breaking news: Pencipta Lagu Anak, Papa T Bob Meninggal Dunia

image
Login / Sign Up

Kinerja Penggilingan Padi Bakal Naik, Jika Data Produksi Dibenahi

Andi Syafriadi

Image

Petani memilah bibit padi untuk ditanam di areal persawahan di kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019). Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian guna menyediakan pangan bagi 367 juta penduduk Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai kinerja Penggilingan Padi di berbagai daerah bakal meningkat secara signifikan dalam jumlah produksi bila permasalahan terkait kesimpangsiuran data benar-benar diperbaiki.

Peneliti CIPS Galuh Octania di Jakarta, Jumat, menyatakan permintaan akan beras yang terus meningkat memaksa para pengusaha Penggilingan Padi terus bersaing ketat dalam mempertahankan usahanya.

Hal itu, ujar dia, karena kapasitas mesin yang banyak tersedia di penggilingan sering kali tidak sebanding dengan volume beras yang jauh berada di bawah target, di mana salah satu penyebab ketimpangan ini adalah simpang siurnya data produksi beras.

baca juga:

"Kondisi yang ada saat ini membuktikan adanya simpang siur informasi di pasar padi. Kalau para penggiling padi mengetahui bahwa jumlah padi yang akan digiling, tentu akan ada kalkulasi untuk mencegah kerugian. Keadaan ini sangat mungkin terjadi akibat dari miskalkulasi data yang telah terjadi selama beberapa waktu," katanya.

Ia mengemukakan bahwa bila hal tersebut dibiarkan terjadi terus menerus, tidak menutup kemungkinan pelaku usaha Penggilingan Padi akan mengalami kerugian.

Penyebab ketimpangan lainnya adalah rendahya pasokan beras ke penggilingan yang disebabkan oleh beberapa hal seperti musim kemarau pada 2019 yang menyebabkan mundurnya masa tanam, keterbatasan produksi padi di awal tahun 2020 yang merupakan imbas dari musim penghujan dan juga naiknya harga gabah di tingkat petani.

Walaupun naiknya harga gabah dianggap sebagai proses yang wajar dihadapi usaha Penggilingan Padi, hal ini tentu tidak baik jika terus terjadi dan berulang.

"Kondisi seperti ini berpotensi menyebabkan harga tinggi. Akan banyak usaha Penggilingan Padi, terutama penggilingan berskala kecil, yang dapat gulung tikar karena terbatasnya modal dan tidak mampu bersaing dengan pengusaha lain dengan mesin penggilingan yang lebih besar. Rendahnya hasil panen dimanfaatkan oleh petani untuk menaikkan harga gabah di tengah volume permintaan yang tetap atau cenderung naik," ungkap Galuh.

Berdasarkan laporan BPS per Desember 2019, tren harga gabah kering panen mengalami kenaikan ke angka Rp5.313 per kilogram dari bulan sebelumnya yang berada di posisi Rp5.203 per kilogram.

Oleh karena itu, ujar dia, sedari awal masa tanam, harus dipastikan pasokan padi dapat menghasilkan peningkatan volume pasokan beras pada saat panen.

"Hal ini tentunya juga harus memperhatikan faktor cuaca dikarenakan adanya indikasi hasil gabah yang akan turun akibat masa tanam dan panen yang mundur akibat tidak tentunya cuaca di Indonesia," ucapnya.

Galuh juga mendorong agar pengusaha Penggilingan Padi lebih meningkatkan sinergi kerja samanya dengan petani dalam hal harga dan kuantitas gabah yang akan diperjualbelikan.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Mentan: Lahan Merupakan Faktor Utama Wujudkan Ketahanan Pangan

Image

Ekonomi

Mentan Bersama Jokowi, Sambangi Food Estate di Kapuas

Image

Ekonomi

Chairman Junior Doctor Network Sambut Penelitian Eucalyptus Kementan

Image

Ekonomi

Bank Dunia Naikkan Status RI, Pemerintah Dianggap Mampu Bayar Bunga Pinjaman Lebih Tinggi?

Image

Ekonomi

Komisi IV Apresiasi Penelitian Eucalyptus Kementan

Image

News

FOTO Mentan Kenakan Kalung Anti Virus Corona Saat Raker di DPR

Image

News

Polemik Kalung Anti Corona, Anggota DPR: Kalau Bapak Pakai Sekarang, Warga Berlomba Ikut karena Menterinya Pakai

Image

News

Mentan Syahrul Yasin Diminta Tak Mengada-ada Terkait Rencana Produksi Kalung Anti Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Lakukan Riset Eucalyptus, Kementan: Untuk Berkontribusi pada Kesehatan Bangsa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Perlahan Pulih dari Pandemi, Maskapai Cina Masih Rugi Rp70,7 Triliun

CAAC mengungkapkan industri perjalanan udara Cina telah mengalami kerugian sebesar US$4,89 miliar.

Image
Ekonomi

Geser PUPR, Nilai Aset Tertinggi Kini Dipegang Kementerian Pertahanan

Encep Sudarwan merinci nilai aset tetap yang dimiliki Kemenhan mencapai Rp1.645,56 triliun atau 27,66 persen dari total nilai aset BMN.

Image
Ekonomi

Pemerintah Setujui Pembentukan 2 KEK Baru di Batam

Sidang Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menyetujui pembentukan dua KEK baru.

Image
Ekonomi

Alibaba Jadi Perusahaan Paling Bernilai Peringkat ke-6 Dunia Setelah Geser Facebook

Alibaba berhasil mengalahkan media sosial AS Facebook dalam kapitalisasi pasar dan menjadikannya perusahaan paling berharga di dunia.

Image
Ekonomi

Mamah Muda Merapat! Cobain Nih 5 Ide Bisnis Cuma Modal Kurang dari Rp1 Juta

Tak jarang kondisi ini membuat mamah muda mencari-cari ide-ide bisnis yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan sang buah hati.

Image
Ekonomi

Melas Banget, Kirim Lamaran Kerja eh Malah Direspon Begini Oleh HRD!

Pelamar kerja tersebut tetap nekat untuk mengirim CV-nya ke perusahaan tersebut meski tidak masuk dalam kualifikasi.

Image
Ekonomi

Mau Beli Sepeda? Intip 5 Rekomendasi Sepeda Buatan RI Mulai Rp1 Jutaan

Orang berbondong-bondong membeli sepeda baru.

Image
Ekonomi

Ups! Para Zodiak Ini Hobinya Foya-foya

Belanja online semakin mudah dilakukan saat ini, apalagi makin menjamurnya e-commerce yang punya promo barang dan gratis ongkir. Pelanggan h

Image
Ekonomi

LPEI Salurkan Bantuan Wastafel Portabel dan Thermo Gun ke 8 Daerah

LPEI kembali memberikan bantuan berupa 250 unit Wastafel Portabel & 250 unit Thermo Gun.

Image
Ekonomi

Ada yang Hanya 1 Tahun! 7 Pebisnis Ini Jadi Biliuner dalam Waktu Sekejap

Mendirikan Priceline.com, Jay Walker menjadi biliuner dengan kekayaan USD 1,8 miliar (kini Rp26 triliun) hanya dalam waktu satu tahun.

terpopuler

  1. Jaksa: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tak Perlu Lagi Dihadirkan sebagai Saksi

  2. Dibully Warganet Soal Warna Kulitnya, Jawaban Gadis Ini Nampol Abis

  3. Birgaldo Sinaga Siap Bela Denny Siregar Kalau Anaknya Jadi Korban Teror

  4. Chef Arnold Curhat Tagihan Listrik Rp10 Juta, Warganet: Gaji UMR 2 Bulan

  5. Menkominfo Sigap Tanggapi Kasus Denny Siregar, Haikal Hassan: Lebay John!

  6. Rayakan 15 Tahun Pernikahan, 6 Potret Mesra AHY dan Annisa Yudhoyono

  7. Tolak RUU HIP, Tengku: Nggak Dicabut, Kami Akan Lawan Sampai Mati!

  8. Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo

  9. Profil Komjen Pol M Nurdin, Pengganti Rieke di Pimpinan Baleg DPR

  10. Duh Merinding! Ternyata 5 Benda Gaib Ini Masih Banyak Peminatnya dan Dijual Online

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi

Image
Ekonomi

Perjalanan Karier Rieke Diah Pitaloka, dari Si Oneng hingga Wakil Rakyat 16 Tahun

Image
News

Unggah Momen Bersama Jokowi, Warganet Soroti Catatan yang Dibawa Prabowo