image
Login / Sign Up

Mengingat Jejak Kebijakan Ekonomi di Masa Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW

Siti Nurfaizah

Image

Ilustrasi | ISTIMEWA

AKURAT.CO Dalam penanggalan kalender Islam, tepat hari ini jatuh pada 12 Rabi'ul-Awwal 1441 Hijriah yang diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW. Bagi umat muslim khususnya di Indonesia, memperingati Maulid Nabi merupakan peringatan istimewa. Sebab, diperingati sebagai hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW mengajarkan banyak hal kebaikan bagi umatnya seperti berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muamlah). 

Sistem perekonomian pada masa Nabi Muhammad SAW merupakan sistem ekonomi yang berdasarkan syariat islam dan berlandaskan Al-Quran dan Sunnah Rasul. Sejumlah aturan yang tertanam pada landasan perekonomian tersebut berbentuk keharusan melakukan atau sebaiknya melakukan sesuatu, juga dalam bentuk larangan melakukan atau sebaliknya tidak melakukan sesuatu.

Tentu aturan-aturan yang tersebut dalam Al-Quran dan Sunnah Rasul bertujuan untuk menjamin keselamatan manusia sepanjang hidupnya, baik agama diri, akal, harta benda maupun nasab keturunan.

Rasulullah memulai implementasi perekonomian islam sejak diutusnya beliau sebagai utusan Allah SWT pada usia 40 tahun. Sistem perekonomian islam tampak cerah bukan pada masa Makkah, namun mulai pada masa Madinah atau hijrahnya Rasulullah ke kota Yastrib (Madinah). 

Adapun pada masa pemerintahannya, Rasulullah menerapkan jizyah, yakni pajak yang dibebankan kepada orang-orang non-Muslim, khususnya ahli kitab, sebagai jaminan perlindungan jiwa, harta milik, kebebasan menjalankan ibadah serta pengecualian dari wajib militer.

Besarnya jizyah adalah satu dinar per tahun untuk setiap laki-laki dewasa yang mampu membayarnya. Perempuan, anak-anak, pengemis dan penderita penyakit dibebaskan dari beban ini. Pembayaran jizyah ini tidak harus berupa uang tunai, tetapi juga dapat berupa berbagai barang lainnya.

Selain jizyah, Rasulullah juga menerapkan sumber pendapatan negara yang terpenting dengan sistem Kharaj, yakni pajak tanah yang dipungut dari kaum non-Muslim. Tanah tersebut diambil alih oleh kaum Muslimin dan pemiliknya diberi hak untuk mengolah tanah tersebut dengan status penyewa dan bersedia memberikan sebagian hasil produksinya kepada negara.

Disamping itu, bukan hanya non-Muslim yang dikenakan pajak, umat Islam pun dikenakan pajak yang sama dengan kharaj, yakni Ushr dari hasil pertanian dan buah-buahan.

Sumber pendapatan Negara selain jizyah dan kharaj adalah sistem Ushr, sebuah jenis pajak yang telah berlangsung pada masa Arab Jahiliyah yang diadopsi oleh Rasulullah sebagai bea impor yang dikenakan kepada semua pedagang dan dibayar hanya sekali dalam setahun serta berlaku hanya terhadap barang-barang yang bernilai lebih dari 200 dirham. Tingkat bea yang dikenakan kepada para pedagang non-Muslim yang dilindungi adalah sebesar 5 persen sedangkan pedagangg Muslim sebesar 2,5 persen.

Diantara sumber-sumber pendapatan Negara pada masa pemerintahan Rasulullah Saw, zakat dan Ushr merupakan dua pendapatan yang paling utama dan penting. 

Selain sumber-sumber pendapatan tersebut, terdapat beberapa sumber lain yang bersifat tambahan atau sekunder. Sumber pendapatan skunder tersebut bisa didapatkan melalui uang tebusan para tawanan perang, pinjaman-pinjaman, khums atas rikaz atau harta karun, amwal fadilah yakni harta yang berasal dari harta benda kaum Muslimin yang meninggal tanpa ahli waris atau harta seorang Muslim yang murtad dan pergi meninggalkan negaranya.

