image
Login / Sign Up

Rupiah Perkasa Karena Jokowi Kembali Naik Takhta

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan akhir pekan (18/10/2019) menguat 0,12% atau 17 poin ke Rp14.128. Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai kuatnya rupiah dipengaruhi oleh pelantikan Jokowi-Ma'ruf, potensi damai AS-China, dan penurunan suku bunga BI.

"Ditengah tengah pelantikan Presiden Jokowi mengatakan bahwa akan terfokus kepada 5 visi yang penting dalam pidatonya. Yang menarik bagi kami adalah bahwa, Jokowi menekankan bukan lagi berfokus kepada proses, melainkan kepada hasil. Tentu hal ini merupakan momen yang sangat luar biasa buat kami, bahwa Pak Jokowi telah menetapkan bahwa hasil merupakan tujuan yang harus dicapai," kata Nico kepada Akurat.co.

Hasil memberikan gambaran visi yang lebih jelas terkait dengan program Jokowi. Apabila hasil atau tujuan yang ingin dicapai telah terbentuk, maka proses akan terbentuk dan menyesuaikan dengan hasil yang diinginkan. Inilah mengapa pidato yang disampaikan Jokowi kemarin merupakan salah satu tolok ukur bahwa Pak Jokowi telah mendapatkan sesuatu gambaran yang lebih jelas terkait dengan visinya. 

baca juga:

"Dalam pidatonya Wakil Perdana Menteri China Liu He mengatakan bahwa akan bekerja sama dengan Amerika untuk mengatasi permasalahan inti dari kedua belah pihak dengan dasar kesetaraan dan saling menghormati, dan tentu saja akan menghentikan perang dagang yang dimana akan memberikan impact yang lebih baik bagi kedua belah pihak dan dunia," kata Nico.

Pertumbuhan dalam kerjasama antara China dan Amerika, akan membuat ekonomi dan perdagangan menjadi semakin lebih baik dan menciptakan kemakmuran di seluruh dunia. China dan Amerika dapat bertemu di tengah jalan, berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati, serta mengatasi masing masing permasalahan yang ada, serta berusaha untuk menciptakan lingkungan yang baik dan mencapai tujuan bersama bagi kedua belah pihak. 

"Bank Indonesia mengatakan bahwa Bank Sentral memiliki ruang untuk memangkas tingkat suku bunga lebih lanjut pada pekan ini," kata Nico.

Ekonomi Indonesia telah menjadi lebih baik dalam menghadapi perlambatan ekonomi global, tetapi pembuat kebijakan semakin khawatir tentang resiko pertumbuhan.

Kekhawatiran mengenai pertumbuhan tersebut diperkuat dengan adanya peringatan dari IMF yang dimana mereka menyampaikan bahwa ekonomi dunia akan terus melambat dan lagi lagi IMF memangkas proyeksi Indonesia. Sebagai pengingat, IMF kembali memangkas perekonomian global dari sebelumnya 3.2% menjadi 3%, khusus Indonesia turun dari sebelumnya 5.2% menjadi 5%, meskipun sebagian dari kita masih meyakini bahwa Indonesia masih bisa tumbuh 5.1% tahun ini.

Memburuknya prospek ekonomi membuat ruang pemangkasan tingkat suku bunga kembali terbuka. Bank Indonesia mengatakan bahwa mereka siap untuk melakukan pemangkasan kembali selama resiko tersebut berasal dari global.

"Bank Sentral Indonesia menargetkan inflasi 2.5% - 4.5% tahun ini dan 2% - 4% untuk tahun 2020. Bahkan dengan kebijakan yang akomodatif saja hingga saat ini, penurunan tingkat suku bunga ke 4x nya tahun ini masih terbuka lebar," tutup Nico. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Utang Dunia Makin Parah, Biang Keroknya China dan AS

Image

Ekonomi

Negosiasi AS-China Mulai Ada Sedikit 'Titik Terang'?

Image

Ekonomi

Apa Itu Cadangan Devisa? Simak Penjelasannya...

Image

News

Hamzah Haz Kecewa dengan Performa PPP

Image

Gaya Hidup

Bak di Negeri Dongeng! Mari Menengok Lolly-Laputan, Kafe Khusus Anak di China

Image

Olahraga

LeBron James

James Tegaskan Pensiun Masih Jauh

Image

Ekonomi

China Ingin Bangun Kesepahaman dengan Pengusaha Indonesia

Image

News

Pengamat Nilai Airlangga Harus Bertanggung Jawab atas Polemik Impor Cangkul

Image

Ekonomi

Di Paruh 2019, Investasi China di Indonesia Tembus US$2,3 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menperin Dorong Nippon Shokubai Indonesia Investasi Produk Kimia Hilir

Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong industri kimia asal Jepang PT Nippon Shokubai Indonesia ungu investasi produk kimia hilir.

Image
Ekonomi

Hong Kong Khawatir Demonstrasi Bakal Berujung Pada Ancaman Resesi Ekonomi

Pemerintah Hong Kong memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran 2-3 persen.

Image
Ekonomi

Pelni Akan Luncurkan Aplikasi Logistik Digital Tahun Depan

Pelni akan merilis aplikasi logistik berbasis digital pada Januari 2020 untuk memberikan layanan door to door kepada konsumen.

Image
Ekonomi

Utang Dunia Makin Parah, Biang Keroknya China dan AS

Peningkatan utang di seluruh dunia telah menjadi perhatian besar bagi investor dan ekonom.

Image
Ekonomi

Menhub Tinjau Berkala Pengoperasian LRT Sumsel

Saat ini tingkat keterisian LRT telah meningkat menjadi 40 persen.

Image
Ekonomi

Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Kalimantan Aman

Pertamina juga terus melakukan koordinasi dengan aparat jika ada penyimpangan BBM dan LPG Subsidi di lembaga penyalur.

Image
Ekonomi

Harga IPO Saudi Aramco Mulai dari Rp113 Ribu Per Lembar Saham

Untuk lembaran saham yang dilepas perusahaan minyak raksasa asal Arab saudi ini adalah 3 miliar.

Image
Ekonomi

Komisi IV Nilai Anggaran KKP di 2021 Perlu Ditambah

KKP dinilai perlu mendapatkan lonjakan anggaran yang signifikan pada tahun 2021 mendatang.

Image
Ekonomi

6 Tips Untung dan Hemat Pakai Kartu Kredit

Kartu kredit bisa diibaratkan pisau bermata dua.

Image
Ekonomi

Negosiasi AS-China Mulai Ada Sedikit 'Titik Terang'?

Ada pembicaraan konstruktif mengenai keprihatinan masing-masing pihak karena belum ditekennya perundingan awal.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Jika Kapolri Tak Usut Kasusnya, Tengku Zul Sarankan Ummat Islam Tak Sholatkan Sukmawati Jika Meninggal

  2. Pemprov DKI Bongkar Bangunan Liar di Sunter, Teddy Gusnaidi: Fadli Zon Gak Baca Puisi 'Tukang Gusur' Lagi?

  3. Makan Lesehan hingga Naik Pesawat kelas Ekonomi, Ini 5 Bukti Kesederhanaan Aamir Khan

  4. Pukul TKO Petinju Afsel, Daud Yordan Rebut Gelar IBA dan WBO

  5. Penting Diketahui, Ini Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal

  6. Korban Penggusuran Sunter Nyesel Doakan Anies Jadi Gubernur Saat Pilkada DKI 2017?

  7. Aksi Sadio Mane Bawa Botol Minuman Banjir Komentar Positif, Salut

  8. Nama Jan Ethes Dijadikan Nama Buah Anggur, Said Didu Pertanyakan Alasan Menteri Pertanian

  9. Ferdinand: Penggusuran di Era Anies Tanpa Solusi, di Zaman Ahok Dipindah ke Rusun

  10. Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, Habiburokhman Yakin Sukmawati Tak Ada Niat Lecehkan Agama

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek

Image
News

Dari Basket hingga Lari, 8 Gaya AHY saat Berolahraga

Image
News

Tolak BTP Jadi Bos Pertamina, 4 Fakta Menarik Presiden FSPPB Arie Gumilar