image
Login / Sign Up

Kemenkop UKM Dongkrak Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Koperasi

Andi Syafriadi

Image

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan memberikan sambutan dalam acara Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Koperasi di Pondok Pesantren Al-Idrisiyyah Kota. Tasikmalaya, Selasa (12/11/2019). Hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Jabar H. Oleh Soleh, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya Adi H Safari, Asdep Standarisasi dan Sertifikasi Deputi Bidang Pengembangan SDM Retno Endang Prihantini, Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM Fitri Rinaldi, Ketua Koppontren Daarut Tauhid Feri, dan Para Pimpinan Pondok Pesantren Se Jawa Barat | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan menilai potensi pondok pesantren (ponpes) cukup strategis sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Karenanya, Kementerian Koperasi dan UKM siap membangun ekonomi pesantren yang kuat dan memiliki daya saing global. 

Menurutnya, pondok-pondok pesanten yang tersebar di Indonesia merupakan basis yang sangat memadai bagi perekonomian Indonesia sehingga perlu untuk terus diberdayakan. Pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam pembangunan ekonomi nasional.

Sehingga, sudah saatnya pesantren menjadi lokomotif dalam mengembangkan ekonomi umat.

baca juga:

"Jumlah pondok pesantren yang beroperasi di Indonesia cukup besar, ada sebanyak 28.194 unit. Di Tasikmalaya sendiri ada 1.318 pondok pesantren atau sekitar 5 persen. Kalau di Tasikmalaya saja di kembangkan auranya akan tersebar ke berbagai tempat," ujar Rully saat memberikan arahan Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Koperasi di Pondok Pesantren Al-Idrisiyyah Tasikmalaya, Cisayong, Jawa Barat, Selasa (12/11/2019).

Dikatakan, alasan pesantren bisa dijadikan basis ekonomi nasional karena banyaknya jumlah santri yang mengenyam pendidikan di pondok pesantren tersebar di seluruh Indonesia. Jika dijumlahkan dengan para alumni jumlahnya menjadi lebih banyak lagi.

Di sisi lain, sumber daya manusia (SDM) yang dibina di pesantren memiliki daya juang dan kemandirian yang tinggi sehingga akan sangat bermanfaat dalam membantu mengembangkan perekonomian.

Di pondok pesantren sendiri tidak melulu belajar ilmu agama, melainkan juga diajarkan bagaimana berwirausaha. Tidak sedikit pondok pesantren yang memiliki unit usaha yang sukses membiayai operasional ponpes. Potensi-potensi yang dimiliki ponpes ini harus bisa disinergikan membentuk jaringan bisnis yang terintegrasi. 

"Ponpes-ponpes yang ada tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Karena bisnis di jaman modern ini tidak ada yang berjalan sendiri. Jadi antar pondok pesantren dengan pondok pesantren lainnya perlu sinergi dan jaringan kerjasama, baik dari sisi produksi, pemasaran, dan pengembangan sumberdaya manusianya. Dibutuhkan banyak kolaborasi antar pondok pesantren berbagai lini untuk bisa mendorong basis ekonomi pesantren yang kuat," tegasnya. 

Ia menambahkan, program-program strategis Kementerian Koperasi dan UKM dapat disinergikan dengan pesantren. Diantaranya penguatan kelembagaan melalui Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) dan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), peningkatan kualitas SDM KUMKM melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship), promosi dan pemasaran produk pesantren melalui Lembaga Layanan Pemasaran KUMKM (Smesco Indonesia).

Kementerian Koperasi dan UKM menyambut baik Gerakan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) yang dideklarasikan usai kegiatan 'Penguatan Ekonomi Pesantren Melalui Koperasi'. Gerakan ini diinisiasi oleh Pesantren Idrisiyah, Al-Itifaq, Darut Tauhid dan Husnul Khatimah yang merupakan pesantren percontohan di bidang pengembangan ekonomi di Jawa Barat.

"Sudah saatnya pesantren menjadi penggerak ekonomi umat mengingat umat Islam di Indonesia menjadi umat Islam terbesar di dunia. Serikat ekonomi pesantren ini bisa menjadi jembatan lahirnya pengusaha pengusaha muslim yang bergerak di bidang ekonomi untuk kemakmuran umat," jelas Rully. 

Pemerintah, katanya, mendukung dan mensupport kelompok-kelompok masyarakat yang ingin mengembangkan enterpreunership. Diharapkan, kelompok-kelompok ini dapat berkumpul dalam wadah Koperasi supaya memiliki dayasaing yang kuat dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih bagus. Pemerintah akan memberikan pendampingan, pelatihan, akses pembiayaan, dan pemasaran.

Ketua Divisi Ekonomi Pesantren Idrisiyah, Ahmad Tazzaka Bonanza yang juga deklarator SEP mengatakan, umat Islam khususnya pesantren memiliki potensi yang besar dalam membangun ekonomi umat. Hanya saja potensi itu masih belum tergali dan hanya beberapa pesantren saja yang bisa bangkit dan mengembangkan ekonomi umat.

"Kami semua sepakat untuk berhimpun dan menyamakan tekad untuk bergerak di bidang ekonomi. Ruhnya satu, bagaimana ekonomi umat bisa maju dan pesantren menjadi motor penggeraknya," tutur Ahmad.

Ia menyebutkan, saat ini Pemprov Jabar sudah membuat program yang luar biasa dalam menghidupkan gerakan ekonomi pesantren melalui program one pesantren one produk (OPOP). Ada lebih dari 1.000 pesantren di Jabar yang terpilih untuk ikut program tersebut. Dari sektor usaha yang berbeda-beda harus disatukan dalam sebuah wadah agar menjadi kekuatan besar.

SEP menjadi rumah ekonomi bersama semua pesantren yang tujuannya untuk membangun ekonomi umat. Pesantren tidak hanya menjadi produsen saja tetapi juga bisa menjadi pemilik usaha yang di akhir tahun bisa mendapatkan keuntungan.

"Bagaimana pesantren ambil bagian sebagi pemilik serikat itu sendiri bukan sebagai kapitalisme pesantren. Dan nantinya dibikin induk Koperasi dan semua pesantren bisa memiliki koperasi untuk kemakmuran pesantren," tukasnya.[]<

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Bos KAI Prediksi Kenaikan Penumpang 4 Persen Selama Nataru

Image

Ekonomi

Ajak Blibli.com, Begini Gaya Menkop Teten Rangsang UKM Naik Kelas

Image

Ekonomi

Menkop Teten Sebut Impor Cangkul Simbol Ketertinggalan

Image

Ekonomi

Kemendag Sesumbar PP PMSE Mampu Permudah UMKM Jualan di E-Commerce

Image

Ekonomi

Gandeng Bukalapak, Kemendag Bidik Ciptakan 1.000 UMKM Berdaya Saing

Image

Ekonomi

Menkop Teten Genjot UMKM Pamer Produk di Rest Area

Image

Ekonomi

Kisel Bakal Jadi Prototype Koperasi Moderen

Image

Ekonomi

Kemenkop Bidik Peningkatan Kontribusi UMKM Terhadap PDB dan Ekspor

Image

Ekonomi

Menkop Teten Akui Penerapan PP 80 Perlu Masa Transisi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gandeng BPS dan Kejagung, Mentan Sinergi Pembangunan Pertanian

Pertanian Indonesia harus maju dalam posisi yang modern serta memiliki kekuatan besar pada penguatan ekonomi negara.

Image
Ekonomi

Larangan Ekspor Nikel Digugat Uni Eropa, Presiden Jokowi: Hadapi dan Siapkan 'Lawyer' Terbaik

Presiden meminta untuk menyiapkan pengacara-pengacara terbaik, sehingga bisa memenangkan gugatan itu.

Image
Ekonomi

Dirgantara Indonesia Serah Terimakan Dua Unit Helikopter Medium Intermediate ke Basarnas

PTDI siap memenuhi pesanan berikutnya dari Basarnas.

Image
Ekonomi

Begini 5 Tips Anti Kalap Hadapi Rayuan Harbolnas!

Berbagai e-commerce dan toko ritel online mengadakan promo spesial untuk mendorong masyarakat terus berbelanja.

Image
Ekonomi

Jokowi Targetkan Ekspor Produk Otomotif Capai 1 Juta Unit pada 2024

Jokowi targetkan ekspor produk otomotif Indonesia capai 1 juta unit pada 2024 atau naik lebih dari tiga kali lipat dari saat ini.

Image
Ekonomi

Dukung Transparansi Perusahaan, ini 5 Fakta Menarik Pendiri Qerja.com dan Jobs.id Veronika Linardi

Melalui Qerja, setiap orang bisa berbagi informasi mulai dari gaji perusahaan hingga atmosfer kerja secara anonim.

Image
Ekonomi

Setelah Ganti Direksi, Saham Garuda Bisa Terus Melonjak?

Harga saham PT Garuda Indonesia Persero Tbk (GIAA) kemarin sore, Rabu (11/12/2019), berada di Rp500.

Image
Ekonomi

Rupiah Terkapar Digebuk Dolar AS Imbas Kebijakan The Fed

Nilai tukar rupiah melawan dolar AS pada pasar spot awal perdagangan Kamis (12/12/2019) kalah 0,04 % atau 5 poin ke Rp14.040.

Image
Ekonomi

Bos KAI Prediksi Kenaikan Penumpang 4 Persen Selama Nataru

KAI prediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang selama NATARU 2020 sebesar 4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Image
Ekonomi

Jokowi Beri Mandat ke Erick Thohir Cari Dirut PLN Berpengalaman

Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Menteri BUMN untuk mencari figur berpengalaman sebagai calon Dirut PT PLN.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Ayah Terseret Kasus Penyelundupan Harley di Garuda Indonesia, Ini Kata Devano Danendra

  2. Mesranya Rezky Aditya dan Citra Kirana Berangkat ke Italia Tuk Bulan Madu

  3. Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

  4. Gagal Jadi Sarjana di Usia 9 Tahun, Laurent Simons si Jenius Asal Belgia Keluar dari Universitas

  5. Nadiem Bakal Hapus UN, Begini Respon Anies Baswedan

  6. Presiden Terima Laporan Temuan Baru, Faizal: Nah Kan, Jokowi dan Polri Serius Tuntaskan Kasus Novel

  7. Termasuk Berkumur, 5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Usai Berhubungan Seks

  8. Sukses Turunkan Bobot 40 Kg, ini 10 Potret Terbaru Ricky Cuaca yang Disebut Mirip Aktor Korea

  9. Napoli Resmi Tunjuk Gattuso untuk Gantikan Ancelotti

  10. Beredar Kabar Pemilik Warung Legendaris Sate Klathak Pak Pong Meninggal, Pegawai: Nama Aslinya Dzakiron

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Haruskah TVRI Kembali Mati Suri?

Image
Achmad Fachrudin

Revitalisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

Image
Hervin Saputra

Ego Tuan Rumah dan Reputasi SEA Games yang Kian Meragukan

Image
Alfarisi Thalib

Paradoks Pemberantasan Korupsi

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
Ekonomi

Dukung Transparansi Perusahaan, ini 5 Fakta Menarik Pendiri Qerja.com dan Jobs.id Veronika Linardi

Image
News

Dari Balita hingga Jadi Menhan, 10 Potret Transformasi Prabowo Subianto

Image
Iptek

Orang Baduy Juga Melek Teknologi