image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Data Ekonomi Positif Dorong Wall Street ke Rekor Tertinggi

Prabawati Sriningrum

Image

Ilustrasi - Saham Wall Street 2 | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO Wall Street menguat ke rekor tertinggi baru dengan S&P 500 menembus angka 3.300 untuk pertama kalinya pada akhir perdagangan Kamis (16/1/2020) waktu setempat, didorong oleh serangkaian laporan laba perusahaan dan Data Ekonomi yang kuat.

Ketiga indikator utama bursa berakhir pada rekor tertinggi. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 267,42 poin atau 0,92 persen, menjadi ditutup pada 29.297,64.

Indeks S&P 500 bertambah 27,52 poin atau 0,84 persen, menjadi berakhir di 3.316,81. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 98,44 poin atau 1,06 persen, menjadi 9.357,13.

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor teknologi terangkat 1,4 persen, melampaui sektor-sektor lainnya.

Morgan Stanley melonjak 6,6 persen memimpin saham-saham S&P 500 setelah laba kuartalannya lebih baik dari perkiraan dan meningkatkan prospek kinerjanya, mengalahkan beberapa perolehan laba pemberi pinjaman besar AS lainnya yang juga berkinerja kuat.

Sejauh ini, sekitar tujuh persen perusahaan-perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kuartalan mereka, menurut CNBC, mengutip data FactSet. Dari perusahaan-perusahaan itu, 76,5 persen telah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan.

Sentimen lebih lanjut terangkat oleh data yang menunjukkan penjualan ritel AS naik 0,3 persen pada Desember, sejalan dengan perkiraan para ekonom.

Angka-angka ritel menunjukkan ekonomi AS mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019 dan meredakan kekhawatiran tentang kesehatan sektor ini setelah laporan penjualan liburan yang mengecewakan dari Target Corp dan JC Penney Co Inc.

Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 11 Januari, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, muncul di 204.000, turun 10.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (16/1/2020). Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan 220.000.

Optimisme perdagangan juga berkontribusi pada keuntungan di pasar. Indeks saham-saham unggulan atau blue-chips berakhir di atas angka 29.000 untuk pertama kalinya Rabu (15/1/20202) setelah Beijing dan Washington menandatangani kesepakatan perdagangan fase-satu yang sangat diantisipasi. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemerintah Buka Peluang Investasi di Ibu Kota Baru ke Semua Investor

Image

Ekonomi

Investor Cermati Data Ekonomi, Wall Street Bervariasi di Tengah Corona

Image

Ekonomi

BEI Akan Perbaiki Mekanisme Minimalisir Pergerakan 'Aneh' Saham

Image

Ekonomi

BEI Bisa Gaet 2.500 Investor Milenial dari 10 Days Challenge

Image

Ekonomi

Investor Pasar Modal Sultra Naik 70 Persen

Image

Ekonomi

Perusahaan AS Terancam Virus Corona, Wall Street Bervariasi

Image

Iptek

Mengenang Ashraf, Suami BCL yang Juga Investor Startup

Image

Ekonomi

Cerna Data Ekonomi Terbaru, Wall Street Ditutup Bervariasi

Image

Ekonomi

Investor Buru Aset Safe Haven Logam, Emas Makin Cemerlang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gandeng Pertamina Garap Pembangkit Listrik Tenaga Gas, PLN Hemat Rp3 Triliun

Kementerian ESDM memastikan akan mengoptimalkan konsumsi gas bumi dalam negeri mulai tahun 2020 ini.

Image
Ekonomi

BNI Siapkan Hadiah Berlimpah di BNI Java Jazz Festival 2020

Hadiah-hadiah tersebut akan diberikan sejak hari pertama hingga hari terakhir gelaran musik kelas dunia tersebut.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Terapkan Strategi Dagang Efektif Pasca Dikeluarkannya RI dari Negara Berkembang

CIPS menginginkan pemerintah dapat menerapkan strategi perdagangan yang lebih efektif.

Image
Ekonomi

IHSG Diproyeksi Masih Lemah, Waspada dan Pililah Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (28/2/2020) masih akan lesu.

Image
Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

"Perubahan ini akan menjadi kabar mengerikan bagi industri pelayaran nasional."

Image
Ekonomi

Aviliani: Keputusan AS Keluarkan RI dari Negara Berkembang Pengaruhi Kinerja Neraca

Keputusan sepihak dari pemerintah AS yang mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang pengaruhi kinerja neraca Indonesia.

Image
Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

UU Pers menyebutkan pemberian sanksi terhadap media yang dari awal akan dikenakan sebesar Rp500 juta malah berubah menjadi Rp2 miliar.

Image
Ekonomi

Didepak dari Negara Berkembang, 5 Komoditas Andalan RI Ini Bakal Merugi

Indef mengatakan, lima komoditas andalan Indonesia yang diekspor ke AS bakal menurun seiring dikeluarkannya Indonesia dari negara berkembang

Image
Ekonomi

PPATK Targetkan Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF pada 2021

PPATK menargetkan Indonesia menjadi anggota penuh FATF (Financial Action Task Force) pada 2021.

Image
Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Faisal Basri menentang dan menilai RUU Omnibus Law bukan strategi untuk transformasi ekonomi.

terpopuler

  1. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  2. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  3. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  4. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  5. Dihantam Banjir Beruntun selama Dua Bulan, Pemprov DKI Janji Kembali Lakukan Pengerukan

  6. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  7. Konflik Bertetangga Antara Erlina dengan Yenny Berakhir di Meja Hijau, Terbukti Siapa yang Benar dan Salah

  8. Kapolres Jakarta Pusat: Perusakan Pos Polisi Tugu Tani Bukan Teror ke Polisi

  9. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

  10. Tembus Rp30 Juta Per Ekor! Ini 7 Jenis Burung Kicau Termahal di Indonesia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan