Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Laju Rupiah Tertahan Wait and See Perang Dagang

Anggi Dwifiani

Laju Rupiah Tertahan Wait and See Perang Dagang

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Pergerakan nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu pagi (6/11/2019) tertahan, seiring dengan penantian pelaku pasar terhadap perkembangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Rupiah terpantau bergerak melemah sebesar 21 poin atau 0,15 persen menjadi Rp13.989 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.968 per dolar AS.

"Dikabarkan AS dan China sedang dalam proses memilih lokasi untuk menandatangani kesepakatan dagang. Situasi itu membuat sebagian pelaku pasar sedikit menahan transaksinya terhadap aset mata uang berisiko seperti rupiah," kata Kepala Riset Valbury Asia Future Lukman Leong di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

baca juga:

Kondisi itu, lanjut dia, juga membuat tren penguatan dolar AS masih terjaga sehingga membatasi ruang gerak mata uang rupiah untuk melanjutkan apresiasi, meski dari dalam negeri terdapat sentimen positif mengenai data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang mengalami pertumbuhan pada kuartal III tahun ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDB Indonesia pada triwulan III 2019 sebesar 5,02 persen, secara tahunan. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2019 tumbuh 5,04 persen.

Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra menambahkan dolar AS cenderung terapresiasi di tengah optimisme pasar terhadap negosiasi dagang antara AS dengan China yang terlihat menunjukkan ke arah positif.

"Dalam beberapa hari terakhir Beijing dan Washington telah memberikan tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan. Diharapkan perang dagang yang berlarut-larut dan telah menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global segera berakhir," katanya.

Ia mengemukakan China mendorong Presiden AS Donald Trump untuk menghapus lebih banyak tarif yang dikenakan pada bulan September sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan fase pertama, diharapkan kesepakatan kedua negara itu ditandatangani pada akhir bulan ini. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

FOTO Hunian DP Nol Rupiah di Menara Samawa Terisi 50 Persen

Image

Ekonomi

DPR RI

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Kian Melek Sejahterakan Petani

Image

Ekonomi

Buruh Minta Upah Minimum 2021 Naik 8 Persen Walau Ekonomi Minus

Image

News

MPR RI

MPR Dorong Pembangunan Kewirausahaan dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Image

Ekonomi

Bos BKPM Minta Pembangunan Infrastruktur KIT Batang Libatkan Pengusaha Lokal

Image

Ekonomi

Beri Pinjaman Bagi Negara Dilanda Kesusahan, Menengok Fakta Mencengangkan Bank Dunia

Image

Ekonomi

UU Cipta Kerja Diyakini Bisa Kerek Ekonomi RI Tumbuh Pasca Pandemi

Image

Ekonomi

Rayuan Maut Pemerintah Gaet Investor Asing ke Indonesia

Image

Ekonomi

Ditengah Pandemi, Bos Pelindo IV Lanjutkan Investasi Pembangunan Kendari New Port

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BI Dorong Inisiatif Wakaf Lintas Negara Islam

BI mendorong inisiatif wakaf lintas negara Islam. Sebab, sebanyak 59 persen negara Islam berpendapatan rendah dan menengah ke bawah.

Image
Ekonomi

Alasan PTPN Group Gunakan Digital Farming Kelola Kelapa Sawit Hingga Aktivitas Pabrik

PTPN Group terapkan sistem aplikasi terintegraai Digital Farming guna kelola kebun kelapa sawit maupun karet serta aktivitas di pabrik

Image
Ekonomi

KKP Perlu Perbanyak Fasilitas Pembudidaya Udang di Daerah, Apa Saja?

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu untuk memperbanyak fasilitas terhadap pembudidaya udang di berbagai daerah.

Image
Ekonomi

Kabar Baik! Ganjar Naikkan Upah Minimum Jateng 3,27 Persen

Ganjar mengaku tidak menggunakan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dalam menetapkan kenaikan UMP Jateng 2021.

Image
Ekonomi

Denny Siregar: Pahlawan Ekonomi Sekarang Itu yang Piknik!

Denny Siregar mengatakan pahlawan ekonomi sekarang itu adalah mereka yang piknik

Image
Ekonomi

Menko Luhut Pastikan Food Estate Tak Usik Hutan Lindung

Luhut: Pemilihan lokasi kawasan food estate di sana, saya pastikan tidak melewati batas hutan lindung atau area konservasi.

Image
Ekonomi

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Membeludak Selama Libur Panjang

Tol Cipali selama tiga hari terakhir pada hari libur panjang ini mengalami peningkatan hingga di atas 50 persen.

Image
Ekonomi

Harga Kelapa Sawit di Kabupaten Batanghari Naik

Dalam satu minggu terakhir, kelapa sawit di tingkat petani mengalami kenaikan harga dari Rp1.600 per kilogram menjadi Rp1.800 per kilogram

Image
Ekonomi

AP I Layani 103.506 Orang Penumpang di Hari Pertama Libur Panjang Maulid Nabi

Angkasa Pura I mencatat trafik penumpang sebesar 103.506 orang di 15 bandara pada 28 Oktober; masa arus mudik libur panjang Maulid Nabi.

Image
Ekonomi

Menhub Apresiasi Petugas Pelabuhan Tanjung Priok Atas Penerapan Protokol Kesehatan

Menhub Budi Karya Sumadi mengapresiasi para petugas di Pelabuhan Tanjung Priok yang menerapkan protokol kesehatan saat melayani penumpang.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Jika 1,9 Milyar Umat Memboikot Produk Prancis, Maka Berhasil Menjungkirkan Macron!

  2. Polemik Kartun Nabi Muhammad: Iran Terbitkan Koran Bergambar 'Iblis Macron'

  3. 5 Tempat Makan Langganan Presiden Jokowi di Solo, Dijamin Bikin Ngiler!

  4. Denny Siregar: Umat Kristen Kutuk Kontroversi Macron Pasti Tumbuh Di Lingkungan Islam

  5. Desak Macron Minta Maaf, Mustofa: Beruntung Negeri Kami Tak Menerapkan Hukum Islam

  6. 7 Potret Keromantisan Verrel Bramasta dan Ranty Maria, Bikin Baper Warganet

  7. Kisah Malaikat Malik Menahan Matahari dengan Sayapnya Demi Sayyidina Ali

  8. Ngefans Berat, Baim Wong Pertemukan Paula Verhoeven dengan Mak Beti

  9. Bahaya! Jangan Cas Smartphone Saat Tidur Malam

  10. Hillary Brigitta Harap Pernyataan Megawati Soal 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Cambuk

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Dr. Akhmad Shunhaji, M.A.

Respon Quranik terhadap Pola Pembelajaran di Masa Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Degradasi Legitimasi Jokowi

Image
Achsanul Qosasi

Berkoperasi dalam Pandemi

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Sosok AKP Agung, Ikut Tangani Kasus Penistaan Agama Ahok

Image
Ekonomi

Biar Berkah, Pelajari Kiat Jadi Pedagang Cemerlang Sesuai Tuntunan Nabi Muhammad SAW

Image
News

5 Potret Terbaru Ganjar Pranowo, Makin Gagah dengan Kumis dan Brewok