Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

2 Kebijakan Baru BI Harapannya Bisa Menstimulus Penyaluran KPR

Dhera Arizona Pratiwi

2 Kebijakan Baru BI Harapannya Bisa Menstimulus Penyaluran KPR

Warga melihat kawasan perumahan tapak bersubsidi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/6/2019). Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Daniel Djumali, mengatakan kuota pembiayaan rumah subsidi yang mencakup proyek Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisi Bunga (SSB) akan segera habis dalam 2 bulan-3 bulan ke depan (sekitar Agustus-September 2019). Hal ini juga bisa menyebabkan banyaknya akad KPR subsidi yang menggantung. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) beberapa waktu lalu kembali menurunkan lagi suku bunga acuannya yaitu BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Bank sentral juga mengeluarkan kebijakan untuk melonggarkan aturan Loan to Value (LTV) dan Finance to Value (FTV) bagi pembiayaan kepemilikan properti, baik rumah tapak, rumah tinggal maupun rumah kantor dan rumah toko.

Dua kebijakan baru dari BI tersebut diharapkan bisa menggairahkan industri properti yang belakangan ini sedang dalam kondisi melandai. Sebab, adanya penurunan suku bunga BI 7 Days Repo Rate menjadi 5,25 persen dan pelonggaran aturan LTV diharapkan bisa menjadi stimulus bagi industri properti di Indonesia.

"Terutama dalam penyaluran KPR bagi konsumen yang akan membeli hunian. Dengan kebijakan tersebut, bank memiliki keleluasaan untuk mengambil risiko dalam menyalurkan kredit dan memberikan batas minimum uang muka (down payment) KPR juga akan bisa lebih ringan,” jelas Country Manager Rumah.com Marine Novita melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (29/9/2019).

baca juga:

Landainya industri properti di tanah air juga tercermin dari Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2 2019 di mana kepuasan secara umum terhadap iklim industri properti Indonesia sedang menurun. Iklim industri properti di tanah air saat ini tercatat meraih skor 31 persen, menurun dari skor 34 persen pada semester sebelumnya.

Rumah.com Property Affordability Sentiment Index ini adalah survei berkala yang diselenggarakan dua kali dalam setahun oleh Rumah.com bekerja sama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura. Hasil survei kali ini diperoleh berdasarkan 952 responden dari seluruh Indonesia yang dilakukan pada Januari hingga Juni 2019.

Tingkat kepuasan terhadap industri properti Indonesia yang sedang menurun ini, menurut hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index disebabkan oleh value yang didapat antara properti yang ditawarkan dengan harga yang diminta semakin dianggap tidak wajar dan tidak senilai uangnya (worth the money). Selain itu juga semakin banyak responden yang menganggap bahwa properti yang ditawarkan saat ini tidak menarik, sementara harganya terlalu tinggi.

Menurut Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2 2019, selain suku bunga yang tinggi, ketidakpuasan konsumen terhadap iklim properti di Indonesia juga disebabkan oleh harga properti yang mahal atau malah overpriced (menurut 82 persen responden), harga properti yang terus meningkat (menurut 65 persen responden), kondisi ekonomi yang belum begitu baik (menurut 53 persen responden) dan keterbatasan pilihan pembiayaan yang bagus (menurut 37 persen responden).

Marine menjelaskan, harga properti yang mahal dan terus meningkat memang selalu dipandang dari dua sisi. Bagi mereka yang optimistis, mereka melihatnya sebagai peluang investasi di masa depan, sementara mereka yang pesimistis, ini disebabkan keraguan terhadap kemampuan finansialnya. Mereka yang belum yakin dengan kemampuan kemungkinan adalah mereka yang masih awam atau kurang informasi.

“Sementara jika ada konsumen yang mengeluhkan suku bunga yang tinggi namun jika kita lihat berdasarkan data dan ditarik mundur, tingkat suku bunga yang berlaku saat ini tidak lebih tinggi dari suku bunga pada tahun 2015. Oleh karena itu, setelah dua kebijakan Bank Indonesia tersebut berlaku secara efektif maka diharapkan industri properti bisa menggeliat kembali,” jelas Marine.

Ekonom PermataBank Josua Pardede menambahkan, keputusan BI untuk menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 75 bps menjadi 5,25 persen sejak Juli 2019 sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan dari dampak perlambatan ekonomi global. Penurunan suku bunga acuan BI diperkirakan akan langsung diikuti penurunan suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB), yang pada umumnya akan direspon dengan penurunan suku bunga deposito yang selanjutnya akan mendorong juga penurunan suku bunga kredit.

“Transmisi kebijakan moneter ini yang pada akhirnya mempengaruhi suku bunga kredit, tidak terkecuali suku bunga kredit KPR. Dengan fakta bahwa BI sudah merelaksasi kebijakan makroprudensial nya dengan menurunkan LTV sejak Agustus 2018, maka diperkirakan bahwa apabila suku bunga KPR berpotensi turun menyesuaikan penurunan suku bunga acuan BI. Oleh karena itu, permintaan terhadap properti dan KPR diperkirakan akan berangsur naik paling cepat akhir tahun ini atau awal tahun depan,” katanya.

Josua juga menambahkan bahwa berdasarkan survei Bank Indonesia, indeks harga properti residential pada kuartal II-2019 menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Secara kuartalan, harga properti residential melambatdari 0,49 persen qtq menjadi 0,20 persen qtq dan secara tahunan melambat dari 2,04 persen yoy menjadi 1,47 persen yoy.

