image
Login / Sign Up

Rupiah Ikut Tumbang Akibat Memburuknya Hubungan AS-China

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (9/10/2019) melemah 0,19% atau 27 poin ke Rp14.182.

Direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai pelemahan rupiah disebabkan oleh sentimen negatif hubungan AS-China.

"Departemen Perdagangan Amerika kembali menambahkan 28 Perusahaan China untuk masuk ke dalam daftar blacklist Amerika yang dilarang melakukan bisnis di Amerika dengan focus utamanya terhadap Perusahaan yang berspesialisasi dalam bidang Artificial Intelligence, machine learning dan pengawasan digital," kata Nico kepada Akurat.co.

baca juga:

Hal ini, tambahnya, akan membuat tensi pertemuan antara Amerika dan China yang berlangsung pada pekan ini akan menjadi panas. Dan China tidak akan tinggal diam melihat perusahaannya kembali di masukkan dalam daftar blacklist Amerika.

Juru bicara Kementrian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi perkembangan tersebut, khususnya terkait dengan tuduhan pelanggaran Hak Asasi Manusia terhadap minoritas Muslim di China.

Geng Shuang juga mengatakan bahwa pihaknya mendesak Amerika untuk segera memperbaiki kesalahannya, menarik keputusan yang relevan dan berhenti untuk mencampuri urusan dalam Negeri China.

Karena tensi yang meningkat tiba tiba, membuat Liu He untuk mempersingkat rencana tinggalnya di Washington, dan akan berangkat pulang pada hari Jumat dan bukannya pada hari Sabtu sesuai yang ditetapkan sebelumnya.

Selain itu, Nico mengatakan, rupiah terdistraksi akibat pemberlakuan pembatasan visa Amerika pada beberapa pejabat China yang diyakini bertanggung jawab dalam penahanan dan penyalahgunaan kekuasaan terhadap kelompok minoritas Muslim di Xinjiang.

Pernyataan ini juga dibalas oleh China bahwa China meminta Amerika untuk segera berhenti untuk membuat pernyataan yang tidak bertanggungjawab tentang masalah Xinjiang, dan segera menghentikan campur tangan mengenai urusan dalam negeri China.

"Atas dasar situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, Dow Jones dan seluruh pasar Amerika memerah, karena tensi ini meningkat ditengah pertemuan antara China dan Amerika yang akan berlangsung sebentar lagi. Adanya tensi ini justru semakin melemahkan harapan bahwa China dan Amerika akan berdamai dan melakukan kesepakatan," kata Nico.

Dan tidak hanya itu saja, China tampaknya sudah tidak ada keinginan lebih besar lagi untuk bisa mendapatkan sebuah kesepakatan Bersama dengan Amerika. White House pun mulai membahas mengenai pembatasan Investasi Dana Pensiun Amerika untuk berinvestasi di Saham Saham China yang listing di Amerika.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Iptek

Jerman Pastikan Tidak Larang Huawei dalam Pengembangan Jaringan 5G

Image

Ekonomi

Jonan: Di China, Beli Mobil Listrik Langsung Dapat Pelat Nomor

Image

Ekonomi

Rupiah Tiba-tiba Ambruk, Wajarkah?

Image

Ekonomi

IHSG Menguat Karena Sinyal Damai Perang Dagang

Image

Ekonomi

Minyak Melonjak Dipicu Serangan Kapal Iran dan Pembicaraan Dagang

Image

Ekonomi

Perang Dagang

India-China Bentuk Mekanisme Baru Atasi Masalah Perdagangan dan Investasi

Image

Ekonomi

Rupiah Menguat Setelah China, AS, dan India Rujuk

Image

Ekonomi

Meski Dibayangi Perang Dagang IHSG Sepekan Ini Bakal Menguat

Image

News

Memicu Kecurigaan Trump, Hunter Biden Segera Mundur dari Dewan Direktur Perusahaan China

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bentoel Group Cegah Pekerja Anak di Sektor Pertanian Tembakau

Bentoel Group berkomitmen mendukung program Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi pekerja anak di sektor pertanian.

Image
Ekonomi

Bentoel Beli 9.000 Ton Tembakau FCV dari 1.226 Mitra Petani

Tembakau jenis FCV yang dihasilkan Lombok merupakan daun tembakau berkualitas tinggi.

Image
Ekonomi

Wapres JK Terima Tunjangan Hari Tua dan Pensiun

Wapres memperoleh manfaat program THT dan pensiun sebagai penghargaan atas jasa dan dedikasi dalam mengabdi kepada negara.

Image
Ekonomi

Mendag Enggar: Platform Online Bantu Tingkatkan Ekspor

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut ekspor yang dilakukan melalui platform online atau daring akan dapat menyelamatkan ekonomi

Image
Ekonomi

KAI - Adhi Commuter Point Luncurkan Menara II Cisauk Point

KAI-ADHI bekerjasama luncurkan menara II Cisauk Point dalam rangka terus kembangkan hunian yang terkoneksi dengan transportasi multimoda.

Image
Ekonomi

RI Gaet 21 Investor Arab Saudi untuk Garap Industri di Indramayu

KJRI Jeddah menggandeng 21 pengusaha besar dari Arab Saudi untuk membahas investasi dalam acara Indramayu Investment Forum (IIF).

Image
Ekonomi

Menteri ESDM Sebut 1.000 Kecamatan Belum Punya SPBU Resmi

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan masih ada 1.000 kecamatan di wilayah 3T yang belum mempunyai SPBU resmi.

Image
Ekonomi

Jonan: Di China, Beli Mobil Listrik Langsung Dapat Pelat Nomor

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan bahwa Indonesia harus meniru China dalam penerapan regulasi mobil l

Image
Ekonomi

Pelni Pulangkan 2.790 Pengungsi Asal Wamena

Ribuan pengungsi itu diangkut dengan menggunakan empat kapal milik PT Pelni.

Image
Ekonomi

Pabrikan Rokok Kecil Minta Pemerintah Bersikap Adil Rumuskan Kebijakan Cukai

Kebijakan ini guna meminimalisasi kecurangan yang dilakukan oleh pabrikan rokok besar asing.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Bela Istri dan Karier Mantan Dandim, Musni Umar Kena 'Tampar' Profesor USU

  2. Tengku Zulkarnain: Jika Menyampaikan Hak Lewat Medsos Dipenjara, Lewat Mana Aspirasi Disalurkan?

  3. Agar Tak Dihukum Jenderal Andika Perkasa, Perwira Staf, Danramil, Komandan Satuan Bawah Hati-hatilah Pakai Medsos

  4. Dosen Unair yang 'Kejam' Corat-coret Skripsi Ternyata Dekat dengan Mahasiswa, Ini Buktinya

  5. Paulus: Ada Kelompok Bersenjata di Pedalaman Sana yang Sudah Mengarah ke Sini, Jadi Jangan Pernah Lengah

  6. Sebar Hoaks Soal Wiranto, PPP Sebut Hanum Ingin Jadi Sengkuniwati

  7. Tak Ada Sampah Mengambang, Bersihnya Banjir di Jepang ini Panen Pujian Warganet

  8. Chloe Minta Handphone Belasan Juta, Lee Jeong Hoon: Gak Tahu Diri ya Anak Saya

  9. 2.600 Pelajar Papua Pulang, Kapolda: Untuk Apa Mereka Pulang? Ini Jadi Beban Sosial

  10. Musni Umar: Saya Maafkan Yunarto Wijaya dan Mereka yang Ejek Saya

Available

fokus

Masa Lansia
Kisah dari Cilincing
Hari Tani Nasional
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Image
Dr. Moh. Saleh

Perpu KPK Berpotensi Inkonstitusional

Image
Ujang Komarudin

Demokrasi Yang Tak Direstui

Image
Rozi Kurnia

Penampilan Luar Biasa Joker Dari Seorang Joaquin Phoenix

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Image
Hiburan

Anggy Umbara Bicara Perkembangan CGI di Perfilman Indonesia

Sosok

Image
News

DPR RI

5 Fakta Menarik Pimpinan DPR RI Rachmad Gobel, Pernah Pimpin Beberapa Perusahaan Ternama

Image
Ekonomi

Sempat Sulit Cari Kerja hingga Sukses dengan Kosmetik Halal, 7 Fakta Pendiri Wardah Nurhayati Subakat

Image
News

Berebut Kursi DPR dengan Sang Ayah, ini 5 Fakta Legislator Milenial Dyah Roro Esti