image
Login / Sign Up

Negosiasi Dagang AS-China dan Brexit Berjalan Baik, Rupiah Kembali Cerah

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (11/10/2019) menguat 0,08% atau 12 poin ke Rp14.140.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai kuatnya rupiah dipengaruhi oleh berlangsung baiknya negosiasi dagang AS-China dan Brexit.

"Pertemuan hari pertama Amerika dan China berlangsung dengan baik, dimana keduanya bersedia bekerja sama untuk mencapai kesepakatan parsial dan meninggalkan beberapa masalah yang kontroversial untuk diskusi selanjutnya," kata Nico kepada Akurat.co. Namun sekali lagi, Trump lebih memilih untuk mendapatkan kesepakatan yang lengkap.

baca juga:

Beberapa sumber mengatakan bahwa Amerika mungkin akan menunda kenaikkan tarif yang akan terjadi pada tanggal 15 Oktober nanti, tentu hal ini merupakan sesuatu yang sangat baik, karena ada keinginan yang tulus dari Amerika untuk bisa datang ke meja perundingan dengan situasi dan kondisi yang tenang.

Sementara China telah datang dengan sikap yang tulus, dan bersedia melakukan negosiasi bersama dengan Amerika. Di lain sisi, bagian dari kesepakatan bersama, terdapat pakta mata uang yang sebelumnya disepakati dengan China sebagai bagian dari kesepakatan parsial pertama. 

"Kami cukup senang apabila hari ini ada kesepakatan parsial bersama antara Amerika dan China, karena kami melihat bahwa kesepakatan kecil ini akan menjadi batu loncatan bagi kesepakatan lainnya. Kami melihat pada akhirnya hal ini akan menjadi sesuatu yang sangat positif bagi pasar untuk menutup akhir pekan," tambah Nico.

Boris Johnson pun telah bertemu dengan rekannya dari Irlandia Leo Varadkar untuk melanjutkan pembicaraan mengenai Brexit. Boris dan Leo telah melakukan diskusi yang terperinci dan konstruktif.

Keduanya percaya bahwa kesepakatan adalah kepentingan bagi semua orang, dan mereka setuju ada jalan untuk menuju Brexit.

Pertemuan selama 3 jam itu diharapkan akan menghasilkan sesuatu yang positif, karena kami melihat hal ini pada akhirnya akan mengakhiri kebuntuan yang sangat sangat panjang, dan akan mengurangi ketidakpastian global. Ketika ketidakpastian global berkurang, hal ini akan menjadi sesuatu yang sangat baik bagi pergerakan pasar.

Tidak hanya di Indonesia, dampak positif dari sinyal meredanya ketidakpastian ekonomi global telah menguatkan sejumlah mata uang negara besar lainnya diantaranya dolar Australia menguat 0,08% atau 12 poin ke AUD0,61771, Euro Uni Eropa menguat 0,08% atau 0,0009 poin ke EUR1,1015, Poundsterling Inggris menguat 0,01% atau 0,0001 poin ke GBP1,2440, Yuan China menguat 0,15% atau 0,0105 poin ke CNY7,0949, dan Dolar Singapura menguat 0,08% atau 0,0011 poin ke SDG1,3741.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Jokowi Effect Mampu Dongkrak Rupiah di Tengah Ketidakjelasan Perekonomian Global

Image

News

Lima Program Anies Baswedan yang Gegerkan Publik

Image

Ekonomi

Jelang Pensiun, JK Ungkap Alasan Penundaan Ubah Rp1.000 Jadi Rp1

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Didorong Kondusifnya Keamanan Jelang Pelantikan Presiden

Image

Ekonomi

Meski Ada Perang Dagang, Menkeu Harap Ekonomi Indonesia di Atas 5 Persen

Image

Ekonomi

Rupiah Masih Tak Bertenaga Karena Ketidakpastian Global

Image

News

Hasto: Susunan Kabinet Jokowi-Ma'ruf Pertimbangkan Tantangan Eksternal dan Perlu Konsolidasi Nasional

Image

Ekonomi

Minyak Melonjak Didorong Pengurangan Pasukan OPEC

Image

Ekonomi

Data Penjualan Ritel Suram, Dolar AS Terbenam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Pelantikan Presiden

Twitter Ramai #JonanforMenhub, Tapi Kok Cuitan Netizen Isinya...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mendapat sorotan di linimasa Twitter dengan hashtag #JonanforMenhub.

Image
Ekonomi

Emil Salim: Fokus Jokowi Utamakan SDM Sudah Tepat

Emil Salim menilai fokus Presiden Joko Widodo membangun sumber daya manusia (SDM) pada pemerintahan ke depan adalah tepat.

Image
Ekonomi

Pengamat: Wajib Halal Lampu Hijau bagi Industri Halal Indonesia

Undang-Undang (UU) Jaminan Produk Halal (JPH) yang mulai berlaku hari ini merupakan lampu hijau positif bagi pertumbuhan industri halal.

Image
Ekonomi

Menag Imbau Pelaku Usaha Segera Urus Izin Sertifikasi Halal

Ini untuk memberikan jaminan atau kepastian bagi masyarakat terutama umat Islam.

Image
Ekonomi

Begini Caranya Beli dan Sewa Properti yang Aman Via Fintech

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), mereka yang berusia 20-34 tahun disebut kelompok milenial.

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Pemilihan Ketua BPK Akan Dilakukan Senin Mendatang

Untuk mekanisme penentuan Ketua BPK seharusnya dilakukan secara musyawarah.

Image
Ekonomi
Pelantikan Presiden

Emil Salim Beberkan Tiga PR Jokowi di Periode Kedua

Di tengah pelemahan ekonomi global, pemerintah ke depannya perlu memperkuat perekonomian domestik.

Image
Ekonomi

KNKS: Penguatan Pembiayaan Syariah Melalui Perluasan Jaringan LinkAja dan Infrastruktur

Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) menyatakan, akan terus mendorong penguatan pembiayaan syariah di Indonesia.

Image
Ekonomi

Tantangan Ekonomi Global Belum Usai, Kabinet Baru Jokowi-Amin Diminta Perhatikan Dua Hal Ini

Kabinet baru pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin diminta agar memperhatikan dua hal dalam menghadapi kondisi ekonomi global.

Image
Ekonomi

Desak Presiden Keluarkan Perppu KPK, Ekonom Ramai-ramai Menandatangani Surat Terbuka

Lewat surat terbuka, ratusan ekonom diketahui ramai-ramai meminta Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Perppu KPK.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Sertifikasi Halal Bukan di MUI, Permadi Arya: Pantesan Ayah Naen Nyinyir, Ga Ada Sabetan Amplop

  2. Said Didu Sarankan Semua ASN, TNI, Polri dan Pegawai BUMN Ditugaskan Jadi Buzzer Pemerintah

  3. Akan Ada Menteri Usia di Bawah 30 Tahun? Mpu Jaya Prema: Gibran atau Kaesang, Nggak Mungkin Jan Ethes

  4. Polling Haikal Hassan '2 Tahun Anies Memimpin', 96 Persen Jakarta Lebih Baik

  5. Dua Kali Gagal Punya Anak, Gilang Dirga Berhenti Jalani Program Bayi Tabung

  6. Tak Dilibatkan dalam Penyusunan Kabinet Jokowi, PDIP: KPK Tak Perlu Kepo

  7. Vicky Nitinegoro Bebas, Billy Syahputra: Alhamdulilah Tak Bersalah

  8. Mantan Wapres AS: Trump Presiden Paling Korup dalam Sejarah

  9. Anies Klaim Sudah Sebulan Lakukan Persiapan Pendukung Pelantikan Presiden

  10. Ulah Tetangga Jahil, Sertifikat dan Rumah Nenek Arpah Terancam Pindah Tangan

Available

fokus

Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Masa Lansia
Kisah dari Cilincing
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
Ekonomi

Pernah Hampir Dibuang Ayahnya, ini 10 Fakta Menarik Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos

Image
News

5 Capaian Menlu Retno Marsudi, Pulangkan 1.000 WNI di Yaman hingga Pimpin Sidang DK PBB

Image
News

Masa Bakti Segera Habis, 5 Fakta Sepak Terjang Susi Pudjiastuti