image
Login / Sign Up

Luhut Pandjaitan, Menko Maritim yang Konsisten Membela Jokowi

Atikah Umiyani

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Image

Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan saat memberikan keterangannya terkait pencapain tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10). Tiga Menteri hari ini memaparkan tentang Pengembangan Ekonomi Maritim dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Laut | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengumumkan susunan menteri kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Rabu (23/10/2019).

Dalam pengumuman tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan kembali dipercaya untuk menjadi Menko Kemaritiman dalam Kabinet Indonesia Maju. Selain itu, Luhut juga dapat tambahan tugas dari Jokowi di bidang investasi.

Sebab, Kementerian yang dipimpinnya itu berubah nomenklatur menjadi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Sehingga, nantinya Luhut juga akan mengurusi soal investasi.

baca juga:

Luhut merupakan anak ke-1 dari 5 bersaudara pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu. Pada Tahun 1967, mengawali karirnya dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat dan 3 tahun kemudian meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970, sehingga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Karier militernya banyak dihabiskan di Kopassus TNI AD. Di kalangan militer dia dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81. Berbagai medan tempur dan jabatan penting telah disandangnya mulai dari Komandan Grup 3 Kopassus, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), hingga Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat.

Ketika menjadi perwira menengah, pengalamannya berlatih di unit-unit pasukan khusus terbaik dunia memberinya bekal untuk mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus. Dia menjadi salah satu pasukan khusus penanggulangan terorisme terbaik di dunia.

Luhut pun dikenal sebagai pengusaha, di tahun 2004 dia merintis bisnis di bidang energi dan pertambangan dengan mendirikan PT Toba Sejahtra Group. Salah satu anak usahanya, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (Toba Bara) adalah salah satu produsen utama batubara termal yang kompetitif di Indonesia.

Sebagai anak perusahaan PT Toba Sejahtera Group, Toba Bara telah berkembang menjadi produsen batubara utama yang beroperasi pada 3 (tiga) konsesi area tambang batubara di Kalimantan Timur. Sejak memulai produksi pada tahun 2007, mengalami kenaikan yang cepat menjadi sebuah perusahaan terkemuka di bidang batubara. Setidaknya sampai sekarang, luas area tambang Toba Bara secara keseluruhan sekitar 7087 hektare. Total estimasi sumber daya sebesar 236 juta ton. 

Sementara untuk di posisi eksekutif Pemerintah, Luhut sendiri bukan orang yang baru. Terlebih lagi di Kabinet Kerja pimpinan Jokowi. Sebelum menjadi Menko Kemaritiman, dia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia pada 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.

Lalu pada 2015 hingga 2016 ia ditunjuk oleh Pesiden Jokowi untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Dia juga sempat menjabat sebagai Plt. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada Agustus 2016 menggantikan Arcandra Tahar.

Pensiunan Jenderal TNI ini pun sempat menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan di tahun 2002, di bawah kepemimpinan Presiden Abdurahman Wahid.

Jauh sebelum mendapatkan jabatan menteri, di tahun 1999 Presiden B.J Habibie mengangkatnya menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Singapura di era krusial awal Reformasi. Kepiawaian Luhut dalam diplomasi dianggap mampu mengatasi hubungan kedua negara yang sempat terganggu dan kurang selarasnya komunikasi antar pemimpin negara sepeninggal Presiden Soeharto.

Dalam 3 bulan pertama masa jabatannya, ia mampu memulihkan hubungan kedua negara ke tingkatan semula. Lalu pada masa Presiden Abdurrahman Wahid, Luhut ditarik dari Singapura sebelum masa baktinya berakhir dan diangkat jadi Menperindag.

Pria kelahiran Simargala, Sumatera Utara pada 28 September 1947 ini kerapkali membela Jokowi dalam berbagai forum. Terlebih saat Pemilihan Presiden 2019 lalu, ia berada di garda terdepan untuk menepis semua isu yang menimpa Jokowi. Luhut mengaku kesal jika ada orang-orang yang merendahkan kepemimpinan Jokowi.

"Kadang suka kesal juga orang mempertanyakan atau merendahkan Pak Jokowi. Padahal pemimpin dunia sangat apresiasi ke Pak Jokowi," jelasnya.

Menurutnya, pemerintahan Jokowi periode pertama sudah meletakkan landasan yang kuat. Dengan demikian, pemerintahan periode kedua bisa melangkah lebih cepat melaksanakan program-programnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Soal Penggusuran, PDIP Sarankan Anies Ikuti Langkah Jokowi dan Ahok

Image

News

PDIP Minta Kadernya di Parlemen Ikuti Pesan Jokowi Soal Aturan yang Hambat Investasi

Image

News

Kembali ke Rumah, Selvi Ananda dan Lembah Dijemput Langsung oleh Ibu Negara

Image

News

Kolom

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image

News

PPP Berharap Mbah Moen Jadi Pahlawan Nasional

Image

Hiburan

Baper Lihat Kekompakan Jokowi dan Jan Ethes, Addie MS: Bikin Lagi Aja Ya?

Image

News

Pengamat Nilai Airlangga Harus Bertanggung Jawab atas Polemik Impor Cangkul

Image

Ekonomi

Heboh Impor Cangkul, Nilainya Tembus Rp1,48 Miliar Mayoritas dari China

Image

Video

VIDEO Cucu Ketiga Presiden Jokowi Bernama La Lembah Manah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pupuk Indonesia Benarkan Mantan Sesmen BUMN Jadi Wadirut

Manajemen Pupuk Indonesia mengonfirmasi Mantan Sesmen BUMN Imam Apriyanto Putro bakal mengisi posisi Wadirut perseroan.

Image
Ekonomi

Permudah Izin Usaha, Kemendag Kembangkan Portal SIMPKTN

Kemendag menyelenggarakan Pertemuan Teknis Pengendalian Mutu Barang dan Sinkronisasi Mutu Kinerja Lembaga Penilaian Kesesuaian.

Image
Ekonomi

Bos Huawei: Kami Tak Lagi Butuh Pasokan Suku Cadang dari AS

Menurut Huawei hal tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi, sebab Huawei tak butuh pasokan bahan dari AS.

Image
Ekonomi

Kemendagri Akan Verifikasi Data Desa Secara Menyeluruh

Benny Irawan mengatakan bahwa verifikasi yang dilakukan terhadap desa akan dilakukan secara menyeluruh.

Image
Ekonomi

Pengamat Minta Perjelas Kerancuan Definisi Nelayan Kecil dalam UU

Seharusnya pemerintah menggunakan patokan yang terdapat dalam FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian PBB).

Image
Ekonomi

Shortfall Pajak Terancam Melebar hingga Rp259 Triliun

DDTC memperkirakan realisasi penerimaan pajak pada akhir 2019 berada di kisaran Rp1.361 triliun-Rp1.398 triliun.

Image
Ekonomi

Pembangunan Berkelanjutan Dunia Mampu Sentuh 10 Persen, Jika...

Pencapaian target dari program tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) baru mencapai 5 persen.

Image
Ekonomi

Kadin Bentuk SatgasĀ Identifikasi Masalah Ekspor dan Investasi

Saat ini pelaku usaha masih merasa kesulitan dalam mengembangkan ekspor serta mendatangkan investasi.

Image
Ekonomi

Laporan Administrasi Dana Desa Bakal Dipermudah, Ini Alasan Kemenkeu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mempermudah desain laporan administrasi dana desa.

Image
Ekonomi

Jadi Wadirut Pelindo II, Hambra Samal Bakal Kawal Holding Pelabuhan

Jadi wadirut Pelindo II, Hambra Samal punya tugas siapkan Holding Pelindo II.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Klaim Rugi Rp100 Juta, Five Vi Nangis Ingat Susahnya Cari Uang

  2. Dengar Ahok Pimpin BUMN, Dahlan Iskan: Apakah Ahok Itu Orang Berprestasi?

  3. Cicipi ASI Sarwendah, Betrand Peto Ungkapkan Rasanya

  4. Orang ini Pamer STNK Lamborghini Aventador, Pajak Tahunannya Bikin Jiwa Miskin Bergejolak

  5. Sindir Istri Oded, Pengamat: Jadi Istri Wali Kota Saja Sudah Sibuk, Ngapain Jadi Anggota Dewan Lagi?

  6. Anies Gusur Kawasan Sunter, Keponakan Surya Paloh Sebut Pemprov Tak Maksimal Sosialisasi

  7. Syamsuddin: Saya Kira Tidak Elok Bagi Menteri Edhy Prabowo Beberkan Kejanggalan Ibu Susi

  8. Erick Tunjuk 5 Deputi dan 1 Sesmen Jadi Direksi BUMN, Ini Susunan Resminya!

  9. Satu Terduga Teroris Ditangkap di Solo, Tetangga: Setiap Pulang ke Rumah Selalu Bawa Masalah

  10. Paranormal: Kail dan Jala Politik Mulai Berbelok Arah Ketika Pak Prabowo Jadi Menhan

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif

Image
News

7 Potret Bahagia Keluarga Menparekraf Wishnutama Sambut Kelahiran Salima Putri Tama

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek