image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Presiden Jokowi Minta Proyek Infrastruktur Tak Semuanya Dicaplok Anak Cucu BUMN

Dhera Arizona Pratiwi

Image

| Sopian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta agar proyek-proyek Infrastruktur, mulai dari skala kecil hingga besar, tidak semua diambil oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk anak dan cucu BUMN. Ia menegaskan, harus memberi ruang kepada pengusaha swasta dan lokal.

“Berilah ruang yang lebih luas pada swasta, pada pengusaha lokal, pengusaha kecil, dan menengah, tenaga kerja lokal, agar terlibat dalam pembangunan Infrastruktur,” tegas Presiden Jokowi pada Rapat Terbatas (Ratas) tentang Akselerasi Implementasi Program Infrastruktur, di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin sore, melalui pernyataan tertulis yang dikutip Akurat.co, Rabu (11/12/2019).

Presiden Jokowi yang didampingi Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meyakini semangat kolaboratif akan mampu mengejar ketertinggalan pembangunan Infrastruktur di Tanah Air. Seperti diketahui, katanya, tidak mungkin semua Infrastruktur dibiayai oleh APBN.

baca juga:

Oleh karena itu, pemerintah menawarkan model pembiayaan creative hybrid financing seperti KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), juga Pembiayaan Investasi Non-Anggaran (PINA) pemerintah. Karena itu, Presiden mengingatkan, ekosistem investasi di seluruh sektor Infrastruktur harus segera diperbaiki dan di­reform, sehingga memiliki daya tarik dan daya saing investasi yang semakin baik.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan, pembangunan Infrastruktur harus difokuskan kepada memperlancar konektivitas di sepanjang rantai pasok yang menghubungkan pasar dengan sentra-sentra produksi rakyat, mulai dari pertanian, perikanan, perkebunan, industri, termasuk di dalamnya UMKM.

“Sehingga Infrastruktur yang kita bangun betul-betul memiliki impact pada indeks logistic perform kita, serta memiliki dampak pada peningkatan daya saing produk-produk ekspor negara kita,” ujar Presiden.

Presiden juga menyampaikan, pemerintah akan meneruskan pembangunan modernisasi moda transportasi massal seperti MRT, LRT, dan juga kereta cepat, terutama di kota-kota besar. Hal ini agar keseluruhan dari sistem transportasi di kota-kota besar semakin efisien, semakin ramah lingkungan, dan terkoneksi secara menyeluruh.

Presiden juga meminta agar dilakukan pembenahan terus-menerus pada manajemen rantai pasok konstruksi mulai dari penyiapan SDM (Sumber Daya Manusia), peralatan material, inovasi teknologi, dan juga pendanaan.

Dalam penyiapan material konstruksi, menurut Presiden, saat ini masih terjadi gap antara pasokan dan permintaan. Ia menunjuk contoh misalnya kebutuhan aspal sebesar 850 ribu ton baru terpenuhi 70 persen, kemudian kebutuhan baja 9 juta ton baru terpenuhi 60 persen.

“Ini artinya kita perlu memperkuat industri pendukung Infrastruktur,” kata Presiden Jokowi. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Nyungsep ke 4,5 Persen Karena Corona

Image

Iptek

Dorong Ekonomi Berbasis Iptek di Ibu Kota Baru, Jokowi: Pindah dari Analog ke Sepenuhnya Digital

Image

News

Wapres Ma'ruf Berharap WNI Tak Terdampak Larangan Sementara Umrah di Arab Saudi

Image

Iptek

Presiden Jokowi Mengaku Banyak Ditawari Obat Penggemuk Badan di Instagram

Image

News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image

Iptek

Sambut Investasi Data Center Microsoft, Jokowi Imingi Regulasi dalam Seminggu

Image

Ekonomi

Jokowi Minta Payung Hukum Perpindahan Ibu Kota Segera Dituntaskan

Image

News

Lokasi Observasi 188 ABK Kapal Pesiar World Dream: Pulau Sebaru Ini Rumah, Jadi Ada Kamar-kamarmya Bagus

Image

News

Gusar, Jansen Sitindaon: Saya Blok Akun Twitter yang Sebut Saya Caleg Gagal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Aviliani: Keputusan AS Keluarkan RI dari Negara Berkembang Pengaruhi Kinerja Neraca

Keputusan sepihak dari pemerintah AS yang mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang pengaruhi kinerja neraca Indonesia.

Image
Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

UU Pers menyebutkan pemberian sanksi terhadap media yang dari awal akan dikenakan sebesar Rp500 juta malah berubah menjadi Rp2 miliar.

Image
Ekonomi

Didepak dari Negara Berkembang, 5 Komoditas Andalan RI Ini Bakal Merugi

Indef mengatakan, lima komoditas andalan Indonesia yang diekspor ke AS bakal menurun seiring dikeluarkannya Indonesia dari negara berkembang

Image
Ekonomi

PPATK Targetkan Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF pada 2021

PPATK menargetkan Indonesia menjadi anggota penuh FATF (Financial Action Task Force) pada 2021.

Image
Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Faisal Basri menentang dan menilai RUU Omnibus Law bukan strategi untuk transformasi ekonomi.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Deklarasikan Status Indonesia Masih sebagai Negara Berkembang

Indef meminta Pemerintah Indonesia untuk mendeklarasikan diri sebagai negara berkembang.

Image
Ekonomi

Garuda Indonesia Usul Insentif dari Pemerintah Berupa Voucher

Skema ini masih dibahas bersama dengan Kementerian Perhubungan.

Image
Ekonomi

Genjot Investasi Lewat Omnibus Law, Faisal Basri: Buat Apa?

Dalam tahap pembahasan pemerintah dinilai lebih mengutamakan kepentingan investasi.

Image
Ekonomi

RI Dicoret dari Negara Berkembang, AS Siapkan Tarif Balasan?

Dikeluarkannya Indonesia dari daftar negara berkembang akan membuat AS melakukan penyelidikan atas berbagai produk impor Indonesia.

Image
Ekonomi

Gara-gara Corona, Stok Bawang Putih Domestik Hanya Cukup untuk 2 Bulan Lagi

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi mengatakan stok bawang putih hanya cukup untuk dua bulan lagi

terpopuler

  1. Mantan Anggota Polisi yang Tembak Atasannya di Polsek Cimanggis Bebas dari Dakwaan Primer

  2. 5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan

  3. Pelaku Sudah Diamankan, Begini Kronologis Sopir Ambulans Dipukul Saat Bawa Jenazah

  4. Wanita Boleh Berwudu Tanpa Melepas Jilbab? Berikut Penjelasannya

  5. Video Kekerasan Terhadap Muslim di New Delhi Viral, Tagar #ShameOnYouIndia Trending di Twitter

  6. Ini Kerugian Deddy Corbuzier Pasca Konten YouTube Dicomot Tanpa Izin

  7. Gubernur Mangkir di RDP Komisi V, DPR, Azis Syamsudin: Kita Panggil Hingga Tiga Kali

  8. Persiapkan Diri, Ini 7 Golongan Manusia yang Akan Selamat dari Siksa Kubur

  9. Pemuda Pancasila Bersama Pemuda UMNO Johor Malaysia Siap Bangun Aliansi Strategis

  10. Dapat Ikut Pilkada 2020, Mabes Polri Klaim Mantan Pati Polri Tak Dapat Intervensi Kepolisian Lagi

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan