image
Login / Sign Up

Rupiah Melempem Akibat Perang Dagang AS-China Hingga Polemik Brexit

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level RP 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (9/10/2019) melemah 0,11% atau 15 poin ke Rp14.170.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim menilai rupiah melemah dipicu oleh penurunan kemungkinan suku bunga AS, Brexit tak kunjung kelar, memanasnya perang dagang AS-China, dan IPR domestik pada Agustus lebih rendah dari Juli.

"Pasar mencerna isi pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Selasa. Powell menekankan bahwa ini bukan dimulainya kembali 'pelonggaran kuantitatif', melainkan latihan teknis untuk memastikan bahwa sistem keuangan memiliki likuiditas yang cukup untuk berfungsi untuk itu ia memperluas neraca," kata Ibrahim saat dihubungi Akurat.co.

baca juga:

"Itu menunjukkan bahwa Fed akan membatasi diri untuk membeli aset pendek, menghindari segala upaya untuk campur tangan langsung dalam pembentukan harga untuk jatuh tempo yang lebih lama. Sebaliknya, Bank Sentral Eropa baru-baru ini berkomitmen untuk melanjutkan pembelian obligasi pemerintah 20 miliar euro per bulan," tambahnya.

Secara terpisah, Powell mencatat bahwa ia tidak mengesampingkan pemotongan suku bunga lagi tahun ini, tetapi menekankan bahwa Fed akan dipimpin oleh data. Analis mengatakan bahwa poin semakin untuk menurunkan suku bunga AS lebih cepat daripada nanti.

Terkait Brexit, adanya laporan bahwa pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa hampir berakhir. Dalam panggilan telepon pada hari Selasa, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bahwa Irlandia Utara harus tetap menjadi bagian dari serikat pabean dalam kesepakatan apa pun. Perdana Menteri Boris Johnson pun telah mengisyaratkan dia akan meminta perpanjangan batas waktu 31 Oktober.

Kekhawatiran perang dagang AS-China akan kembali memanas dalam minggu ini. China telah menurunkan harapan menjelang pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara kedua negara. China juga mengisyaratkan akan membalas setelah AS memasukkan daftar perusahaan teknologi China ke daftar hitam untuk mengatasi pelanggaran HAM di Tiongkok.

Secara internal, pasca rilis Indeks Penjualan Riil (IPR) hanya tumbuh 1,1%(yoy) di Agustus lebih rendah dibandingkan Juli di 2,4%(yoy), Bank Indonesia terus melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi di perdagangan DNDF. Walaupun intervensi tersebut kurang memuaskan akibat memanasnya kembali perang dagang antara AS dan China serta masalah BREXIT yang sampai saat ini belum ada kepastian secara hukum.

Namun keterlibatan BI yang terus memantau dan mengawasi perdagangan valas dan obligasi perlu diberi apresiasi oleh pelaku pasar sehingga pelemahan mata uang garuda tidak terlalu signifikan. 

Dalam perdagangan besok, Ibrahim memperkirakan sentiment eksternal masih mendominasi kemungkinan ada harapan rupiah akan menguat walaupun terbatas. Range 14.164-14.190. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Mempunyai Kaitan Erat dengan Turki, ini 5 Fakta Menarik Etnis Uighur yang Jadi Sorotan Dunia

Image

Ekonomi

Global Makin Tak Pasti, Rupiah Kian Tersisih

Image

Ekonomi

Capai Rp4,17 T! ini 10 Negara Ini Miliki Profit Paling Tinggi di Dunia

Image

News

5 Negara dengan Suhu Terpanas di Dunia, Ada yang Pernah Capai 56,7 Derajat Celsius

Image

Gaya Hidup

Manusia Semakin Dekat dengan Teknologi Modifikasi Bayi

Image

Ekonomi

Bank Mantap Rambah Jadi Penyalur KUR

Image

News

Disandera Taliban 3 Tahun, Profesor AS dan Australia Bebas Lewat Pertukaran Tahanan

Image

Ekonomi

IHSG Lemas, Seiring Memanasnya Kembali Perang Dagang AS-China

Image

Ekonomi

AS-China Kembali Memantik Api, Rupiah 'Terbakar' Lagi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BUMN Dorong Kasus Jiwasraya Diproses Kejaksaan

Kementerian BUMN mendorong kasus Asuransi Jiwasraya agar diproses dan ditelaah oleh kejaksaan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Target Perdagangan dengan AS Melonjak Dua Kali Lipat

AS dan Indonesia merupakan dua mitra dagang yang komplementer dan bukan kompetitor.

Image
Ekonomi

Bidik Investor Asing, Pemerintah Diminta Pangkas Regulasi Perizinan dan Pajak

Disaat 33 perusahaan asing merelokasi bisnisnya dari Tiongkok, tidak ada satupun yang datang ke Indonesia.

Image
Ekonomi

Subsidi Energi Dipangkas, Picu Perlambatan Konsumsi Rumah Tangga 2020

Mohammad Faisal memprediksi rencana subsidi energi yang dipangkas akan memicu perlambatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga tahun 2020.

Image
Ekonomi

Bos Pelindo II Dorong Pembentukan Holding BUMN Pelabuhan

Bos Pelindo II dorong pembentukan Holding BUMN Pelabuhan yang nantinya bakal membawahi 4 perusahaan pengelolaan pelabuhan milik Indonesia.

Image
Ekonomi

Di Tengah Minimnya Akses Keuangan Rakyat, Kolaborasi Fintech-Bank Semakin Marak

Laporan e-Conomy SEA 2019 yang dilakukan oleh Google dan Temasek pada akhir 2019 menyebut bahwa di Indonesia masih terdapat 92 juta jiwa pen

Image
Ekonomi

Tingkatkan Nilai Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi, Bappebti Bidik Kaum Milenial

Kementerian Perdagangan melirik kaum milenial untuk berinvestasi di Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK).

Image
Ekonomi

Menteri Edhy Akui Jumlah Tenaga Kerja Perizinan Kelautan Belum Memadai

Selama ini sebagian besar generasi muda enggan untuk menjadi nelayan.

Image
Ekonomi

Sandiaga Uno Akui Belum Berencana Tambah Kepemilikan Saham di Saratoga

Sandi mengaku belum berencana untuk kembali menambah jumlah saham di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Image
Ekonomi

APVI: Kenaikan Cukai Vape Harus Melihat Perkembangan Industri

APVI menilai rencana kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok elektrik atau vape harus melihat perkembangan industri vape di dalam negeri.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Ahok Disebut Tak Langgar Hukum Indonesia, Tengku: Enak Saja Njeplak, Langgar Pasal 156a KUHP Kok Disebutnya Hukum Islam?

  2. Gusur Warga Sunter, Tengku: Kata Kelompok Seberang Zalimlah, Inilah, Itulah, Kerjanya Fitnah Gubernur Anies, Ngeri 2024 Kah?

  3. Kembalinya Luis Enrique Lahirkan Sebuah Drama Baru

  4. Hasilkan Rp60 Juta Per Hektare! Ini 7 Fakta Menarik Bisnis Tanaman Porang

  5. Rustam: Jonan Cocok Pimpin PLN, Susi Layak Pimpin Garuda Indonesia

  6. Posisi Duduk Jadi Sorotan Saat Raker Komisi III DPR, Kapolda Metro Dinilai Rendah Hati

  7. Ferdinand ke Ahok: Jangan Bawa-bawa Tuhan Bung

  8. Kapolri Tegaskan Firli Bahuri Tetap Diberhentikan dari Kabaharkam Sebelum Pelantikan Ketua KPK

  9. Aset First Travel Disita Negara, Gayus Lumbuun Sebut Putusan Hakim MA Sudah Sesuai UU

  10. Kapolri: Selain Telat Ikuti Apel, Kapolres Kampar Dicopot Karena Masalah Etika

Available

fokus

Stop kekerasan
Nasib Sumber Air
Tantangan Pendidikan
Available

kolom

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Tulisan 2 Praktik Penetapan, Perlindungan dan Penghargaan Justice Collaborator di Indonesia

Image
H. Desmond J. Mahesa, SH.MH

Mengurai Beberapa Masalah Justice Collaborator dalam Penegakan Hukum di Indonesia

Image
Abdul Aziz SR

Benarkah Bersistem Presidensial?

Image
Erizky Bagus Zuhair

Heritage Port Sunda Kelapa, dari Rempah-rempah ke Pariwisata

Available

Wawancara

Image
Video

VIDEO Sepak Terjang Erna Hernawati Mengawal UPN Veteran Jakarta

Image
News

Pemidanaan Korporasi Atas Karhutla Di Mata Praktisi Hukum

Image
Olahraga

Wawancara Seto Nurdiantoro (Bag 2 - selesai)

'Pertandingan Paling Berkesan Adalah Menang'

Sosok

Image
News

Video Ceramahnya Pernah Viral, 4 Ustaz ini Dikenal Kocak oleh Warganet

Image
News

Meninggal Sebelum Ceramah, 5 Fakta Menarik Habib Musthofa Al Jufri

Image
News

Video 'Panitia Hari Kiamat' Viral, 5 Fakta Menarik Ustaz Das'ad Latif