image
Login / Sign Up

Keunggulan Miliki SHM, Punya Rumah Seumur Hidup

Wayan Adhi Mahardika

Image

Anak-anak bermain dikawasan perumahan tapak bersubsidi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/6/2019). Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Daniel Djumali, mengatakan kuota pembiayaan rumah subsidi yang mencakup proyek Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisi Bunga (SSB) akan segera habis dalam 2 bulan-3 bulan ke depan (sekitar Agustus-September 2019). Hal ini juga bisa menyebabkan banyaknya akad KPR subsidi yang menggantung. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Punya rumah sendiri memang impian banyak orang, bikin hidup jadi lebih nyaman dan tenang. Tapi punya saja juga belum tentu bikin tenang jika surat tanahnya belum SHM atau Sertifikat Hak Milik.

Apa pasal? Karena SHM atau Sertifikat Hak Milik bisa dibilang sebagai dokumen kepemilikan tanah atau rumah yang menduduki kasta tertinggi dan paling kuat dari sisi hukum. Jadi ketika Anda hendak membeli rumah atau sebidang tanah, penting untuk mengetahui status sertifikat tanahnya.

Dilihat dari keleluasaan dalam penggunaannya, dari semua hak atas tanah yang ada, hak milik yang dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik atau SHM menempati kasta tertinggi dan memiliki manfaat paling besar bagi pemiliknya.

baca juga:

Mengapa demikian? Seperti tercantum dalam Pasal 20 UUPA, hak milik atas tanah adalah hak turun-temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah. Dan Hak milik atas tanah memberikan kewenangan untuk menggunakannya bagi segala macam keperluan dengan jangka waktu yang tidak terbatas. Hak milik atas tanah dapat berlangsung terus selama pemiliknya masih hidup.

Ketika pemiliknya meninggal dunia, hak miliknya dapat dilanjutkan oleh ahli warisnya sepanjang memenuhi syarat sebagai subjek hak milik, serta tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Memiliki tanah dengan status hak milik jelas jauh lebih bergengsi jika dibanding dengan tanah berstatus Hak Guna Usaha atau HGU, di mana Anda hanya memiliki hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dalam jangka waktu tertentu. Paling lama enam puluh tahun untuk keperluan pertanian, perkebunan, perikanan, atau peternakan.

Juga lebih leluasa ketimbang memiliki Hak Guna Bangunan atau HGB. Dengan HGB hak Anda untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas tanah yang bukan milik Anda sendiri dengan jangka waktu paling lama 30 tahun.

Mengapa memiliki tanah dengan status hak milik disebut sebagai aset? Ini karena meski Anda tak mendirikan bangunan atau berusaha di atas tanah yang memiliki sertifikat hak milik atas nama Anda, tanah itu bisa memberi Anda keuntungan.

Tanah yang Anda miliki selain dapat dijual untuk mendapatkan dana segar, juga dapat digadaikan sementara, dijadikan jaminan untuk meminjam dana ke bank, disewakan, diwakafkan, dan tentu saja dapat diwariskan kepada anak cucu tercinta.

Syarat utama untuk mendapatkan Sertifikat Hak Milik atau SHM atas tanah bagi subyek perorangan adalah Warga Negara Indonesia. Seperti dicantumkan dalam Pasal 21 ayat 1 UUPA, hanya warga Negara Indonesia yang dapat mempunyai hak milik.

Selanjutnya yang diperlukan adalah menyiapkan dokumen yang diperlukan sesuai dengan status tanah saat ini.

Tanah Warisan Atau Girik yang Belum Disahkan dan Dibuktikan dengan Sertifikat Hak Milik

Lampirkan Surat Keterangan Tidak Sengketa yang membuktikan bahwa tanah itu bukan merupakan tanah sengketa, Surat Keterangan Riwayat Tanah yang menerangkan riwayat tanah girik yang mungkin pernah dialihkan sebagian atau seluruhnya, dan Surat Keterangan Tanah secara Sporadik yang mencantumkan tanggal perolehan atau penguasaan tanah.

Tanah Sertifikat Hak Guna Bangunan

Jika ingin diubah menjadi tanah bersertifikat hak milik, maka siapkan sertifikat asli hak guna bangunan (SHGB), fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selanjutnya Anda bisa membawa semua dokumen tersebut ke kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) sesuai lokasi wilayah tanah berada beserta identitas diri berupa:

- Kartu tanda penduduk
- Kartu keluarga,
- Fotokopi bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB tahun berjalan.
- Mengajukan Permohonan Sertifikat

Pada tahap ini BPN akan menunjuk petugas yang akan melakukan pengukuran ke lokasi. Hasil pengukuran di lokasi akan dicetak dan dipetakan di BPN dan Surat Ukur disahkan atau tandatangani oleh pejabat yang berwenang.

Selanjutnya petugas BPN dan lurah setempat akan melakukan penelitan, lalu data yuridis permohonan tanah tersebut akan diumumkan di kantor kelurahan dan PBN selama enam puluh hari untuk menjamin tidak ada keberatan dari pihak lain.

Jika ini tidak bermasalah, nantinya akan terbit SK Hak Atas Tanah setelah jangka waktu pengumuman terpenuhi, dilanjutkan dengan penerbitan SK hak atas tanah. Tanah dengan dasar girik ini akan langsung terbit berupa Sertifikat Hak Milik (SHM).

Besarnya biaya pengurusan sertifikat relatif tergantung lokasi dan luas tanah. Semakin strategis dan luas, akan semakin tinggi juga biayanya. Disamping biaya pengurusan sertifikat, Anda juga akan dibebankan Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB). []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

News

Saling Memandang hingga Bercanda, ini 5 Kebiasaan Suami Istri yang Berpahala Besar

Image

Gaya Hidup

Tipe Toilet Kering Lebih Menyehatkan Dibandingkan Toilet Basah

Image

News

Tim Gabungan Berhasil Bekuk 23 Tersangka Jaringan Pelaku Bom Bunuh Diri di Sumut

Image

News

Batik Air Mendarat Darurat di Bandara El Tari Kupang, Pilot Dilarikan ke Rumah Sakit

Image

Ekonomi

Pemerintah Rombak Aturan DP Rumah Subsidi Jadi Hanya 1 Persen

Image

News

Lima Kali Gempa Beruntun di Ambon, 94 Rumah Warga Alami Kerusakan

Image

Ekonomi

BI: Pertumbuhan Harga Properti hingga September Masih Terbatas

Image

Ekonomi

Program Satu Juta Rumah Tembus 1,1 Juta Unit

Image

News

Usai Jenguk La Lembah Manah, Jokowi: Sampun Nggih, Sampun Nggih

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Benarkan Mantan Sesmen BUMN Jadi Wadirut

Manajemen Pupuk Indonesia mengonfirmasi Mantan Sesmen BUMN Imam Apriyanto Putro bakal mengisi posisi Wadirut perseroan.

Image
Ekonomi

Permudah Izin Usaha, Kemendag Kembangkan Portal SIMPKTN

Kemendag menyelenggarakan Pertemuan Teknis Pengendalian Mutu Barang dan Sinkronisasi Mutu Kinerja Lembaga Penilaian Kesesuaian.

Image
Ekonomi

Bos Huawei: Kami Tak Lagi Butuh Pasokan Suku Cadang dari AS

Menurut Huawei hal tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi, sebab Huawei tak butuh pasokan bahan dari AS.

Image
Ekonomi

Kemendagri Akan Verifikasi Data Desa Secara Menyeluruh

Benny Irawan mengatakan bahwa verifikasi yang dilakukan terhadap desa akan dilakukan secara menyeluruh.

Image
Ekonomi

Pengamat Minta Perjelas Kerancuan Definisi Nelayan Kecil dalam UU

Seharusnya pemerintah menggunakan patokan yang terdapat dalam FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian PBB).

Image
Ekonomi

Shortfall Pajak Terancam Melebar hingga Rp259 Triliun

DDTC memperkirakan realisasi penerimaan pajak pada akhir 2019 berada di kisaran Rp1.361 triliun-Rp1.398 triliun.

Image
Ekonomi

Pembangunan Berkelanjutan Dunia Mampu Sentuh 10 Persen, Jika...

Pencapaian target dari program tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) baru mencapai 5 persen.

Image
Ekonomi

Kadin Bentuk SatgasĀ Identifikasi Masalah Ekspor dan Investasi

Saat ini pelaku usaha masih merasa kesulitan dalam mengembangkan ekspor serta mendatangkan investasi.

Image
Ekonomi

Laporan Administrasi Dana Desa Bakal Dipermudah, Ini Alasan Kemenkeu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mempermudah desain laporan administrasi dana desa.

Image
Ekonomi

Jadi Wadirut Pelindo II, Hambra Samal Bakal Kawal Holding Pelabuhan

Jadi wadirut Pelindo II, Hambra Samal punya tugas siapkan Holding Pelindo II.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Orang ini Pamer STNK Lamborghini Aventador, Pajak Tahunannya Bikin Jiwa Miskin Bergejolak

  2. Paranormal: Kail dan Jala Politik Mulai Berbelok Arah Ketika Pak Prabowo Jadi Menhan

  3. Syamsuddin: Saya Kira Tidak Elok Bagi Menteri Edhy Prabowo Beberkan Kejanggalan Ibu Susi

  4. Erick Tunjuk 5 Deputi dan 1 Sesmen Jadi Direksi BUMN, Ini Susunan Resminya!

  5. Satu Terduga Teroris Ditangkap di Solo, Tetangga: Setiap Pulang ke Rumah Selalu Bawa Masalah

  6. Gusur Bangunan Liar, Pengamat: Anies Baswedan Potensi Ditinggal Pendukung

  7. Beberkan Produk Berbahan Merkuri, Pemilik Singgung Attitude Nikita Mirzani

  8. Gara-gara Hal Ini, Ekonomi Indonesia Jadi Sorotan Dunia?

  9. Begini Komentar Anies Soal Penggusuran Sunter

  10. Mahar Politik Puluhan Miliar, Syamsuddin: Kalau Mau Murah, Kepala Daerah Diangkat Mendagri, Tapi Apa Kata Dunia

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif

Image
News

7 Potret Bahagia Keluarga Menparekraf Wishnutama Sambut Kelahiran Salima Putri Tama

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek