Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kembangkan Ekonomi Syariah, Indonesia Bakal Belajar dari Malaysia

Andi Syafriadi

Kembangkan Ekonomi Syariah, Indonesia Bakal Belajar dari Malaysia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati | Sopian

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim jika di era pemerintahannya saat ini pertumbuhan industri syariah bakal kian digenjot. Bahkan instrumen keuangan ini, diyakini akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional dan menjadi sumber kesejahteraan umat.

Bahkan dalam peresmian Masterplan Ekonomi Syariah (Meksi) 2019-2024 Jokowi pun meminta agar pengembangan ekonomi berbasis syariah ditangani secara lebih serius.

“Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu negara ekonomi terkuat ke-4 atau ke-5 di dunia pada 2045. Namun, untuk menuju ke sana, banyak persoalan dan tantangan yang harus dihadapi,” tuturnya.

baca juga:

Menjawab pernyataan yang dilontarkan Jokowi, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani menyebutkan akan belajar dari Malaysia untuk mengembangkan keuangan dan ekonomi syariah.

"Malaysia sebagai negara terdekat yang sudah berhasil menerapkan Ekonomi dan keuangan Syariah akan menjadi bahan pembelajaran bagi kita bagaimana mengembangkan dan menerapkan Ekonomi Syariah lebih dalam, kita akan belajar bagaimana fokus investasi dan instrumen sosial layaknya zakat dan wakaf di masyarakat," ujarnya dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival, Kamis (14/11/2019).

Sri Mulyani mengungkapkan pengelolaan zakat dan wakaf harus benar-benar ditingkatkan ditambah dengan adanya dukungan dari Bank Indonesia (BI), agar impact sektor keuangan syariah semakin besar dimanfaatkan lebih lanjut.

"Seperti yang kita lihat saat ini sektor keuangan syariah memang memiliki produk dan kebijakan yang terbatas dan Indonesia merupakan salah satu negara yang terlambat dalam mengembangkan ekonomi syariah," ucapnya.

Namun kendati terbilang sudah terlambat, tetapi instrumen syariah yang dimiliki oleh Malaysia dapat Indonesia pelajari lebih lanjut.

Seperti yang kita ketahui, Rabu (13/11) lalu, wakil Presiden Indonesia KH. Ma'ruf Amin menyatakan untuk dapat meningkatkan pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia, tidak bisa dilakukan dengan cara membenturkan dengan kemajuan ekonomi dan keuangan konvesional.

Sehingga, lanjut Ma'ruf antara ekonomi dan keuangan syariah dan konvesional harus dilakukan dengan bersama-sama.

"Perkembangan ekonomi syariah dan konvensional harus saling sinergi. Upaya pengembangan harus dilakukan secara sistematis dan bertahap," ujar Ma'ruf.

Dimana kegiatan ekonomi berbasis umat atau syariah di Indonesia masih tertinggal. Padahal, dengan keterlibatan umat yang lebih besar, menurutnya bisa meningkatkan kemampuan ekonomi kelompok masyarakat lapisan terbawah.

Mengacu kepada data yang dibeberkan Ma'ruf, banyak dari negara dengan penduduk mayoritas Islam lainnya kini sudah lebih maju seperti Mesir, dimana pangsa pasar keuangan syariahnya mencapai 9,5%, Pakistan 10,4% dan Malaysia 28,2%.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Pidato di HUT Golkar, Presiden: Pandemi Covid-19 Tak Hambat Reformasi Struktural

Image

Iptek

MG Motor Indonesia Gandeng Bank BCA-Mega untuk Pembiayaan

Image

Olahraga

Tim Nasional Indonesia U-16

Kapten Timnas U-16: Kami Harus Perbaiki Komunikasi

Image

Ekonomi

BPK Buka Suara Soal Pernyataan Benny Tjokro dalam Sidang Jiwasraya

Image

Ekonomi

Wow! Potensi Ekspor Makanan Halal RI Capai US$229 Juta

Image

News

Anies Baswedan Putar Otak Garap Proyek Mangkrak 16 Tahun yang Gagal Dituntaskan Jokowi-Ahok

Image

News

Intip 5 Potret Rumah Dinas Mahfud MD, Banyak Koleksi Lukisan!

Image

Hiburan

7 Potret Manis Rezky Aditya Saat Momong Anak

Image

Hiburan

Kini Aktif Berdakwah, 7 Potret Terbaru Cholidi Asadil Alam Pemeran Azzam di Film 'Ketika Cinta Bertasbih'

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

6 Ruas Tol Baru Jabodetabek Siap Beroperasi Akhir 2020

Enam ruas tol telah memasuki tahap akhir penyelesaian untuk segera dioperasikan dan siap diresmikan November dan Desember 2020 mendatang.

Image
Ekonomi

Penataan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor Senilai Rp35 Miliar Masuki Tahap Akhir

Kementerian PUPR tengah menyelesaikan tahap akhir penataan Kawasan Taman Anggrek Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat.

Image
Ekonomi

PP Salurkan Bantuan Pendidikan dan Kesehatan Tanggulangi COVID-19

PP salurkan bantuan sosial di sektor pendidikan dan kesehatan dalam rangka penanggulangan COVID-19 di berbagai daerah.

Image
Ekonomi

RI Berpotensi Jadi Pemain Industri Halal Terbesar Dunia, Ini Persiapan Pemerintah

Menperin dorong pembentukan kawasan industri halal untuk mewujudkan cita-cita RI menjadi pemain utama industri halal.

Image
Ekonomi

Kehadiran Payung Hukum dan LPP Krusial Agar Tak Ada Lagi Kasus Asuransi Gagal Bayar

Diding S Anwar kembali mengingatkan kebutuhan payung hukum dan penyelenggaraan Lembaga Penjamin Polis (LPP) kini terbukti sangat krusial.

Image
Ekonomi

Industri Halal Punya Peran Signifikan Atas Performa Positif Neraca Perdagangan

Agus Suparmanto menilai industri halal berperan cukup signifikan atas performa positif neraca perdagangan Indonesia.

Image
Ekonomi

Menperin Sebut RI Punya 2 Kawasan Industri Halal di Serang dan Sidoarjo

Menperin: Saat ini sudah terdapat dua kawasan industri halal di Indonesia yakni di Serang, Banten dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Image
Ekonomi

Intip Yuk Cara Pemkab Cianjur Kembangkan Industri Pariwisatanya!

untuk memulihkan perekonomian saat pandemi, Pemkab bantu kembangkan obyek wisata di desa

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Sebut Semangat UU Cipta Kerja Sudah Berjalan di KKP, Seperti Apa?

Edhy Prabowo menyatakan semangat Omnibus Law UU Cipta Kerja sudah berjalan di KKP.

Image
Ekonomi

PLN Siap Tambah Daya Listrik 200 MW untuk Babel

Tambahan daya listrik sebesar 200 MW akan dilakukan PLN demi memenuhi kebutuhan masyarakat Babel

terpopuler

  1. Sandiaga Uno Ungkap Bisnis yang Akan Tren ke Depan

  2. Dapat Keluhan Anak Susah Makan, Dokter Berikan Resep Tak Terduga

  3. Gus Nur Ditangkap, Fadli Zon: Penangkapan Seperti Ini Mirip Zaman Penjajahan

  4. Kades Sungai Alai Kalbar Korupsi Dana Desa hampir Rp1 Triliun

  5. Gus Nur Ditangkap, Ferdinand: Saya Harap Polri Juga Proses Hukum Refly Harun

  6. Cara Nikmat Sembuhkan Darah Tinggi, Tanpa Takut Minum Obat Lagi

  7. Anggota Brimob dan Mantan Prajurit TNI Jual Senjata Serbu ke KKB Intan Jaya

  8. Tuai Hasil Positif, Vaksin Corona Universitas Oxford Sukses Bangkitkan Kekebalan Tubuh

  9. Akui Kewalahan, Oki Setiana Dewi Sempat Menyerah untuk Selesaikan Kuliah

  10. Masuk Daftar DPO, Tim Intelijen Kejati Sumut Tangkap Boy Tampubolon

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda

Image
Ekonomi

Kekayaan 5 Biliuner China ini Terus Melesat Meski Pandemi, Ada yang Capai Rp700 Triliun!