Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

IHSG Menguat Karena Kebijakan Pajak dan Sentimen dari India

Anggi Dwifiani

IHSG Menguat Karena Kebijakan Pajak dan Sentimen dari India

Layar pergerakan saham di Bursa Efek Jakarta, Senin (10/6/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin ini menguat setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1440 Hijriah. IHSG dibuka menguat 68,18 poin atau 1,1 persen ke posisi 6.277,29. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 17,47 poin atau 1,78 persen menjadi 1.000,35.  | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin pagi (23/9/2019) menguat 0,09% atau 5,72 poin ke level 6.237,2.

Menguatnya IHSG, menurut kepala riset Valbury Sekuritas Alfiansyah, disebabkan oleh turunnya PPH badan atau korporasi, kuatnya aliran modal asing, dan meningkatnya produksi manufaktur AS.

"Pemerintah berupaya untuk menciptakan perekonomian untuk tetap tumbuh, salah satu yang dilakukan adalah mendorong investasi untuk masuk ke dalam negeri. Salah satu langkah yang akan dilakukan Pemerintah rencana menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan atau korporasi secara bertahap dari 25% menjadi 20% mulai 2021," kata Alfiansyah kepada Akurat.co.

baca juga:

Dalam rencana pemangkasan pajak yang akan dilakukan dengan aturan baru salah satunya akan ditetapkan bagi perusahaan yang akan IPO.

"Perusahaan go public bisa turun 3% di bawahnya, artinya bisa 17%. Pemerintah juga akan menghapus PPh atas dividen dalam dan luar negeri. PPh atas dividen akan dihapuskan, apabila dividen yang dimaksud ditanamkan dalam bentuk investasi di Indonesia," tambahnya.

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk ke dalam negeri hingga Kamis (19/9/2019) sebesar Rp 189,9 triliun yang masuk ke asset instrument portofolio seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan saham aliran modal asing yang masuk dari SBN sebesar Rp130,9 triliun kemudian saham sebesar Rp56,8 triliun, dan obligasi korporasi sebesar Rp2,3 triliun.

Di samping itu aliran modal asing masuk mampu menyokong penguatan rupiah sehingga bergerak stabil di Rp 14.050 hingga Rp 14.060, dikarenakan mekanisme pasar yang terjaga antara supply dan demand. Selain itu, pergerakkan nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kinerja Neraca Pembayaran yang baik.

Selain itu, kata Alfiansyah, sentimennya adalah produksi manufaktur Amerika Serikat (AS) meningkat lebih dari yang diperkirakan pada Agustus. Kondisi itu terjadi karena didorong oleh lonjakan produksi mesin dan logam primer.

Tapi sayangnya, prospek produksi pabrik tetap lemah karena masih ada ketegangan perdagangan dan perlambatan ekonomi global. Federal Reserve mengatakan produksi manufaktur AS naik sebanyak 0,6% pada Agustus setelah turun 0,4% pada Juli.

Sedangkan ekonom yang disurvei memperkirakan produski manufaktur naik 0,2% pada Agustus. Produksi di pabrik turun 0,4% pada Agustus pada basis tahun ke tahun. Manufaktur, penyumbang sekitar 11% dari ekonomi AS.

Sementara, direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai kuatnya IHSG disebabkan oleh stimulus India pada pemotongan pajak untuk perusahaan dan prediksi Goldman Sachs pada pasar.

"Di tengah himpitan akan perlambatan ekonomi global, India kembali melakukan stimulus ekonomi dengan melakukan pemotongan pajak sebesar USD20 miliar bagi para Perusahaan. Hal ini mendorong India menjadi salah satu Negara yang memiliki pajak terendah di Asia," kata Nico.

Perusahaan domestic India akan membayar pajak sebesar 22% atas penghasilan mereka mulai 1 April 2019 yang dimana sebelumnya berada di level 30%. Komite Kebijakan Moneter India pun akan melakukan pengumuman keputusan berikutnya pada 4 October nanti.

"Kami melihat bahwa masih ada ruang bagi Bank Sentral India untuk melakukan pemangkasan tingkat suku bunganya guna mendorong pertumbuhan ekonominya," kata dia.

Goldman Sachs kemarin mengatakan bahwa volatilitas pasar akan mengalami kenaikkan sebesar 25% lebih tinggi pada bulan October. Hal ini diperhitungkan sejak tahun 1928. Mereka mengatakan bahwa volatilitas pada bulan October lebih dari sekedar sebuah kebetulan.

Indeks VIX telah berayun ke level tertinggi tahun ini pada August ketika perang perdagangan meningkat. Oleh sebab itu, Pilarmas juga melihat hal ini akan mempengaruhi tingkat volatilitas yang ada di pasar emerging market. 