“Peningkatan harga properti didorong oleh kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja. Sementara, harga properti residential pada kuartal III-2019 diperkirakan masih mengalami kenaikan 1,76 persen qtq. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, harga properti residensial diperkirakan meningkat 1,82 persen yoy dari kuartal II-2019 sebesar 1,47 persen yoy. Kenaikan harga rumah diperkirakan terjadi pada rumah tipe kecil,” jelasnya. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Penyusunan Formasi Jadi Kunci Utama Digital Marketing Bisnis Properti

Image

Ekonomi

Orang Tertajir di Korsel, Simak Trik Bisnis Ala Mendiang Bos Samsung Lee Kun-hee

Image

Ekonomi

Kepoin Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Mingguan, Libra Waktunya Menabung!

Image

News

Syarat yang Wajib Dipenuhi Saat Nonton Bioskop di Jakarta

Image

Olahraga

Meme Bola

Arsenal Kalah, Ini 5 Meme Kocak Ozil yang Bikin Ketawa Lepas

Image

Hiburan

Sinopsis Kung Fu Hustle yang Tayang di Bioskop Trans TV, Aksi Kocak Stephen Chow Demi Masuk Geng Kapak Merah

Image

News

Wagub Ariza Mau Tertibkan Rumah Mewah, PDIP: Orang Kaya Nggak Tinggal di Pinggir Kali

Image

Ekonomi

Pertamina Pastikan Masa Transisi Restrukturisasi Berjalan Lancar

Image

Ekonomi

DPR RI

Ibas Sesumbar Bakal Terus Desak Pemerintah Agar Konsisten Perhatikan UMKM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Penyusunan Formasi Jadi Kunci Utama Digital Marketing Bisnis Properti

Penerapan digital marketing yang efektif dalam bisnis properti terletak pada penyusunan formasi kanal dan alat digital marketing

Image
Ekonomi

Kekayaan hingga Rp234 Triliun! 5 Fakta Menarik Lee-Kun-hee, Pemimpin Samsung Group

Lee-Kun-hee, pemimpin Samsung Group, meninggal dunia

Image
Ekonomi

5 Poin yang Perlu Kamu Cermati Sebelum Memulai Investasi Emas

Berikut ini beberapa poin utama dalam melakukan investasi emas.

Image
Ekonomi

Orang Tertajir di Korsel, Simak Trik Bisnis Ala Mendiang Bos Samsung Lee Kun-hee

Sebelum meninggal nama pentolan Samsung Lee Kun-hee memang dikenal memiliki harta kekayaan melimpah

Image
Ekonomi

Trik Jitu Tetap Makan Enak Meski Bokek di Tanggal Tua

Berikut 4 tips yang harus kamu lakukan untuk mendapatkan makanan yang enak, sehat dan murah pada saat kantong menipis akhir bulan.

Image
Ekonomi

Ingin Lolos dari Operasi Zebra, Kuy Kenali Jenis Razia dan Cara Bayarnya!

Para pengendara kendaraan pribadi pasti pernah mengalami masa dimana kena tilang para polisi lalu lintas saat ada operasi razia

Image
Ekonomi

Kepoin Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Mingguan, Libra Waktunya Menabung!

Tak bisa dipungkiri ramalan zodiak memang terkadang sering ditunggu-tunggu khususnya para kaum milenial

Image
Ekonomi

Pertamina Ingatkan Konsumen Utamakan Keselamatan di SPBU

PT Pertamina (Persero) kembali mengingatkan konsumen agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area SPBU

Image
Ekonomi

KKP Sebut Profesi Nelayan Menjanjikan, Ini Sederet Keistimewaannya!

KKP sebut profesi sebagai nelayan merupakan hal yang sangat menjanjikan terlebih dengan berbagai kemudahan sektor kelautan dan perikanan

Image
Ekonomi

Food Estate Tak Kuasa Mengatasi Krisis dan Membangun Kedaulatan Pangan di Indonesia?

Rencana pemerintah membangun food estate tidak berdasarkan kenyataan pangan dan pertanian saat ini di Indonesia

terpopuler

  1. Gus Nur Jadi Tersangka Hina NU, Habiburokhman: Aneh Kalau Bapak Berseteru dengan Anak

  2. KSPI Bakal Demo Besar-besaran, Ferdinand Hutahaean: Negara Tidak Akan Tunduk

  3. Mantap Jiwa, 5 Zodiak Ini Beruntungnya Enggak Main-main Lho!

  4. Berprofesi Sebagai Ustaz, Ayah Dinar Candy Nyerah Nasehati Gaya Pakaian Sang Anak

  5. Demokrat Minta Kasus Gus Nur Dimaafkan, Abu Janda: Partai Kok Gak Ada Integritas

  6. 5 Zodiak Ini Diramal Gampang Kaya di Usia Muda, Zodiakmu Termasuk?

  7. Terungkap, Google Bayar Triliunan Rupiah untuk Jadi Mesin Pencarian Utama di Perangkat Apple

  8. Jakarta Banjir Lagi! 72 RT Terendam Sejak Tadi Malam

  9. Luhut Ungkap Segudang Alasan Pemerintahan Jokowi Lebih Mesra ke China!

  10. Wagub Ariza Mau Tertibkan Rumah Mewah, PDIP: Orang Kaya Nggak Tinggal di Pinggir Kali

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Egy Massadiah

Menyapa Pohon, Menjaga Alam

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda