image
Login / Sign Up

BI Meyakini Kecil Kemungkinan Keluarnya Dana Repatriasi Amnesti Pajak

Siti Nurfaizah

Image

Ilustrasi - Bank Indonesia (BI) | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO Bank Indonesia menyatakan kecil kemungkinan dana repatriasi program amnesti pajak yang mencapai Rp146 triliun akan berpindah dari instrumen keuangan domestik ke luar negeri, meskipun masa kewajiban penyimpanan dana (holding period) di dalam negeri berakhir.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Retno Ponco Widarti usai diskusi mengenai pembiayaan perumahan untuk milenial di Jakarta, Kamis (18/10/2019), mengatakan tingkat suku bunga instrumen pasar keuangan dalam negeri masih menarik, dibanding negara-negara sepadan (peers) ataupun negara maju.

Oleh karena itu, BI menilai berakhirnya holding period amnesti pajak tahap pertama pada September 2019, tidak akan menggerus kecukupan likuiditas di pasar keuangan dalam negeri.

baca juga:

"Kalau bicara mau ke mana dana repatriasi, Indonesia ini termasuk negara dengan interest differential (selisih perbedaan suku bunga) yang menarik. Dana asing dari luar saja masuk ke kita untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Kok dana di kita sendiri tidak seperti itu?," kata Retno dilansir dari Antara.

Retno melihat kondisi likudiitas perbankan dan industri keuangan lainnya masih mencukupi untuk menyalurkan pembiayaan ekonomi.

Misalnya di industri perbankan, dia mengatakan bahwa justru pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) atau simpanan perbankan, baik deposito dan dana murah meningkat hingga September 2019. Meskipun tidak menyebut besaran pertumbuhan DPK per September 2019, Retno yakin akhir 2019, pertumbuhan DPK akan sesuai target di 7-9 persen.

Begitu juga di instrumen keuangan atau investasi lain, menurut Retno, tidak ada aliran modal keluar yang signifikan.

"Berakhirnya holding period repatriasi ini, dampaknya ke kita tidak terlalu buruk dan mengkhawatirkan. Sebenarnya kemampuan bank kita untuk cover (menutupi) jika ada dana keluar itu sangat mampu, dan itu rasanya sudah bisa," ujar dia.

Sejak masa amnesti pajak bergulir dari Juli 2016 hingga Maret 2017, total dana repatriasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp146 triliun. Dari total dana repatriasi tersebut, sebanyak Rp130 triliun masuk melalui lembaga persepsi atau gateway, sementara Rp16 triliun melalui instrumen keuangan di pasar finansial.

Sesuai mekanisme holding period yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.141/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang No.16/2016 tentang Pengampunan Pajak, Wajib Pajak (WP) diwajibkan menyimpan dana repatriasinya di instrumen keuangan domestik selama tiga tahun yang dihitung sejak Juli 2016 hingga Maret 2017,

Dengan begitu, masa kewajiban holding  period dana repatriasi amnesti pajak tahap pertama sudah selesai pada September 2019, kemudian tahap kedua akan selesai maksimal Desember 2019, dan masa tahap ketiga akan selesai pada Maret 2020.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Hiburan

FOTO Kristen Bell dan Idina Menzel Terima Bintang di Hollywood WoF

Image

Ekonomi

BI: Bunga Acuan Tetap 5 Persen, GWM Bank Turun 50 Bps

Image

Ekonomi

Hadapi Tantangan Ekonomi, Ini Langkah dan Strategi Pemerintah

Image

Hiburan

Ingin Gali Sisi Feminim, Zee Zee Shahab Berbisnis Scarf

Image

News

FOTO Kebun Binatang Decin Tampilkan Bayi Monyet Laba-Laba

Image

Olahraga

Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis 2019

Orang Tua Bocah Tangerang Berkorban Agar Anak Bisa Ikut Audisi Umum

Image

Hiburan

7 Artis Indonesia yang Meninggal Mendadak Akibat Serangan Jantung, Ada yang Sehabis Main Playstation

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Beberkan Peranan Penting SNI bagi Produk IKM

Image

Ekonomi

Jelang Hasil RDG, BI Perlu Turunkan Lagi Suku Bunga 25 Bps

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Sambangi BUMN, Bos KRAS Berburu Solusi Sehatkan Industri Baja Nasional

Bos KRAS Silmy Karim temui wamen I BUMN bahas soal regulasi yang dibutuhkan untuk industri baja nasional dalam rangka substitusi impor.

Image
Ekonomi

Pemerintah Ajak Pebisnis dan Investor AS untuk Jadikan RI Tujuan Baru Investasi

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan optimismenya akan pertumbuhan investasi di Indonesia.

Image
Ekonomi

Kementan Raih Penghargaan Badan Publik Informatif dari Wapres

Kementan menerima penghargaan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) atas capaian sebagai Badan Publik “Informatif”.

Image
Ekonomi

BI: Bunga Acuan Tetap 5 Persen, GWM Bank Turun 50 Bps

Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5 persen.

Image
Ekonomi

Jika RI Ingin Tingkatkan Investasi, Ini Rekomendasi dari Kadin AS

Kadin AS mengusulkan beberapa rekomendasi yang menjadi langkah struktural bagi Indonesia dalam rangka meningkatkan investasi.

Image
Ekonomi

Erick Thohir Panggil Bos Krakatau Steel Bahas Retrukturisasi

Bos KRAS datangi wamen I BUMN bahas percepatan proses restrukturisasi dengan 4 bank.

Image
Ekonomi

Hadapi Tantangan Ekonomi, Ini Langkah dan Strategi Pemerintah

Pemerintah telah memetakan strategi dan langkah prioritas yang akan diambil guna menghadapi tantangan ekonomi di tahun depan.

Image
Ekonomi

Ritel hingga Kuliner, Ini 10 Perusahaan Swasta Terbesar di Indonesia

Produknya pasti akrab dengan kamu sehari-hari

Image
Ekonomi

Tiga Startup Indonesia Mampu Berjaya di Filipina

Pelaku UKM atau startup jika dimungkinkan perlu membuat peta jalan bisnisnya dari hulu hingga ke hilir.

Image
Ekonomi

Begini 'Senjata' Menkeu Yakinkan Investor Agar Mau Berinvestasi di RI

Menkeu Sri Mulyani meyakinkan para investor untuk mendapat berbagai fasilitas dan kemudahan saat melakukan investasi di Indonesia.

Available

trending topics

jamkrindo umkm

terpopuler

  1. Ferdinand ke Ahok: Jangan Bawa-bawa Tuhan Bung

  2. Kondisi Makin Parah, Ashanty Ngaku Lelah dan Ingin Pulang

  3. Posisi Duduk Jadi Sorotan Saat Raker Komisi III DPR, Kapolda Metro Dinilai Rendah Hati

  4. Kapolri Tegaskan Firli Bahuri Tetap Diberhentikan dari Kabaharkam Sebelum Pelantikan Ketua KPK

  5. Kapolri: Selain Telat Ikuti Apel, Kapolres Kampar Dicopot Karena Masalah Etika

  6. Ahok Bakal Pimpin BUMN Strategis, Ananda: Koh Ahok I Love You, Gue Nggak Bisa Move On

  7. Erick Kesal, Diajak Petinggi BUMN Rugi Makan di Restoran Mewah!

  8. HNW: UAS Ceramah di KPK Dukung Pemberantasan Korupsi, Kenapa Pengundang Akan Diperiksa?

  9. Paundra Resmi Dipinang Gerindra untuk Pilwakot Solo, Rudy: Status Kader PDIP Dia Otomatis Gugur

  10. Kicau Soal Penolakan Ahok, Denny Siregar 'Tantang' Erick Thohir?

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Menata Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Dikabarkan jadi Staf Khusus Presiden, ini 5 Fakta Menarik Putri Tanjung yang Sukses Dirikan Creativepreneur Event Creator

Image
News

Olahraga hingga Belajar Bersama, 10 Potret Terbaru AHY Bareng Putrinya

Image
News

Berpulang, 4 Fakta Menarik Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy