image
Login / Sign Up

IHSG Lesu Akibat Sentimen Eksternal Seperti Perang Dagang

Anggi Dwifiani

Image

Pekerja memotret pergerakan saham di Bursa Efek Jakarta, Senin (10/6/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ini menguat setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah. IHSG dibuka menguat 68,18 poin atau 1,1 persen ke posisi 6.277,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 17,47 poin atau 1,78 persen menjadi 1.000,35.  | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan Senin (11/11/2019) lesu 0,06% atau 3,53 poin ke 6174,44. Sejumlah 93 saham menguat, 54 saham lesu, dan 145 saham stagnan. Sore ini, asing membukukan jual bersih Rp4,53 miliar.

Saham teratas yang paling menguat dari kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 adalah PT Indo-Rama Synthetics Tbk ( INDR) naik 2,29% ke Rp3.580 per lembar saham. Saham yang paling melemah adalah PT Bank Tabungan Negara Persero ( BBTN) turun 1,59% ke Rp1.860.

Secara umum, saham teruntung adalah Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) naik 16,94% ke Rp214 per lembar saham. Sementara, saham terlesunya adalah PT Mahaka Media Tbk (ABBA) turun 2,42% ke Rp121.

baca juga:

Kepala riset PT Valbury Sekuritas Indonesia Alfiansyah menilai pelemahan IHSG disebabkan oleh sentimen internal nampak lemah memberikan dukungan bagi indeks BEI ini. Faktor eksternal pun tengah menantikan kesepakatan fase satu pertemuan AS dan Cina yang tengah membahas perdagangan.

"Realisasi belanja pemerintah yang menurun di triwulan III 2019," kata Alfiansyah kepada Akurat.co.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui realisasi belanja modal kementerian dan lembaga (K/L) melalui APBN 2019 baru mencapai Rp 80,4 triliun per September 2019. Hingga September, belanja modal pemerintah baru memenuhi 42,5% dari pagu APBN 2019 yang sebesar Rp 189,34 triliun. 

Dari luar negeri, Alfiansyah mengatakan pasar tengah tengah menantikan kesepakatan fase satu AS-China dan diharapkan ada  kesepakatan yang dapat mencakup penghapusan beberapa tarif. 

Sementara itu para perunding Cina dan AS melakukan diskusi yang serius dan konstruktif dan setuju untuk membatalkan tarif tambahan secara bertahap demi kemajuan dibuat pada perjanjian.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengurangi tarif secara proporsional. Cina mendorong AS untuk membatalkan kenaikan tarif pada Desember dan menghapus tarif 15% yang dikenakan pada 1 September untuk barang Cina senilai USD 125 miliar.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai pelemahan IHSG dipicu oleh memanasnya AS-China dan penantian data perdagangan domestik dan asing.

"Kali ini Trump mengatakan bahwa Amerika belum setuju untuk memutar kembali tarif yang sebelumnya dikenakan oleh Amerika terhadap China. Harapan yang tadinya diajukan oleh China dan Amerika untuk mengamankan perjanjian Perang Dagang antara China dan Amerika tampaknya mungkin akan kandas ditengah jalan," kata Nico.

Juru bicara Departemen Perdagangan China, Gao Feng mengatakan bahwa negosiator telah mendiskusikan dan mereka setuju untuk menghapuskan tarif tambahan secara bertahap karena kemajuan yang telah dicapai dalam mencapai sebuah kesepakatan.

Tidak hanya itu saja, Larry Kudlow juga mengatakan bahwa jika ada perjanjian perdagangan fase satu, maka akan ada perjanjian mengenai tarif dan konsesi. 

Pilarmas melihat lagi lagi hal ini sebagai sebuah permainan antara Amerika dan China, karena Pilarmas menyadari bahwa setiap sentimen yang muncul dari kedua belah pihak, mampu membuat gejolak di pasar, baik positif maupun negative sentiment tersebut.

Bukan hanya itu saja, dengan adanya komentar Trump tersebut, justru berpotensi memperpanjang fase ketidakpastian hingga bulan Desember nanti karena besar kemungkinan kesepakatan akan ditandatangani pada bulan December. 

"Mari kita mulai dengan data makro ekonomi Indonesia yang akan hadir pada tanggal 15 November nanti yang dimana data yang akan muncul adalah Exports, Imports, dan Trade Balance," kata Nico.

Sejauh ini kami melihat trade balance berpotensi untuk mengalami penurunan kembali. Setelah penantian akan data ekonomi dalam Negeri, fokus berikutnya akan beralih kepada data ekonomi luar Negeri. Salah satunya dari England yang dimana Moody’s menurunkan outlook England menjadi negative. Meskipun belum ada penurunan rating, tapi hal ini sudah cukup memberikan impact dan perhatian akan ekonomi Inggris. 

Moodys menilai bahwa Pemerintah Inggris tidak memiliki komitmen terhadap disiplin fiscal dan tidak mampu menetapkan beberapa kebijakan Brexit yang hingga hari ini masih terkantung kantung, dan tidak jelas kapan Brexit ini akan selesai.

Inggris juga akan mengeluarkan data GDP yang dimana secara YoY diperkirakan akan mengalami penurunan dari sebelumnya 1.3% menjadi 1.1%. Pada akhirnya, perekonomian England terkena efek samping proses Brexit.

Jerman pada tanggal 14 nanti akan mengeluarkan data GDP yang dimana sebelumnya sudah terkontraksi secara QoQ yaitu berada di -0.1%, meskipun secara YoY masih berada dikisaran 0.4%. 

Data Jerman ini akan menjadi sebuah tanda apakah Jerman akan memasuki fase resesi pada kuartal ke 3 atau tidak. Ini akan menjadi pelemahan GDP terburuk dari jerman sejak 2015 silam lalu dimana GDP Jerman berada di -0.2%, meskipun kuartal berikutnya berangsur angsur sudah mengalami pemulihan.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

ADB Prediksi PDB Dunia Turun 4,8 Persen Akibat Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Waspada, Laju IHSG Diramal Fluktuasi

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Corona Bayangi Indonesia, IHSG Mulai Bangkit

Image

Ekonomi

Wabah Corona

ADB Ramal Ekonomi RI Hanya Tumbuh 2,5 Persen di Tahun Ini

Image

Ekonomi

Buruknya Data Pengangguran AS dan Masuknya Modal Asing, Selamatkan Rupiah

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Berkat Upaya Global Meredam Perang Minyak Saudi-Rusia

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Gara-gara Corona, 5 Saham Ini Masuk Radar SOS

Image

Ekonomi

Rupiah Stagnan tapi Cenderung Tertekan

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Seiring Harapan Penurunan Produksi Minyak

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bahlil: Dunia Rebutan Bahan Baku APD

Pemerintah akan memprioritaskan untuk kebutuhan domestik dan akan disalurkan melalui rumah sakit - rumah sakit di seluruh tanah air.

Image
Ekonomi

Bank Mandiri Berencana Terbitkan Obligasi, Targetnya Peroleh Rp1 Triliun

PUB II Tahap I ini akan diterbitkan dalam dua seri.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

IMF Akui Dunia Terkena Resesi Ekonomi, Bagaimana Nasib Negara Berkembang?

Penting untuk melindungi pekerja dan keluarga dari kehilangan pendapatan secara tiba-tiba.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Meski Ada Pandemi Covid-19, Petani Luwu Timur Mampu Ekspor Lada ke Tiongkok

h Hingga tahun 2019 Tiongkok menempati urutan ke-2 tujuan ekspor lada Indonesia setelah Vietnam.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Misbakhun Nilai Jumlah Anggaran Paket Stimulus Penanganan COVID-19 Sangat Kurang

Pada situasi saat ini tidak hanya menyerang likuiditas melainkan juga supply side, demand side serta produksi.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

ADB Prediksi PDB Dunia Turun 4,8 Persen Akibat Covid-19

jika berbagai negara seperti Eropa dan AS mampu menghadapi Corona secepat mungkin, maka kerugian bisa lebih kecil.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Waspada, Laju IHSG Diramal Fluktuasi

Kenaikan jumlah kasus yang cenderung lebih lambat dibandingkan negara lain dikhawatirkan akibat masih rendahnya jumlah test yang dilakukan.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Covid-19 Buat IKM Otomotif Menjerit

IKM komponen dan suku cadang otomotif pendukung masih tetap berproduksi, meskipun sebagian besar mengalami penurunan permintaan dari vendor.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Harga Getah Karet Jeblok Gegara Corona

Penurunan harga tersebut berdampak pada bertambah sulitnya perekonomian masyarakat khususnya para petani karet di wilayah setempat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Pegadaian Distribusikan Bantuan Untuk Penanganan Covid-19

Pegadaian telah menyalurkan beberapa bantuan guna menanggulangi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

terpopuler

  1. Gantung Mi Instan di Pintu Gerbang, Deretan Momen Indah Saling Berbagi Warga RI di Tengah Pandemi Corona

  2. Ustaz Hilmi: Ketika Kritik Dianggap Menghina, Mau Dibawa Kemana Bangsa ini?

  3. Pengusaha Muda Puji Anies: Cara Gubernur Membuat Warganya Tenang dan Tidak Panik

  4. Wakil Jaksa Agung Arminsyah Wafat, Sandi Uno: Terimakasih atas Dedikasinya kepada Bangsa Ini

  5. Ungkap Sosok Said Didu, Fadli Zon: Orangnya Punya Idealisme dan Integritas

  6. Masduki Sebut Yusril Negarawan Sejati di Tengah Wabah COVID-19

  7. Dituntut Satu Tahun Penjara, Tapol Papua: Koruptor Saja Negara Membebaskan

  8. IMF: Kita dalam Resesi yang Jauh Lebih Buruk daripada Krisis Keuangan Global

  9. Kecelakaan di Tol Jagorawi, Wakil Jaksa Agung Arminsyah Tewas di Lokasi

  10. Ombudsman Jakarta Raya Dukung Anies Baswedan Ajukan PSBB

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya