breaking news: Berjaket Ojol, Dua Orang Ledakkan Diri di Polrestabes Medan

image
Login / Sign Up

Kolaborasi di Era Digital, Taktik Agar Bisnis Terus 'Survive'

Andi Syafriadi

Image

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) bidang Ekonomi Kretif, Erik Hidayat di Jakarta. | AKURAT.CO/Andoy

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia kembali menggandeng para pelaku usaha melalui pemanfaatan teknologi sistem informasi yang melibatkan startup. Dalam gelaran 100 Innovations Networking Event, Kadin mempertemukan sedikitnya 120 orang yang terdiri dari para pelaku startup dan korporasi untuk menjajaki terjadinya kerja sama.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Erik Hidayat menyebutkan, di era digital saat ini kolaborasi usaha merupakan suatu manfaat besar yang dapat ditempuh bagi para pengusaha. Hal ini agar kegiatan usahanya mampu berkembang di masa kini dan masa yang akan datang.

“Keniscayaan yang harus ditempuh bagi para pengusaha agar kegiatan usaha yang digeluti mampu survive (bertahan) bahkan berkembang di masa yang akan datang,” katanya usai membuka acara gelaran 100 Innovations Networking Event di Menara Kadin Indonesia (16/10/2019).

baca juga:

Perkembangan Startup di Indonesia, lanjut Erik, tumbuh cukup pesat. Mengacu pada situs Startup Ranking per 21 Maret 2019 lalu, jumlah startup Indonesia mencapai lebih dari 2.100, jumlah tersebut menempatkan Indonesia di posisi kelima sebagai negara dengan startup terbanyak di dunia.

Adapun negara dengan startup terbanyak adalah Amerika Serikat yang mencapai lebih dari 46 ribu. Kemudian diikuti India memiliki 6.181 startup, lalu Inggris 4.909 serta Kanada 2.489 startup. 

“Benar perkembangannya cukup bagus, namun kita juga tahu bahwa dari sekian banyak startup yang ada hanya baru sekitar 1 persen saja yang berhasil tumbuh, selebihnya boleh dibilang perlu berjuang lebih keras agar mampu survive (bertahan),” kata Erik. 

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan gagalnya sebuah startup, namun dari pembelajaran sekian lama pengalaman, faktor yang paling berpengaruh diantaranya kurangnya akses modal dan sumber daya manusia. 

“Solusinya ada dua kunci, yaitu sharing ekonomi dan kolaborasi. Sudah bukan zamannya kita harus bisa segalanya, harus menguasai segalanya, namun akan lebih efektif apabila kita fokus dengan apa yang kita paling bisa, sisanya kita share dengan perusahaan lain dan bentuk kolaborasi sehingga tercipta kerja sama, sinergi, dan pertumbuhan bersama,” terang dia. 

Lebih jauh Erik menerangkan, perusahaan startup memiliki DNA Agile. Startup mulai berkembang diawali dengan ide, solusi, atau mimpi yang kemudian berkembang disertai dengan support teknologi yang mampu memberikan jalan keluar buat pihak lain sehingga tercipta supply dan demand. 

“Agility (kelincahan) ini yang tidak banyak dimiliki oleh perusahaan-perusahaan bahkan yang sudah besar atau usaha lama, sedangkan start up mampu pivoting atau berubah jenis bisnisnya dan mudah mengadopsi perubahan,” ungkapnya.

Erik menjelaskan, era sekarang adalah era VUCA (Volatile, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), sehingga untuk bisa beradaptasi dengan perubahan diperlukan banyak adaptasi, transformasi dan tentunya kolaborasi. Sehingga kelebihan startup bisa menjadi jawaban dari kebutuhan industri, demikian pula startup yang membutuhkan dukungan seperti akses permodalan, sumber daya, bahkan klien dari perusahaan besar.

“Upaya menyambungkan startup dengan korporasi dan juga investor sangat penting, sehingga dapat terjadi bisnis yang saling mendukung dan memungkinkan terjadinya business matching,” pungkas dia. []

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

berita terkait

Image

Ekonomi

5 Langkah Transformasi Digital Percepat Perkembangan Ekonomi Syariah ala BI

Image

Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image

Ekonomi

Wapres Klaim Bakal Revisi Perpres Soal KNKS

Image

Ekonomi

Wapres Ingin Keuangan Syariah Jadi Arus Baru Ekonomi Tanah Air

Image

Ekonomi

Wishnutama Bantah Buat Bali dan Toba Jadi Destinasi Ramah Wisatawan Muslim

Image

Ekonomi

Pesan Bos BI Untuk Industri Keuangan Syariah

Image

Ekonomi

FOTO Atasi Krisis Ekonomi, Zimbabwe Kenalkan Mata Uang Baru

Image

Ekonomi

FOTO Bangka Belitung Alami Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Jokowi Minta Aparat Jangan 'Gigit' Pengusaha dan Pejabat yang Memajukan Bangsa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Luhut Beri Kode Ahok Pimpin BUMN Sektor Energi

Dimintanya Ahok untuk ikut bergabung di perusahaan pelat merah merupakan rekomendasi dari sejumlah pihak kepada Kementerian BUMN.

Image
Ekonomi

5 Langkah Transformasi Digital Percepat Perkembangan Ekonomi Syariah ala BI

Bank Indonesia (BI) meyakini transformasi digital dapat mempercepat perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Image
Ekonomi

Luhut: Penerapan B30 Mampu Pangkas 50 Persen Ketergantungan Impor Energi

Jika penerapan energi sudah mencapai B50 tidak perlu lagi berurusan dengan EU (Uni Eropa).

Image
Ekonomi

Ahok Bakal Urus BUMN, Menko Airlangga: Enggak Ada Masalah

Airlangga Hartarto mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan jika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut bergabung untuk mengelola BUMN.

Image
Ekonomi

KPPI Selidiki Safeguards Lonjakan Volume Impor Sirop Fruktosa

KPPI menetapkan dimulainya penyelidikan tindakan pengamanan perdagangan (safeguards) atas lonjakan volume impor produk sirop fruktosa.

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Basuki Tjahaja Purnama kembali menjadi perhatian publik setelah beredar kabar bakal menduduki jabatan penting di salah satu BUMN.

Image
Ekonomi

Komisi XI: BI Wajib Terus Awasi Peredaran Uang Elektronik Agar Tak Terjadi 'Money Creation'

Anis Byarwati menyoroti program strategis Bank Indonesia (BI) terkait pengembangan ekonomi digital khususnya perkembangan uang elektronik.

Image
Ekonomi

Indonesia-China Sepakati Kontrak Bisnis US$61,4 Juta di CIIE

Sejumlah pengusaha dari Indonesia dan China berhasil menandatangani kesepakatan kontrak bisnis senilai US$61,4 juta.

Image
Ekonomi
Belajar Ekonomi

Mengenal 'Saham Gorengan', Keuntungan dan Risiko yang Mengancam

Saham gorengan itu nikmat tetapi membahayakan, kenapa begini?

Image
Ekonomi

Benny Tjokro Kembali Jadi Dirut Hanson untuk Selesaikan Persoalan Utang

Ditengah keharusan PT Hanson International Tbk (MYRX) melunasi pinjaman individu, Benny Tjokrosaputro kembali diangkat menjadi Dirut.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Ruhut: Segera Bubarkan Lembaga-lembaga Ekstrem Kanan dan Kiri

  2. Celoteh Keras Said Didu, Dengar Ahok Ditunjuk Jadi Direksi BUMN

  3. Foto Dipeluk Vicky Prasetyo Tuai Komentar, Sarita Abdul: Bismillah Gak Kena Rayu

  4. Benzema Pilih Bekam sebagai Metode Pemulihan Fisik, Khabib Nurmagomedov Berikan Komentar Mengejutkan

  5. Curi Rahasia Produk Perusahaan Minyak Senilai Rp14 Triliun, Ilmuwan China ini Diadili Pemerintah AS

  6. Temui Erick Thohir, Ahok Bakal Jadi Bos Perusahaan Ini

  7. Manfaat Kacang Hijau, Penangkal Ampuh Penyakit Kronis

  8. Jansen Demokrat: Marah-marahnya Ahok Dibutuhkan, Dirut PLN Cocok!

  9. Daripada Jadi Direksi BUMN, Ahok Lebih Cocok Jadi Ini

  10. Pemerintah Sepakat Soal Habib Rizieq akan Disampaikan Satu Pintu

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Available

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
Ekonomi

Ahok, Bakal Bos BUMN yang Terkenal Saat Memimpin Jakarta

Image
News

10 Potret Hangat Menhan Prabowo Subianto Jamu Dubes dari Berbagai Negara

Image
News

Dikabarkan Bakal Pimpin Perusahaan BUMN, 8 Potret Terbaru BTP di Berbagai Kegiatan