image
Login / Sign Up

Mentan Syahrul Yasin Limpo Diyakini Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Wayan Adhi Mahardika

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Image

Syahrul Yasin Limpo saat memberikan keterangan usai bertemu dengan Presiden Jokowi | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Sosok Syahrul Yasin Limpo yang baru dilantik menjadi Menteri Pertanian dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani, kata pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof. Totok Agung Dwi Haryanto.

"Sepengetahuan saya tidak banyak politikus yang sukses meniti karir dari bawah untuk mencapai puncak. Salah seorang di antaranya adalah Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju 2019 2024 ini," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilansir dari Antara, Kamis (24/10/2019).

Ia mengatakan, pengalaman Syahrul Yasin Limpo sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Bupati Gowa, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, dan Gubernur Sulawesi Selatan tentu cukup memberi bekal memadai dalam bidang pemerintahan dan birokrasi.

"Ditambah bidang pendidikan doktor ilmu hukum, Pak Menteri ini makin mengokohkan diri sebagai birokrat yang berhasil. Sebagai (mantan) kepala daerah, beliau tentu sudah paham betul persoalan-persoalan yang dihadapi rakyatnya dalam berbagai bidang, termasuk persoalan bidang pertanian," katanya.

Oleh karena itu, dia meyakini bahwa latar belakang Menteri Syahrul Yasin Limpo akan mampu mendukung pekerjaannya sebagai birokrat, mengelola pemerintahan dan semua sumber daya kementerian di bawahnya.

Namun demikian, kata dia, dari sisi lingkup dan teknis bahwa permasalahan pertanian pada tingkat nasional tentu berbeda dengan permasalahan pemerintahan daerah.

"Maka, Menteri Pertanian yang doktor ilmu hukum ini nampaknya akan lebih cepat beradaptasi dengan dunia pertanian Indonesia jika segera berdiskusi dengan pihak yang sudah lama berkiprah dalam bidang pertanian, khususnya para pakar pertanian di universitas serta di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Juga berdiskusi dengan aktivis-aktivis akar rumput pertanian, seperti aktivis perbenihan, aktivis koperasi pertanian, aktivis reforma agraria, aktivis pemberdayaan pedesaan, dan sebagainya, termasuk juga para pedagang dan importir pertanian," kata Totok.

Dengan demikian, kata dia, Menteri Pertanian akan segera menemukan dan mengenali akar permasalahan pertanian Indonesia.

Ia mencontohkan masalah klasik yang belum terselesaikan adalah bagaimana dapat terjadi salah satu negeri paling subur di dunia tetapi masih menjadi negeri pengimpor produk pertanian.

Selain itu, lanjut dia, bagaimana dapat terjadi kementerian dengan anggaran besar tetapi petani masih belum sejahtera.

"Masih banyak yang lain. Bagaimanapun kita optimistis dan berharap bahwa dunia pertanian di Indonesia akan makin maju, terutama petani makin sejahtera dengan kepemimpinan menteri baru ini. Itu karena jika petani sejahtera, maka kerjanya akan lebih riang gembira, hasilnya tentu juga akan berlipat ganda, negeri kita jaya," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, perlu membangun paradigma baru "jika petani sejahtera, maka pertanian maju", untuk menggantikan paradigma lama "jika pertanian maju, maka petani sejahtera". []

baca juga:

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Cegah Kejadian Yang Tidak Diinginkan, Dinas Pendidikan Kota Madiun Akan Perbaiki 13 Sekolah Rusak

Image

News

Kepolisian Selidiki Penyebab Karhutla di Kawasan Gunung Ile Mandiri, NTT

Image

Video

VIDEO Morgan Oey dan Anggika Bolsterli Ditantang Game Pilih Mana

Image

Olahraga

PB Djarum

Berkaca pada Gloria Emauelle Widjaja, Postur Tubuh Tak Menjamin Kesuksesan

Image

News

Sertifikat Pra Nikah Jadi Syarat Menikah, Anggota DPR: Bagus, Tapi Jangan Sampai Persulit Pengantin

Image

News

Selidiki Dugaan Kasus Korupsi di DPRD, Kejari Garut Periksa Politisi PDIP Juju Hartati

Image

News

Menaker: Program Kartu Prakerja Akan Diimplementasikan Melalui BLK

Image

News

Puan Maharani Sebut Kediaman Megawati di Teuku Umar Bersejarah

Image

News

Minta Kader PDIP Sabar Dalam Berpolitik, Puan Maharani: Sampai Sini Enggak Gampang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menkop dan UKM Ajak Kaum Perempuan Milenial Jadi Wirausaha

Pengguna internet di Indonesia mencapai 171,17 juta jiwa (64,8% dari total Populasi Penduduk di Indonesia).

Image
Ekonomi

Tingkatkan Pembangunan, Jokowi Perintahkan Reformasi Perpajakan Terus Digalakkan

Presiden juga meminta menterinya mengawal konsistensi dan keberkaitan antara reformasi perpajakan di tingkat pusat dengan daerah.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Minta Masyarakat Beri Kesempatan Direksi/Komisaris BUMN Bekerja

Filosofi Kementerian BUMN adalah harus service oriented dan dengan 142 perusahaan maka BUMN harus dapat bekerja sama.

Image
Ekonomi

Akhir November, BTN Gelar RUPSLB Kukuhkan Chandra Hamzah Sebagai Komut

Bank BTN kemungkinan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB pada akhir November 2019 antara Rabu atau Kamis

Image
Ekonomi

TaniHub dan Akulaku Bakal Bantu Produk UMKM Rambah Pasar Global

UMKM di sektor pertanian bisa diintegrasikan dengan TaniHub.

Image
Ekonomi

Pemajakan Perdagangan E-Commerce Masuk dalam Skema Omnibus Law

Pemerintah telah membahas draf mengenai RUU Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian dalam skema omnibus law.

Image
Ekonomi

Tidak Benar, RUPSLB Pertamina Dipercepat Demi Ahok

Kementerian BUMN menyebut tidak ada percepatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa atau RUPSLB Pertamina digelar cepat pada Senin (25/11).

Image
Ekonomi

Senin Mendatang, Pertamina Gelar RUPSLB untuk Angkat Ahok

PT Pertamina (Persero) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB untuk mengangkat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok seb

Image
Ekonomi

Edhy Prabowo: Konsumsi Ikan Solusi Atasi Stunting

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan konsumsi ikan merupakan solusi yang cepat guna mengatasi permasalahan stunting atau k

Image
Ekonomi

Denny: Yang Dipenjara Jadi Komut Minyak, yang Memenjarakan Terjebak di Negeri Minyak

Cuitan tersebut berisi sindiran kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Soal Catur Haram, Ferdinand: Ini Haram, Itu Haram, Kira-kira Udara yang Berhembus Diharamin Gak?

  2. Dikukuhkan Jadi Bos Pertamina, Jawara Bekasi Sebut Kasus Ahok Lebih Berat dari Korpusi

  3. Denny: Yang Dipenjara Jadi Komut Minyak, yang Memenjarakan Terjebak di Negeri Minyak

  4. Kirim Surat dan Buku ke Erick Thohir, OC Kaligis Bongkar Sepak Terjang Chandra Hamzah selama Pimpin KPK

  5. Jadi Staf Khusus Presiden, ini 10 Potret Kehangatan Putri Tanjung dan Keluarga

  6. Faizal Assegaf: Terobosan Luar Biasa, Tujuh Stafsus Milenial Tidak Jauh Beda dengan Kemampuan Moeldoko

  7. Tak Takut Ditinggalkan Penggemar, 5 Artis India ini Mantap Jadi Mualaf

  8. Tengku Zulkarnain Sindir Ahok: Dia Mantan Napi Mau Diangkat Jadi Pejabat BUMN? Negeri Ajaib!

  9. Bukti Jodoh Tak Terduga, 5 Seleb Hollywood ini Menikah dengan Penggemar

  10. Ahok Ditolak Serikat Kerja Jadi Bos Pertamina, Rizal Ramli: Kok Ndak Kapok Sih? Pembelahan Lagi Pak Jokowi?

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Saatnya Membenahi BUMN

Image
Ujang Komarudin

Menata Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

10 Potret Angkie Yudistia, Penyandang Difabel yang Jadi Staf Khusus Presiden RI

Image
News

5 Fakta Elaine Selyna Hartono, Gadis Cilik Jago Bahasa yang Jadi Ketua RT Termuda

Image
News

5 Staf Khusus Presiden dari Kalangan Milenial Ini Kuliah di Amerika, Siapa Aja?