image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Sempat Sulit Cari Kerja hingga Sukses dengan Kosmetik Halal, 7 Fakta Pendiri Wardah Nurhayati Subakat

Tomyzul Habib

Image

Perjalanan Nurhayati Subakat dalam mengembangkan produk kosmetik memerlukan waktu yang panjang dan berliku | Forbes

AKURAT.CO, Mei tahun 2018 lalu, Nurhayati Subakat, pendiri berbagai brand kosmetik halal, masuk dalam jajaran 25 pebisnis perempuan yang paling berpengaruh di Asia versi Forbes. Berbagai brand kosmetik seperti Wardah, Make Over, Emina, Putri, dan IX adalah produk dari PT Paragon Technology and Innovation (PTI), milik Nurhayati. Bahkan, ditaksir, Nurhayati Subakat memiliki omzet sebesar Rp200 miliar per bulan, menurut data tahun 2015. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta menarik tentang Nuhayati Subakat.

1. Sempat sulit mendapat pekerjaan

baca juga:

Bakat kecerdasan Nurhayati Subakat sudah terlihat sejak dirinya masih kecil. Hingga akhirnya, wanita kelahiran Padang ini menempuh kuliah di Institut Teknologi Bandung di jurusan Farmasi. Sempat sulit mendapat pekerjaan, Nurhayati akhirnya kembali ke kampung halamannya dan menjadi apoteker di rumah sakit di Kota Padang. Hanya bertahan beberapa tahun, akhirnya, Nurhayati memilih untuk pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai staf Quality Control di salah satu perusahaan kosmetik terkenal.

2. Pernah resign demi punya waktu dengan anak

Dengan pekerjaannya sebagai seorang Quality Manager, tak heran jika jadwalnya begitu padat. Apalagi kantor tempatnya bekerja adalah salah satu perusahaan yang sedang berkibar namanya. Selain itu, lokasi rumah dan tempat kerja yang jauh membuat wanita kelahiran tahun 1950 ini sulit membagi waktunya dengan sang anak. Dengan keadaan seperti itu, sang anak pun protes sehingga membuat Nurhayati memilih untuk resign dan fokus untuk berbisnis agar memiliki waktu yang fleksibel dalam menemani anak-anaknya.

3. Dirikan perusahaan dengan produk 'Putri'

Salah satu lulusan terbaik dari ITB ini memulai bisnisnya dengan menerapkan konsep ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) kepada kompetitornya. Selain itu, Nurhayati juga yakin dengan usahanya karena dirinya sudah memiliki bekal koneksi ke berbagai suplier yang didapatnya ketika menjadi seorang Quality Control.

Akhirnya pada tahun 1985, Nurhayati mendirikan PT Pusaka Tradisi Ibu dengan produk sampo bermerek 'Putri'. Konsep yang dipilihnya adalah B2B (Business to Business). Produk tersebut dijual dengan cara menawarkannya dari salon ke salon yang dibantu oleh pembantunya sendiri. Awalnya usaha tersebut memang sulit karena kepercayaan yang belum terbangun, tetapi lama-kelamaan produk tersebut laris juga.

4. Pabrik terbakar hingga utang belum lunas

Perusahaannya akhirnya berkembang dengan begitu pesat. Hingga akhirnya, selang lima tahun dari pendirian perusahan PT Pusaka Tradisi Ibu, Nurhayati harus menelan pil pahit. Pasalnya, tempatnya untuk memproduksi berbagai produknya luluh lantak karena adanya bencana kebakaran. Tak hanya itu, Nurhayati juga baru saja berutang kepada bank untuk pembelian mobil boks. Sempat patah arang, akhirnya dirinya sadar, kalau berhenti sekarang, maka banyak karyawannya yang juga akan kehilangan pekerjaan.

5. Peluncuran produk Wardah

Tak lama setelah kejadian tersebut, pabriknya yang baru kembali berdiri dan mulai produksi. Pada tahun 1995, Nurhayati melakukan inovasi dengan membidik pasar konsumen wanita muslim. Dengan mengedepankan label halal, Nurhayati meluncurkan produk bernama 'Wardah'. Bahkan, produk tersebut sudah masuk ke dalam pasar tata rias beberapa tahun setelahnya.

Pada tahun 2002, Wardah masuk ke dunia retail dan pada tahun 2011, PT Pusaka Tradisi Ibu berganti nama menjadi PT Paragon Technology dan Innovation. Dari situlah, Wardah mulai memunculkan berbagai inovasi dan mendapat kepercayaan dari masyarakat lokal maupun internasional.

6. Dikritik komersialisasi halal

Pada awalnya label halal yang disematkan kepada produknya mengundang komentar negatif dari banyak orang. Bahkan, beberapa pihak mengkritiknya karena dengan label halal tersebut, Nurhayati dianggap sedang menjual agama. Selain itu, dengan label tersebut, kosmetik tesebut seolah hanya ditujukan bagi para wanita muslim saja. Padahal, Nurhayati menyebut, label halal tersebut memiliki makna sebagai produk yang aman dan kualitas yang baik.

