Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pasang Target Spesifik, 7 Cara Sakti Bikin Pekerja Anti Tunda Pekerjaan

Tomyzul Habib

Pasang Target Spesifik, 7 Cara Sakti Bikin Pekerja Anti Tunda Pekerjaan

Ilustrasi langkah yang harus dilakukan untuk meredam emosi setelah dimarahi atasan | Unsplash

AKURAT.CO, Menunda pekerjaan untuk istirahat haruslah dilakukan agar tidak jenuh dan stres dalam bekerja. Tetapi, jika terus menerus dilakukan dengan tanpa jadwal tertentu, maka hanya akan mengganggu kinerja dan menurunkan percaya diri.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai cara agar kebiasaan menunda pekerjaan dapat dikurangi.

1. Kenali durasi waktu pekerjaan

baca juga:

Unsplash

Setiap pekerja memiliki jobdesk masing-masing dengan waktu penyelesaian yang berbeda-beda. Ketahui berapa jam atau menit yang kamu perlukan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Kamu juga bisa mengkategorikannya jika memang setiap tugas memiliki waktu penyelesaian yang berbeda-beda.

2. Susun target secara detail

Unsplash

Setelah kamu mengetahui jangka waktu yang kamu butuhkan untuk menyelesaikan sebuah tugas, buat target detail tentang apa yang akan kamu lakukan dalam satu hari, atau paling tidak dalam beberapa jam ke depan. Dengan begitu, kamu akan semakin terpacu untuk dapat mengerjakannya sesuai waktu yang telah kamu rencanakan.

3. Kenali waktu produktif

Unsplash

Setiap pekerja tidak hanya memiliki waktu penyelesaian yang berbeda, tetapi juga waktu produktif yang berbeda. Beberapa orang bisa sangat produktif ketika baru saja sampai di kantor ketika pagi, ada juga yang akan produktif ketika setelah makan siang, atau ada juga yang lebih suka dekat dengan deadline harian ketika menjelang pulang. Maksimalkan penyelesaian tugas ketika kamu sedang dalam waktu produktif.

4. Selesaikan tugas paling berat lebih dahulu

Unsplash

Ketika kamu sudah mengetahui waktu produktifmu, pastikan kamu mengerjakan pekerjaan yang paling berat. Dengan begitu, secara psikologis kamu akan lebih siap untuk menyelesaikan tugas berikutnya yang lebih ringan.

5. Pekerjaan yang ringan dalam satu waktu

Pexels

Jika kamu memiliki waktu produktif ketika menjelang pulang, kamu juga bisa menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan ringan terlebih dahulu. Namun, kerjakan tugas-tugas ringan tersebut secara bersamaan agar kamu juga bisa lebih dekat dengan target harian kamu.

6. Jadilah fleksibel

Pexels

Salah satu kelemahan dalam perencanaan harian adalah adanya kemungkinan malas ketika dalam menyelesaikan pekerjaan tidak sesuai jadwal. Untuk menghindari hal ini, kamu bisa membuat jadwal untuk lebih fleksibel, contohnya dengan memberi toleransi waktu beberapa menit atau jam. Selain itu, mulailah segera untuk tugas-tugas berikutnya, jangan menunggu mood atau menyelesaikan satu pekerjaan dengan sesempurna mungkin. Hal tersebut malah bisa berdampak buruk kepada kinerjamu.

7. Rayakan kemenangan kecil

Unsplash

Target harian yang telah kamu capai haruslah dirayakan dengan berbagai perayaan kecil, seperti bercakap singkat dengan rekan terdekat, berjalan-jalan di taman, menonton film favorit, atau makan makanan spesial. Hal tersebut dapat memberikan dampak yang baik kepada otak dan membuatmu lebih bersemangat untuk tidak menunda pekerjaan.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari penundaan pekerjaan. Apakah kamu sudah melakukannya?[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

Ekonomi

6 Trik Menawar, Nomor 6 Paling Ampuh Kaum Pria Wajib Coba

Image

Ekonomi

Lakukan Dulu 4 Hal Ini, Sebelum Beli Rumah Idaman!

Image

Ekonomi

Begini Lho Tips Ampuh Terhindar dari Pinjaman Online!

Image

Gaya Hidup

5 Cara Membuat Masker Rambut dari Bahan Alami, Lebih Berkilau!

Image

Ekonomi

Gak Melulu Mahal, Jajal Tips Dekorasi Rumah dengan Budget Hemat!

Image

Ekonomi

Cicilan Numpuk Setelah Menikah? Jangan Panik, Simak Tips Mengatasinya!

Image

Gaya Hidup

5 Cara Rawat Tanaman Agar Subur Berseri

Image

Gaya Hidup

Resep Bola-bola Daging, Bitterballen yang Meleleh di Mulut

Image

News

Demo Sendirian Pakai Gambar Senyuman, Aktivis Singapura Ini Terancam Didenda Rp50 Juta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Upskilling Mitigasi & Anatomi Kapal, Upaya Kilang Pertamina Cilacap Menekan Angka Losses

Pertamina Refinery Unit (RU IV) Cilacap yang tergabung dalam tim losses mengikuti upskilling dilakukan melalui aplikasi M- Teams

Image
Ekonomi

Pelepasliaran 13 Yaki di Bolaang Mongondow Timur, Kado Pertamina untuk Alam Indonesia

Pertamina melepasliarkan 13 ekor Monyet Hitam Sulawesi yang juga disebut Yaki macaca nigra di kawasan konservasi TWA Gunung Ambang

Image
Ekonomi

Pemerintah Perlu Gandeng Koperasi untuk Salurkan PEN Bagi UMKM

Sebagian besar UMKM masih kesulitan mengakses layanan kredit formal, baik dari dari perbankan maupun Lembaga keuangan lain

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: RCEP Buat Indonesia Makin Terintegrasi dengan Rantai Global

Indonesia harus memanfaatkan peluang yang ditawarkan RCEP

Image
Ekonomi

Hasil Survei: Keuangan Milenial Paling Terdampak Selama Pandemi

Survei global terbaru dari Standard Chartered, generasi Milenial-lah (usia 25-44 tahun) yang paling terkena dampak

Image
Ekonomi

Ultimatum Luhut ke KKP: Jangan Sampai Tidak Bisa Karena Tak Ada Menteri

Luhut Binsar Pandjaitan meminta jajaran KKP tetap menjalankan program kementerian dan pekerjaan seperti biasa

Image
Ekonomi

Terungkap! Penyebab Realisasi Zakat dan Wakaf Masih Rendah di Indonesia

Terdapat 80 persen penduduk beragama islam namun potensi dalam hal zakat dan Wakaf, Indonesia masih terbilang belum optimal

Image
Ekonomi

Kerja Sama Semen Indonesia dan KAI Mampu Dukung Pemangkasan Biaya Logistik Nasional?

Semen Indonesia menandatangani nota kesepahaman dengan KAI untuk optimalisasi dan pengembangan angkutan semen

Image
Ekonomi

SMI Setujui Pinjaman PEN untuk Daerah Rp9,87 Triliun, Begini Rinciannya!

SMI melakukan penandatanganan pinjaman PEN ke daerah bersama 19 pemerintah daerah dengan nilai komitmen Rp9,87 triliun

Image
Ekonomi

Penuhi Kebutuhan Petani, Pupuk Indonesia Perkuat Stok Jelang Akhir Tahun 2020

Pupuk Indonesia perkuat ketersediaan pupuk di lini III dan IV guna penuhi kebutuhan petani jelang akhir 2020

terpopuler

  1. 5 Kisah Menarik Keluarga Maradona dan Anak-Anaknya, Ada yang Sempat Tidak Diakui

  2. Sarita Abdul Mukti Sebut Hubungan Vicky Prasetyo dan Kalina Oktarani Bukan Settingan

  3. Pilkada 2020, Mayoritas Masyarakat Pilih Pemimpin dari Putra Asli Medan

  4. Abdillah Toha: Halo Bapak Prabowo, Sudah Bikin Bui Buat Penjarakan Kader?

  5. Jarang Bokek, 5 Zodiak Ini Senang Banget Hemat!

  6. Menteri Nadiem Pastikan BSU untuk Tenaga Pendidik dan Kependidikan Tepat Sasaran

  7. Pengangguran Jakarta Tertinggi di Indonesia, Anak Buah Anies: Kan Karena Pandemi

  8. Tersangka Kasus Suap Calon Bintara di Palembang Disanksi Pasal Berlapis

  9. Puluhan Warga Petamburan Tertular Corona Pasca Hajatan Rizieq Shihab, Kapolda: Ini Pelajaran

  10. Israel Hapus Arab Saudi dari Daftar Negara Wajib Karantina Virus Corona

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan

Image
Ekonomi

5 Sumber Kekayaan Iis Rosita Dewi, Capai Rp7 Miliar!

Image
Ekonomi

Perjalanan Karir Maradona Hingga Bangkrut Setelah Bergelimang Harta