image
Login / Sign Up

Arifin Tasrif, Menteri ESDM yang Masih Bermimpi Menjadi Pilot

Wayan Adhi Mahardika

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Image

Pengenalan para Menteri kabinet Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di depan Istana Merdeka, Jakrta Pusat, Rabu (23/10/2019) | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Memiliki cita-cita merupakan banyak hal yang ditanamkan kepada anak-anak ketika masa bermainnya. Tidak jarang cita-cita tersebut dipengaruhi oleh orang terdekat di lingkungannya.

Beberapa cita-cita favorit anak-anak di antaranya rata-rata akan menjawab sebagai tentara, dokter, astronot bahkan pilot. Tidak terkecuali Arifin Tasrif kecil kala itu, ia memilih bermimpi menjadi pilot karena sering diajak naik pesawat oleh orang tuanya waktu kecil.

Sehingga terbesit di benaknya bahwa suatu saat ia ingin menerbangkan sendiri pesawatnya. Namun, seiring berjalannya waktu, Arifin yang saat ini dipercaya oleh pemerintah menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) justru menyukai dunia pertanian, hingga ia akhirnya menjadi pekerja profesional di bidang tersebut.

Lahir pada 66 tahun silam, tepatnya 19 Juni 1953, Tasrif menyelesaikan pendidikan sarjananya di ITB (Institut Teknologi Bandung) jurusan Teknik Kimia pada tahun 1972.

Ia juga pernah menorehkan prestasi penghargaan internasional pada tahun 2011. Putra asli Minangkabau tersebut, meraih Honorary Fellowship Award dari AFEO (ASEAN Federation of Engineering Organization), atas kontribusinya dalam dunia keprofesian sebagai insinyur di Indonesia dan regional ASEAN.

Nama Arifin Tasrif semakin meroket ketika ia menjadi Direktur Utama di Pupuk Indonesia. Sebelum duduk di jabatan tersebut, ia lebih dulu menjabat sebagai Direktur Utama PT Pupuk Sriwijaya dan Dirut Petrokimia Gresik.

Oleh Kementerian BUMN, ia dipercayakan untuk mengkoordinasikan produksi dan distribusi lima perusahaan untuk menjadi holding company BUMN waktu itu, di mana tujuan akhirnya adalah menjadi holding BUMN Pupuk Indonesia.

Ia menjadi dirut pertama dari perusahaan holding pupuk BUMN setelah berhasil menyatukan lima perusahaan yang telah didorong pemerintah untuk disatukan.

Pada tahun 2012, ketahanan pangan Indonesia dianggap mengalami peningkatan drastis seiring dengan produktivitas lahan yang semakin luas dibandingkan negara Asia lainnya, padahal waktu itu subsidi pupuk Indonesia lebih kecil dibanding negara Asia lainnya.

Namun ketergantungan impor pangan justru menurun, oleh karena itu, dukungan keberhasilan produktivitas pertanian waktu itu disumbang besar juga dari pasokan dan kualitas pupuk yang tepat sasaran, Arifin dinilai dengan rapor baik atas capaiannya.

Tidak lama setelah itu, ia mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang sejak 2017. Kini pada tanggal 23 Oktober 2019, dengan memakai batik lengan panjang, ia duduk di tangga Istana Presiden, disebutkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Kabinet Indonesia Maju.

Menggantikan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM sebelumnya, Arifin Tasrif akan memiliki tugas utama yaitu fokus pada peningkatan migas, mineral dan minerba. Dalam waktu jangka pendek, lima tahun ke depan, ia diminta untuk melaksanakan visi dan misi Presiden serta Wakil Presiden.

Dengan pengalamannya menjadi Duta Besar Indonesia untuk Jepang, ia berpotensi untuk menjalin hubungan bilateral dengan Jepang dalam rangka investasi sektor migas. Selain itu, Jepang juga selama ini dikenal unggul dalam pengembangan sektor energi baru terbarukan serta kendaraan listrik, maka tidak menutup kemungkinan kerja sama kedua negara dalam sektor energi bisa dimaksimalkan.

Ia pernah mengatakan, bahwa Indonesia mengalami surplus sekitar 2 miliar dolar AS dalam perdagangan Indonesia-Jepang. Bagi Jepang, kondisi tersebut bukan merupakan masalah.

Dengan pengalamannya dalam memimpin korporasi BUMN serta petrokimia, maka ia juga akan memahami dalam mengembangkan industri petrokimia di Pertamina (Persero) sebagai pengembangan bisnis ke depannya.

Tantangan Sektor Migas

Dalam masa akhir jabatannya, Menteri ESDM sebelumnya, yaitu Ignasius Jonan sempat memberikan catatan dalam menjaga kompetitif industri migas. Setidaknya hal tersebut yang akan menjadi PR bagi Arifin ketika melihat gambaran peta industri migas. Menurut Jonan, guna menjaga tetap kompetitif, Ignasius Jonan memberikan catatan mengenai budaya kerja migas.

"Peluang dan tantangan bukan hanya regulasi, tetapi kultur atau kegiatan minyak dan gas bumi juga harus disesuaikan, yaitu mengikuti perkembangan yang terjadi," kata Jonan.

Selain adaptif terhadap perkembangan zaman, tambah Jonan, industri migas selayaknya mengutamakan efisiensi demi keberlangsungan bisnis. Pertimbangan ini diambil Jonan mengingat tingkat harga jual-beli migas yang begitu fluktuatif.

"Jadi yang harus kita pikirkan adalah bagaimana kita membuat produk yang memiliki competitive price. Industri migas haruslah efisien. Harga gas dan minyak dunia tidak bisa ditebak, tetapi kita harus memproduksi produk yang lebih bagus dengan competitive cost," tuturnya.

Sebagai salah satu tulang punggung ekonomi nasional, industri migas diakui tengah menghadapi tantangan berat. Untuk itu, Mantan Menteri Perhubungan tersebut juga menekankan manajemen pengelolaan bisnis migas bisa mengimbangi kecepatan teknologi.

Jonan membandingkan sektor ini dengan sektor telekomunikasi yang bisa sangat efisien. Misalnya, perbedaan harga jual telepon genggam dalam 25 tahun lalu dengan saat ini. "Waktu itu harganya sekitar Rp20 juta sampai Rp25 juta. Sekarang ini hp Apple harganya Rp12 juta," terangnya.

Menurut Jonan, kemajuan dan efisiensi sektor telekomunikasi ini menjadi pemicu bagi tata kelola sektor migas agar tumbuh menjadi sektor yang efisien dan memiliki daya saing. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Amnesty Internasional Nilai Wacana Hukuman Mati Koruptor Hanya Pencitraan Jokowi

Image

News

Rencana Koruptor Dihukum Mati, Saut Situmorang: Cerita Lama yang Selalu Ada

Image

Iptek

10 Tagar Terpopuler Sepanjang 2019 di Indonesia: Dari Agnezmo hingga Jokowi

Image

News

DPR RI

Pernyataan Jokowi Soal Hukuman Mati Bagi Koruptor Adalah Sebuah Peringatan

Image

Ekonomi

Menkop Teten Genjot UMKM Pamer Produk di Rest Area

Image

Ekonomi

Jokowi Optimis Peran TPAKD OJK Dapat Memajukan Usaha Kecil Daerah

Image

News

KPK Sambut Baik Temuan Investigasi Penyerangan Terhadap Novel Baswedan

Image

News

Tanggapi Jokowi Soal Koruptor, Fahri Hamzah: yang di Depan Mata Saja Belum Dicoba

Image

Ekonomi

Omnibus Law Mampu Beri Angin Segar Bagi Iklim Investasi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Begini Siasat DJP Optimalkan Penerimaan Pajak 2020

DJP berencana mengoptimalkan penerimaan melalui adanya perluasan basis pajak yaitu dengan meningkatkan kepatuhan secara sukarela.

Image
Ekonomi

Dirjen Pajak Akui Pertumbuhan Penerimaan Pajak Cukup Berat Tahun Ini

Suryo Utomo menyebutkan pertumbuhan penerimaan pajak 2019 cukup berat yaitu hingga Oktober hanya tumbuh sebesar 0,23 persen (yoy).

Image
Ekonomi

5 Keuntungan Berinvestasi di P2P Lending, Untung Tinggi hingga Bantu UMKM

P2P Lending merupakan salah satu alternatif investasi yang saat ini tengah tumbuh pesat di Indonesia.

Image
Ekonomi
Akurat Economic Forum

Bereskan Polemik Cukai Rokok, Pemerintah Perlu Susun Roadmap Komprehensif IHT

Enny Sri Hartati mendorong dibuatnya roadmap yang komprehensif bersama seluruh stakeholder baik pemerintah, industri hingga petani.

Image
Ekonomi

2020, WIKA Incar Perolehan Kontrak Hingga Rp6 Triliun dari Proyek Luar Negeri

WIKA incar perolehan kontrak hingga Rp6 triliun pada 2020 mendatang.

Image
Ekonomi
Akurat Economic Forum

Kemenperin: Roadmap Industri Hasil Tembakau Masih Dibutuhkan

Kemenperin memandang peta jalan (roadmap) industri hasil tembakau (IHT) masih dibutuhkan untuk segera dirancang oleh pemerintah.

Image
Ekonomi
Akurat Economic Forum

Menilik Urgensi Roadmap Industri Hasil Tembakau untuk Amankan Investasi

"Industri tembakau itu salah satu primadona masuknya investasi asing ke Indonesia."

Image
Ekonomi

Apindo Klaim PP No.45/2019 Dukungan Untuk Dunia Usaha Tanah Air

Pemerintah agar segera merevisi UU No.13 tahun 2003 yang dinilai sudah tidak lagi relevan saat ini.

Image
Ekonomi

5 Cara Ampuh Berburu Barang Kesayangan di Harbolnas, Nggak Bakal Rugi!

Persiapkan dari beberapa hari sebelum Harbolnas tiba

Image
Ekonomi
Akurat Economic Forum

Industri Hasil Tembakau Indonesia Butuh Pusat Litbang

Dibutuhkan suatu pusat litbang bagi industri hasil tembakau (IHT) yang dibangun langsung oleh pemerintah.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Terkena Pukulan Usai Bel, Atlet Indonesia Ditandu Keluar Ring

  2. Angel Lelga Ungkap Zaskia Gotik Pernah Nangis Ketakutan Tak Mau Ketemu Vicky Prasetyo

  3. Ini Tweet Andi Arief yang Membuat Henry Yoso Berang

  4. Bikin Pangling, ini 8 Potret Menteri Kabinet Indonesia Maju Saat Muda

  5. Dipolisikan Politisi PDIP, Habiburokhman: Saya Orang Lampung Asli Siap Bela Rocky Gerung

  6. Kini Tampak Lebih Langsing, Ini 5 Kunci Sukses Diet Okky Lukman

  7. Shafa Harris Senang Diajak Bastian Steel ke Acara Perayaan Natal

  8. Polisi Tolak Laporan Politisi PDIP, Benny Harman: Salut, Bukti Polri Patuh pada Hukum dan Tolak Jadi Alat Gebuk

  9. PNS Libur dari Jumat, Menpan RB: Jangan Kebanyakan, Sabtu Minggu Sudah Cukup

  10. Pelaku Membunuh Wanita di Kamar Kost Diduga Karena Terlibat Masalah Percintaan

Available

fokus

Stop Pelecehan Seksual
Kursus Calon Pengantin
Puasa Plastik
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Relasi Pemilu dengan Kinerja Elit Politik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Menimbang Pencapresan Airlangga

Image
Siswanto Rusdi

Arah Bisnis Pelayaran Nasional

Image
Achsanul Qosasi

Beban Berat BUMN Perbankan

Available

Wawancara

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Image
Video

Joshua Rahmat, CEO Muda yang Menggawangi Mytours

Sosok

Image
News

Jualan Mi Ayam hingga Tak Lagi Jadi CEO, Ini 7 Fakta Menarik Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak

Image
News

Makan Soto hingga Ngobrol Bareng Juru Parkir, 6 Potret Gibran Rakabuming Blusukan di Pasar

Image
Ekonomi

5 Tips Ampuh Pasarkan Produk ala Pendiri Startup Fashion Choosy, Jessie Zeng