image
Login / Sign Up

Pembangunan Berkelanjutan Dunia Mampu Sentuh 10 Persen, Jika...

Anggi Dwifiani

Image

Gedung bertingkat saat senja di kawasan kota Jakarta, Jumat (4/1/2019). Kebijakan Pemerintah untuk menjaga sentimen pasar di sepanjang 2018, terutama pasca-Hari Raya dan pengaruh ekonomi global berdampak positif. Hal ini membuat pasar properti 2019 diprediksi stabil meski ada Pemilihan Presiden 2019 di semester pertama 2019. Harga dan suplai properti, terutama pada sektor residensial, diperkirakan meningkat pada 2019. Permintaan pasar akan tetap stabil, permintaan untuk properti kelas menengah atas akan meningkat. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Tim Independent Global Scientist (IGS) menyatakan bahwa hingga saat ini pencapaian target dari program tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) baru mencapai 5 persen.

Tim IGS tersebut berisi wakil dari 15 negara yang dipilih oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berdasarkan usulan dari negara anggota untuk melihat seberapa jauh pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dalam mendekati poin-poin sasarannya.

“Laporan ini menyatakan bahwa ternyata kalau kita melakukan pencapaian SDGs dengan cara seperti ini kita hanya mencapai 5 persen dari target goal yang ada,” kata Co Chair Independent Group of Scientist Endah Murniningtyas di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa.

Tim IGS mengeluarkan laporan bertajuk Global Sustainable Development Report 2019 yang diterbitkan oleh PBB di bawah Departemen Kebijakan Sosial dan Ekonomi dengan judul The Future is Now: Science for Achieving Sustainable Development.

baca juga:

Endah menuturkan laporan tersebut berisi sejumlah temuan untuk mencapai target SDGs dan jika ingin mencapai 10 persen dari target tujuan diperlukan adanya cara baru seperti menyeimbangkan satu target dengan lainnya.

Ia mengatakan dengan cara lama yang hanya fokus mencapai per satu target ternyata target berikutnya merupakan dampak negatif dari pencapaian target sebelumnya sehingga perlu adanya kolaborasi antar target.

“Harus ada perubahan sistemik tadi itu karena apa yang dilakukan di satu sisi akan berpengaruh ke hal lain. Ini yang tidak bisa dilihat hanya goal by goal jadi harus dilihat berdasarkan sistem," ujarnya.

Endah menyebutkan aspek yang paling banyak terdampak adalah tentang masalah lingkungan baik hunian maupun diversity atau keanekaragaman hayati.

“Kalau kita begitu saja apa yang akan membahayakan itu adalah masalah lingkungan, bukan hanya hunian tapi juga termasuk biodiversity,” katanya.

Ia mencontohkan, ketika berhasil dalam menciptakan suatu pertumbuhan ekonomi yang tinggi ternyata di sisi lain emisi karbon juga tinggi, banyak kebakaran hutan, serta banjir yang menimpa masyarakat luas.

Padahal, menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan nyaman juga merupakan tujuan dari pembangunan berkelanjutan yang menjamin kesehatan warga dan mengurangi dampak dari pemanasan global. Menurutnya, perlu ada transformasi di bidang pengembangan energi yang ramah lingkungan sehingga ketika ingin mengejar pengembangan energi tidak berdampak buruk terhadap keanekaragaman hayati dalam suatu kawasan tersebut.

Selain itu, Endah mengatakan semua negara di dunia juga harus bertransformasi dan mengevaluasi enam pengungkit dalam pelaksanaan program SDGs.

Pertama, dari sisi pemerintahan yang perlu merumuskan dan mengimplementasikan peraturan sejalan untuk pembangunan berkelanjutan atau sustainable development. Kedua, dari sisi insentif sebagai pengungkit yang perlu ada kajian terkait peran dari insentif pembiayaan atau pricing dalam mendorong SDGs.

“Misalnya apakah sasaran subsidi masih diberikan ke energi tak bersih, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Ketiga, sisi pendidikan yaitu sistemnya yang perlu tepat sasaran dalam merumuskan dan berkontribusi untuk pembangunan berkelanjutan. Keempat, partisipasi bersama segenap elemen masyarakat atau collective action sebab dibutuhkan konsolidasi untuk menambah jumlah partisipasi dan keterlibatan masyarakat agar mampu mempercepat tercapainya target SDGs.

Kelima, ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai daya ungkit perlu dioptimalkan sesuai dengan ciri khas setiap negara. Keenam, ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak bisa berubah secara masing-masing sebab dua sektor ini harus berubah dan melibatkan ilmu sosial dalam mengukur dampak sosial yang ditargetkan.

"Jadi tidak bisa berdiri sendiri dan melupakan sosialnya, dan mengabaikan dampak lingkungan," katanya.

Tak hanya itu, Endah juga menyebutkan tentang tiga unsur yakni sains, ekonomi, dan sosial yang harus diperhatikan dan ditransmisikan ke dalam sistem.

“Ini adalah tugas scientist harus berubah membahasakan hal kompleks ini kepada policy maker,” ujarnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Tanah Longsor di Rohul Riau, Tim SAR Temukan Dua Korban Meninggal Dunia

Image

Video

VIDEO Pameran Global Source Electronics Hadir di Indonesia

Image

Hiburan

Bikin Fans Histeris, 5 Fakta Menarik Pussycat Dolls

Image

Ekonomi

Ketidakpastian Global Bikin Bisnis Kamu Lesu? Simak Tips Menyehatkannya Kembali

Image

Olahraga

Piala Dunia Antar Klub 2019

Hadapi Piala Dunia Antar Klub, Liverpool Turunkan Kekuatan Penuh

Image

Ekonomi

Ancaman Resesi Ekonomi Global Kian Nyata, Bagaimana Nasib UMKM?

Image

News

FOTO Serba Putih, Begini Suasana Pemakaman Ciputra di Jonggol

Image

Ekonomi

Mark Zuckerberg hingga Elon Musk, 7 Zodiak Ini Paling Banyak Cetak Biliuner Dunia

Image

Olahraga

WAG's

5 WAG's Atlet Dunia dengan Pendapatan Tertinggi di Instagram, Ada yang per-Unggahan Rp2,3 Miliar!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dewan Komisaris Garuda Bakal Tunjuk Plt Direksi Secepatnya

Dalam RUPSLB juga akan dilakukan pemberhentian permanen seluruh direksi yang terlibat, termasuk Ari Askhara.

Image
Ekonomi

BPJAMSOSTEK Pastikan Seluruh Tenaga Kerja Milenial Terlindungi dengan Cara Unik

Milenials sebagai pekerja akan mendominasi berbagai perusahaan di segala lini.

Image
Ekonomi

Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Makin Mudah, Simak Langkahnya!

BPJS Ketenagakerjaan kian meningkatkan kualitas layanan seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi masa kini.

Image
Ekonomi

Viral! Beredar Video Ari Askhara Tak Mau Mundur dari Dirut Garuda

Video berdurasi 45 detik itu diunggah di media sosial twitter oleh pemilik akun @kurawa.

Image
Ekonomi

Zodiak Ini Tak Gampang Tergiur Belanja, Meski Banyak Diskon Bertebaran!

Pasalnya ada juga loh, orang yang tidak sama sekali tertarik belanja meskipun sudah dirayu dengan tebaran diskon gede-gedean.

Image
Ekonomi

Garuda Indonesia Buka Suara Soal Mobil Ferrari Dalam Pesawat

Mobil tersebut juga telah melalui prosedur kepabeanan resmi.

Image
Ekonomi

Bukan Amerika, Ekonomi Terbesar Dunia 2030 Dipegang Oleh China

Produk domestik bruto (GDP) China akan mencapai USD26 triliun pada tahun 2030.

Image
Ekonomi

Baru Terjun Berbisnis? Hal Ini Harus Dijauhi!

Memulai bisnis hingga memberikan laba yang besar bukanlah yang mudah.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Pecat Semua Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley dan Brompton!

Terdapat empat direktur Garuda Indonesia yang ada di pesawat berisikan Harley Davidson.

Image
Ekonomi

Zodiak Ini Paling Boros Pakai Gajinya, Ada Zodiakmu?

Tidak semua orang memiliki kemampuan manajemen uang yang baik alias mereka suka boros ketika dapat uang berlebih.

trending topics

terpopuler

  1. Peselancar Filipina Tinggalkan Pertandingan Demi Selamatkan Peselancar Indonesia

  2. Demokrat Tantang Erick Thohir Larang Direksi dan Komisaris BUMN Main Moge dan Harley

  3. 20 Ribu Ton Beras Bulog Hendak Dimusnahkan, Tengku Zulkarnain: Mana yang Kemarin Ributin Lem Aibon?

  4. Soal Dirut Garuda, Pengamat: Jangan Sampai untuk Menyingkirkan dan Diganti dengan Kroni Menteri

  5. Menikah Lagi, 8 Momen Bahagia Pernikahan Kedua Ade Jigo

  6. Dea Salsabila Sumbang Emas Ketiga, Indonesia Kini Raih 44 Emas

  7. Gerindra Sarankan Kasus Habib Jafar Shodiq Diselesaikan secara Kekeluargaan

  8. Bentrokan Dua Ormas Islam di Solo, PCNU: Kami Sudah Imbau Jangan Lewat Sini Setelah Aksi

  9. Pendapatan Capai Rp79 T, Ini 5 Fakta Menarik Perusahaan Harley Davidson

  10. Penunjukan Irjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kabareskrim Dapat Dukungan Komisi III

fokus

Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Stop kekerasan

kolom

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Image
Ujang Komarudin

Ujian Besar Partai Golkar

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Selundupkan Harley Davidson, 5 Fakta Eks Dirut Garuda Ari Askhara yang Dipecat Erick Thohir

Image
News

Cantik dan Modis, 10 Gaya Istri Airlangga Hartarto Memakai Kebaya

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Hangat Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Keluarga