image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Balai Kemenperin Ciptakan Teknologi Batik Cap Otomatis

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Perajin membatik tulis saat pameran kerajinan bertajuk Kriyanusa 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (29/9). Pameran yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini menghadirkan para perajin binaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), peserta mandiri, dan perwakilan perajin negeri sahabat anggota World Craft Council. | Sopian

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) menciptakan alat Cap Batik Otomatis Berbasis Programmable Logic Controller (PLC). Hal ini guna menjawab tantangan yang menyebabkan perajin batik cap kesulitan untuk memenuhi permintaan pasar yang meningkat.

Kepala BBKB Kemenperin Titik Purwati Widowati mengatakan, alat tersebut menggunakan metode otomasi pembuatan batik cap di mana canting cap dan kain digerakkan secara bergantian menggunakan pneumatik berbasis kontrol Programmable Logic Controller.

"Teknologi perekayasaan alat batik cap berbasis otomasi ini bermanfat untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi produksi serta peningkatan kualitas batik cap," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Ia berharap, diciptakannya alat tersebut mampu membantu para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan dapat berkolaborasi, serta bekerja sama dengan BBKB untuk dapat meningkatkan kapasitas produksinya. Sehingga, pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing IKM Batik.

baca juga:

“Penggunaan teknologi untuk otomasi batik cap ini diharapkan dapat menjadi teknologi yang handal dan memiliki ketahanan yang tinggi dalam penggunaan untuk produksi skala massal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Sony Sulaksono menuturkan, pihaknya terus mendorong terciptanya inovasi agar industri nasional dapat terus maju dan berdaya saing global. Langkah strategis ini sesuai program prioritas yang ada di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0 dengan aspirasi besar mampu membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi dunia di tahun 2030.

“Era revolusi industri 4.0 tidak hanya membawa perubahan bagi sektor industri, akan tetapi juga dalam kehidupan pada umumnya,” katanya.

Sony mengungkapkan, penggunaan teknologi digital pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sepenuhnya, yang menjadi penanda hadirnya era revolusi industri 4.0, kini mulai diterapkan dalam proses produksi batik. “Tingginya permintaan batik akhir-akhir ini di satu sisi membuat industri pembuatan batik menjadi bergeliat lagi, namun sayangnya hal ini memiliki permasalahan tersendiri dalam hal peningkatan kapasitas produksi batik itu sendiri,” papar Sony.

Kendala tersebut tak lepas dari proses pembuatan batik yang panjang dan rumit serta peralatan digunakan masih terbatas baik secara teknologi maupun kemampuannya. Terutama untuk peralatan produksi batik cap, yang saat ini masih mengandalkan tenaga manusia dalam proses pengecapan.

Selain menciptakan inovasi mesin batik cap otomatis, balai-balai Kemenperin juga sudah menciptakan berbagai inovasi lainnya, misalnya ada lima unit balai penelitian dan pengembangan industri di Bandung yang telah lama berkiprah dalam menciptakan inovasi dan riset yang dibutuhkan industri dan memberikan layanan teknis kepada masyarakat.

Balai-balai yang dimaksud adalah, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T), Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM), Balai Besar Tekstil (BBT), Balai Besar Keramik (BBK), serta Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK).

Adapun inovasi-inovasi yang telah dihasilkan, antara lain litbangyasa pengembangan Baterai dan Blok Rem Kereta Api oleh B4T, kemudian pembuatan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) Dobby, Geotextile, dan serat tekstil berbasis sabut kelapa oleh BBT, serta menciptakan tapak roda (tracklink) model single dan double pin untuk kendaraan tempur tank yang telah dipatenkan oleh BBLM.

Lebih dari itu, Inovasi Ketel Minyak Kayu Putih Baristand Industri Ambon, atau disingkat Si Telmi Biam, telah lolos terpilih masuk dalam kategori Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019, setelah sebelumnya berhasil meraih penghargaan Top 99. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Penemuan Kemenperin yang mendapat penghargaan itu merupakan buah karya dari Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Ambon. Terobosan Si Telmi Biam merupakan modifikasi ketel kayu yang menekankan pada efisiensi, efektivitas dan produktivitas untuk memperoleh mutu minyak kayu putih sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Lebih lanjut, dalam mendukung implementasi industri 4.0 di Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin terus berupaya membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya inovasi-inovasi di sektor manufaktur.

Contohnya, BPPI Kemenperin telah membangun tiga unit mini showcase industri 4.0, yaitu Mocaf 4.0 di Balai Besar Industri Agro (BBIA) Bogor, Vision 4.0 di Balai Besar Logam dan Mesin (BBLM) Bandung, dan Cacao 4.0 di Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP) Makassar. Ketiga mini showcase itu akan terus disempurnakan agar masyarakat dapat melihat secara langsung simulasi penerapan industri 4.0. Fasilitas ini juga diharapkan dapat merangsang tumbuhnya inovasi-inovasi baru. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Kemenperin Kejar Pertumbuhan Investasi dan Ekspor di 8 Persen

Image

Ekonomi

Industri Elektronik RI Didorong Rebut Pasar Ekspor Amerika Serikat

Image

Ekonomi

Kemenperin dan ESDM Bakal Pisahkan Wewenang Pemberian Izin Pertambangan

Image

Ekonomi

Pemerintah Kembangkan Teknologi Pintar Fermentasi Biji Kakao Hanya dalam Satu Hari

Image

Ekonomi

Pemerintah Gandeng Jepang Sulap Limbah Sawit Jadi Bahan Baku Kertas

Image

Ekonomi

Industri Perkapalan Perlu Penanganan dan Perhatian Serius dari Pemerintah

Image

Ekonomi

Pengembangan Industri Perkapalan Dapat Prioritas

Image

Ekonomi

Sepanjang 2019, Sektor-sektor Industri Unggulan Ini Tumbuh Melesat

Image

Ekonomi

Pemerintah Tempa 500 Peserta Diklat 3in1 Industri Alas Kaki

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Neraca Dagang RI Januari 2020 Tekor US$0,86 Miliar

Defisit neraca perdagangan ini diperoleh dari laju ekspor Januari 2020 sebesar US$13,41 miliar atau menurun 7,16 persen.

Image
Ekonomi

Capai Rp97 Juta Per Tahun! Penduduk 10 Negara Ini Paling Hobi Menabung

Negara mana saja?

Image
Ekonomi

Kemenkop UKM Jadikan Tulungagung Pilot Project Produksi Cangkul

Tulungagung pun dijadikan sebagai Pilot Project pengembangan usaha cangkul.

Image
Ekonomi

Teten Masduki Masuk 10 Besar Menteri Kinerja Memuaskan

Survei tersebut dilakukan dalam kurun waktu 100 hari kerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Image
Ekonomi

Emiten Properti Ini, Baru IPO Langsung Kena Gembok BEI

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan awal pekan dengan kedatangan perusahaan properti yang baru mencatatkan sahamnya (IPO).

Image
Ekonomi

Rupiah Terombang-ambing Karena Corona dan Menunggu Rilis Neraca Perdagangan

Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi (17/2/2020) lesu 0,11% atau 15 poin ke Rp Rp13.690 per satu dollar AS di pasar spot.

Image
Ekonomi

Corona dan Melebarnya Defisit APBN Hajar IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan (17/2/2020) melemah lagi.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Menguat, Incarlah Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan akan menguat.

Image
Ekonomi

Jasa Marga Dinilai Melanggar UU, Lantaran Banyak Jalan Tol Berlubang

Pengguna jalan yang mengalami pecah ban atau kerusakan kendaraan akibat jalan berlubang dapat mengajukan klaim ganti rugi.

Image
Ekonomi

Neraca Perdagangan Januari 2020 Diramal Surplus US$67 Juta

Perlambatan laju ekspor didorong oleh kontraksi harga komoditas.

terpopuler

  1. Survei Indo Barometer: Anies Baswedan Gubernur DKI Paling Wanprestasi

  2. 5 Muslimah Ini Sukses Jadi Selebriti Chef Terkenal Dunia, Ada yang Bikin Kue Ulang Tahun untuk Ratu Inggris

  3. Gara-gara KUR, 'Mas Toge' Sukses Jadi Juragan

  4. Rustam: Heran, Sekarang Pertarungan antara Cebong dan Kadrun Sudah Mulai, Berkisar Soal Gubernur Anies Baswedan

  5. Liverpool Unggul 25 Poin, Klopp Justru Kebingungan

  6. Bima Arya: Apakah Pak Amien Masih di Dalam atau Tidak, Ini Sudah Pembicaraan Tingkat Dewa

  7. Kocak Abis! Miniatur Truk Bisa Jalan Sendiri Sambil Bawa Barang dan Penumpang

  8. Presiden Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Roy Suryo: Saya Percaya Pak Jokowi Tak Takut Gendruwo

  9. Jadi Ibu Muda, 10 Potret Adelia Pasha Telaten Mengurus Empat Orang Anak

  10. Masyarakat yang Puas dengan Kinerja Wapres Ma'ruf Amin Hanya di Bawah 50 Persen

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Image
Ahmad Irawan

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari

Image
News

10 Pesona Zita Anjani, Anak Ketum PAN Zulkifli Hasan yang Jadi Waketu DPRD DKI Jakarta