image
Login / Sign Up

Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Kalimantan Aman

Wayan Adhi Mahardika

Image

Truk pengangkut mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di terminal BBM Plumpang, Jakarta, Selasa (28/5/2019). Kementerian Energi dan Sumber DAya Mineral (ESDM) menjamin penyelauran Bhan Bakar Minyak (BBM) selama masa Ramadan dan Idul Fitri berjalan dengan banik. Terminal BBM Plumpang, lanjut Arcandra, rata-rata harian penyaluran untuk konsumen SPBU pada saat hari normal mencapai 15.361 kilo liter (KL). Pada masa mudik yang diperlukan mencapai 13.572 kilo liter dengan puncak penyaluran (H-6) diperkirankan mencapai 20.378 kilo liter. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Tahun 2019 akan berakhir 45 hari lagi,  Pertamina memastikan BBM di Kalimantan khususnya produk BBM subsidi yaitu Solar dan Premium serta LPG 3 kg dalam keadaan aman dan cukup.

GM Pertamina MOR VI Boy Frans Justus Lapian menyatakan bahwa kuota BBM dan LPG Subsidi tahun 2019 yang ditetapkan Pemerintah untuk wilayah Kalimantan masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, BBM dan LPG subsidi di Kalimantan dalam kondisi aman.Sisa kuota akan kami salurkan sebaik-baiknya agar tepat sasaran dan cukup hingga akhir tahun" jelas Boy.

baca juga:

Untuk memastikan BBM dan LPG subsidi terdistribusi sesuai ketentuan, Pertamina terus melakukan pengawasan ke lembaga penyalur seperti mewajibkan SPBU memasang CCTV, sidak berkala dan monitor penjualan BBM di SPBU. Untuk LPG 3 kg, Pertamina juga melakukan monitoring rutin, sidak dan pemantauan penjulan Agen dan pangkalan yang sudah terintegrasi ke dalam sistem.

Selain itu, Pertamina juga terus melakukan koordinasi dengan aparat jika ada penyimpangan BBM dan LPG Subsidi di lembaga penyalur.

"BBM dan LPG subsidi merupakan produk yang rawan diselewengkan sehingga pengawasan di lembaga penyalur senantiasa kami perketat untuk mengantisipasi kecurangan yang mungkin terjadi, antara lain pengetap dan tanki modifikasi di SPBU maupun penyimpangan di LPG 3 kg di agen dan pangkalan. Jika lembaga penyalur terbukti bersalah, kami akan beri sanksi" tegas Boy.

Pertamina menyadari bahwa pengawasan BBM dan LPG Subsidi tidak bisa dilakukan sendiri, untuk itu Pertamina menyediakan akses call center di nomor 135 yang memungkinkan masyarakat dapat menginformasikan segala hal terkait pelayanan maupun indikasi penyimpangan di lembaga penyalur.

"Masyarakat kami himbau dapat ikut serta mengawasi BBM dan LPG subsidi. Jika ada indikasi kecurangan di SPBU maupun Agen dan Pangkalan LPG, jangan segan menginformasikan ke call center Pertamina di nomor 135. Untuk hal-hal yang masih di dalam kewenangan Pertamina terkait pelayanan dan penertiban administrasi akan segera kami tindaklanjuti. Namun jika ada hal hal yang menjadi ranah hukum tentu akan kami koordinasikan ke aparat" papar Boy.

Pada kesempatan yang sama, Manager Region Communication, Relation and CSR Pertamina Kalimantan menyampaikan Solar Subsidi Kalimantan ditetapkan Pemerintah sebesar 906.925 kiloliter dan konsumsi sampai dengan bulan Oktober terealisasi 752.522 kiloliter.  Sedangkan untuk Premium, kuota Kalimantan dipatok Pemerintah sebesar 1.134.213 kiloliter, realisasi hingga Oktober mencapai 987.444 kiloliter. 

Untuk produk LPG 3 kg kuota tahun 2019 sebesar 374.824 Metrik Ton dengan realisasi sampai dengan Oktober mencapai 307.392 Metrik ton.

Selain memastikan BBM dan LPG Subsidi cukup, Pertamina juga memastikan BBM non subsidi selalu tersedia di SPBU. Baik untuk BBM Non Subsidi jenis  gasoline ( Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) maupun BBM non subsidi jenis gasoil ( Dexlite dan Pertamina Dex) serta LPG Non subsidi baik kemasan 5,5 kg maupun 12 kg.

"Stock BBM dan LPG Non subsidi juga dalam kondisi aman dan karena bukan barang subsidi maka berapapun kebutuhan masyarakat dapat kami penuhi" pungkas Heppy.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Pertamina Berencana Akuisisi Lapangan Migas Abu Dhabi

Image

Ekonomi

Setor Dividen Terbanyak, Pertamina Jadi Kasir Terbesar BUMN

Image

Ekonomi

Sinergi BUMN, Pertamina Pasok Energi ke BUMN Karya

Image

Ekonomi

Pertamina Butuh Tambahan FAME 72 Ribu Kiloliter Untuk B30

Image

Ekonomi

Siap-siap Bank Dunia Ramal Inflasi Indonesia Bakal Melonjak Tahun Depan

Image

News

Harapan Ahok di Ulang Tahun Pertamina Ke-62

Image

News

KPK Periksa Petinggi Pertamina terkait Suap Bidang Pelayaran

Image

Ekonomi

Kementerian BUMN Sebut Launching B30 Akhir Desember Ini

Image

Ekonomi

Misbakhun: BPS Lebih Berharga dari Pertamina dan SKK Migas

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pelaku Harap Industri Fintech Lending Makin Sehat di Tengah Gempuran Pemain Ilegal

Fintech lending ilegal dan bermasalah yang jumlahnya semakin banyak tampaknya memang membuat stigma negatif.

Image
Ekonomi

Agar Tidak Boros, Ini Cara Bijak Memakai Uang Bonus Tahunan

Sejumlah perusahaan memberikan gaji tambahan di akhir tahun. Gaji akhir tahun ini bisa disebut rezeki nomplok.

Image
Ekonomi

Perhatian! Jelang Nataru, Tarif Tol Jagorawi Dipastikan Naik

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, tarif tol Jagorawi dipastikan naik.

Image
Ekonomi

Skenario Terburuk, DDTC Proyeksi Penerimaan Pajak Kurang Rp259 Triliun

Dalam skenario terburuk, DDTC Fiscal Research memprediksi penerimaan hanya akan mencapai 83,5 persen dari target.

Image
Ekonomi

Bahlil Klaim Selesaikan Rp128 Triliun Investasi Terhambat

Sebanyak Rp700 triliun investasi antre masuk ke Indonesia, namun masih terkendala berbagai masalah domestik.

Image
Ekonomi

KLHK Minta Instansi Pemerintah Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Dari penelitian ditemukan bahwa styrofoam lebih dominan dari jenis sampah lain.

Image
Ekonomi

Penerimaan Pajak Baru 72 Persen, Menkeu Pede Defisit APBN Tidak Melebihi 2,2 Persen

Sri Mulyani Indrawati optimistis defisit APBN 2019 tidak akan melebar dari proyeksi awal yaitu 2,2 persen.

Image
Ekonomi

TechXchange, Upaya Finmas Menggali Potensi Pasar Fintech Lending

Pesatnya perkembangan industri teknologi finansial tidak lepas dari potensi pasar dalam negri yang sangat besar.

Image
Ekonomi

BUMN Pastikan Archandra Tahar Jadi Petinggi PGN, Komisaris atau Direksi?

masih ada nama-nama mantan menteri dan wakil menteri yang akan menjadi petinggi BUMN.

Image
Ekonomi

Gaya Stafsus Jokowi Dongkrak Keahlian UMKM Kaum Muda Hingga Emak-emak

Saat ini rencana upskilling itu masih dalam proses planning program.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Dua Anak Kecil Penjual Kue Berteduh di Halaman Rumah Orang, Budiman: Mereka Mimpi Burukku Malam Ini

  2. Transformasi Marcus Rashford yang Bikin Terkejut, Dulu Kurus dan Sering Sakit sekarang Berotot

  3. 5 Potret Terkini Mantan Bintang Inter Adriano, Foto Telanjang Dada Pamer Piala

  4. Peluang Marcus/Kevin Ke Semi Final Di Ujung Tanduk

  5. OTT Bupati Bandung Barat, KPK Diminta Usut Pejabat lain yang Ikut Terlibat

  6. Dikunjungi PKS, Pendeta Henriette: Jujur, Kami Sempat Surprise

  7. Tunduk Di Babak Kedua, Marcus/Kevin Akui Lawan Lebih Baik

  8. Ganjar Sebut Jateng Siap Jadi Provinsi Pertama Terapkan Penghapusan UN

  9. Tak Lagi Satu Keyakinan, Sunan Kalijaga Tetap Bimbing Salmafina

  10. Dirut Dicopot, Garuda Beri Awak Kabin Fasilitas Penginapan untuk Penerbangan Jarak Jauh

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Sikap Abu-abu Partai Demokrat

Image
Achsanul Qosasi

Haruskah TVRI Kembali Mati Suri?

Image
Achmad Fachrudin

Revitalisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
Ekonomi

Kekayaan Capai Rp435 T! Ini 7 Fakta Menarik Bos Brand Uniqlo, Tadashi Yanai

Image
News

10 Potret Istri KSAU Yuyu Sutisna, Tampil Cantik dengan Hijabnya

Image
News

8 Gaya Santai Adian Napitupulu di Berbagai Kegiatan, Dinas hingga Bertemu Jokowi