image
Login / Sign Up

Pengamat: Perlu Ada Regulasi Khusus Atur Tembakau Alternatif

Andi Syafriadi

Image

Liquid Rokok Elektrik (Vape) | Dokumentasi

AKURAT.CO Pakar farmasi Universitas Islam Indonesia, Arde Toga Nugraha mengingatkan pemerintah mengenai pentingnya regulasi khusus untuk mengatur produk tembakau alternatif.

Ia mendesak adanya pengaturan khusus, lantaran produk tersebut belum memiliki standarisasi yang dapat dijadikan acuan di Indonesia.

“Produk tembakau alternatif dapat mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan dari mengonsumsi rokok. Oleh karena itu, langkah yang paling tepat adalah dengan mengatur produk tersebut di Indonesia,” kata Arde dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, (15/11/2019).

baca juga:

Arde yang juga menjabat Ketua Indonesian Young Pharmacist Group (IYPG) melanjutkan bahwa regulasi khusus, yang berbeda dan tidak seketat dengan rokok. Untuk produk tembakau alternatif harus segera diterapkan karena diperlukan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.

Ia mencontohkan kasus yang sedang marak terjadi di Amerika Serikat (AS). Pasalnya di sana, salah satu produk tembakau alternatif yakni rokok elektrik, disalahgunakan dengan mencampurkan cairan Tetrahidrokanabinol (THC) berupa senyawa yang terdapat pada ganja di produk tersebut.

Dalam perkembangannya, ragam produk tembakau alternatif terus bermunculan. Selain rokok elektrik, terdapat produk tembakau yang dipanaskan (heated tobacco products).

Arde menjelaskan bahwa produk tersebut berbeda dengan rokok elektrik, dimana produk tersebut menggunakan tembakau asli yang dibentuk menyerupai batang rokok atau yang disebut sebagai batang tembakau. Kemudian, batang tembakau tersebut dipanaskan pada suhu maksimal 350 derajat Celcius, sehingga menghasilkan uap yang menghantarkan nikotin.

Sedangkan pada rokok elektrik, terdapat berbagai macam cairan di dalamnya, seperti nikotin. Baik yang berasal dari tembakau atau sumber lainnya, gliserin, propilen glikol, perasa, dan lainnya.

Cairan tersebut dipanaskan sehingga menghasilkan uap. Banyaknya ragam bahan yang ada pada rokok elektrik membuat produk ini rentan untuk disalahgunakan.

Sementara itu, pada jenis rokok lainnya seperti vape, Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantoni menginginkan masyarakat tidak mengkonsumsi vape demi kesehatan.

"Dari awal statementnya kita adalah melarang. Pelarangan bukan pembatasan, kita tuh ngmong pelarangan konsumsi vape atau rokok elektrik di Indonesia," kata Anung.

Dia menuturkan dari diskusi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan juga mengarah pada pelarangan vape.

"Kalau bicara rokok elektrik secara keseluruhan termasuk hasil diskusi dengan pak Menko PMK, posisi kita adalah melarang untuk hal itu kalau kemudian nanti BPOM yang punya otoritas untuk melakukan pelarangan sebuah produk tentu adalah yang baik," tegasnya.

Kementerian Kesehatan menyatakan pelarangan konsumsi untuk vape, namun untuk pelarangan distribusi dan produksi vape sendiri perlu diatur oleh lembaga terkait lainnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Hiburan

Gugah Gairah Pengguna Vape, Sheila On 7 Gelar Konser Intim

Image

News

Cukai Negara Meningkat, Pemerintah Diminta Mulai Beri Perhatian pada Industri Vape

Image

Ekonomi

Pendapatan dari Cukai Terancam Hilang Rp700 Miliar Jika Ada Pelarangan Rokok Elektrik

Image

Ekonomi

APVI: Kenaikan Cukai Vape Harus Melihat Perkembangan Industri

Image

Ekonomi

Susul Rokok, Pemerintah Bakal Naikkan Harga Jual Eceran Vape Tahun Depan

Image

Iptek

Apple Larang Aplikasi Terkait Vape dan Rokok Elektronik

Image

Ekonomi

Rokok Elektrik Lebih Baik Diatur, Bukan Dilarang

Image

Ekonomi

Pengamat: Rencana Pemerintah Naikkan Cukai Vape Keputusan Tepat

Image

Ekonomi

Konsistensi DJBC Berantas Vape Ilegal

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Produsen Elektronik Jepang Optimis Pertumbuhan Pasar di Indonesia

Saat ini Indonesia merupakan pemberi kontribusi penjualan ke-3 terbesar untuk televisi (tv) LED Sharp di dunia.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Geser Strategi ke Pendapatan Non Bunga dan Digitalisasi

Bank Mandiri akan menggeser strategi bisnisnya.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Suntik Startup Hingga Rp1 Triliun pada 2020

Bank Mandiri melalui anak usahanya, yakni Mandiri Capital Indonesia (MCI) berencana menyetor Rp1 triliun untuk modal startup.

Image
Ekonomi

Bamsoet: Stabilitas Politik Kunci Indonesia Tidak Terjerumus ke Jurang Resesi

Stabilitas politik nasional menjadi kunci indikator agar Indonesia tak terjerumus dalam jurang resesi.

Image
Ekonomi

Menteri PUPR Pastikan Tol Layang Jakarta-Cikampek Aman dan Siap Diresmikan Besok

Menteri PUPR memastikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) sepanjang 36,4 Km siap diresmikan dan untuk dibuka untuk umum.

Image
Ekonomi

Eksekusi Dana Tambahan FLPP, BTN Langsung Gelar Akad KPR Massal

BTN telah berhasil merealisasikan KPR dan Kredit Penyediaan Pembangunan Perumahan sebanyak 3,10 juta unit hunian.

Image
Ekonomi

Sinergi BUMN, Pertamina Pasok Energi ke BUMN Karya

Pertamina sinergi dengan BUMN Karya untuk teus perkuat keandalan pasokan distribusi energi ke seluruh pelosok negeri.

Image
Ekonomi

Dorong Tambahan Manfaat Peserta Jaminan, BPJAMSOSTEK Tingkatkan Kolaborasi dengan Airy

Kerja sama ini merupakan salah satu Manfaat Tambahan (Co-Marketing) yang bisa didapatkan oleh peserta BPJAMSOSTEK.

Image
Ekonomi

Pertamina Butuh Tambahan FAME 72 Ribu Kiloliter Untuk B30

Pertamina butuh tambahan FAME atau campuran untuk bahan biodesel B30 sebanyak 72 ribu kiloliter.

Image
Ekonomi

AAJI Klaim Likuiditas Asuransi Jiwa Aman di Tengah Perlambatan Ekonomi Global

AAJI mengatakan likuiditas industri asuransi jiwa masih terjaga meski pertumbuhan ekonomi global melambat.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Mesranya Rezky Aditya dan Citra Kirana Berangkat ke Italia Tuk Bulan Madu

  2. Ada yang Pernah Raih Medali Sea Games, 5 Artis Ini Ternyata Mantan Atlet Profesional

  3. Ayah Terseret Kasus Penyelundupan Harley di Garuda Indonesia, Ini Kata Devano Danendra

  4. Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

  5. Presiden Terima Laporan Temuan Baru, Faizal: Nah Kan, Jokowi dan Polri Serius Tuntaskan Kasus Novel

  6. Tak Punya Surat Resmi, Puluhan Moge di Bandung Disita Polisi

  7. Gagal Jadi Sarjana di Usia 9 Tahun, Laurent Simons si Jenius Asal Belgia Keluar dari Universitas

  8. Viral Video Anggota Banser Diintimidasi, PSI: Kebayangkan Negara yang Diidamkan Radikalis seperti Ini?

  9. Kurangi Beban Guru, Mendikbud Sederhanakan RPP Jadi Tiga Poin Saja

  10. Katanya, Banyak Pemain Berkelas Minta Gabung Persib Musim Depan

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image
Alfarisi Thalib

Paradoks Pemberantasan Korupsi

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

10 Potret KSAU Marsekal Yuyu Sutisna bersama Istri, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
Hiburan

7 Potret Menlu Retno Marsudi Setelah Diet Karbo, Makin Bugar dan Energik

Image
News

Lulusan MIT hingga Stanford, Ini 5 Fakta Menarik Rachmat Kaimuddin, Calon CEO Bukalapak