image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Jurus Bersih-bersih BUMN Ala Erick Thohir Sepanjang 2019

Atikah Umiyani

Kaleidoskop 2019

Image

Erick Tohir saat mendatangi Istana, Senin (21/10/2019). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Baru sekitar dua bulan Erick Thohir menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), namun kebijakannya dalam memperbaiki Kementerian BUMN mendapat pujian dari berbagai kalangan.

"Saya background swasta, Alhamdulillah Allah telah berikan yang lebih buat saya, ya. Mungkin sudah waktunya juga saya Bersih-bersih,” ucapnya. Itulah kalimat pertama yang dilontarkan usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 23 Oktober 2019 lalu.

Lantas, apa saja gebrakan yang dilakukan Mantan Bos Mahaka Group itu yang tampaknya berbeda dengan Menteri BUMN sebelumnya yakni Rini M. Soemarno? 

baca juga:

1. Copot Seluruh Eselon I Kementerian BUMN 

Aksi pertama Mantan Presiden Intermilan itu dimulai dari mencopot enam Deputi serta satu Sekretaris Kementerian BUMN yang menjabat pada era Rini M. Soemarno untuk kemudian diganti dengan tiga Deputi dan satu Sekretaris.

Adapun keenam Deputi tersebut diantaranya Erwin Hidayat Abdullah, Fajar Harry Sampurno, Wahyu Kuncoro, Aloysius Kiik Ro, Gatot Trihargo, serta Hambra. Sementara Sekretaris Kementerian BUMN yang digeser yaitu Imam Aprianto Putro. Para pejabat yang dicopot itu, kemudian disebar oleh Erick ke beberapa BUMN seperti Bulog, Pegadaian, Pupuk Indonesia, Angkasa Pura II, Pelindo serta Danareksa.

Kendati begitu, hingga hari terakhir 2019, Erick belum juga mengumumkan siapa saja sosok yang akan mengisi empat posisi tersebut. “Bersih-bersih bukan berarti mengganti, selama memang kita bisa improve kenapa harus diganti. Kalau saya saja dan Pak Wamen siap dicopot ya Direksi mesti siap dicopot,” jelas Erick.

2. Rombak Direksi dan Komisaris BUMN

Tidak hanya melakukan pembenahan di tubuh Kementerian BUMN, pria berusia 40 tahunan itu juga mulai merombak posisi Direksi dan Komisaris di sejumlah perusahaan pelat merah. PT Pertamina (Persero) menjadi perusahaan milik negara sasaran pertama Erick Thohir.

Meskipun diwarnai pro kontra, namun Erick Thohir tetap mengangkat Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai Komisaris utama Holding BUMN Minyak dan Gas (Migas) tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini ditunjuk menjadi Direktur Keuangan Pertamina. Emma menggantikan Pahala Mansury yang pada saat bersamaan ditugaskan memimpin PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Kemudian, sasaran Erick selanjutnya yakni BTN. Erick menempatkan Pahala N. Mansurry yang saat itu menjabat sebagai Dirkeu Pertamina untuk menjadi Direktur Utama BTN. Selain itu, Erick juga menempatkan mantan petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama di bank berkode emiten BBTN tersebut.

Lalu, perombakan jajaran pimpinan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Erick menunjuk Royke Tumilaar menjadi Direktur Utama Bank Mandiri menggantikan Kartika Wirjoatmodjo, yang sebelumnya ditugaskan sebagai Wamen BUMN. Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri juga masuk sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri.

Sementara, di BUMN sektor tambang, Erick mengangkat Orias Petrus Moedak menjadi Direktur Utama PT Inalum (Persero)/MIND ID. Ia menggantikan Budi Gunadi Sadikin, yang juga ditugaskan menjadi Wamen BUMN. Sedangkan Direktur Utama PT Antam (Persero) Tbk Arie Prabowo Ariotedjo diganti oleh Dana Amin.

Terakhir, perombakan terjadi di jajaran Direksi dan Komisaris PT PLN (Persero). Erick mengangkat Zulkifli Zaini untuk sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Sripeni Inten yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Direktur Utama PLN. Sripeni selanjutnya ditugaskan sebagai direktur keuangan PLN. Erick juga mengangkat Amien Sunaryadi sebagai Komisaris Utama PLN.

3. Bongkar Penyelundupan Harley oleh Petinggi Garuda Indonesia

Terkuaknya kasus penyelundupan satu unit motor Harley Davidson dan dua unit Sepeda Brompton pada awal Desember 2019 lalu menjadi pintu bagi Erick melakukan Bersih-bersih di Garuda Indonesia.

Pasalnya, yang membuat Erick geram lantaran pelaku penyelundupan yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra selaku Direktur Utama perseroan. Maka dalam konferensi pers bersama Menteri Keuangan dan Bea Cukai, Erick tak segan-segan langsung mencopot pria yang akrab disapa Ari Askhara itu.

Tak hanya sang pucuk pimpinan, empat direktur lainnya juga dicopot oleh Erick Thohir selaku pemegang saham mayoritas Garuda Indonesia. Keempat direktur tersebut diantaranya Direktur Teknik dan Layanan Garuda Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Capital Human Heri Akhyar dan Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa.

Sikap tegas Erick atas kasus penyelundupan tunggangan mewah tersebut mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak. Kementerian/lembaga lain kini mulai memperketat pengawasan agar tak kecolongan.

4. Erick Larang BUMN Bagi-Bagi Souvenir Usai RUPS

Gebrakan Erick yang berbeda dari Rini yaitu Erick melarang BUMN membagikan atau memberikan cenderamata atau suvenir usai penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang  Saham (RUPS). Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Badan Usaha Milik Negara SE-8/MBU/12/2019 tentang Larangan Memberikan Souvenir atau Sejenisnya.

Dalam surat yang ditetapkan tanggal 5 Desember 2019 itu disebutkan, maksud dan tujuan penerbitan Surat Edaran ini adalah untuk efisiensi dan perwujudan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) pada Persero dan Perum.

"Dalam rangka efisiensi dan penerapan tata kelola perusahaan yang balk (good corporate governance), setiap penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Persero dan Rapat Pembahasan Bersama pada Perum, dilarang untuk memberikan souvenir atau sejenisnya kepada siapapun," bunyi surat tersebut seperti dikutip Akurat.co, Sabtu (7/12/2019). 

Namun demikian, Erick Thohir masih memberikan sedikit kelonggaran pelaksanaan RUPS untuk BUMN berstatus Tbk. Hanya saja dia menggaris bawahi pemberian suvenir kepada pihak pemegang saham selain negara harus memperhatikan kewajaran dan kepentingan perusahaan.

Dalam surat tersebut dijelaskan juga salah satu strategi BUMN dalam meningkatkan kinerja yaitu dengan melakukan efisiensi dan penghematan biaya operasional perusahaan. Termasuk dalam pemberian souvenir atau sejenisnya dalam penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham pada Persero atau Rapat Pembahasan Bersama pada Perum agar sejalan dengan prinsip efisiensi dan pengelolaan perusahaan yang baik.

5. Erick Larang Bos BUMN Rugi Gunakan Penerbangan Kelas Bisnis 

Erick Thohir meminta jajaran Direksi dan Komisaris di perusahaan plat merah yang masih merugi melakukan efisiensi terkait perjalanan dinas. Adapun perjalanan dinas harus dilaksanakan dengan memperhatikan aspek efektifitas, efisiensi, selektifitas, serta mengedepankan kepentingan kemajuan perusahaan.

“Untuk BUMN yang rugi agar menggunakan (penerbangan) kelas ekonomi dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan dan kenyamanan penyedia jasa,” tulis Erick dalam surat edaran tentang Penerapan Etika dan/ atau Kepatutan dalam rangka Pengurusan dan Pengawasan Perusahaan yang dikutip Kompas.com, Jumat (13/12/2019) lalu.

Tak hanya mengatur soal perjalanan dinas, Erick Thohir juga mengatur perjamuan di perusahaan-perusahaan BUMN. Jamuan perusahaan harus berdasarkan pertimbangan kepentingan perusahaan, yang dilakukan berdasarkan aspek efisiensi, selektif dan kewajaran serta kelaziman di dunia usaha (best practices).

Bila melihat sederet gebrakan Erick Thohir ketika memimpin Kementerian BUMN selama 2019. Beragam kebijakan itu pun mendapatkan sambutan dari publik. Lantas, bagaimana upaya Erick Thohir memimpin sekitar 144 BUMN selama 2020 nanti?

Tentunya sejumlah pihak masih bakal ingin terus menanti bukan hanya gertakan melainkan gebrakan lainnya yang lebih dahsyat.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Legislator Minta BUMN Asuransi Hati-hati Kelola Dana Masyarakat

Image

Iptek

OVO Dapuk Ekonom Senior Mirza Adityaswara Jadi Presiden Komisaris

Image

Ekonomi

Bank Mandiri Angkat Mantan Menkeu Jadi Komisaris Utama

Image

Ekonomi

Claus Wamafma Ingin Majukan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Freeport

Image

Ekonomi

Gelar RDP, Komisi VI Panggil BUMN Asuransi

Image

Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Image

Ekonomi

Pahala Optimis Raup Laba Rp3 Triliun dengan Direksi dan Strategi Baru

Image

Ekonomi

Gelar RUPST, BRI Angkat Wamen Erick Thohir Jadi Komut

Image

Ekonomi

DPR Duga Adanya Masalah di Tubuh BTN, Sehingga Labanya Rontok

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Sri Mulyani Juga Usulkan Minuman Manis Kemasan Kena Cukai, Ini Besarannya!

Menkeu juga mengusulkan pengenaan cukai untuk minuman berpemanis dalam kemasan.

Image
Ekonomi

Misbakhun Sebut Persetujuan Pengenaan Barang Kena Cukai Baru sebagai Bentuk Sosialisasi

Persetujuan dari DPR merupakan salah satu bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait penentuan barang kena cukai baru.

Image
Ekonomi

Hingga Rp7 T! Ini 10 Video Game dengan Biaya Produksi Termahal di Dunia

Ada game favoritmu?

Image
Ekonomi

Legislator Minta BUMN Asuransi Hati-hati Kelola Dana Masyarakat

Delapan BUMN yang hadir diarahkan untuk menggunakan inovasi yang tepat sasaran dalam melakukan program kegiatan asuransi yang lebih menarik.

Image
Ekonomi

Bank Danamon Kantongi Laba Rp4,07 Triliun di 2019

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencatatkan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 4,07 triliun.

Image
Ekonomi

Mandiri Tebar Dividen Rp16,49 Triliun

Perseroan berhasil mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp59,4 triliun.

Image
Ekonomi

Capai Rp8,2 T! Ini 7 Pemakaman dengan Biaya Terbesar di Dunia

Pemakaman jadi momen penghormatan terakhir untuk mereka yang meninggal

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Angkat Mantan Menkeu Jadi Komisaris Utama

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham memutuskan untuk mengangkat M. Chatib Basri menjadi Komisaris Utama.

Image
Ekonomi

Rupiah Lemas Terpapar Corona dan Tertekan Pemangkasan Suku Bunga BI

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu sore (19/2/2020) melemah 0,17% atau 23 poin ke Rp13.688 per satu dollar AS di pasar spot.

Image
Ekonomi

Bos Jiwasraya Masih Matangkan Skema Penyehatan Keuangan

Asuransi Jiwasraya mampu mengembalikan kepercayaan publik melalui restrukturisasi perusahaan.

terpopuler

  1. Tuai Kecaman, Spanduk Kampanye Pemilu AS ini Bertuliskan 'Tuhan Tunduk kepada Donald Trump'

  2. Sejarah Alasan Salat Zuhur dan Asar Suaranya Harus Dipelankan

  3. Ojol VS Debt Collector Saling Serang di Jalan Pemuda Rawamangun, Terdengar Suara Letusan Senpi

  4. Cerita Zaskia Mecca tentang Ketegaran BCL di Depan Sang Anak

  5. Hukum Memejamkan Mata Ketika Salat demi Kekhusyukan

  6. Hukum Menelan Sisa Makanan Saat Salat

  7. Komisaris PT. Pool Advista dan Dirut PT. Pinnacle Persada Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Jiwasraya

  8. Hapus Foto Suami di Akun Instagram, 5 Fakta Tak Terduga Rumah Tangga Laudya Cynthia Bella

  9. Bongkar Makam Balita Yusuf, Polisi Lakukan Autopsi

  10. 5 Meme Lucu Kekalahan Liverpool dari Atletico, Bikin Haters Seneng

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
Gaya Hidup

Cerita Sulis Sugianto, dari Cleaning Service Jadi Instruktur Zumba Profesional

Image
News

6 Politisi Tanah Air yang Luncurkan Buku, Fadli Zon Sampai 18 Judul

Image
News

Pakai Hoodie hingga Sneakers, 8 Gaya Santai Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar saat Dinas