image
Login / Sign Up

Operasikan Bandara Radin Inten II, Menhub Harap AP II Raup Pendapatan Rp100 Miliar

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan laporan kepada Komisi V dalam rapat kerja dengan Kementrian Perhubungan di Komisi V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019). Dalam rapat ini sejumlah pejabat dan seluruh pegawai Kementerian Perhubungan terlihat mengenakan pakaian adat. Agenda dalam rapat tersebut membahasan RKA K/L Kementerian Perhubungan dalam Nota Keuangan Rancangan APBN tahun 2020. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berharap agar PT Angkasa Pura II dapat semakin meningkatkan kinerja Bandara Radin Inten II Lampung. Salah satunya, dapat menghasilkan pendapatan Rp110 miliar yang bisa dibukukan ke kas negara.

Untuk diketahui, pada Sabtu (12/10/2019), telah dilakukan penandatanganan MoU Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Radin Inten II Lampung di Bandara Radin Inten II Lampung yang dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

"Selama ini pemerintah menggelontorkan Rp100 miliar per tahun dari APBN untuk operasional Bandara Radin Inten II. Diharapkan PT Angkasa Pura II menghasilkan Rp110 miliar per tahun yang nantinya bisa di-swing ke pemerintah dan angka tersebut bisa digunakan untuk pembangunan bandara di daerah lain yang membutuhkan," kata Menhub dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

baca juga:

Lebih lanjut, Menhub mengatakan pemberian APBN bagi suatu bandara merupakan stimulus agar meningkatkan pelayanan dan keselamatan penerbangan.

"Pemerintah hanya bisa memenuhi paling banyak 30 persen dari seluruh kebutuhan bandara jika berasal dari dana APBN. Kalau kebutuhan sekitar Rp1.400 triliun maka maksimal hanya bisa terpenuhi Rp800 triliun," kata Menhub.

Karena itu, ia menyebutkan MoU tersebut dapat menghemat penggunaan APBN dan dapat dialihkan untuk daerah lain yang membutuhkan.

Menhub menegaskan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberi usulan bagi pengembangan prasarana transportasi di daerah lain yang bisa dikembangkan lebih lanjut seperti Bandara Mohammad Taufik Kiemas (Pekon Serai, Krui, Pesisir Barat Lampung) atau Bandara Gatot Subroto (Way Kanan, Lampung).

Kerja sama pemanfaatan Badan Milik Negara ini, lanjut dia, merupakan salah satu amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pihak swasta lebih berperan dalam membangun Indonesia.

"Amanah Presiden Jokowi bahwa pembangunan harus memiliki nilai tambah bagi masyarakat di daerah tersebut. Oleh karenanya, dengan proses pemanfaatan Bandara Radin Inten II ini Lampung bisa meningkatkan sektor kargo, seperti ekspor ikan dan sektor pariwisata," ujarnya.

Dalam pengembangan transportasi dari dan menuju Bandara Radin Inten II, Menhub menyatakan sedang dipersiapkan pembangunan kereta bandara.

"Untuk kereta bandara Lampung sendiri akan dikembangkan paling lambat tahun 2021, sehingga mempersingkat waktu tempuh penumpang dari Bandar Lampung ke Radin Inten. Yang tadinya jarak tempuh satu jam diharapkan bisa kurang," jelasnya.

Ia menyebut untuk kereta Bandara masih menunggu rolling stock dari PT KAI. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Dukung B20, Pertamina Pasok Perdana Katalis Biodiesel ke Tunas Baru Lampung

Image

Olahraga

Persib Bandung

Panpel Optimis, Persib Bisa Gelar Semua Laga Kandangnya di Bandung

Image

Ekonomi

Serapan Anggaran Kemenhub 2019 Baru 69,30 Persen

Image

News

FOTO Raker dengan Komisi V, Menhub Budi Karya Bahas Sektor Transportasi

Image

News

Gojek Dipanggil Menhub karena Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Pakai Atribut

Image

News

KPK Periksa Wagub Lampung Chusnunia Chalim Terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Image

News

Dugaan Sementara, Ini Identitas Penyelam yang Ditemukan Nelayan di Lampung

Image

Ekonomi

Beroperasi 2021, Tarif LRT Jabodebek Bakal di Bawah Rp12 Ribu?

Image

Iptek

LRT Jabodebek Ditargetkan Selesai pada 2021

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk FLPP Tahun Depan

Kementerian PUPR menyatakan, telah menyiapkan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2020 sebesar Rp11 triliun.

Image
Ekonomi

Menteri KKP Akan Selesaikan Pendangkalan Muara PPN dan PPI di Babel

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Edhy Prabowo akan segera menyelesaikan masalah pendangkalan alur muara.

Image
Ekonomi

Menteri Edhy: Jumlah Permintaan Izin Perikanan di Babel Terus Menumpuk

"Bagaimana masalah perizinan ini mau selesai, sementara tenaga kerja masih kurang."

Image
Ekonomi

INACA Dukung Konektivitas dan Pembangunan Lima Bali Baru

INACA dukung dua aspek penting pembangunan ekonomi dan pariwisata, salah satunya lima bali baru yang digagas pemerintah.

Image
Ekonomi

Kemenkeu Tepis SBN Biang Kerok Pengetatan Likuiditas Perbankan

Kemenkeu tepis anggapan likuiditas perbankan saat ini sedang mengetat akibat pemerintah gencar menawarkan SBN.

Image
Ekonomi

BI: Pertumbuhan Harga Properti hingga September Masih Terbatas

Hasil SHPR BI di pasar primer mengindikasikan pertumbuhan harga properti residensial triwulan III-2019 masih terbatas.

Image
Ekonomi

Mendag Dorong Ekspor Cokelat Lewat Kemitraan Industri, Eksportir, dan Petani Kakao

Mendag Agus mendorong industri dan perdagangan pengolahan kakao dan cokelat melalui penguatan jalinan kemitraan industri dan eksportir.

Image
Ekonomi

China Ingin Bangun Kesepahaman dengan Pengusaha Indonesia

Forum investasi ke-4 yang melibatkan 20 investor asal China itu dihadiri puluhan pengusaha lokal.

Image
Ekonomi

Di Paruh 2019, Investasi China di Indonesia Tembus US$2,3 Miliar

Enam bulan pertama 2019, investasi Tiongkok di Indonesia mencapai 2,3 miliar dolar AS.

Image
Ekonomi

Rokok Elektrik Lebih Baik Diatur, Bukan Dilarang

Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) menyarankan kepada pemerintah untuk membuat aturan atau regulasi terkait rokok elektrik.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Tolak BTP Jadi Bos Pertamina, 4 Fakta Menarik Presiden FSPPB Arie Gumilar

  2. Kalahkan Brasil, Argentina Juarai Superclasico 2019

  3. BTP Jadi Calon Bos Perusahaan Pelat Merah, Ahmad Syafii Ma'arif: Jadi Gubernur Bisa, Apalagi Membawa Program BUMN

  4. Pemprov DKI Bongkar Bangunan Liar di Sunter, Teddy Gusnaidi: Fadli Zon Gak Baca Puisi 'Tukang Gusur' Lagi?

  5. Tite: Messi Meminta Saya untuk Menutup Mulut

  6. Guntur Romli: Tokoh FSPPB yang Menolak Ahok Diduga Terpapar Virus Radikalisme

  7. Romo Benny Susetyo Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Intoleran

  8. Andi Sinulingga: Baru Kali Ini Rapimnas Mencekam

  9. Belum Genap Sebulan Jadi Menkopolhukam, Mahfud MD Ngaku Sering Jadi Korban Hoaks

  10. Kalahkan Li/Liu, Daddies Kejar Gelar Keempat

Available

fokus

Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Pejuang Kanker Payudara
Available

kolom

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Image
UJANG KOMARUDIN

Memerangi Radikalisme

Image
Abdul Aziz SR

Pentingnya Tenaga Ahli DPRD

Image
Hasan Aoni

Secuil Kabar dari Amerika tentang Sri

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Dipuji Presiden Jokowi, Ini 5 Fakta Menarik Arvila Delitriana Sosok Perancang Jalur LRT Jabodetabek

Image
News

Dari Basket hingga Lari, 8 Gaya AHY saat Berolahraga

Image
News

Tolak BTP Jadi Bos Pertamina, 4 Fakta Menarik Presiden FSPPB Arie Gumilar