image
Login / Sign Up

Ternyata Perang Dagang Juga Pernah Terjadi di Zaman Nabi Muhammad

Anggi Dwifiani

Image

Al-Quran | ISTIMEWA

AKURAT.CO Tak hanya di era modern, nyatanya perang dagang juga pernah terjadi pada masa kepemimpinan ketujuh Nabi Muhammad SAW. Saat itu terjadi perang dagang antara kaum muslim dengan Quraisy dan Yahudi.

Perang dagang dengan kaum Quraisy terjadi di Mekkah. Berawal dari keinginan kaum musyrik itu untuk menghentikan dakwah Nabi Muhammad SAW, ia akhirnya memboikot perekonomian kaum Nabi. 

Merujuk sorotan Al-Qur’an dan Hadis-hadis Shahih (M Quraish Shihab, 2018), berikut teks lengkap piagam pemboikotan dan blokade ekonomi terhadap Nabi Muhammad SAW.

baca juga:

“Tidak ada bantu-membantu, tidak ada jual-beli, tidak juga kawin-mawin. Tidak ada damai sampai pendukung-pendukung Muhammad bersedia menyerahkan beliau secara suka-rela untuk dicegah berdakwah atau untuk dibunuh."

Berdasarkan piagam tersebut, siapa pun dilarang mendistribusikan bahan makanan kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga besarnya. Sehingga terkadang mereka memakan dedaunan untuk sekadar menahan rasa lapar. Pemboikotan dan blokade ekonomi terhadap Nabi Muhammad SAW dan keluarga besarnya tersebut berlangsung selama tiga tahun, riwayat lain menyebutkan dua tahun. 

Kemudian, umat Muslim hijrah ke Madinah. Namun, kaum Quraisy memalak harta benda mereka dan mereka harus meninggalkan seluruh harta bendanya di Mekkah. Akibat tindakannya Quraisy, kaum Muslim mengalami kekalahan yang besar.

Mereka tidak diberi akses ekonomi dan semua kekayaannya diambil paksa. Maka tidak mengherankan jika Nabi Muhammad SAW kemudian melakukan ‘serangan balasan’ kepada kaum musyrik Mekkah ketika kekuatan umat Islam di Madinah semakin kokoh. 

Pembalasan terjadi saat musim panas, ketika Quraisy melakukan perjalanan ke utara, Suriah dan Irak untuk berdagang. Hal itu yang dijadikan Nabi Muhammad untuk menabuh gendering perang dagang melawan kaum musyrik Mekkah. Beliau memerintahkan pasukannya untuk melakukan sabotase di jalur perdagangan kaum musyrik Mekkah.

Kesepakatan itu mengancam keamanan kaum musyrik Mekkah dan berdampak buruk terhadap perdagangan mereka. Maka seiring berjalannya waktu, mereka melakukan perlawanan terhadap kaum Muslim, akhirnya pecahlah perang Badar. 

Perang Badar lebih bercorak perang ekonomi dari pada perang terbuka. Untungnya, umat Islam menang dalam perang ekonomi ini sehingga membuat ekonomi kaum musyrik Mekkah semakin terpuruk. Akses rute mereka ke Irak dan Suriah sudah terputus alis terblokade secara ekonomi. 

Beralih dari sana, di Madinah, kaum Yahudi juga menantang kaum Muslim dalam perang dagang. Ketika itu, kaum Yahudi menguasai sektor bisnis dan industri di Madinah. Sebagai penguasa ekonomi di Madinah, kaum Yahudi tidak segan-segan menjebak masyarakat dengan utang yang berbunga tinggi.

Maka ketika tiba di Madinah, Nabi Muhammad kemudian mendirikan pasar. Beliau mengajari tata krama di pasar, mendorong para sahabatnya untuk berbisnis, dan mencari rezeki yang halal. Mengetahui hal itu, kaum Yahudi Madinah gusar.

Terlebih, kaum Muslim berhasil menumbangkan perekonomian kaum Yahudi di Kota Madinah. Kaum Yahudi semakin tidak terima. Mereka menilai, Nabi Muhammad dan kaum Muslim telah menghancurkan bisnis yang selama ini mereka geluti. 

Dari perang dagang tersebut, maka terjadilah perang-perang terbuka antara kaum Muslim dan kaum Yahudi Madinah. Baik dalam perang ekonomi maupun perang terbuka, kaum Yahudi selalu terpuruk dan tidak pernah merasakan manisnya kemenangan.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

BUMN Dorong Kasus Jiwasraya Diproses Kejaksaan

Image

Ekonomi

Pemerintah Target Perdagangan dengan AS Melonjak Dua Kali Lipat

Image

Ekonomi

Bidik Investor Asing, Pemerintah Diminta Pangkas Regulasi Perizinan dan Pajak

Image

News

Mempunyai Kaitan Erat dengan Turki, ini 5 Fakta Menarik Etnis Uighur yang Jadi Sorotan Dunia

Image

Ekonomi

Global Makin Tak Pasti, Rupiah Kian Tersisih

Image

News

Kisah Lucu Rasulullah Menanggapi Keisengan Sahabat Ali bin Abi Thalib

Image

Ekonomi

Sindir Kementerian yang Dikawal Luhut, Faisal Basri: Enggak Ada Relasinya!

Image

Iptek

Cara Membuat Motor Lawas Kinclong Kembali

Image

Ekonomi

Capai Rp4,17 T! ini 10 Negara Ini Miliki Profit Paling Tinggi di Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BUMN Dorong Kasus Jiwasraya Diproses Kejaksaan

Kementerian BUMN mendorong kasus Asuransi Jiwasraya agar diproses dan ditelaah oleh kejaksaan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Target Perdagangan dengan AS Melonjak Dua Kali Lipat

AS dan Indonesia merupakan dua mitra dagang yang komplementer dan bukan kompetitor.

Image
Ekonomi

Bidik Investor Asing, Pemerintah Diminta Pangkas Regulasi Perizinan dan Pajak

Disaat 33 perusahaan asing merelokasi bisnisnya dari Tiongkok, tidak ada satupun yang datang ke Indonesia.

Image
Ekonomi

Subsidi Energi Dipangkas, Picu Perlambatan Konsumsi Rumah Tangga 2020

Mohammad Faisal memprediksi rencana subsidi energi yang dipangkas akan memicu perlambatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga tahun 2020.

Image
Ekonomi

Bos Pelindo II Dorong Pembentukan Holding BUMN Pelabuhan

Bos Pelindo II dorong pembentukan Holding BUMN Pelabuhan yang nantinya bakal membawahi 4 perusahaan pengelolaan pelabuhan milik Indonesia.

Image
Ekonomi

Di Tengah Minimnya Akses Keuangan Rakyat, Kolaborasi Fintech-Bank Semakin Marak

Laporan e-Conomy SEA 2019 yang dilakukan oleh Google dan Temasek pada akhir 2019 menyebut bahwa di Indonesia masih terdapat 92 juta jiwa pen

Image
Ekonomi

Tingkatkan Nilai Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi, Bappebti Bidik Kaum Milenial

Kementerian Perdagangan melirik kaum milenial untuk berinvestasi di Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Akui Jumlah Tenaga Kerja Perizinan Kelautan Belum Memadai

Selama ini sebagian besar generasi muda enggan untuk menjadi nelayan.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Akui Belum Berencana Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga

Sandi mengaku belum berencana untuk kembali menambah jumlah saham di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Image
Ekonomi

APVI: Kenaikan Cukai Vape Harus Melihat Perkembangan Industri

APVI menilai rencana kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok elektrik atau vape harus melihat perkembangan industri vape di dalam negeri.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Ahok Disebut Tak Langgar Hukum Indonesia, Tengku: Enak Saja Njeplak, Langgar Pasal 156a KUHP Kok Disebutnya Hukum Islam?

  2. Gusur Warga Sunter, Tengku: Kata Kelompok Seberang Zalimlah, Inilah, Itulah, Kerjanya Fitnah Gubernur Anies, Ngeri 2024 Kah?

  3. Hasilkan Rp60 Juta Per Hektare! Ini 7 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

  4. Kembalinya Luis Enrique Lahirkan Sebuah Drama Baru

  5. Rustam: Jonan Cocok Pimpin PLN, Susi Layak Pimpin Garuda Indonesia

  6. Posisi Duduk Jadi Sorotan Saat Raker Komisi III DPR, Kapolda Metro Dinilai Rendah Hati

  7. Kapolri Tegaskan Firli Bahuri Tetap Diberhentikan dari Kabaharkam Sebelum Pelantikan Ketua KPK

  8. Aset First Travel Disita Negara, Gayus Lumbuun Sebut Putusan Hakim MA Sudah Sesuai UU

  9. Dengar Kabar Meninggal, Gracia Indri Langsung Kroscek Instagram Cecep Reza

  10. Erick Kesal, Diajak Petinggi BUMN Rugi Makan di Restoran Mewah!

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video Ceramahnya Pernah Viral, 4 Ustaz ini Dikenal Kocak oleh Warganet

Image
News

Meninggal Sebelum Ceramah, 5 Fakta Menarik Habib Musthofa Al Jufri

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif