Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pemerintah Didesak Lepaskan Ego Sektoral Guna Tingkatkan Perlindungan ABK

Siti Nurfaizah

Pemerintah Didesak Lepaskan Ego Sektoral Guna Tingkatkan Perlindungan ABK

Sejumlah nelayan meyandarkan kapal di Terminal Pelabuhan Perikanan Samudera Lampulo, Banda Aceh, Senin (30/7/2018). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh menyebutkan, untuk wilayah pantai barat Aceh hingga perairan Sabang ketinggian gelombang saat ini diperkirakan mencapai 1-4 meter dan mempengaruhi jumlah tangkapan ikan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Destructive Fishing Watch Indonesia mengingatkan berbagai kementerian melepas ego sektoral masing-masing untuk meningkatkan perlindungan WNI yang menjadi ABK atau awak kapal perikanan di luar negeri.

"Jika pemerintah saja masih sibuk berdebat dengan kewenangan yang tidak bisa dikompromikan, bagaimana kita berharap pelindungan bisa diberikan," kata Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch Indonesia, Abdi Suhufan di Jakarta, seperti diberitakan Antara, Minggu (17/11/2019).

Menurut dia, kerap terjadi silang pendapat antara Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perhubungan dan KKP, tanpa ada kata sepakat.

Puluhan kali rapat, FGD dan lokakarya telah digelar untuk membahas regulasi terkait perlindungan awak kapal perikanan, tetapi para pihak tetap bertahan pada posisinya.

"Mempertahankan kewenangan masing-masing lembaga yang seakan sangat absolut," ujarnya.

Ia menyatakan, pihaknya menemui beberapa kasus awak kapal yang bekerja di luar negeri, yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan tetapi karena sakit kemudian dipulangkan dan tidak mendapat pembayaran upah sebagaimana mestinya.

Abdi Suhufan mengingatkan bahwa UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran telah mengatur pelindungan awak kapal perikanan di luar negeri.

"Sayangnya, dua tahun setelah di undangkan, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Awak Kapal Perikanan sebagai turunan UU tersebut tak kunjung berhasil dirumuskan," ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Perhubungan diberitakan bersinergi dalam rangka meningkatkan perlindungan dan kompetensi dari awak kapal penangkapan ikan.

"Ini harus kita perhatikan, agar awak kapal penangkapan ikan bisa terhindar dari D3 (dirty, dangerous, difficult), diharapkan ke depannya menjadi C3 (clean, clear, competent)," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam acara Peluncuran Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Awak Kapal Penangkapan Ikan di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta, Rabu (2/10).

Menurut Luhut, peningkatan kompetensi serta sekaligus melindungi awak kapal penangkapan ikan merupakan hal yang penting guna menyelaraskan upaya pemerintah yang ingin membuat industri perikanan sebagai salah satu soko guru perekonomian nasional.

Luhut juga menegaskan berbagai pilar perlindungan perlu dilengkapi dengan penguatan regulasi, seperti diberlakukannya Perpres Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Standar Pelatihan, Sertifikasi dan Dinas Jaga bagi Awak Kapal Penangkapan Ikan.

"Seluruh K/L (Kementerian/Lembaga) agar bisa menindaklanjuti implementasi amanat konvensi ini," kata  Luhut.

Ia juga menegaskan agar tidak hanya seremonial saja, tetapi berbagai pihak terkait juga mengecek pelaksanaannya di lapangan.[]

baca juga:


Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Pengusaha: Sekarang Momen Terbaik Pacu Produk Perikanan ke Pasar Lebih Luas

Image

Gaya Hidup

Rehabilitasi Kawasan Mangrove, KKP Tambah Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Asahan

Image

Ekonomi

Menteri KKP Ingin Kelompok Budi Daya Ikan Diperbanyak

Image

Ekonomi

KKP Dorong Pengusaha Sektor Perikanan Gunakan E- service SKAT

Image

Ekonomi

KKP Genjot Pengusaha Sektor Perikanan Gunakan E-Service SKAT

Image

Ekonomi

KKP Sebut Aplikasi Sihandal Tingkatkan PNBP

Image

Ekonomi

Kirim Kapal Pengawas Perikanan, KKP Bantu Pencarian Korban Sriwijaya Air

Image

Ekonomi

Perintah KKP kepada BKIPM dalam Menjaga Kualitas Sektor Perikanan

Image

Ekonomi

Tingkatkan Subsektor Perikanan, KKP Bangun Sentra Budidaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemerintah Bidik Tambahan 4 Smelter Baru Terbangun di 2021

Kementerian ESDM membidik tambahan empat smelter baru terbangun di tahun ini.

Image
Ekonomi

Ini Penanganan Darurat PUPR pada Bencana Gempa Bumi di Sulbar dan Banjir di Kalsel

Kementerian PUPR turut membantu penanganan darurat bencana gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

Image
Ekonomi

Kerajinan Tangan Bakal Adu Balap di Sirkuit Mandalika

Sandiaga meminta hasil kerajinan tangan yang dihasilkan perajin di Desa Sukarara, Kabupaten Lombok Tengah, NTB menghiasi ajang MotoGP

Image
Ekonomi

500 Persen Lebihi Target, Pertamina EP Andalkan Sumur BNG-A1

Pertamina EP menambah produksi minyak 751 barel minyak per hari (BOPD).

Image
Ekonomi

Jokowi Yakin Vaksin COVID-19 Sebagai Game Changer

Presiden meminta semua pihak optimistis menjalani 2021 karena tahun ini akan menjadi titik balik

Image
Ekonomi

Cegah Kebangkrutan Masa PPMK, Peritel Desak Pemerintah Salurkan BLT ke Pekerja Mall!

Masa PSBB beberapa daerah dapat dijadikan momen untuk pemerintah salurkan subsidi BLT bagi pekerja ritel guna cegah kebangkrutan

Image
Ekonomi

OJK Ramal Kredit Perbankan Tumbuh 7,5 Persen di 2021

OJK menyatakan, kredit perbankan diperkirakan tumbuh kisaran 7,5 plus minus 1 persen (yoy) di tahun 2021.

Image
Ekonomi

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga dengan Baik di 2020

OJK: Stabilitas sektor jasa keuangan terjaga dengan baik di tahun 2020 di tengah tekanan ekonomi yang terjadi akibat pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi

Survei: Rapor Publikasi Kinerja OJK Raih Nilai 78/100

Riset Indonesia Indicator pada 2020, isu berat yang menimpa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah perkembangan isu kasus Asuransi Jiwasraya.

Image
Ekonomi

Pasca Gempa 6,2 SR, Begini Kondisi Terkini SPBU di Majene

Pertamina memastikan sarana dan fasilitas (sarfas) khususnya SPBU Pertamina di wilayah Majene dan sekitarnya dalam kondisi aman.

terpopuler

  1. Humor Lucu Gus Dur; Ketika Presiden Clinton Dibikin Ngakak

  2. 7 Potret Pernikahan Evan Marvino dan Uffridatun Nitami, Tanpa Pacaran

  3. Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri, Idham Azis: Saya Berharap Kita Semua Tetap Solid

  4. Tim Advokasi Laskar FPI Sebut Ketua Komnas HAM Mirip Jubir Pelanggar HAM

  5. Si Magnet Uang, 5 Zodiak Ini Paling Moncer Rezekinya

  6. Koruptor Rp17 Miliar, Rini Tidak Berkutik Saat Disergap Tim Tabur Kejaksaan

  7. Garuda Indonesia Batalkan Sejumlah Jadwal Karena Hanya Capai 15 Persen Penumpang

  8. DPR: Transaksi Keuangan Komjen Listyo Sigit Prabowo Masih Batas Wajar

  9. 5 Fakta Perseteruan Kartika Putri dengan Dokter Richard Lee, Makin Memanas!

  10. 5 Shalawat Terbaik yang Patut Diamalkan di Hari Jum’at

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Image
UJANG KOMARUDIN

Proyeksi Politik Tahun 2021

Wawancara

Image
Video

VIDEO Resesi, Cukuplah Sampai di Sini | N. Siklo

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ashanty Akui Kesal dengan Sikap Millen Cyrus | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Isi Hati Ashanty Jalani Peran Ibu Sambung dan Ibu Kandung | Akurat Talk (2/3)

Sosok

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf

Image
News

5 Potret Kenangan Syekh Ali Jaber Bersama Tokoh Politik Tanah Air

Image
Ekonomi

Mengenang Syekh Ali Jaber, Punya Kekayaan Melimpah dan Ahli Sedekah