Wakaf juga merupakan pendapatan sekunder. Nawaib, yaitu pajak khusus yang dibebankan kepada kaum Muslimin yang kaya raya dalam rangka menutupi pengeluaran Negara selama masa darurat. Bentuk lain adalah zakat fitrah dan sedekah-sedekah seperti hewan qurban, kafarat dan hadiah-hadiah yang diberikan oleh pemimpin atau pemerintah Negara lain.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Pajak Kendaraan di Jakarta Naik, Ini Alasannya

Image

News

5 Perusahaan di Cilincing Menunggak Pajak Hingga Rp4,4 Miliar

Image

Ekonomi

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Tanpa Repot Antre

Image

News

Misbakhun Maknai Hari Pahlawan dengan Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat

Image

Ekonomi

Rahasia Siti Khadijah Gapai Keberhasilan dari Berdagang

Image

Ekonomi

Gaya Berbisnis Nabi Muhammad yang Patut Dijadikan Teladan

Image

Ekonomi

Mengilhami 5 Karakteristik Ekonomi Syariah Warisan Nabi Muhammad SAW

Image

Ekonomi

Tak Menyalahi Aturan Islam, Seperti Apa Pasar Modal Syariah?

Image

Ekonomi

Ternyata Perang Dagang Juga Pernah Terjadi di Zaman Nabi Muhammad

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Aprindo: Beras Medium Miliki Kualitas Premium

Berdasarkan catatan Aprindo terdapat sekitar 45.000 ritel modern.

Image
Ekonomi

BI Dukung Ekonomi Mandiri Lewat Pembentukan Holding Pondok Pesantren

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar pondok pesantren lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Image
Ekonomi

Kementerian BUMN: Sriwijaya Tetap Harus Bayar Utang!

Kementerian BUMN menyatakan tidak akan ikut campur terkait drama antara Garuda dan Sriwijaya.

Image
Ekonomi

Pertamina Lakukan Eksplorasi Migas Terbesar se-Asia Pasifik dan Australia

Pertamina Hulu Energi (PHE) secara resmi mulai melakukan survei Seismik Laut Regional 2D terbesar di Asia Pasifik dan Australia.

Image
Ekonomi

Sistem Non Tunai dengan Satu Kartu Berpotensi Menimbulkan Diskriminasi

Penerapan sistem non tunai pada transaksi publik yang hanya bisa memakai satu kartu perbankan berpotensi menimbulkan diskriminasi.

Image
Ekonomi

Izin Reekspor Sampah B3 Berbelit, Pengusaha Rugi Rp2 Miliar

Pengusaha kertas dan bubur kertas mengaku mengalami kendala dalam mengurus perizinan ekspor ulang kontainer limbah B3.

Image
Ekonomi

Ramah Cuan Sahabat Lingkungan, Ini 5 Fakta Menarik Toko Kelontong Kekinian, The Bulkstore & Co

Semakin marak berbagai terobosan terkini dengan membawa semangat zero waste.

Image
Ekonomi

Kelola 14 WK Panas Bumi, Pertamina Siap Dukung Listrik Nasional

Pertamina melalui anak usaha sektor hulu Pertamina Geothermal Energy terus menggenjot produksi energi panas bumi dari 14 WK.

Image
Ekonomi

Demi Buka Lapangan Kerja, Pengusaha Dukung Pemerintah Garap Omnibus Law

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Benny Sutrisno mengaku, pihaknya sangat menyambut baik tekad Presiden tersebut.

Image
Ekonomi

Ingin Mencoba Peruntungan Bisnis Kos-kosan? Simak 5 Tips Berikut!

Maka dari itu, bisnis kos-kosan selalu mempunyai prospek yang menjanjikan.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Polemik Salam Semua Agama, Syamsuddin: Orang Lain Sudah Berpikir Bagaimana Wisata ke Luar Angkasa, Kita Masih Berkubang dalam Kegaduhan

  2. Syamsuddin Haris: Bagaimana Bangsa Mau Maju Jika Perdebatan Masih Urusan Salam

  3. Ternyata Hanya Satu Pemain Indonesia yang Diunggah di Akun Instagram Kento Momota, Siapa Dia?

  4. Komplotan Geng Motor yang Tewaskan Satpam Dikepalai Siswa SMA

  5. Larangan MUI Ucapkan Salam Semua Agama, SETARA Institute: Sangat Ekslusif dan Tidak Menghargai Perbedaan

  6. Pemerintah Dimintai Akui Lakukan Pencekalan HRS

  7. Viral Siswa SD Muhammadiyah Pakai Peci NU, Warganet: Indahnya Kebersamaan

  8. Tak Laporkan Tempo Soal Karikatur Anies, Ini Penjelasan Fahira Idris

  9. Penunggak Cicilan di Fintech Kini Tak Bisa Pinjam Sana Sini Lagi

  10. Minta Rizieq Shihab Ungkap Kebenaran Surat Cekal, Ferdinand: Jangan Negara ini Dibusukkan oleh Opini Kosong

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Available

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel