image
Login / Sign Up

Perundingan Dagang Regional Dilanjutkan, Pengamat: Bisa Atasi Ketidakpastian Ekonomi Global

Wayan Adhi Mahardika

Image

Ilustrasi | ISTIMEWA

AKURAT.CO Pengamat perdagangan internasional Fithra Faisal Hastiadi memberikan apresiasi atas upaya pemerintah yang kembali membahas perundingan atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dengan anggota ASEAN plus enam negara.

Fithra mengatakan perundingan perjanjian perdagangan internasional ini dapat menghilangkan hambatan perdagangan dari sisi tarif maupun nontarif di kawasan serta mengatasi dampak dari ketidakpastian ekonomi global.

Ia menambahkan negara-negara lain menyadari pentingnya penyelesaian perundingan perjanjian perdagangan, apalagi RCEP ini diproyeksikan dapat memperkuat ikatan perdagangan di regional hingga menembus 70 persen dari yang tadinya kisaran 25 persen.

"Usaha kita sudah lebih baik untuk menyelesaikan RCEP ini sehingga ini patut diapresiasi," katanya di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (15/10/2019).

RCEP, yang sempat dikesampingkan karena adanya TPP atau Kemitraan Trans Pasifik, kembali diminati oleh 10 negara ASEAN plus enam negara yaitu Jepang, China, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru dan India, setelah tensi perang dagang meningkat.

Perundingan RCEP ini telah dimulai pada 2012 dengan putaran pertama dilakukan pada Mei 2013. Namun hingga 2017, perundingan belum menghasilkan kesepakatan. Setahun kemudian, 16 negara kembali menegaskan komitmen untuk segera menyelesaikan perundingan ini.

Fithra mengatakan titik terang dari keberlanjutan perundingan, yang ditandai dengan pertemuan yang berlangsung di Bangkok, Thailand, dapat memberikan kepastian bagi Indonesia dalam mengatasi kondisi global yang dikhawatirkan mengalami resesi.

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus menambahkan kesepakatan RCEP dapat menjadikan komitmen ini sebagai integrasi ekonomi terbesar di dunia dan membuka pasar baru bagi Indonesia.

"RCEP ini kalau jadi akan jadi integrasi ekonomi terbesar di dunia karena melibatkan miliaran populasi," katanya.

Untuk itu, ia mengharapkan Kementerian Perdagangan yang menjadi inisiator perundingan bisa melakukan konsultasi kepada pengusaha untuk tahapan akhir negosiasi agar pelaku usaha bisa memahami kerja sama dan peluang dari perjanjian regional ini.

Kementerian Perdagangan, tambah dia, juga dapat berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Pertanian dalam menangkap peluang ekspor serta mendorong investasi berupa pendirian pabrik baru di Indonesia.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat Hubungan Internasional Universitas Pelita Harapan Amelia Joan Liwe mengatakan realisasi kesepakatan yang mencakup 30 persen volume perdagangan dunia ini bisa menjadi kekuatan blok ekonomi baru.

Namun, ia mengharapkan pemerintah dapat mengkaji lebih detail kesepakatan antar anggota, karena blok ekonomi dapat berhasil apabila sifatnya saling melengkapi dan menguntungkan atau terdapat saling ketergantungan yang setara.

"Kalau asimetris atau tidak setara, biasanya bermasalah di kemudian hari," ujarnya. []

baca juga:

Editor: Dhera Arizona Pratiwi

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Menko Airlangga Sesumbar Perekonomian Indonesia Masih Berkualitas

Image

Olahraga

PSSI

Ratu Tisha: Alhamdulilah, PSSI Dapat Penghargaan dari AFF

Image

Ekonomi

Laju Rupiah Masih Tertahan, Ini Nilainya Terhadap Dolar AS

Image

News

Korsel dan ASEAN Rayakan Peringatan 30 Tahun Hubungan Doalog

Image

Olahraga

Piala Antar Klub ASEAN

Didukung FIFA, AFF Gelar Piala Antar Klub ASEAN Tahun Depan

Image

Ekonomi

Rupiah Tumbang Akibat India Keluar dari Perjanjian Dagang

Image

Ekonomi

15 Negara Sepakat Blok Perdagangan, India Masih Hati-Hati

Image

News

FOTO Pertemuan Bilateral Indonesia-Jepang di KTT ke-35 ASEAN

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Hadiri KTT Asean Plus Three

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Soal Penayangan Video di Bus Transjakarta, Ini Penjelasannya Perum PPD

ā€œKelalaian penayangan video ini merupakan kesalahan dan tanggungjawab operator Perum PPD."

Image
Ekonomi

Aprindo: Beras Medium Miliki Kualitas Premium

Berdasarkan catatan Aprindo terdapat sekitar 45.000 ritel modern.

Image
Ekonomi

BI Dukung Ekonomi Mandiri Lewat Pembentukan Holding Pondok Pesantren

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan agar pondok pesantren lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonominya.

Image
Ekonomi

Kementerian BUMN: Sriwijaya Tetap Harus Bayar Utang!

Kementerian BUMN menyatakan tidak akan ikut campur terkait drama antara Garuda dan Sriwijaya.

Image
Ekonomi

Pertamina Lakukan EksplorasiĀ Migas Terbesar se-Asia Pasifik dan Australia

Pertamina Hulu Energi (PHE) secara resmi mulai melakukan survei Seismik Laut Regional 2D terbesar di Asia Pasifik dan Australia.

Image
Ekonomi

Sistem Non Tunai dengan Satu Kartu Berpotensi Menimbulkan Diskriminasi

Penerapan sistem non tunai pada transaksi publik yang hanya bisa memakai satu kartu perbankan berpotensi menimbulkan diskriminasi.

Image
Ekonomi

Izin Reekspor Sampah B3 Berbelit, Pengusaha Rugi Rp2 Miliar

Pengusaha kertas dan bubur kertas mengaku mengalami kendala dalam mengurus perizinan ekspor ulang kontainer limbah B3.

Image
Ekonomi

Ramah Cuan Sahabat Lingkungan, Ini 5 Fakta Menarik Toko Kelontong Kekinian, The Bulkstore & Co

Semakin marak berbagai terobosan terkini dengan membawa semangat zero waste.

Image
Ekonomi

Kelola 14 WK Panas Bumi, Pertamina Siap Dukung Listrik Nasional

Pertamina melalui anak usaha sektor hulu Pertamina Geothermal Energy terus menggenjot produksi energi panas bumi dari 14 WK.

Image
Ekonomi

Demi Buka Lapangan Kerja, Pengusaha Dukung Pemerintah Garap Omnibus Law

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Benny Sutrisno mengaku, pihaknya sangat menyambut baik tekad Presiden tersebut.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Akhirnya Jenazah Ignatius Freddy Dimakamkan Secara Muslim

  2. PKS Khawatir Misionaris di Papua Disusupi Agenda Lain, Arie Kriting: Manusia Papua Itu Terbaik

  3. Idham Azis Tarik Dua Perwira dari Polda Papua Barat

  4. Polemik Salam Semua Agama, Syamsuddin: Orang Lain Sudah Berpikir Bagaimana Wisata ke Luar Angkasa, Kita Masih Berkubang dalam Kegaduhan

  5. Sindiran Denny: Surya Paloh Melantik Surya Paloh Pada Acara Partai Milik Surya Paloh dengan Ketua Umum Surya Paloh

  6. Larangan Pejabat Ucap Salam Semua Agama, Komnas HAM: Wong Kita Terbiasa Kok

  7. Ternyata Hanya Satu Pemain Indonesia yang Diunggah di Akun Instagram Kento Momota, Siapa Dia?

  8. Syamsuddin Haris: Bagaimana Bangsa Mau Maju Jika Perdebatan Masih Urusan Salam

  9. Komplotan Geng Motor yang Tewaskan Satpam Dikepalai Siswa SMA

  10. Pengakuan Korban Penyiraman Air Keras: Saya Kira Air Biasa, Kemudian Terasa Seperti Bara Api

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Image
UJANG KOMARUDIN

Inspirasi Hari Pahlawan

Image
Rozi Kurnia

Polemik Sinema atau Bukan Sinema ala Martin Scorsese

Available

Wawancara

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag-1)

'Suatu Hari Nanti Saya Ingin Melatih Timnas'

Sosok

Image
News

Nggak Gengsian, ini 5 Potret Memesona Utari si Penjual Cilok di Boyolali yang Viral

Image
News

6 Potret Seru Susi Pudjiastuti saat Liburan, Sambil Momong Cucu

Image
News

Mundur dari PNS, ini 5 Fakta Pencalonan Siti Nur Azizah di Pilwalkot Tangsel