image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Greenpeace Beberkan Perusahaan Ternama Dunia Pasok Sawit dari Pembakar Hutan

Andi Syafriadi

Image

Foto udara lahan perkebunan kelapa sawit milik salah satu perusahaan (kiri) dan kebakaran lahan gambut (kanan) Kumpeh Ulu, Muarojambi, Jambi, Selasa (30/7/2019). BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Thaha Jambi menyebutkan, sebanyak 19 titik panas di wilayah Muarojambi terpantau pada hari ini, sementara puluhan petugas Manggala Agni Daops Kota Jambi, BPBD Muarojambi, dibantu TNI dan Polri, serta masyarakat masih berupaya melakukan pemadaman kebakaran atas lahan seluas sekitar 30 hektare di wilayah itu. | ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

AKURAT.CO Analisis Greenpeace Internasional mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan merek ternama dunia seperti Unilever dan Nestle membeli komoditas minyak sawit dari pemasok yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Dalam penelitian terbaru yang dirilis pada Kamis (5/12/2019), pasalnya Greenpeace telah mengkaji rantai pasokan dari empat perusahaan pedagang terkemuka yakni Cargill, GAR, Musim Mas, dan Wilmar. Maupun empat perusahaan barang konsumen yakni Mondelez, Nestle, P&G, dan Unilever.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Annisa Rahmawati mengatakan perusahaan itu terus membeli dari grup-grup produsen yang bertanggung jawab atas emisi yang signifikan.

baca juga:

Grup-grup produsen minyak Kelapa Sawit yang diidentifikasi oleh Greenpeace secara kolektif bertanggung jawab atas kebakaran gambut yang menghanguskan 68.300 hektare lahan pada 2015-2018.

Akumulasi emisi selama empat tahun itu mencapai sekitar 63 Megaton CO2 atau setara dengan 28 persen emisi 2015 untuk seluruh sektor energi Indonesia.

“Perusahaan merek-merek ternama ini perlu memutuskan hubungan dengan semua pedagang dan kelompok pemasok yang kebakarannya terus terjadi, mereka memperdagangkan masa depan kita dengan komoditas seperti minyak sawit,” kata Annisa dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dia melanjutkan, data menunjukkan jika pemasok Unilever bertanggung jawab atas akumulasi emisi gas rumah kaca akibat kebakaran hutan 51,2 juta TCO2 selama 2015-2018 atau setara 25 persen dari emisi yang dihasilkan Belanda dalam setahun.

Sementara, pemasok Nestle bertanggung jawab atas 57,2 juta TCO2 atau lebih banyak dari emisi yang dihasilkan oleh Swiss dalam satu tahun.

Kemudian pemasok Mondelez menuturkan bertanggung jawab atas 61,2 juta TCO2 dan pemasok P&G bertanggung jawab atas 49,82 juta TCO2.

Selain itu, emisi gabungan Sinar Mas Group dan perusahaan mereka lainnya seperti Golden Agri Resources (GAR) dan Asia Pulp and Paper (APP) setara dengan hampir 3,5 kali lipat emisi tahunan Singapura.

Namun, Annisa mengatakan angka-angka yang dihasilkan lewat kajian ini tidak memberi gambaran seutuhnya karena tidak transparannya sektor rantai pasok perusahaan tersebut.

Dia pun mendesak agar perusahaan-perusahaan itu hanya mengambil pasokan kepada kelompok produsen yang tidak terkait dengan kebakaran hutan dan lahan, deforestasi, dan perusakan ekosistem lainnya.

Lebih lanjut Greenpeace juga mendesak pemerintah di negara-negara produsen meningkatkan transparansi sektor komoditas tinggi karbon.

Tak hanya itu, langkah-langkah keuangan seperti pajak karbon dan penerapan insentif fiskal juga dinilai dapat berperan membatasi emisi dari penggunaan lahan serta mendukung transisi ke pertanian ekologis.

“Di saat yang sama, pemerintah harus mengenalkan langkah-langkah yang ditujukan untuk mengurangi permintaan komoditas tinggi karbon,” ucap Annisa.

Desakan dari Greenpeace ini disampaikan bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim COP 25 di Madrid yang sedang berlangsung pada pekan ini.

Hingga berita ini diturunkan, Anadolu belum mendapatkan penjelasan dari korporasi global yang dituding oleh Greenpeace terlibat dalam rantai pasok dengan pelaku pembakaran hutan di Indonesia.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

FOTO Menteri Siti Nurbaya Bahas Program Kerja 2020 di DPD

Image

Ekonomi

Produk 8 Perusahaan Multinasional Ini Laris Manis di Seluruh Dunia, Apa Saja?

Image

News

KPK Sebut Saksi Konfirmasi Aset Kebun Kelapa Sawit Milik Eks Sekretaris MA

Image

Ekonomi

Gapki Desak DPR Segera Sahkan RUU Omnibus Law

Image

News

WALHI Soroti Abrasi Lingkungan Akibat Proyek Reklamasi Ciputra di Makassar

Image

News

FOTO Mural Bertema Ajakan Menjaga Lingkungan Jakarta

Image

Ekonomi

Pemerintah Gandeng Jepang Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Baku Kertas

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Siapkan Strategi Ini untuk Lawan Diskriminasi Sawit dari Uni Eropa

Image

Iptek

Polusi Udara Terus Meningkat, Inggris Larang Penggunaan Mobil Bensin dan Diesel pada 2035

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

PGN Siap Laksanakan Kebijakan Pemerintah soal Harga Gas Industri US$6 per MMBTU

PGN menyatakan akan melaksanakan kebijakan pemerintah terkait rencana penetapan harga gas industri menjadi US$6 per MMBTU.

Image
Ekonomi

Kadin Dukung Penghapusan Minimal Kepemilikan Pesawat oleh Maskapai Nasional

Kadin Indonesia menyambut baik adanya penghapusan minimal kepemilikan pesawat oleh maskapai nasional dalam RUU Ciptaker.

Image
Ekonomi

Gandeng Kemendagri, Pertamina Perluas Bisnis Pertashop ke 7.196 Kecamatan

Pertamina menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Kemendagri untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop.

Image
Ekonomi

Di Tengah Badai Jiwasraya, Industri Asuransi Tak Goyah?

Nilai aset asuransi Jiwasraya tercatat Rp22,03 triliun atau sekitar 1,6 persen dari total aset industri asuransi.

Image
Ekonomi

Lebih Untungkan Pemodal, Omnibus Law Minim Keterlibatan Masyarakat

Adanya sejumlah kelalaian dalam pembuatan naskah RUU omnibus law.

Image
Ekonomi

Bos BTN Pede Laba Akan Kembali Melonjak di Tahun Ini

Pahala N Mansury optimistis pada tahun 2020 dapat mengembalikan BTN ke "jalurnya".

Image
Ekonomi

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDB Terus Menurun

Sektor pertanian di Indonesia semakin terpuruk dengan dengan kontribusi sektor pertanian turun menjadi 12,72 persen terhadap PDB 2019.

Image
Ekonomi

Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun dari Lelang 7 SUN

Pemerintah menyerap dana Rp18,5 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN).

Image
Ekonomi

Saran Chatib Basri untuk Kembali Gairahkan Pariwisata RI Terdampak Virus Corona

Chatib Basri mendorong pemerintah membuat stimulus berupa potongan harga atau diskon khususnya di sektor pariwisata.

Image
Ekonomi

Komisaris PTPP Tinjau Dua Proyek di Jakarta dan Banten

Proyek yang telah dikerjakan sejak bulan Februari 2019 tersebut ditargetkan akan selesai pada bulan Desember 2020.

terpopuler

  1. Mendadak Banget, Ini 5 Fakta Meninggalnya Ashraf Sinclair

  2. Nama-nama Berhala yang Mengitari Ka'bah Sebelum Islam Datang

  3. #RingkusAlfianTanjung Trending Topik, Muannas: Ternyata Berkali-kali Terjerat Proses Hukum Tidak Membuat Jera

  4. Klarifikasi Berita ASN Diusulkan Dapat Dana Pensiun Rp1 Milyar, Tjahjo: Salah Kutip!

  5. Fahri Hamzah: Enggak Ada Gunanya Juga Pak Ma'ruf Tinggi Surveinya, Buat Apa?

  6. Beradu Gaya hingga Lari-larian di Pantai Bareng, Ini 10 Momen Kenangan Ashraf Sinclair dan Noah

  7. Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Double Jeopardy yang Puncaki Box Office Selama 3 Pekan

  8. Politisi Demokrat: Sekian Banyak Survei Indo Barometer, Satu-satunya yang Gue Percaya Cuma Survei terkait Anies

  9. Temuan Terbaru Dokumen China Ungkap Etnis Uighur Dipenjara karena Berhijab hingga Mengklik Situs Asing

  10. Publik Sebut Ahok Lebih Baik Tangani Banjir, Gerindra: Faktanya Anies Lebih Bagus

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian