image
Login / Sign Up

Beras Bulog 20.000 Ton Bakal Dibuang, Mantan Mentan: Out-nya Terlambat

Andi Syafriadi

Image

Pekerja mengangkut karung berisi beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten di Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Perum Bulog akan menjual murah 20 ribu ton cadangan beras yang berasal dari stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP), karena kualitas beras tersebut telah mengalami penurunan mutu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Mantan Menteri Pertanian Anton Apriyantono menilai penurunan mutu 20.000 ton beras milik Perum Bulog, karena komoditas itu terlambat disalurkan ke masyarakat.

Perum Bulog berencana membuang 20.000 ton beras, yang mengalami penurunan mutu tersebut.

Anton dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Jumat (6/12/2019), mengatakan jika beras tersebut disalurkan segera untuk raskin, kebutuhan pascabencana, atau operasi pasar, maka tidak ada kendala penumpukan di gudang.

baca juga:

"Belum pernah terjadi seperti ini. Dulu seimbang antara yang masuk dengan yang keluar," kata Anton.

Ia pun mengatakan ketidakseimbangan beras yang masuk dan keluar bukan disebabkan oleh kelebihan suplai dari impor karena stok minimal cadangan beras pemerintah (CBP) harus ditetapkan sebanyak dua juta ton.

"Out-nya terlambat. Sekarang programnya seperti apa? Kenapa tidak disalurkan itu beras," ujar Anton, yang sekarang menjabat Ketua Dewan Kopi Nasional.

Sementara itu, pengamat pertanian Institut Pertanian Bogor Dwi Andreas Santosa mengatakan saat ini ada manajemen yang kurang memadai terkait arus masuk dan keluar beras di gudang Bulog.

Kondisi itu yang menyebabkan Bulog hendak memusnahkan sebanyak 20.000 ton beras karena terlalu lama mengendap di gudang yaitu lebih dari setahun.

Ia menegaskan sangat wajar apabila terdapat komoditas pertanian yang mengalami penurunan mutu sehingga harus dilakukan pemusnahan karena setiap barang punya masa layak dengan jangka waktu tertentu.

Namun, menurut Dwi, pembuangan barang tersebut tidak boleh berjumlah lebih dari satu persen dari total barang yang dijual perusahaan. Jumlah pembuangan yang besar, tambah dia, menandakan sistem manajemen tidak efektif dan efisien.

Selain itu, kualitas beras yang masuk ke gudang Bulog juga perlu diperhatikan karena beras yang akan mengalami pembuangan lebih banyak berasal dari serapan dalam negeri.

"Pada Kementan sebelumnya, Bulog dipaksa beli gabah juga. Akhirnya dapat gabah dan beras yang kualitasnya tidak begitu bagus. Kalau kualitasnya tidak bagus, jangankan setahun, dua bulan sudah rusak," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menilai Bulog tidak boleh menagih kerugian senilai Rp160 miliar untuk memusnahkan 20.000 ton beras karena ini merupakan risiko yang seharusnya diperhitungkan sejak awal.

"Dalam tata kelola pangan apapun kalau kita melakukan perdagangan pangan, disposal (pembuangan) itu masuk dalam risiko. Dalam mitigasi risiko, disposal harus sudah masuk dalam cost," ujar Dwi.

Sebelumnya, Perum Bulog meminta pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran kepada BUMN pangan tersebut untuk kebijakan pembuangan beras, yang mengalami penurunan mutu.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh menyebutkan setidaknya ada 20.000 ton dari CBP senilai Rp160 miliar dengan rata-rata harga pembelian Rp8.000 per kilogram, yang akan dimusnahkan.

Sebagian besar beras yang menumpuk ini merupakan beras untuk program bantuan sosial pada 2017 yang telah disimpan di sejumlah daerah, namun penyalurannya dibatalkan. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Kementan Dorong Generasi Millenial Miliki Semangat Bertani

Image

Ekonomi

Mentan Syahrul Minta Agar Pelaku Konversi Lahan Pertanian Segera Dihukum

Image

Ekonomi

Imbas Banjir, Kenaikan Harga Beras Diprediksi Picu Inflasi

Image

Ekonomi

Mentan Syahrul Tinjau Lahan Pertanian Rusak Akibat Banjir di Lebak

Image

Ekonomi

DPP KNPI Salurkan Beras Hingga Susu untuk Korban Banjir Jakarta dan Banten

Image

Ekonomi

Mentan Klaim Indonesia Mampu Ekspor Buah Setiap Hari

Image

Ekonomi

Mentan Syahrul Ajak Pola Hidup Sehat di Acara Taniday Denpasar

Image

Ekonomi

Mentan Syahrul Apresiasi Kinerja Gubernur Bali Majukan Pertanian

Image

Ekonomi

Mentan Syahrul Dorong Petani Bali Maksimalkan Pemanfaatan KUR

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ada 12 Proyek di 2020, Lifting Migas Bakal Terdongkrak?

Indonesia masih punya peluang besar mendongkrak lifting atau produksi siap jual migas dengan menggarap ladang baru dan WK eksisting.

Image
Ekonomi

Arifin Tasrif Dorong Generasi Milenial Ciptakan Inovasi Bisnis Energi Terbarukan

Pentingnya keterlibatan generasi milenial dalam transformasi bisnis energi di masa mendatang mendapat perhatian khusus dari Menteri ESDM.

Image
Ekonomi

Proyek Terpadu Pesisir Ibu Kota Perlu Dilanjutkan Demi Tangkal Banjir

NCICD) di pesisir Jakarta harus dilanjutkan dalam rangka menanggulangi banjir rob agar tidak menahan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Image
Ekonomi

Ada 840.000 Hektare Lahan Belum Dimanfaatkan Maksimal untuk Budidaya Rumput Laut

Ada sekitar 840.000 hektare lahan efektif yang belum termaksimalkan.

Image
Ekonomi

Simak Tips Atur Keuangan Jelang Imlek Biar 'Ga Tekor'

Tinggal menghitung hari, warga keturunan Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek.

Image
Ekonomi

Ke Labuan Bajo, Jokowi Bakal Tinjau Proyek Terminal Multipurpose hingga Resmikan Hotel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana pada hari ini bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Image
Ekonomi

Berikut 5 Ide Usaha Kuliner Terlaris di Musim Hujan, Yuk Coba!

Ada beberapa makanan yang justru lebih digandrungi. Biasanya yang hangat atau pedas karena cocok dengan cuaca yang dingin.

Image
Ekonomi

Sektor Pengolahan Perikanan Akan Tumbuh 20 Persen Tahun Ini, Jika...

Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) memprediksi sektor pengolahan perikanan akan tumbuh.

Image
Ekonomi

Komunitas Pengusaha Batam Tolak PMK 199 Soal Ambang Batas Impor, Kenapa?

Komunitas pelaku usaha dalam jaringan Kota Batam (Batam Online Community/BOC) menolak pemberlakuan 199/PMK.04/2019.

Image
Ekonomi

BI Dorong Sertifikasi Halal Bagi Para Pelaku UMKM

Bank Indonesia (BI) mendorong sertifikasi halal produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

terpopuler

  1. Banjir Rendam Kawasan Cikini, Anak Buah Anies Kompak Salahkan Kontraktor Revitalisasi TIM 

  2. Monas Digunduli, Ferdinand: Gubernurnya Gagal Fokus dengan Masalah Jakarta

  3. Ketimbang Beli Toa, Pengamat Sarankan Anies Tidak Gengsi Kembangkan Aplikasi Warisan Ahok

  4. Jokowi Sebut Menkumham Pengurus Partai, Jansen Demokrat: Kacau Benar Landasan Berpikirnya

  5. Hapus Dahaga Juara di Indonesia, Apriyani Tak Kuasa Menahan Tangis

  6. Hapus Puasa Gelar, Anthony Ginting Persembahkan untuk Ibu

  7. Juarai Indonesia Masters, Anthony Ginting Hapus Puasa Gelar

  8. McGregor Kalahkan Cerrone Lewat TKO dalam 45 Detik

  9. Erdogan: Uni Eropa Hadapi Ancaman Teror jika Pemerintahan Tripoli Jatuh

  10. Antonsen: Permainan Anthony Semakin Bagus

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok