Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Geger Kampung Kurma! OJK Beberkan Cara Hindari Modus Investasi Ilegal

Anggi Dwifiani

Geger Kampung Kurma! OJK Beberkan Cara Hindari Modus Investasi Ilegal

Suasana Kantor Kampoeng Kurma | AKURAT.CO/Rizky Dewantara

AKURAT.CO Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan tawaran investasi ilegal berkedok perkebunan atau penanaman pohon dan sejenisnya.

“Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan investasi perkebunan ilegal Kampung Kurma yang telah diumumkan pada 28 April 2019, karena diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Untuk itu kami mendorong agar korban segera membuat laporan kepada Kepolisian RI,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing, melalui siaran persnya, Sabtu (16/11/2019).

Tongam menjelaskan sebelum diumumkan pada 28 April, pengurus Kampung Kurma telah diundang dalam rapat Satgas Waspada Investasi, namun Kampung Kurma tidak hadir. Dalam rapat tersebut, diperoleh konfirmasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia bahwa Kampung Kurma tidak memiliki izin usaha untuk melakukan kegiatan investasi perkebunan. 

baca juga:

“Dalih Kampung Kurma bahwa mereka melakukan perdagangan tidak bisa dibenarkan, karena skema perdagangan hanya dapat dilakukan dengan cara cash and carry, bukan investasi. Satgas sudah mengajukan pemblokiran situsnya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Selain itu, Satgas juga telah melaporkan Kampung Kurma kepada Bareskrim Polri,” ucap Tongam.

Skema bisnis Kampung Kurma adalah menawarkan investasi unit lahan pohon kurma dengan skema 1 unit lahan seluas 400m2-500m2 ditanami 5 pohon kurma dan akan menghasilkan Rp175 juta per tahun. Selanjutnya, pohon kurma mulai berbuah pada usia 4-10 tahun dan akan terus berbuah hingga usia pohon 90-100 tahun.

Menurut Tongam, modus seperti itu tidak rasional karena menjanjikan imbal hasil tinggi dalam jangka waktu singkat, tidak ada transparansi terkait penggunaan dana yang ditanamkan. Selain itu, tidak ada jaminan pohon kurma yang ditanam tersebut benar tumbuh/ tidak mati/ tidak ditebang oleh orang lain.

Oleh karena itu, Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan penawaran investasi ilegal dengan modus penanaman pohon, perkebunan, dan sejenisnya karena hal tersebut masih sering terjadi. Dengan demikian, sebelum melakukan investasi masyarakat sudah sepatutnya diminta untuk memahami hal-hal sebagai berikut:

1. Memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

2. Memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

3. Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Kontak OJK 157 (WA 081157157157), email [email protected] atau [email protected].[]


Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Pergi Haji Usia Muda Bakal Mudah, Jika Kamu Lakukan Ini!

Image

Ekonomi

LPS Ungkap Ada 6 Bank yang Izinnya Dicabut OJK

Image

Ekonomi

Selesaikan Lima Proyek Infrastruktur Besar, PP Klaim Mampu Berdampak Bagi Ekonomi

Image

Gaya Hidup

Ramalan Zodiak tentang Keuangan Hari Kamis, 29 Oktober 2020: Cancer Belum Stabil!

Image

Ekonomi

Rangsang Roda Perekonomian, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Dana Untuk Konsumtif!

Image

Ekonomi

Bos Waskita Karya: SWF Dapat Percepat Divestasi Ruas Tol Perseroan

Image

Ekonomi

Sinyal Baik! OJK Sebut Penyerapan Kredit Perbankan Perlahan Tumbuh Positif

Image

Ekonomi

PBB: Aliran Investasi Asing Langsung Susut 50 Persen Gara-gara COVID-19

Image

Ekonomi

Satgas Waspada Investasi Gencarkan Patroli Siber Tindak Fintech Ilegal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

ISEF 2020 Cetak Transaksi Sentuh Rp5,03 Triliun

Festival Ekonomi Syariah Indonesia (ISEF) VII membukukan transaksi sementara sebesar Rp5,03 triliun

Image
Ekonomi

Libur Panjang, Penumpang Kereta Melonjak 57 Persen

KAI Daop 7, Madiun : jumlah penumpang kereta api naik 57 persen saat libur panjang akhir Oktober 2020 dibanding hari biasa.

Image
Ekonomi

PP Jamah Digitalisasi Terbaru di Sektor Konstruksi Tanah Air

PP implementasikan berbagai standar terbaru di industri konstruksi tanah air salh satunya Building Information Modeling atau BIM

Image
Ekonomi

Kementerian PUPR Klaim Padat Karya Tunai Kotaku Gaet 7.000 Tenaga Kerja

Kementerian PUPR mencatat program padat karya tunai Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) telah menyerap lebih dari 7.000 tenaga kerja

Image
Ekonomi

Pertamina Semringah Konsumsi Avtur Laris Melonjak 33 Persen

Pertamina ungkap pertumbuhan konsumsi Avtur, bahan bakar pesawat terbang, pada masa libur panjang ini meningkat sebesar 33 persen

Image
Ekonomi

Gabung Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, AP I Bidik Ini!

AP I dukung dan siap bergabung dengan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung

Image
Ekonomi

Mentan: Pandemi Bisa Jadikan Petani Pahlawan Pangan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan bahwa krisis kesehatan global COVID-19 menjadi sebuah refleksi untuk mendukung peran petan

Image
Ekonomi

Kemenhub Ajak Investor Kelola Terminal Anak Aia Padang

Kemenhub undang investor kelola Terminal Anak Aia Padang yang dijadwalkan rampung Desember 2020

Image
Ekonomi

Pandemi COVID-19 Paksa Peran CFO Alami Pergeseran

Menurut hasil survei terbaru dari Grant Thornton menunjukkan terjadinya perubahan signifikan di antara para CFO (Chief Financial Officer)

Image
Ekonomi

BPKN Desak Adanya Sinkronisasi Regulasi Untuk Lindungi Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan perlu segera melakukan sinkronisasi regulasi untuk memberikan perlindungan konsumen

terpopuler

  1. Syarif Hasan: Kartun yang Menistakan Nabi Muhammad Bukan Kebebasan Berekspresi

  2. Denny Siregar: Pahlawan Ekonomi Sekarang Itu yang Piknik!

  3. Untuk Bayi, Jangan Pakaikan Bedong Lagi

  4. Survei Populi Center: Mayoritas Warga Surabaya Ingin Penerus Risma Berlatar Belakang Birokrat

  5. Pertama Kali, Tentara Lesbian Ikut Pernikahan Massal Militer Taiwan

  6. Agar Kopimu Bisa Menyembuhkan Segala Penyakit, Baca ini

  7. MUI Minta Khatib Jumat Sampaikan Pesan Boikot Produk Perancis

  8. Kesempatan Langka! NASA Sajikan Penampakan Asteroid Senilai Rp148 Sekstiliun

  9. Novel Bamukmin: Presiden Perancis Telah Buat Kegaduhan di Dunia

  10. KRL Anjlok Selesai Dievakuasi, Sempat Terjadi Konflik Petugas dan Wartawan

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok