image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Gekanas Tegaskan Akan Tolak Omnibus Law Tenaga Kerja, Jika...

Andi Syafriadi

Image

Koordinastor Gerakan Kesejahteraan Nasional, R. Abdullah ketika ditemui pasca RDPU bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO Belakangan pemerintah disibukkan dengan agenda penyelesaian draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. Presiden Jokowi menargetkan pembahasan UU ini dapat sampai ke DPR RI selambatnya pekan ini.

Salah satu RUU yang hendak diterbitkan adalah RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Beberapa usulan atas UU tersebut ternyata cukup berpolemik.

R. Abdullah selaku Koordinator Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas) menyatakan bahwa ada beberapa pasal-pasal mengenai hak-hak pekerja dan hubungan kerja yang seharusnya dikaji ulang.

baca juga:

"Sebetulnya banyak yang harus dikaji oleh pemerintah mengenai Omnibus Law Tenaga Kerja yang akan digodok pemerintah, diantaranya adalah hubungan kerja, jam kerja dan hari kerja," papar Abdullah ketika ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dimana hubungan kerja ini, akan menyangkut kepada outsourcing dan kontrak, sedangkan mengenai jam kerja yang harusnya 7 jam perhari dan 40 jam seminggu akan diubah menjadi satuan jam, serta Upah minimum yang disebut-sebut bakal dihapus.

"Hal tersebutlah yang membuat kawan-kawan Tenaga Kerja menjadi cemas, jadi saya harap segera dikaji ulang," serunya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak akan menolak bila hal tersebut akan berdampak positif. Namun apabila ketika penerapan aturan tersebut justru membuat degradasi kualitas isi undang-undang, pihaknya pun akan tegas menolak.

"Yaa kalau positif kita pasti akan sujud syukur tapi kalau ternyata kebijakan pemerintah ini malah membuat degradasi kualitas kesejahteraan Tenaga Kerja saat ini, kita akan tolak," pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

Image

Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

Image

Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Image

Ekonomi

Genjot Investasi Lewat Omnibus Law, Faisal Basri: Buat Apa?

Image

Ekonomi

Bos Pajak Sebut Fasilitas Insentif Perpajakan Belum Banyak Diketahui oleh WP

Image

News

DPD RI Komitmen Kawal RUU Cipta Kerja Agar Tidak Merugikan Daerah

Image

Ekonomi

Aprindo Yakin RUU Cipta Kerja Bakal Tumbuhkan Industri Ritel hingga 40 Persen

Image

Ekonomi

Mantan Ketua Wantimpres Beri Catatan soal RUU Cipta Kerja

Image

Ekonomi

Aprindo: Omnibus Law Ciptaker Bangkitkan Ekspansi Ritel

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gandeng Pertamina Garap Pembangkit Listrik Tenaga Gas, PLN Hemat Rp3 Triliun

Kementerian ESDM memastikan akan mengoptimalkan konsumsi gas bumi dalam negeri mulai tahun 2020 ini.

Image
Ekonomi

BNI Siapkan Hadiah Berlimpah di BNI Java Jazz Festival 2020

Hadiah-hadiah tersebut akan diberikan sejak hari pertama hingga hari terakhir gelaran musik kelas dunia tersebut.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Terapkan Strategi Dagang Efektif Pasca Dikeluarkannya RI dari Negara Berkembang

CIPS menginginkan pemerintah dapat menerapkan strategi perdagangan yang lebih efektif.

Image
Ekonomi

IHSG Diproyeksi Masih Lemah, Waspada dan Pililah Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (28/2/2020) masih akan lesu.

Image
Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

"Perubahan ini akan menjadi kabar mengerikan bagi industri pelayaran nasional."

Image
Ekonomi

Aviliani: Keputusan AS Keluarkan RI dari Negara Berkembang Pengaruhi Kinerja Neraca

Keputusan sepihak dari pemerintah AS yang mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang pengaruhi kinerja neraca Indonesia.

Image
Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

UU Pers menyebutkan pemberian sanksi terhadap media yang dari awal akan dikenakan sebesar Rp500 juta malah berubah menjadi Rp2 miliar.

Image
Ekonomi

Didepak dari Negara Berkembang, 5 Komoditas Andalan RI Ini Bakal Merugi

Indef mengatakan, lima komoditas andalan Indonesia yang diekspor ke AS bakal menurun seiring dikeluarkannya Indonesia dari negara berkembang

Image
Ekonomi

PPATK Targetkan Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF pada 2021

PPATK menargetkan Indonesia menjadi anggota penuh FATF (Financial Action Task Force) pada 2021.

Image
Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Faisal Basri menentang dan menilai RUU Omnibus Law bukan strategi untuk transformasi ekonomi.

terpopuler

  1. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  2. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  3. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  4. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  5. Dihantam Banjir Beruntun selama Dua Bulan, Pemprov DKI Janji Kembali Lakukan Pengerukan

  6. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  7. Konflik Bertetangga Antara Erlina dengan Yenny Berakhir di Meja Hijau, Terbukti Siapa yang Benar dan Salah

  8. Kapolres Jakarta Pusat: Perusakan Pos Polisi Tugu Tani Bukan Teror ke Polisi

  9. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

  10. Tembus Rp30 Juta Per Ekor! Ini 7 Jenis Burung Kicau Termahal di Indonesia

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan