Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Misbakhun Curigai SMI Bawa Agenda Asing dalam Kebijakan Fiskal

Denny Iswanto

Misbakhun Curigai SMI Bawa Agenda Asing dalam Kebijakan Fiskal

Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun saat memaparkan Rancangan Undang-Undang Perkelapasawitan usai peluncuran media sosial sawitbaik.id di Jakarta, Senin (16/9/2019). Peluncuran sawitbaik.id tersebut bertujuan untuk menciptakan dukungan publik mengenai produksi sawit di Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencermati kebijakan fiskal Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, terutama bidang pajak dan cukai.

Permintaan Misbakhun itu didasari pada tercantumnya nama Sri Mulyani dalam daftar anggota Gugus Tugas Kebijakan Fiskal untuk Kesehatan atau The Task Force on Fiscal Policy for Health Bloomberg Philantropies.

Misbakhun mengaku memperoleh sejumlah dokumen tentang rekomendasi kebijakan fiskal untuk Pemerintah Indonesia demi promosi kesehatan lewat peningkatan pajak, bea, cukai rokok dan alkohol, serta minuman mengandung gula.

baca juga:

Legislator Partai Golkar itu menjelaskan, dokumen tersebut bisa dilihat di laman www.bloomberg.org. Menurut Misbakhun, dalam dokumen itu tampak jelas arah kebijakan kenaikan cukai rokok dan penambahan objek cukai di Indonesia ternyata sesuai dengan paparan dan peta jalan (road map) Bloomberg.

“Bu Menkeu Sri Mulyani menaikkan cukai rokok secara drastis tanpa sedikit pun berbicara dengan DPR,” ujar Misbakhun kepada Akurat.co, Minggu (10/11/2019).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menilai SMI -inisial kondang untuk Sri Mulyani- lebih memilih melaksanakan agenda Bloomberg yang notabene lembaga swadaya masyarakat (LSM) asing ketimbang kepentingan rakyat sendiri.

Menurut Misbakhun, kebijakan itu bertentangan dengan visi dan misi Presiden Jokowi tentang cita-cita Trisakti Bung Karno soal kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi.

"Bagaimana mungkin kebijakan negara mengadopsi kertas kerja LSM asing? Visi Misi Bapak Presiden Jokowi tentang kedaulatan dan kemandirian ekonomi malah dibelokkan oleh Menkeu SMI untuk mengikuti road map dan agenda asing," kata Misbakhun.

Task Force on Fiscal Policy for Health Bloomberg Philantropies dipimpin langsung oleh pengusaha Amerika Serikat Michael Bloomberg. Pada 2006, mantan wali kota New York itu meluncurkan Bloomberg Initiative dalam rangka kampanye mengurangi penggunaan tembakau.

Oleh karena itu Misbakhun mengatakan, publik tak merasa heran bila agenda dan kepentingan asing mewarnai kebijakan pemerintahan. Hanya saja, legislator yang dikenal getol mengadvokasi visi misi progresif Presiden Jokowi itu menyayangkan kebijakan SMI yang menjadikan rakyat kecil sebagai korban.

"Jangan heran apabila di luar visi misi Pak Jokowi sebagai presiden Republik Indonesia, ada juga agenda dan kepentingan asing,” ucap Misbakhun.

Politikus asal Pasuruan, Jawa Timur itu juga meminta para petani tembakau yang dirugikan untuk menyalahkan LSM asing yang telah menyusupkan kepentingan mereka lewat Kementerian Keuangan. Menurutnya, kerugian akibat agenda titipan itu tidak hanya ditanggung petani tembakau, tetapi juga memunculkan efek berantai.

“Siapa yang dirugikan oleh kepentingan asing yang menginfiltrasi kebijakan itu? Yang jelas rakyat Indonesia. Yakni para petani tembakau, pedagang kecil, para buruh yang hidupnya tergantung pada komoditas tersebut," ujar politikus yang juga inisiator Rancangan Undang-Undang Pertembakauan itu.

Untuk diketahui, sebenarnya bukan pertama kalinya Bloomberg Initiative berusaha mengintervensi kebijakan menyangkut komoditas tembakau di Indonesia.

Pada 2012, sejumlah media melaporkan lembaga itu telah mengucurkan dana USD 240.000 (setara Rp 2,256 miliar saat itu) kepada Indonesian Forum of Parliamentarians on Population and Development (IFPPD). Tujuannya adalah agar para anggota DPR periode 2009-2014 bersedia membantu pembuatan undang-undang untuk mengontrol efek tembakau terhadap kesehatan.

Proyek itu juga bertujuan mencari dukungan agar DPR mengakses dan meratifikasi Konvensi Antitembakau Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). 

Dana lainnya dicairkan kepada IFPPD pada Oktober 2007 sebesar USD 164.717 (Rp 1,548 miliar) juga dengan tujuan yang sama. Pada Januari 2007, dana yang dicairkan adalah USD 28.753 (Rp 270,2 juta).

Pada Januari 2010, Bloomberg Initiative mengeluarkan dana USD 134.100 (Rp 1,260 miliar) dari dengan tujuan agar DPR memasukkan RUU Kontrol Tembakau atas Kesehatan dan Ratifikasi Konvensi FCTC ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2010.

IFPPD ini adalah sebuah lembaga yang di dalamnya terdapat sejumlah anggota DPR RI lintas partai yang aktif pada periode itu. Beberapa di antara mereka menjabat di Badan Legislasi (Baleg) DPR yang mengurusi aturan perundang-undangan. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Perlunya Perubahan Mindset Masyarakat terhadap Koperasi

Image

Ekonomi

Sektor Rumah Tangga Berperan Besar Pulihkan Perekonomian

Image

News

DPR RI

Kutuk Aksi Pembunuhan Satu Keluarga di Sulteng, Ketua Komisi III Minta Kapolda Lakukan Tindakan Tegas

Image

News

Yahya Zaini Minta Izin Edar BPOM Untuk Produk UMKM Digratiskan

Image

News

Reses DPRD kota Depok, Hengky Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur Hingga SDM

Image

Ekonomi

Komisi XI Desak Kemenkeu Awasi Ketat Pinjaman PEN Daerah

Image

News

Soroti RPH Kapuk, Gerindra: Gedungnya Sudah Dibangun, tapi Hanya Jadi Tempat Transit Babi 

Image

News

Ace: Kalau Angka Covid-19 Tinggi, Jangan Harap Haji 2021 Diizinkan

Image

Ekonomi

Anggota DPR Ini Tekankan Perlunya Libatkan Koperasi Pada Penyaluran PEN

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ramalan Karier Zodiak 29 November 2020, Leo Diminta Lakukan Ini!

Beberapa zodiak akan mengalami hari yang baik, sementara beberapa lainnya diprediksi memiliki hari yang kurang menyenangkan

Image
Ekonomi

PHE ONWJ Bayar Kompensasi Tumpahan Minyak Sumur YYA-1 ke Warga Kota Serang

PHE ONWJ melakukan pembayaran kompensasi ke ratusan warga di Kabupaten & Kota Serang yang terdampak tumpahan minyak sumur YYA-1.

Image
Ekonomi

Pertamina Dirikan SPBU BBM Satu Harga, Kini Masyarakat Jawai Nikmati BBM dengan Harga Terjangkau

Masyarakat di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas dan sekitarnya tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan BBM dengan harga yang sama.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Gelontorkan Rp650 Miliar ke Perumnas untuk Program Satu Juta Rumah

Pembiayaan ini merupakan Dana Investasi Pemerintah dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Image
Ekonomi

UU Ciptaker Beri Ruang UMKM Terus Berkembang

UU Ciptaker memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi berkembangnya usaha-usaha mandiri di tengah masyarakat

Image
Ekonomi

Perlunya Perubahan Mindset Masyarakat terhadap Koperasi

Koperasi memiliki model usaha tumbuh dan besar atas usaha anggota dan memiliki kepengurusan yang kuat

Image
Ekonomi

Pertamina Ingin UMKM 'Naik Kelas' Gunakan LPG Nonsubsidi

Pertamina ingin 75 persen LPG 3 kg di antaranya digunakan kebutuhan rumah tangga, 17 persen UMKM dan 8 persen digunakan petani & nelayan.

Image
Ekonomi

Lampaui Target, PNBP Perikanan Tangkap Sentuh Rp551,12 Miliar per 24 November 2020

KKP mencatat PNBP sumber daya alam perikanan tangkap pada tahun 2020 hingga 24 November 2020 mencapai Rp551,12 miliar.

Image
Ekonomi

APBD Bengkulu 2021 Menurun Akibat Pandemi

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dedy Ermansyah menyebut pandemi COVID-19 menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi APBD 2021

Image
Ekonomi

Ruas Tol Krian-Manyar Sepanjang 29 Km Mulai Beroperasi Hari Ini

PT Waskita Bumi Wira (WBW), mulai mengoperasikan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 29 km pada Sabtu ini.

terpopuler

  1. Berawal bak Dongeng, Kisah Cinta Preity Zinta dan Pengusaha Super Kaya Berujung Tragedi

  2. 5 Fakta Asmara Shaheer Sheikh dan Ruchika Kapoor, Perbedaan Agama Bukan Kendala

  3. Saat Timbang Badan, Tyson Ancam Jones Jr

  4. Beli Rumah, Sepasang Suami Istri Temukan Puluhan Koin Harta Karun Senilai Rp350 Juta

  5. Sosok 'Pak Haji' Kebingungan Cari Sandal di Masjid ini Malah Bikin Ngakak Warganet

  6. Lagi, Politikus Senior PDIP Membelot Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

  7. Rohimah Angkat Bicara Soal Pernikahan Kiwil dengan Pengusaha Asal Kalimantan

  8. Soal Korupsi Menteri KKP, Dasco: Jika Ini Masih Dianggap Salah Juga, Saya Minta Maaf Lagi

  9. Usai Terpapar Covid-19, RS Polri Kabarkan Kondisi Terkini Kesehatan Jumhur Hidayat Cs

  10. Harta Warisan Maradona Mencapai Rp1,2 Triliun

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Bkleen Hadirkan Solusi Fogging Ramah Lingkungan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Lawan Covid

VIDEO Perangi Pandemi Bersama Bkleen, Antimicrobial Solution Yang Praktis dan Mudah | Akurat Talk (1/2)

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan