image
Login / Sign Up

Digempur Impor, Kementan Rancang SNI Komoditas Hortikultura

Wayan Adhi Mahardika

Image

Petani merontokan gabah saat panen padi di lahan persawahan garapannya di Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/1). Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat menyebutkan produktivitas padi di daerahnya diproyeksi masih bisa memenuhi kebutuhan rata-rata konsumsi masyarakat dimana setiap tahunnya menghasilkan 12,5 juta ton dari sekitar 900.000 lahan produktif. | ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/pras/18.

AKURAT.CO Kementerian Pertanian berencana akan melakukan perbaikan kualitas dan penyusunan standar sesuai dengan perkembangan zaman. Langkah ini dalam rangka peningkatan daya saing Hortikultura nasional.

Saat ini, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) komoditas Hortikultura masih bersifat sukarela dan belum merupakan kewajiban. Selain itu, penerapan SNI wajib belum maksimal karena pemberlakuannya harus memperhatikan beberapa ketentuan yakni kesepakatan petani untuk menerapkan wajib SNI di mana petani sanggup dan bersedia untuk menghasilkan produk pertanian sesuai ketentuan.

Dalam rangka penerapan SNI secara wajib, sangat diperlukan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) dalam rangka perlindungan masuknya produk impor yang tidak sesuai standar.

baca juga:

Sehubungan dengan itu, Direktorat Jenderal Hortikultura melaksanakan pertemuan penyusunan RSNI bersama stakeholder terkait. Pertemuan dihadiri oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Akademisi (Departemen Teknik dan Biokimia IPB, Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB),  Pelaku Usaha (Dien Sinergi Brebes, CV. Sumber Buah, LPM Green Tool Serang), Pasar Komoditas Nasional, Direktorat Buah dan Florikultura, Direktorat Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Perlindungan Hortikultura, Pusat Peneltian dan Pengembangan Hortikultura dan Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman (BPMPT).

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Yasid Taufik menyatakan, dasar hukum untuk mendorong penggunaan produk barang/jasa dalam negeri dan SNI mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Penyusunan RSNI komoditas hortikultra diharapkan sebagai upaya melindungi produk dalam negeri dari masuknya produk impor yang tidak sesuai standar. Penyusunan RSNI yang disusun harus dapat selaras dengan standar internasional," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Yasid menyatakan, penyusunan RSNI komoditas Hortikultura tidak cukup hanya melibatkan peran pemerintah saja, namun harus didukung oleh peran serta pakar, pelaku usaha dan konsumen.

Pakar dari Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB Prof. Sobir mengungkapkan, peranan SNI bagi industri Hortikultura adalah melindungi konsumen dari produk impor yang tidak aman dan tidak layak konsumsi, melindungi produsen dari harga yang sangat murah, melindungi retailer dan menghemat devisa. 

"SNI yang kita susun harus non trade barrier, transparansi dan tidak diskrimiminatif. Pemberlakuan SNI wajib dapat dilakukan untuk produk yang didominasi produk impor seperti apel, jeruk, mandarin, pir, anggur dan bawang putih," tambah Sobir.

Senada, pakar dari Departemen Teknik dan Biokimia Insititut Pertanian Bogor menyarankan agar RSNI yang disusun merupakan produk Hortikultura yang potensial untuk pasar global yang bertujuan untuk melindungi pasar domestik. Harapan yang sama juga diungkapkan asosiasi konsumen dari Pasar Komoditas Nasional Soekam Parwadi yang menyatakan perlunya menyusun RSNI untuk produk domestik  dan mengkaji ulang SNI yang tidak sesuai dengan perkembangan jaman.

Kasubdit  Pengembangan Standar Pertanian dan Halal, Badan Standardisasi Nasional Singgih Harjanto menyatakan perlunya pembentukan Komite Teknis (Komtek) dalam penyusunan RSNI.  

Ruang lingkup Komtek harus mengacu Technical Committe/Sub Committe yang dikembangkan oleh organisasi standardisasi internasional yang relevan. Untuk lingkup Hortikultura harus sesuai dengan Codex Committee on Fresh Fruit and Vegetables ISO/TC 34/SC 3, Fruits and Vegetales and Their Derived Product.

"Komisi teknis harus mewakili unsur pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, konsumen, asosiasi terkait dan akademisi,” tambah Singgih.

Sebagai informasi, komoditas Hortikultura yang akan diusulkan untuk penyusunan RSNI-nya adalah lengkeng, bawang bombay dan bawang putih. Selain itu telah ditetapkan pembentukan Komtek SNI Hortikultura yang melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, akademis dan konsumen. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

Tanami Pekarangan, Mentan SYL: Sumber Pangan, Menambah Pendapatan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Negara Peduli dan Perhatikan Nasib Petani

Image

Ekonomi

Produksi Bawang Merah Melonjak, Bupati Bima: Pendapatan Petani Meningkat

Image

Ekonomi

Idulfitri 2020

Kementan Pastikan Stok Bawang Merah Jelang Lebaran Aman

Image

News

Wabah Corona

Kementan Patut Diapresiasi Karena Berhasil Jaga Pemenuhan Stok Pangan di Tengah Pandemi COVID-19

Image

Ekonomi

Antisipasi Kemarau dan Pandemi, Banyuasin Lakukan Percepatan Tanam Padi

Image

Ekonomi

Pogram SIMURP Inline dengan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Penyuluh dan Petani Kutai Timur Lakukan Percepatan Tanam di Tengah Pandemi

Image

Ekonomi

Mentan Sampaikan Tiga Penentu Keberhasilan Pertanaman Padi di Musim Gadu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Menteri Basuki Ajak Pengembang dan Perbankan Tingkatkan Transaksi Digital Bidang Perumahan

Pemerintah telah menyiapkan program besar digitalisasi di bidang layanan pemerintahan untuk menyongsong tatanan kehidupan normal baru.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Waskita Karya Siap Laksanakan WFO Melalui Skenario New Normal

Disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan COVID-19 yaitu adanya jarak kerja antarpegawai minimal 1,5 meter.

Image
Ekonomi

Komisi XI Khawatir PP Tapera Hanya Akan Bebani Rakyat

Pemerintah seolah-olah lepas tangan dari tanggung jawabnya dalam pemenuhan atas tempat tinggal yang layak bagi warganya.

Image
Ekonomi

Bukopin Bantah Isu Viral Tarik Tunai Rp10 Juta Harus Konfirmasi Dahulu

Sebelumnya telah viral selembar pengumuman mengatasnamakan Bank Bukopin.

Image
Ekonomi

Perkuat Ekonomi Umat, Pemerintah Resmikan Kios WarNU dan Kartu Santri/Pelajar NU Digital

Kemenko Ekonomi dan NU resmikan Piloting Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital dan Penyerahan Simbolis Kartu Santri/Pelajar NU Digital.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pemerintah Diminta Bantu Petani Manfaatkan E-commerce untuk Distribusi Pangan di Era New Normal

Hingga saat ini banyak daerah dan masyarakat yang belum bisa mengakses e-commerce karena minimnya jaringan internet.

Image
Ekonomi

LRT Jabodebek Molor ke Juni 2022, Progres Pembangunan Kini Baru 71,2 Persen

Adhi Karya mengungkapkan progres atau perkembangan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama telah mencapai 71,2 persen.

Image
Ekonomi

KKP Yakin Ekspor Perikanan Bakal Bangkit Saat Penerapan New Normal

KKP optimistis ekspor berbagai komoditas sektor kelautan dan perikanan bakal bangkit kembali pada masa normal baru.

Image
Ekonomi

Tengku Zul Tuding TKA Cina di Indonesia adalah Komunis

Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Tengku Zulkarnain melontarkan pernyataan terkait isu kehadiran komunisme di Indonesia.

Image
Ekonomi

Nilai Tukar Petani Anjlok Gara-gara Kebijakan PSBB dan Tak Terserapnya Hasil Panen

CIPS menilai tidak terserapnya hasil panen dan kebijakan PSBB memengaruhi nilai tukar petani (NTP).

terpopuler

  1. 5 Kebiasan Rasulullah Agar Hidup Lebih Sehat dan Jarang Sakit, Yuk Terapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  2. Kemurahan Allah bagi Hambanya yang Menyertakan Niat dalam Segala Kegiatan

  3. Protes George Floyd: Pengamat Indonesia Sebut Donald Trump Bakal Kalah Besar di Pemilu 2020

  4. Pasca Operasi Bayi Tabung, Zaskia Sungkar Keluhkan Perut Kadang Sakit

  5. Kekeyi Diduga Menjurus Pelanggaran Hak Cipta, Bens Leo Minta Pencipta Hingga Label Rekaman Turun Tangan

  6. Bens Leo Soroti Ada 'Tepuk Tangan' Kekeyi di Lagu Keke Bukan Boneka

  7. Kisah Pemuda Singapura yang Positif COVID-19, Diisolasi 68 Hari dan Jalani Tes Swab 22 Kali

  8. Gempa di Aceh Pagi Tadi Rusak Bangunan

  9. PDIP: Pemakzulan Presiden Cukup Sulit, Rasanya Seperti Mimpi di Siang Bolong

  10. Bukti Jogja Kota Pelajar, 8 Universitas Masuk 50 Besar, UGM Terbaik!

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah