image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

BI Tahan Suku Bunga Acuan, Pengamat: Tidak Ada yang Mengejutkan

Siti Nurfaizah

Image

Suasana gedung Bank Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan, Bank Indonesia memiliki beberapa instrumen termasuk yang sifatnya hedging instrumen seperti Domestic Non Delivery Forward (DNDF). Instrumen transaksi DNDF ini memberikan alternatif lindung nilai bagi pelaku pasar, sehingga mengurangi demand di pasar spot. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai kebijakan Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan Suku Bunga Acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar lima persen merupakan langkah tepat.

“Langkah BI sudah ditebak, jadi tidak ada yang mengejutkan,” katanya di Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat (22/11/2019).

Bhima mengatakan hal tersebut merupakan keputusan tepat agar dapat memberi waktu untuk mengevaluasi terkait kurang efektifnya kebijakan penurunan Suku Bunga Acuan sebanyak empat kali.

“Justru ini indikasi ada masalah lambatnya transmisi suku bunga BI ke bunga kredit. Ada masalah yang perlu diselesaikan dulu sebelum dipangkas bunga acuan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia menjelaskan ketidakefektifan tersebut antara lain yaitu masih banyak bank yang belum menurunkan bunga kreditnya sebesar 100 basis poin (bps) karena likuiditas mengetat.

“LDR bank di kisaran 94 persen sehingga bank takut kalau buru-buru turunkan bunga sebab deposan akan lari ke bank lain,” ujarnya.

Tak hanya itu, naiknya non performing loan (NPL) atau kredit bermasalah di beberapa sektor juga menyebabkan banyak perbankan yang sengaja menahan laju kredit.

“Mereka khawatir ketika ada resesi, NPL makin naik,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan BI yang telah menurunkan Suku Bunga Acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak empat kali sejak Juli hingga Oktober 2019 dari 6 persen menjadi 5 persen baru akan diikuti secara maksimal oleh pihak perbankan pada empat sampai lima bulan ke depan.

“Itu tergantung likuiditas, tapi diproyeksi bisa 4-5 bulan ke depan baru diikuti penurunan bunga kredit,” katanya.

Bhima menilai peluang Bank Indonesia untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya sangat kecil. Namun, hal tersebut dapat dilakukan jika Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) memangkas lagi Suku Bunga Acuan Fed Fund Rate.

“Sepertinya sulit kecuali Fed pangkas lagi 25 bps,” ujarnya.

Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan Suku Bunga Acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar lima persen dalam Rapat Dewan Gubernur periode November 2019 setelah penurunan empat kali beruntun selama Juli-Oktober 2019 sebesar total 100 basis poin.[]

baca juga:

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Pemain Timnas U-16 Mulai Gelar Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Image

Iptek

Gandeng AWS, Hankook Tire Manfaatkan AI dan Big Data

Image

News

Tolak Industri Susu, 3 Wanita Bertelanjang Dada dalam Kampanye Capres AS Bernie Sanders

Image

Olahraga

Laureus World Sports Awards 2020

Messi dan Hamilton Sabet Penghargaan Olahragawan Terbaik Dunia

Image

Hiburan

Dedy Susanto Klarifikasi Terkait Tuduhan Goda Vanessa Angel

Image

Ekonomi

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Saham-saham Ini Dinilai Akan Cuan

Image

Ekonomi

Pasca 'Nyindir', Erick Minta Telkom Berburu Model Bisnis Tak Hanya Andalkan Infrastruktur

Image

Hiburan

Tayang di Bioskop Trans TV, 5 Fakta Double Jeopardy yang Puncaki Box Office Selama 3 Pekan

Image

News

Satpolairud Polres Bintan Gagalkan Pengiriman 39 TKI ke Malaysia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

4 Kunci Sukses Ala Bos Disney hingga Film-filmnya Bisa Rajai Box Office AS

CEO Disney Robert A 'Bob' Iger telah berhasil membawa Disney tumbuh dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$200 miliar.

Image
Ekonomi

Dongkrak Lapangan Pekerjaan, Ini Syarat untuk Dapatkan Kartu Pra Kerja

Kartu Pra Kerja ini nantinya akan diluncurkan bulan April 2020 mendatang.

Image
Ekonomi

Konsumennya Didominasi Pelaut, Ini 5 Fakta Menarik Merek Kopi Kapal Api

Tahun 1927, tiga orang bersaudara membangun pabrik kopi dengan nama pabrik Hap Hoo Tjan dengan alamat Panggung gang 9 No. 12 Surabaya.

Image
Ekonomi

Siap-siap, Kartu Pra Kerja Akan Dirilis April 2020 Mendatang

Kawasan metropolitan dipilih lantaran jumlah pengangguran di wilayah ini tergolong cukup tinggi.

Image
Ekonomi

Sekitar 3.000 SPBU Pertamina Sudah Terapkan Digitalisasi

Digitalisasi juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan penyaluran BBM.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Berikan Insentif Pajak kepada Industri Netral Karbon

BGKF meminta pemerintah memberikan insentif pajak untuk perusahaan atau industri yang sudah menjadi netral karbon.

Image
Ekonomi

Alasan BUMN Minta Pertamina Bangun Kilang Senilai Rp800 Triliun

Saat ini Pertamina sedang membangun kilang minyak senilai 58 miliar dolar AS.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Ingin Ada Inovasi Pengawasan Kelautan dan Perikanan

Pokmaswas adalah contoh pendekatan yang baik dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga laut.

Image
Ekonomi

IHSG Lesu Lagi Terserang Virus Corona

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Selasa (18/2/2020) melanjutkan pelemahannya.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Memproses Anak Buah Baru, Tugasnya Urus SDM di BUMN

Posisi SDM cukup vital dalam upaya membenahi BUMN ke depan.

terpopuler

  1. Kisah Ketika Mbah Maimoen Zubair Rembang dapat Melipat Waktu

  2. Hanya Seorang Diri Bermodalkan Borgol, Brigadir Kepala Asep Somantri Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor

  3. Arcandra Tahar: Cadangan Minyak RI Hanya Tersisa 0,2 Persen

  4. Bikin Melongo Kagum, Pria ini Bikin Tiruan Motor dari Sedotan!

  5. Hendrawan: Di Indonesia, Perak Olimpiade Dianggap Gagal

  6. Rayakan Kebebasan, Kisah Perempuan Arab Saudi Merokok di Depan Publik

  7. Menkopolhukam Sebut Dokumen dari Veronica Koman Cuma Daftar Nama yang Tak Jelas

  8. Pramono Anung: Jujur Ya, Anak Saya Tak Pernah Daftar Maju Calon Bupati, Tetapi Partai Memintanya

  9. Mahfud Sebut UU Tak Bisa Diganti dengan PP, HNW: Jika Benar Salah Ketik, Maka itu Kesalahan Fatal

  10. Sambangi Pengadilan Agama, Raul Lemos Akan Gugat Cerai Krisdayanti?

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian

Image
News

Korea Hingga Kanada, 10 Potret Hangat Sekretaris Kabinet Pramono Anung Jamu Dubes dari Negara Sahabat