7. Pemasaran yang hebat

Eksistensi di dunia fashion membuat nama Wardah semakin mentereng. Pemasaran yang langsung menyasar para influencer dan hijaber terkenal membuat Wardah semakin mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Tak hanya di dunia fashion, Wardah juga memasarkan produknya melalui musik dengan menggandeng salah satu musisi berkualitas tanah air, Tulus.

Itulah perjalanan Nurhayati Subakat dalam meraih kesuksesannya di dunia bisnis yang membutuhkan waktu lebih dari 30 tahun. Dengan konsistensi dan keteguhan yang kuat, Nurhayati akhirnya dapat meraih hasil dari jerih payahnya.[]

Editor: Ghendhiz A.

berita terkait

Image

News

5 Fakta Menarik Faye Simanjuntak, Cucu Luhut Binsar Pandjaitan yang Masuk 30 Under 30 Majalah Forbes 2020

Image

News

MPR Ingatkan Pengusaha Indonesia Ikut Sosialisasikan Empat Pilar

Image

Olahraga

Floyd Mayweather vs Manny Pacquiao

Forbes: Data Media Sosial Tunjukkan Potensi Tarung Ulang Mayweather-Pacquiao

Image

Gaya Hidup

Wardah Hadirkan Kandungan Bunga Edelweiss Tuk Cerahkan Kulit dari Dalam

Image

Ekonomi

Mahasiswi Beromzet Rp4 Juta per Hari! Ini 5 Fakta Menarik Rahmi Apriani Pemilik Kedai Reumbay

Image

Olahraga

Forbes

Reaksi Mayweather Usai Jadi Atlet dengan Bayaran Termahal

Image

Ekonomi

Capai Rp8,8 T! Ini 9 Fakta Menarik Wanita Terkaya di Indonesia Tahun 2019, Kartini Muljadi

Image

Hiburan

Michael Jackson Kembali Jadi Artis Berpenghasilan Tertinggi Versi Forbes

Image

News

Lazismu dan Wardah Serahkan Dana CSR Rp4 Miliar ke PP Muhammadiyah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Gandeng Pertamina Garap Pembangkit Listrik Tenaga Gas, PLN Hemat Rp3 Triliun

Kementerian ESDM memastikan akan mengoptimalkan konsumsi gas bumi dalam negeri mulai tahun 2020 ini.

Image
Ekonomi

BNI Siapkan Hadiah Berlimpah di BNI Java Jazz Festival 2020

Hadiah-hadiah tersebut akan diberikan sejak hari pertama hingga hari terakhir gelaran musik kelas dunia tersebut.

Image
Ekonomi

Pemerintah Diminta Terapkan Strategi Dagang Efektif Pasca Dikeluarkannya RI dari Negara Berkembang

CIPS menginginkan pemerintah dapat menerapkan strategi perdagangan yang lebih efektif.

Image
Ekonomi

IHSG Diproyeksi Masih Lemah, Waspada dan Pililah Saham-saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (28/2/2020) masih akan lesu.

Image
Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

"Perubahan ini akan menjadi kabar mengerikan bagi industri pelayaran nasional."

Image
Ekonomi

Aviliani: Keputusan AS Keluarkan RI dari Negara Berkembang Pengaruhi Kinerja Neraca

Keputusan sepihak dari pemerintah AS yang mengeluarkan Indonesia dari daftar negara berkembang pengaruhi kinerja neraca Indonesia.

Image
Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

UU Pers menyebutkan pemberian sanksi terhadap media yang dari awal akan dikenakan sebesar Rp500 juta malah berubah menjadi Rp2 miliar.

Image
Ekonomi

Didepak dari Negara Berkembang, 5 Komoditas Andalan RI Ini Bakal Merugi

Indef mengatakan, lima komoditas andalan Indonesia yang diekspor ke AS bakal menurun seiring dikeluarkannya Indonesia dari negara berkembang

Image
Ekonomi

PPATK Targetkan Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF pada 2021

PPATK menargetkan Indonesia menjadi anggota penuh FATF (Financial Action Task Force) pada 2021.

Image
Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Faisal Basri menentang dan menilai RUU Omnibus Law bukan strategi untuk transformasi ekonomi.

terpopuler

  1. Ini Alasan Pemilik Mobil Pukul Sopir Ambulan

  2. Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

  3. Perayaan Pra-Paskah: Paus Imbau Warga Dunia Berhenti Menghina Orang Lain di Medsos

  4. Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

  5. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  6. Konflik Bertetangga Antara Erlina dengan Yenny Berakhir di Meja Hijau, Terbukti Siapa yang Benar dan Salah

  7. Kapolres Jakarta Pusat: Perusakan Pos Polisi Tugu Tani Bukan Teror ke Polisi

  8. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

  9. Tembus Rp30 Juta Per Ekor! Ini 7 Jenis Burung Kicau Termahal di Indonesia

  10. Abu Janda Cs Kenakan Kaos 'My Governor Is An Idiot', Jansen: Untuk Alasan Apapun Saya Tidak Setuju

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan