolak Alihkan Program ke BPJAMSOSTEK, Taspen Malah Langgar UU?

PT Taspen seharusnya menyiapkan peta jalan pengalihan pengalihan program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) ke BPJAMSOSTEK.

Image
Ekonomi

Mendag Bahas Hambatan Perdagangan Guna Tingkatkan Ekspor ke India

Kewajiban untuk memiliki lisensi impor ini tentu memberatkan pelaku bisnis Indonesia karena sebelumnya tidak diatur Pemerintah India.

Image
Ekonomi

Ekonom Indef Sebut Gas Indonesia Tak Mahal

PGN bertugas mengalirkan gas dari hulu hingga pengguna atau masyarakat.

Image
Ekonomi

Sempat Makan Korban, Kemenhub Bakal Godok Regulasi Skuter Listrik

Regulasi masih harus diuji apakah keselamatannya sudah sesuai dengan ketentuan atau belum.

Image
Ekonomi

IHSG Kesakitan Menutup Akhir Pekan Karena Corona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan akhir pekan (21/2/2020) lesu.

Image
Ekonomi

Rupiah Lesu Dihantam Corona dan Sentimen Suku Bunga BI

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan (21/2/2020) melemah 0,42% atau 57 poin ke Rp13.765 per satu dollar AS.

Image
Ekonomi

Selain Menambah Penerimaan, Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis untuk Kontrol Ini

Fithra Faisal Hastiadi mendukung rencana pemerintah untuk menerapkan tarif cukai terhadap plastik dan minuman berpemanis.

Image
Ekonomi

Fundamental Bagus, Saham TLKM dan GIAA Masih Likuid

Di tengah kasus PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Presiden Direktur Sucor Asset Management Jemmy Paul W menilai sahamnya masih likuid.

Image
Ekonomi

IHSG Tahun Ini Bakal Melorot, tapi Saham-saham Masih Moncer

Ditengah tergerusnya pasar oleh virus Corona dan saham yang dimiliki Jiwasraya, ada beberapa saham ini yang bakal cuan.

Image
Ekonomi

Sektor Komoditas dan Konsumer Paling Aman di Tengah Corona dan Jiwasraya

Ekonom BCA David Sumual menilai sektor yang akan moncer tahun ini adalah komoditas dan konsumsi.

terpopuler

  1. Sederhana dan Tetap Memesona, 8 Potret Artis Tanah Air saat Mengenakan Daster

  2. Anti Macet dan Delay, Ini 7 Jet Pribadi Paling Murah di Dunia, 'Hanya' Rp18 M!

  3. Pengamat Sebut Peluang AHY Maju Capres Ditentukan Posisi Demokrat Lima Tahun Kedepan

  4. Ilmuwan ini Klaim Mustahil Ada Kehidupan Setelah Mati

  5. Ada yang Genap 40 Tahun, 8 Pesepakbola Senior Ini Tetap Eksis di Liga 1

  6. Mundur dari dunia Hiburan dan Pilih Jadi Polisi, 10 Potret Tampan Gariz Luis yang Bikin Meleleh

  7. Kepala BPIP Usul Ganti ‘Assalamualaikum’ dengan Salam Pancasila, Said Didu: Justru yang Memusuhi Agama Pak Yudian

  8. Menikah di Bali, 10 Potret Mesra Sheila Marcia dan Dimas Akira yang Jarang Tersorot

  9. Mulai Berkumpul, Peserta Aksi 212 Sesalkan Akses Menuju Istana Negara Diblokir

  10. Seru..!! Tiga Pasang Calon Bakal Bertarung di Pilgub Kepri 2020

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Dari Divisi Korporasi hingga Dirut BNI, 5 Fakta Perjalanan Karier Herry Sidharta

Image
News

Jadi Sorotan Karena Rangkap Jabatan Komut BRI, 6 Fakta Penting Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo

Image
News

Tampil Santai hingga Elegan, 10 Gaya Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat Bekerja