Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Target Produksi Beras Turun, Pengamat: Pemerintah Harus Konsisten Cegah Alih Fungsi Lahan

Wayan Adhi Mahardika

Target Produksi Beras Turun, Pengamat: Pemerintah Harus Konsisten Cegah Alih Fungsi Lahan

Ilustrasi penanaman padi yang menghasilkan beras organik. | gorontaloprov.go.id

AKURAT.CO Kementerian Pertanian menurunkan target produksi beras pada tahun 2020 menjadi 59,15 juta ton dari target tahun ini 82,08 juta ton.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania mengatakan penurunan jumlah dari 82,08 juta padi yang setara dengan 48 juta ton beras menjadi 59,15 padi yang setara dengan 35 juta ton beras tentu sudah mempertimbangkan berbagai faktor di lapangan yang memengaruhi pencapaian target tersebut, seperti ancaman alih fungsi lahan sawah dan ancaman kekeringan yang menyebabkan gagal panen.

Ia mengatakan, pemerintah perlu konsisten mencegah adanya alih fungsi lahan pertanian. Untuk memanfaatkan lahan yang ada, upaya-upaya untuk meningkatkan produktivitas lahan perlu terus dilakukan.

baca juga:

Salah satu yang harus diperhatikan adalah tersedianya sistem irigasi yang dapat diakses dan memiliki sumber air bersih yang berkelanjutan. Selain akses terhadap sistem irigasi, penggunaan pupuk yang tepat juga sangat memengaruhi produktivitas lahan pertanian.

“Penggunaan pupuk dapat memacu hasil produktivitas lebih tinggi karena pupuk memberikan nutrisi tambahan terhadap tanah dan tanaman yang ditanam. Perlu diingat agar hasil maksimal, maka perlu menggunakan pupuk yang berkualitas tinggi. Hal ini ditambah lagi dengan penggunaan dosis yang tepat sesuai dengan kebutuhan dari tanah tersebut,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Selain itu, pemerintah bisa menggunakan padi hibrida sebagai alternatif peningkatan produktivitas beras nasional. Produktivitas padi hibrida memiliki potensi besar untuk ditingkatkan.

Berdasarkan hasil penelitian CIPS, padi hibrida memiliki produktivitas musiman rata-rata 7 ton/ha, lebih tinggi kalau dibandingkan dengan produktivitas padi inbrida yang hanya mencapai 5,15 ton/ha. Namun, luas tanam padi hibrida hanya kurang dari satu persen dari total luas tanam padi di Indonesia dan telah mengalami stagnasi selama beberapa tahun.

Galuh menambahkan, kalau luas tanam padi hibrida di Indonesia diharapkan bisa seperti di China (51 persen dari total luas tanam padi) dan Pakistan (25-30 persen dari total luas tanam padi), penting bagi sektor swasta untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengembangkan dan mengkomersilkan varietas benih yang tepat. Untuk saat ini, impor masih tetap penting, bukan hanya untuk menyediakan benih dalam jumlah cukup, tetapi juga

untuk menguji apakah varietas padi hibrida tertentu sesuai dengan kondisi lokal di Indonesia. Begitu ada kapasitas yang cukup untuk mengembangkan varietas-varietas ini di Indonesia, ketergantungan pada impor akan berkurang secara berangsur-angsur.

Untuk memaksimalkan potensinya, pemerintah perlu memasukkan padi hibrida ke dalam prioritas perencanaan pembangunan pertanian. Padi hibrida memang belum dimasukkan ke dalam program utama yang terkait dengan perencanaan pembangunan pertanian dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional/RPJMN.

"Alasan untuk kurangnya prioritas ini mungkin adalah karena statistik kuantitas produksi beras nasional di Indonesia telah lama dibesar-besarkan. Baru belakangan data ini dikoreksi menggunakan metode Kerangka Sampel Area,” tandasnya.

Indonesia adalah salah satu konsumen beras terbanyak di dunia, dengan perkiraan tingkat konsumsi 97,6 kg per kapita per tahun pada tahun 2017. Dengan jumlah penduduk yang besar (264 juta jiwa pada tahun 2018) dan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 1,27 persen per tahun (2018), Indonesia harus menyediakan cukup banyak beras untuk memastikan ketahanan pangan di masa depan.

Jumlah total beras yang dikonsumsi oleh orang Indonesia terus meningkat dan diproyeksikan akan meningkat 1,5 persen setiap tahunnya menjadi 99,08 kg per kapita per tahun pada tahun 2025. Jumlah ini diperkirakan akan kembali meningkat sebesar 2 persen per tahun menjadi 99,55 kg per kapita pada tahun 2045. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Hiburan

Bikin Ari Lasso Melongo! 5 Fakta Kisah Cinta Rossa, Akrab dengan Mantan Suami

Image

Hiburan

Ngaku Punya 4 Pacar, Rossa: Hidup Harus Pakai Plan

Image

Hiburan

11 Tahun Berpisah, Rossa Tetap Jalin Hubungan Baik dengan Mantan Suami

Image

Ekonomi

Peneliti: Pemerintah Sebaiknya Fokus Awasi Penjualan Minol Secara Online

Image

Ekonomi

Peneliti Beberkan Manfaat Kerja Sama RCEP Untuk Indonesia

Image

Ekonomi

Korporasi Petani Basis Koperasi Dibidik Beroperasi Maret 2021, Segini Investasinya!

Image

Ekonomi

Sulsel Alami Penurunan Produksi Padi Selama 2020

Image

Ekonomi

Legislator Ini Ingin Pemerintah Berikan Subsidi ke Petani Padi Inpari

Image

Ekonomi

Mentan Sarankan Masyarakat Konsumsi Karbohidrat Selain Nasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dukung Ketahanan Pangan, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

PGN sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero), melaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) di PT Pupuk Kujang Cikampek

Image
Ekonomi

Harmonisasi Pembangunan Kilang, Pertamina Salurkan Program Bina Lingkungan di Tuban

Pertamina melalui subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, menyalurkan bantuan program bina lingkungan

Image
Ekonomi

5 Perusahaan Ini Alami Kerugian Tahunan Terbesar Sepanjang Masa, Ada yang Tembus Rp1,9 Kuadriliun!

Sejumlah perusahaan mengalami kerugian dengan nilai fantastis

Image
Ekonomi

Koperasi Bisa Jadi Pilihan Rasional Kegiatan Usaha Masyarakat

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki ingin mendorong koperasi sebagai pilihan rasional bagi kegiatan berusaha masyarakat

Image
Ekonomi

DPR Minta PTPN Optimalkan Klasterisasi Guna Perbaiki Kinerja

Anggota Komisi VI DPR RI menginginkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dapat mengoptimalkan klasterisasi berdasarkan komoditas tertentu

Image
Ekonomi

Indonesia Ogah Beli Vaksin Pfizer dan Moderna AS

Vaksin Moderna membutuhkan suhu -20 derajat celcius dalam rantai distribusinya

Image
Ekonomi

LPS Ingin Penurunan Suku Bunga Kredit Perbankan Mengekor Penurunan Bunga Pinjaman

Didik Madiyono berharap penurunan tingkat bunga penjaminan dapat diikuti penurunan suku bunga kredit perbankan

Image
Ekonomi

Kemenkeu Serap Dana Hasil Penjualan Sukuk Wakaf Ritel Sentuh Rp14,91 Miliar

Kemenkeu menetapkan hasil penjualan sukuk wakaf ritel atau Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR001 sebesar Rp14,91 miliar

Image
Ekonomi

Kecil Peluangnya Bank Gagal Berdampak Sistemik Karena Pandemi

Dari sisi nasabah perbankan, LPS tidak melihat adanya pergerakan luar biasa dan mengalami kepanikan

Image
Ekonomi

Tren Penurunan Bunga Simpanan, LPS Pangkas Bunga Penjaminan 50 Basis Poin

LPS memangkas tingkat bunga penjaminan sebesar 50 basis poin untuk simpanan rupiah

terpopuler

  1. Viral Penjual Kebab Masak Sambil Pamer Otot, Warganet: Kuah Langsung dari Sumbernya

  2. Pengamat Sarankan Jokowi Fokus Urus Negara Saja, Biar Nikita Mirzani Urus Rizieq Shihab

  3. Enak, Tapi Apa Untungnya Nonton Film Porno?

  4. 7 Pesona Suwatu By MilandBay, Wisata Rasa Bali yang Lagi Hits di Jogja

  5. Ratusan Karangan Bunga untuk Mayjen Dudung, Fadli Zon: Mending Uangnya Buat Mereka yang Membutuhkan

  6. 5 Fakta Surya Paloh Positif Virus Corona, Tak Alami Gejala hingga Sempat Dikabarkan DBD

  7. 7 Potret Bahagia Arya Saloka Bersama Keluarga, Harmonis Abis!

  8. Wanita dengan Nafsu Tinggi, Ini Dia Ciri Fisiknya

  9. Jessica Iskandar Menangis Bahagia Dapat Surat Cinta dari El Barack

  10. Dugaan Pidana Cagub Sumbar Mulyadi Dilimpahkan ke Bareskrim Polri

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Image
UJANG KOMARUDIN

Polemik UU Omnibus Law Cipta Kerja

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
Ekonomi

5 Fakta Menarik Supriyanto, Mantan HRD Bergelar Master yang Jadi Tukang Balon

Image
News

5 Fakta Aris Kukuh Prasetyo, Turunkan Jumlah Anak Putus Sekolah hingga Raih Nominasi Internasional

Image
News

7 Potret Seru Sandiaga Uno dan Istri di Mesir, Kunjungi Piramida hingga Naik Balon Udara