Untuk jumlahnya, 97 saham menguat, 80 turun, dan 144 tidak bergerak. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak lesu 0,21% menjadi 980,77. Kelompok 30 saham unggulan dari LQ45 (IDX30) bergerak lesu 0,23% menjadi 535,93. Kelompok 30 saham syariah unggulan atau Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat 0,2% menjadi 695,03.

Sektor pertanian, pertambangan, dan infrastruktur. Asing membukukan penjualan bersih Rp833,82 triliun.

Tiga saham teratas yang paling banyak dibeli Kamis sore adalah Asuransi Harta Aman Pratama (AHAP) naik 33,9% menjadi Rp75 per lembar saham, Steadfast Marine Tbk (KPAL) naik 21,4% ke Rp680, Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 17,2% ke Rp286.

Tiga saham teratas yang paling ditinggalkan adalah Hotel Mandarine Regency ( HOME) turun 25,7% ke Rp84 per lembar saham, Grand Kartech (KRAH) turun 24,3% ke Rp1.135, Victoria Insurance (VINS) turun 24,3% ke Rp103.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Ramai Sentimen, IHSG Waspada Rawan Melemah

Image

Ekonomi

Mau Investasi Saham, Kenali Dulu Apa Itu IHSG!

Image

Ekonomi

FOTO Ditopang Saham Big Caps, IHSG Naik 2 Persen

Image

Ekonomi

Ramos Horta Ngamuk, Mandiri dan BRI Jadi 'Biang Kerok' Timor Leste Miskin

Image

Ekonomi

Gubernur BI: Presiden Jamin Independensi Bank Indonesia

Image

Ekonomi

Lagi-lagi, BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4 Persen

Image

Ekonomi

Mampukah Sektor Properti Gerakkan Ekonomi Nasional di Tengah COVID-19?

Image

News

Lebanon Kembali Diguncang, Gedung Ikonik Karya Arsitek Zaha Hadid Dilalap Api

Image

Ekonomi

IHSG Malah Bertenaga Berkat Penerapan PSBB Jakarta

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Bakal Produksi Baterai Kendaraan Listrik

Kementerian BUMN, Pertamina nantinya bakal jadi perusahaan pelat merah energi yang produksi baterai untuk keperluan kendaraan listrik

Image
Ekonomi

Imbas COVID-19, Erick Thohir Targetkan Setoran Dividen BUMN 2021 Hanya Rp26,1 Triliun

BUMN targetkan setoran dividen pada 2021 sebesar Rp26,1 triliun akibat tergerus pand3mi COVID-19

Image
Ekonomi

Pekerjaan Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi Kawasan Food Estate Kalteng Dimulai

PUPR tengah menyiapkan pengembangan kawasan Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Image
Ekonomi

Tanpa Ketersediaan Vaksin COVID-19, Bakal Muncul Ancaman Pengusaha Menyerah Tutup Usaha

Tanpa adanya vaksin COVID-19 kemungkinan besar akan banyak pengusaha yang kemudian menyerah dan menutup usahanya. H

Image
Ekonomi

Perusahaan Global Jajaki Pengadaan Vaksin COVID-19 di Indonesia

Menko Airlangga: Beberapa negara sudah berkoordinasi dan mengirimkan confidentiality agreement kepada Kemenkes untuk pengadaan vaksin.

Image
Ekonomi

Startup Bitcoin Ini Gandeng Perusahaan BUMN Terapkan Prototipe Kliring

Pilot project pembayaran via kliring agar transaksi aset kripto di Indonesia lebih aman.

Image
Ekonomi

HoA Transisi Blok Rokan Disepakati, Kegiatan Ngebor Chevron Berakhir 2021

HoA Transisi Wilayah Kerja/Blok Rokan, sebuah milestone dalam pengembangan minyak dan gas bumi nasional ke depan.

Image
Ekonomi

Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

Tengku Zulkarnain menyetil soal konglomerasi asing di Indonesia yang mulai menyasar pangsa pasar milik pedagang kaki lima.

Image
Ekonomi

BTN Manjakan Nasabah Melalui Batara Spekta

Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. resmi meluncurkan program Batara Spekta pada Minggu (27/9/2020) malam

Image
Ekonomi

BI Sudah Serap SBN Rp234,65 Triliun di Pasar Perdana

BI sudah menyerap surat berharga negara SBN di pasar perdana senilai Rp234,65 triliun.

terpopuler

  1. Doa Bagi Orang Tua, Agar Anak-anaknya Sukses Dunia Akhirat

  2. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  3. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  4. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  5. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  6. Perpanjang PSBB Ketat, Elektabilitas Anies Makin Anjlok

  7. Viral Anak Dibuang Orang Tua Disertai Surat dari Sang Ibu, Begini Faktanya

  8. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  9. Perantau dari Batam Salah Masuk RS di Jakarta, Biaya Pasien Covid-19 Dipatok Selangit

  10. Sindir Telak Anies Baswedan, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Banjir Dulu Baru Kerja!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda