image
Login / Sign Up

Terlahir Miskin, 7 Pengusaha Ini Kini Jadi Hartawan

Tomyzul Habib

Image

Deretan pengusaha yang dulunya kurang mampu sekarang jadi triliuner | Business Insider dan Wikimedia

AKURAT.CO, Banyak hartawan di dunia yang terlahir dengan kondisi serba pas-pasan. Beberapa di antaranya ada yang harus bekerja selama 16 jam per hari demi menghidupi keluarganya, meskipun umurnya masih belasan tahun.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai pengusaha yang terlahir tidak mampu dan sekarang menjadi hartawan.

1. Howard Schultz

baca juga:

Business Insider

Howard Mark Schultz dibesarkan dalam keluarga imigran yang kurang mampu. Ayahnya adalah seorang sopir truk dan mantan Angkatan Darat AS. Hidup di perumahan subisidi dari pemerintah, Howard adalah orang pertama yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di keluarganya. Kini, mantan CEO Starbucks ini memiliki kekayaan mencapai USD 3,7 miliar (Rp52,4 triliun).

2. Jan Koum

Business Insider

Ketika memutuskan pindah ke California dari Ukraina, keluarga Jan Koum harus berjuang keras untuk tetap berada di atas garis kemiskinan. Bahkan, Koum harus mengandalkan pembagian makanan gratis dan bekerja sebagai office boy di sebuah toko grosir. Setelah berhasil mendirikan aplikasi chatting, Whatsapp, pada 2009 dan menjualnya ke Facebook, kini kekayaan Koum mencapai USD 9,8 miliar (Rp138,9 triliun).

3. Li Ka-shing

Business Insider

Pada umur 12 tahun, keluarganya berpindah dari China ke Hong Kong dan membuat ayahnya berpindah profesi dari seorang kepala sekolah ke pekerja kasar. Bahkan, beberapa waktu setelahnya, ayahnya meninggal dunia. Dengan keadaan seperti itu, Li Ka-shing harus meninggalkan sekolah dan bekerja selama 16 jam sehari di sebuah perusahaan plastik untuk menopang kebutuhan keluarganya. Inilah yang akhirnya mendorong Li Ka-shing mendirikan perusahaan plastiknya sendiri. Kini, pria berusia 91 tahun ini memiliki kekayaan sebesar USD 29,4 miliar (Rp416,7 triliun).

4. Leonardo Del Vecchio

Business Insider

Leonardo Del Vecchio besar dalam keluarga yang tidak mampu. Bahkan, ia dan keempat saudaranya harus dikirim ke panti asuhan karena ketidakmampuan keluarganya untuk membiayainya. Vecchio juga harus bekerja di sebuah pabrik pembuat frame kacamata. Sejak itulah kecintaannya pada dunia desain mulai berkembang. Kini, Vecchio adalah pemilik perusahaan Luxottica yang menjadi induk perusahaan dari berbagai produk kacamata seperti Ray-Ban, Oakley, Sunglass Hut, dan LensCrafters. Kekayaannya sekarang mencapai USD 20,8 miliar (Rp294,8 triliun).

5. Roman Abramovich

Business Insider

Jadi yatim piatu pada usia empat tahun, Roman Abramovich dibesarkan oleh kakek-neneknya di sebuah wilayah yang sangat suram di Siberia. Abramovich juga sempat dua kali drop out dari universitas. Kini, pebisnis sekaligus filantropis ini memiliki berbagai lini bisnis, mulai dari perusahaan investasi, klub sepak bola, dan sebuah yacht mewah seharga USD 400 juta. Dengan banyaknya lini bisnis yang dimiliki Abramovich, kekayaannya mencapai USD 12,2 miliar (Rp172,9 triliun).

6. Francois Pinault

Business Insider

Francois Pinault lahir dari keluarga kurang mampu yang hidup di sebelah barat Prancis. Masa kecil Pinault penuh dengan berbagai perundungan dari teman-temannya karena kehidupannya yang miskin dan aksen desanya. Bahkan, pada umur 16 tahun, Pinault harus drop out dari sekolahnya. Meskipun begitu, jiwa entrepeneurnya tidak pernah padam.

Kini, Pinault dengan grup mewahnya, Kering, yang menjadi induk dari berbagai brand ternama dunia seperti, Gucci hingga Yves Saint Laurent dan perusahaan investasi, Artemis, memiliki kekayaan yang mencapai USD 30,8 miliar (Rp436,6 triliun). Selain itu, ia juga menjadi salah satu kolektor seni kontemporer papan atas dunia.

7. Zhang Xin

Wikimedia

Zhang Xin dibesarkan oleh ibunya sejak umur 5 tahun. Pada usia 14 tahun, ia dan sang ibu pindah ke Hong Kong. Untuk memenuhi kebutuhannya, Zhang Xin harus bekerja sebagai seorang pekerja pabrik pada siang hari. Setelah bekerja di siang hari, Zhang bersekolah di malam hari. Di umur 19 tahun, Zhang pindah ke Inggris dan melanjutkan studi di Oxford sambil bekerja di toko fish and chip. Kini, sebagai co-founder dari SOHO China, perusahaan properti terbesar yang sangat berjasa bagi Beijing, Zhang memiliki kekayaan mencapai USD 3,6 miliar ( Rp51 triliun).

Para hartawan di atas tidak serta merta hidup berlimpah harta sejak lahir. Tetapi, dengat tekad yang begitu keras, mereka bisa membalikkan keadaan bahkan membantu keadaan orang lain yang membutuhkan. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Iptek

INFOGRAFIS Mundurnya Para Pendiri Perusahaan Teknologi Ternama di Tahun 2018

Image

Iptek

Mundurnya Para Pendiri Perusahaan Teknologi Ternama di Tahun 2018

Image

Ekonomi

Starbucks Ekspansi ke Italia, Pedagang Lokal Terancam

Image

Iptek

Pendiri WhatsApp Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Image

Ekonomi

Starbucks di AS Mulai Go Online, Ada Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Menperin Dorong Nippon Shokubai Indonesia Investasi Produk Kimia Hilir

Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong industri kimia asal Jepang PT Nippon Shokubai Indonesia ungu investasi produk kimia hilir.

Image
Ekonomi

Hong Kong Khawatir Demonstrasi Bakal Berujung Pada Ancaman Resesi Ekonomi

Pemerintah Hong Kong memprediksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran 2-3 persen.

Image
Ekonomi

Pelni Akan Luncurkan Aplikasi Logistik Digital Tahun Depan

Pelni akan merilis aplikasi logistik berbasis digital pada Januari 2020 untuk memberikan layanan door to door kepada konsumen.

Image
Ekonomi

Utang Dunia Makin Parah, Biang Keroknya China dan AS

Peningkatan utang di seluruh dunia telah menjadi perhatian besar bagi investor dan ekonom.

Image
Ekonomi

Menhub Tinjau Berkala Pengoperasian LRT Sumsel

Saat ini tingkat keterisian LRT telah meningkat menjadi 40 persen.

Image
Ekonomi

Pertamina Pastikan BBM dan LPG di Kalimantan Aman

Pertamina juga terus melakukan koordinasi dengan aparat jika ada penyimpangan BBM dan LPG Subsidi di lembaga penyalur.

Image
Ekonomi

Harga IPO Saudi Aramco Mulai dari Rp113 Ribu Per Lembar Saham

Untuk lembaran saham yang dilepas perusahaan minyak raksasa asal Arab saudi ini adalah 3 miliar.

Image
Ekonomi

Komisi IV Nilai Anggaran KKP di 2021 Perlu Ditambah

KKP dinilai perlu mendapatkan lonjakan anggaran yang signifikan pada tahun 2021 mendatang.

Image
Ekonomi

6 Tips Untung dan Hemat Pakai Kartu Kredit

Kartu kredit bisa diibaratkan pisau bermata dua.

Image
Ekonomi

Negosiasi AS-China Mulai Ada Sedikit 'Titik Terang'?

Ada pembicaraan konstruktif mengenai keprihatinan masing-masing pihak karena belum ditekennya perundingan awal.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Jika Kapolri Tak Usut Kasusnya, Tengku Zul Sarankan Ummat Islam Tak Sholatkan Sukmawati Jika Meninggal

  2. Pemprov DKI Bongkar Bangunan Liar di Sunter, Teddy Gusnaidi: Fadli Zon Gak Baca Puisi 'Tukang Gusur' Lagi?

  3. Makan Lesehan hingga Naik Pesawat kelas Ekonomi, Ini 5 Bukti Kesederhanaan Aamir Khan

  4. Pukul TKO Petinju Afsel, Daud Yordan Rebut Gelar IBA dan WBO

  5. Korban Penggusuran Sunter Nyesel Doakan Anies Jadi Gubernur Saat Pilkada DKI 2017?

  6. Guntur Romli: Tokoh FSPPB yang Menolak Ahok Diduga Terpapar Virus Radikalisme

  7. Penting Diketahui, Ini Gejala Kanker Paru-paru Stadium Awal

  8. Aksi Sadio Mane Bawa Botol Minuman Banjir Komentar Positif, Salut

  9. Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, Habiburokhman Yakin Sukmawati Tak Ada Niat Lecehkan Agama

  10. Ngeri! Ini Tanda-tanda Orang Dijadikan Tumbal Pesugihan

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek

Image
News

Dari Basket hingga Lari, 8 Gaya AHY saat Berolahraga

Image
News

Tolak BTP Jadi Bos Pertamina, 4 Fakta Menarik Presiden FSPPB Arie Gumilar