image BI
Login / Sign Up

Rupiah Menguat tapi Berpotensi Terombang-ambing

Anggi Dwifiani

Image

Petugas menghitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (27/11/2019). Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak dari Januari hingga Oktober 2019 hanya tumbuh 0,23 persen menjadi Rp1.018,47 triliun atau 64,56 persen dari target APBN 2019 sebesar Rp1.577 triliun. Salah satu penyebab melambatnya penerimaan pajak tersebut, karena nilai tukar rupiah terhadap dolar AS rata-rata sejak awal tahun ada di Rp14.162, dengan asumsi di APBN 2019 sebesar Rp15.000. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pasar spot awal perdagangan Senin (9/12/2019) menguat 0,14% atau 20 poin ke Rp14.018. Dan, kurs tengah rupiah juga menguat 16 poin atau 0,11% ke Rp14.037.

Direktur riset Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah Redjalam mengatakan memang terjadi penguatan rupiah, tetapi sifatnya hanyalah sementara di tengah semakin percaya dirinya Presiden AS Donald Trump melawan China.

“Sentimen global sebenarnya masih sama, ketidakpastian akan Perang Dagang. Ditengah ketidakpastian itu, ada data non farm payroll US yang dan persepsi konsumen yang melewati ekspektasi. Kondisi ini bisa meningkatkan kepercayaan diri Trump dalam menghadapi China yang bisa menggagalkan kesepakatan Perang Dagang,” kata Piter kepada Akurat.co.

baca juga:

Dengan latar belakang prospek Perang Dagang tersebut, Piter memperkirakan penguatan rupiah hari ini tidak cukup kuat. rupiah hari ini bisa berbalik kembali melemah.

Sementara, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximillianus Nico menilai penguatan rupiah dipicu oleh rencana penghapusan tarif kedelai dan daging babi AS.

“Pada akhirnya, ada yang mengalah dan mengambil inisiatif untuk berbuat sesuatu. China pada akhirnya sedang melakukan proses penghapusan tarif pembalasan yang sebelumnya telah dilakukan oleh China terhadap impor daging babi dan kedelai Amerika. Langkah prosedur ini memberikan indikasi bahwa perjanjian perdagangan antara Amerika dan China semakin dekat,” kata Nico kepada Akurat.co.

Kementrian Keuangan China mengatakan telah memulai proses aplikasi setelah sebelumnya Perusahaan China mulai membeli sejumlah barang dari Amerika sesuai dengan kebutuhannya.

Kementrian sedang berupaya untuk menghapuskan tarif akibat Perang Dagang atas barang barang tersebut sesuai yang disampaikan pada hari Jumat kemarin. Negosiator China dan Amerika tampaknya mulai semakin dekat untuk mendapatkan sebuah kesepakatan yang lebih luas yang dapat menyelesaikan Perang Dagang ini. 

Namun sekali lagi, Pilarmas menilai ini hanyalah sentiment yang dapat memberikan pasar sebuah harapan dan alasan untuk membeli sesuatu, selama belum ada deadline semua ini hanyalah pembicaraan mengenai sebuah mimpi. Apalagi pekan depan merupakan pekan terakhir sebelum pada akhirnya memasuki tangggal 15 December yang dimana keputusan Amerika untuk menaikkan tarifnya terhadap China.

China akan menurunkan biaya terhadap kacang kedelai, kapas, jagung, sorgum, dan daging babi sebagai bagian dari proses kesepakatan antara Amerika dan China. Sejauh ini Amerika dan China terus berusaha untuk menyepakati sejumlah produk pertanian Amerika yang bersedia di beli oleh China.

Kedua belah pihak terus berusaha untuk melakukan negosiasi khususnya pada beberapa hal yang paling rumit. Saat ini beberapa hal yang paling rumit harus diputuskan, didiskusikan, dianalisis, dan dievaluasi. Selanjutnya tinggal diberikan kepada Presiden Trump agar Trump dapat memutuskannya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemerintah Dituntut Segera Lakukan Sosialisasi Terkait Pemanfaatan Bioenergi

Image

Ekonomi

Harapan Atas Virus Corona dan Kebijakan The Fed Buat Rupiah Sumringah

Image

Ekonomi

Incarlah Saham-saham yang Bakal Cuan Ini

Image

Ekonomi

Pasar Saham Pulih, Harga Emas Meredup

Image

Ekonomi

Dolar AS Laris Manis Karena Kegelisahan Wabah Corona

Image

News

Menpan RB Sebut Birokrasi Berbelit Perlambat Pengambilan Keputusan

Image

Olahraga

Kobe Bryant

Terungkap, Kobe Bryant dan Istri Punya Perjanjian Tidak Terbang Bersama dalam Satu Helikopter

Image

News

Institusi Negara Banyak Diisi Perwira Polri Aktif, PB HMI: Ini Darurat Orde Baru

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Beberkan Proyeksi dan Kebijakan Utama Ekonomi Nasional 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jaringan Meluas Karier Melesat! Ini 5 Tips Jitu jadi Rekan Kerja yang Lebih Open-minded

Dengarkan dan beri tanggapan

Image
Ekonomi

Pemerintah Dituntut Segera Lakukan Sosialisasi Terkait Pemanfaatan Bioenergi

Peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ropiudin mengatakan perlu adanya sosialiasi yang masif kepada masyarakat te

Image
Ekonomi

Komisi XI DPR Panggil Direksi Asabri Bahas Kinerja dan Bentuk Hasil Investasi

Saat ini banyak terjadi permasalahan pada industri keuangan yang dirasa sudah sangat mengkhawatirkan.

Image
Ekonomi

Harapan Atas Virus Corona dan Kebijakan The Fed Buat Rupiah Sumringah

Nilai tukar rupiah pada awal perdagangan Rabu (29/1/2020) menguat 0,15% atau 20 poin ke Rp13.624 per satu dollar AS di pasar spot.

Image
Ekonomi

Ada Upaya Keras Atasi Corona Buat IHSG Perkasa

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Rabu (29/1/2020) akhirnya sehat setelah seminggu terserang Corona.

Image
Ekonomi

Harga Minyak Naik Terdorong Pasar Saham yang Rebound

Minyak mentah berjangka Brent naik 19 sen atau 0,3 persen menjadi menetap di 59,51 dolar AS per barel.

Image
Ekonomi

Incarlah Saham-saham yang Bakal Cuan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan awal pekan (27/1/2020) melanjutkan pelemahannya. Pelemahan ini mencapai 0,3% atau

Image
Ekonomi

Pasar Saham Pulih, Harga Emas Meredup

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun 7,60 dolar AS atau 0,5 persen.

Image
Ekonomi

Erick Bakal ke Jepang Guna Program 1 Juta Rumah Milenial

Sebab tidak mungkin program ini terlaksana dengan dana bank yang ada sekarang.

Image
Ekonomi

Dolar AS Laris Manis Karena Kegelisahan Wabah Corona

Indeks dolar AS berada di tertinggi 2 bulan dan franc Swiss di tertinggi hampir 3 tahun terhadap euro.

terpopuler

  1. Sampai Berujung Penjara, ini 5 Artis Tanah Air yang Pernah Terlilit Utang

  2. Rachland: Kapolri Adalah Reserse Kawakan, Mestinya Tawarkan Bantuan Kepada KPK Mencari Harun Masiku

  3. Miliki Kekayaan Rp60 T hingga Klaim Prabowo Jadi Anggota, 5 Fakta Kerajaan King of The King di Tangerang

  4. Ilmuwan Hong Kong: Jumlah Korban Terjangkit Virus Corona di China Kemungkinan 30 Kali Lebih Tinggi

  5. Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant Sempat Terbang Melebihi Ketinggian demi Hindari Awan Tebal

  6. Sarita Abdul Mukti Bayar Utang Rumah Hingga Rp30 Miliar, Faisal Harris Langsung Ngamuk

  7. Penelitian Baru Menemukan Stres dapat Membuat Rambut Jadi Beruban

  8. Penyelidikan Jatuhnya Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant, Otoritas Sebut Tidak Ada Kotak Hitam

  9. Institusi Negara Banyak Diisi Perwira Polri Aktif, PB HMI: Ini Darurat Orde Baru

  10. Pernah Merasakan Tuduhan Sama Kasus Bank Century, SBY: Tak Perlu Ada Gerakan 'Turunkan Jokowi'

fokus

Universal Health Coverage
Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Nilai Strategis Kampus Merdeka dan Magang

Image
Abdul Aziz SR

Pemerintah, Untuk Apa dan Siapa?

Image
Achmad Fachrudin

Babak Baru Suksesi Wagub DKI

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

Hadiri Rapat hingga Tinjau Kapal Selam, 8 Potret Kompak Jokowi dan Prabowo Saat Kerja Bareng

Image
News

Bikin Heboh karena Sambut Turis China di Bandara, 5 Fakta Penting Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Image
News

Terjerat Kasus Penipuan hingga Batal Jadi Dirut Transjakarta, 5 Fakta Penting Donny Saragih