image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Dewas TVRI Tak Tahu Hak Siar Liga Inggris, Helmy Yahya: Bohong 'Banget'!

Andi Syafriadi

Image

Konferensi Pers Helmy Yahya Bersama Media Perihal Pemberhentian secara resmi Dirut TVRI di Jakarta | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO, Mantan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI), Helmy Yahya menyebutkan bahwasanya sudah menjelaskan mengenai hak siar Liga Inggris kepada Dewan Pengawas (Dewas). Bahkan hal itu sudah disampaikan dalam surat pembelaan yang dilayangkan pada Dewas pada Desember Lalu.

"Sejak mendapatkan surat keputusan pemberhentian sementara pada 4 Desember lalu, saya sudah menuliskan berbagai pembelaan dari saya. Tak main-main, mereka mengirimi saya surat pemberhentian sebanyak 2 halaman saya kirim pembelaan saya 27 halaman, saya jawab mereka semua, saya sampaikan pembelaan saya 18 Desember lalu," ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Helmy Yahya menjelaskan bahwa telah menyampaikan semua pembelaan hingga mendapat dukungan dari seluruh direksi TVRI sebanyak 6 orang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah dan UU, direksi TVRI memiliki sistem kolektif kolegial.

baca juga:

"Saya kira bakal diterima pembelaannya setelah dikaji ulang, keluarlah surat 8/Dewas/TVRI/2020 yang baru aja dikeluarkan kemarin, ternyata isinya saya diberhentikan secara resmi. Saya tak tahu ada apa tiba-tiba dipanggil lalu diberhentikan secara resmi karena pembelaan saya ditolak," ujarnya.

Setelah ditelusur lebih lanjut, ujar Helmy, alasan dirinya diberhentikan karena tak bisa mempertanggungjawabkan pembelian hak siar Liga Inggris yang memakan biaya besar.

"Nah ini dia surat cintanya, saya diberhentikan karena pembelaan saya ditolak. Satu, saudara tidak menjawab atau memberi penjelasan mengenai pembelian program siaran berbiaya besar antara lain Liga Inggris dari pelaksana tertib Adminitrasi anggaran TVRI," ujarnya seraya menjelaskan surat cinta Dewas TVRI.

Dia menerangkan bahwa semua stasiun televisi di dunia termasuk di Indonesia pun, rebutan untik memiliki sebuah program 'monster content' (Liga Inggris) yang mampu menarik minat masyarakat untuk menonton tayangan program twlevisi.

"Lalu Dewas singgung sama sekali tidak tahu menahu soal pembelian siaran Liga Inggris, ini bohong banget. Dewas bilang saya tak memberi tahu atau menjelaskan lebih lanjut mengenai pembelian hak siaran Liga Inggris, padahal kami sudah menjelaskan ke mereka lewat Direktur Program dan Berita TVRI, pak Apni Jaya Putra, kita sudah beberkan hal tersebut, bahkan nih ya, saat peluncuran Liga Inggris, Arif Hidayat Thamrin selaku Ketua Dewas turut hadir di acara tersebut," ujarnya.

Maka dengan itu, lanjut Helmi, pihaknya akan memberikan perlawanan atas pemberhentian saya yang tidak jelas ini, tuntutan akan disampaikan dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Dewan Pengawas (Dewas) TVRI resmi memberhentikan atau memecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) periode 2017-2022.

Pemberhentian tersebut tertuang dalam surat resmi No. 8/Dewas/TVRI/2020, yang ditandatangani Ketua Dewas TVRI, Hidayat Thamrin, di Jakarta, Kamis (16/1/2020) lalu.

Dalam suratnya, Dewas TVRI menyebut bahwa surat pembelaan Helmy tertanggal 17 Desember 2019, tidak bisa diterima berdasarkan suara terbanyak. Terdapat lima poin yang memberatkan sehingga Helmy Yahya harus dicopot, salah satunya mengenai hak siar Liga Inggris. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Olahraga

Debut Langsung Masuk Buku Sejarah Klub, Ini 5 Fakta Menarik Odion Ighalo saat MU Lawan Chelsea

Image

Hiburan

Helmi Yahya Dicopot dari Direktur Utama TVRI, Begini Tanggapan Pandji Pragiwaksono

Image

Olahraga

Dari Denda 444 Miliar hingga Larangan Bermain, Ini 5 Fakta Penting Sanksi UEFA Kepada Manchester City

Image

Olahraga

Dari Optimis Hingga Iba, Berikut 3 Komentar Penting Jurgen Klopp tentang Nasib Manchester City

Image

News

Ray Rangkuti Soroti Sikap Dewas KPK Terkait Kejelasan Nasib Penyidik Kompol Rossa

Image

News

Pengamat: Dewas Kurang Berfungsi Menegakkan Etik KPK

Image

News

WP KPK Lapor ke Dewas Soal Kompol Rosa

Image

News

Temui Menko Polhukam, Tumpak Hatorangan Cs Minta Pandangan Terkait Keberadaan Dewas KPK

Image

News

Kuatkan Peran KPK, Menko Polhukam Gelar Pertemuan dengan Dewas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Unpad dan Sekretariat KSSK Kolaborasi Bahas Kerangka Pencegahan Krisis Keuangan

Acara seminar tersebut mengangkat tema “Sistem Keuangan Indonesia dan Kerangka Kebijakan Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan” .

Image
Ekonomi

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2020 Target Bukukan 2.000 SPK

Pameran Astra Auto Fest resmi dibuka pada hari ini, Rabu (19/2/2020), di Astra Biz Center, BSD, Tangerang Selatan.

Image
Ekonomi

Apa Kabar Nasib Industri Hasil Tembakau Pasca Cukai Naik?

Mendekati kuartal I-2020, para pelaku industri hasil tembakau bersiap mengkalkulasikan dampak dari kenaikan CHT 23 persen dan HJE 35 persen.

Image
Ekonomi

Dukung Indonesia, Belanda Tak Mau Patuhi Larangan Sawit Uni Eropa

Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok mengatakan bahwa negaranya tidak mendukung pelarangan pemakaian bahan bakar nabati (biofuel).

Image
Ekonomi

'Ngekor' Gopay, OVO Segera Rambah Pembayaran SPP Sekolah

OVO menyatakan siap merambah pembayaran digital untuk Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Image
Ekonomi

Pernah Rugi Rp100 Juta di Usia 18 Tahun, Ini 9 Fakta Menarik Valentina Meiliyana, Pemilik Sepatu Selkius Maxwell

Ia memulai bisnis di usia 14 tahun

Image
Ekonomi

OVO Angkat Mantan Deputi Gubernur Senior BI Jadi Presiden Komisaris

Mantan DGS BI Mirza Adityaswara resmi diumumkan menjabat sebagai Komisaris Utama oleh PT Visionet International (OVO).

Image
Ekonomi

Awal 2020, Defisit APBN Sudah Capai Rp36,1 Triliun

defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Januari 2020 sebesar Rp36,1triliun 0,21 persen terhadap PDB.

Image
Ekonomi

Omnibus Law Ciptaker Buka Peluang Indonesia Mudah Impor Pangan

CIPS menilai RUU Cipta Kerja membuka peluang impor sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan pangan.

Image
Ekonomi

DPR Minta Freeport Terbuka soal Skema Pendanaan Pembangunan Smelter di Gresik

Komisi VII DPR meminta kepada PT Freeport Indonesia untuk menjelasakan skema pinjaman bank untuk biaya pembangunan smelter di Gresik Jawa T

terpopuler

  1. Status Transgender Dibongkar Lucinta Luna, Ini Malapetaka yang Menimpa Keluarga Gebby Vesta

  2. 5 Meme Lucu Kekalahan Liverpool dari Atletico, Bikin Haters Seneng

  3. Hapus Foto Suami di Akun Instagram, 5 Fakta Tak Terduga Rumah Tangga Laudya Cynthia Bella

  4. Datang ke Pemakaman Ashraf Sinclair, Ini yang Disampaikan Ariel NOAH

  5. Klopp Kecam Perlakuan Pemain Atletico Terhadap Mane

  6. ICW: Kami Pastikan Kasus yang Ditangani KPK pada 2020 Tak Sebanyak Periode Sebelumnya

  7. Viral, Puluhan Pengendara Motor Terjebak Macet Dalam Taman Makam Menteng Pulo

  8. Tak Percaya Ashraf Sinclair Telah Tiada, Bunga Citra Lestari: Saya Masih Shock

  9. Kuasai 11 Senjata Api Milik TNI, Polri: Kami Akan Tindak Tegas

  10. Kejagung Koordinasi dengan Korlantas Polri Blokir Semua Plat Nomor Kendaraan Milik 6 Tersangka Kasus Jiwasraya

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Rugi Rp100 Juta di Usia 18 Tahun, Ini 9 Fakta Menarik Valentina Meiliyana, Pemilik Sepatu Selkius Maxwell

Image
Gaya Hidup

Cerita Sulis Sugianto, dari Cleaning Service Jadi Instruktur Zumba Profesional

Image
News

6 Politisi Tanah Air yang Luncurkan Buku, Fadli Zon Sampai 18 Judul