image
Login / Sign Up

Rupiah Lemas Terpapar Sentimen Negatif Global

Anggi Dwifiani

Image

Petugas teller bank Mandiri KCP Jakarta saat menunjukan uang dolar di salah satu kantor cabang Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan terhadap rupiah. Posisi rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat di level Rp 14.080 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (4/1/2019) yang bergerak di angka Rp 14.225. Penguatan nilai tukar rupiah imbas dari faktor global dan domestik. Faktor global yaitu melemahnya dolar AS terhadap sejumlah mata uang mitra dagang utama. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) sempat menyebut penguatan rupiah imbas aliran masuk dana asing seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah pada 3 Januari lalu. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (23/9/2019) melemah 0,14% atau 20 poin Rp14.075 terhadap Dolar AS.

Lemahnya rupiah ini, menurut direktur riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Pieter Abdullah Redjalam, disebabkan oleh ketidakpastian ekonomi global, sedikit responnya pada turunnya suku bunga acuan BI.

"Isu-isu global dan domestik yang menggetarkan sentimen pasar masih relatif sama. Global masih dipenuhi dengan ketidakpastian yang dipicu oleh perang dagang, ketegangan di Timur Tengah, penyelesaian Brexit," kata Piter kepada Akurat.co.

baca juga:

Merespon ketidakpastian yang menyeret perlambatan ekonomi global tersebut, Piter juga menambahkan, bank sentral mengambil kebijakan yang lebih dovish dan melonggarkan likuiditas, termasuk BI.

"Masih relatif sama. Pasar memang sedikit merespon negatif turunnya suku bunga acuan BI dan menyebabkan keluarnya investor asing dan melemahkan rupiah," tambah Piter.

Sentimen negatif ini nampaknya masih berlanjut hari ini, menurut Piter. Namun, ia memperkirakan dampaknya akan mild. Rupiah akan terkoreksi tipis dalam minggu ini. Tapi proyeksi untuk periode yang lebih panjang rupiah masih dalam tren menguat.

Sementara itu, direktur riset dan investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico menilai lemahnya rupiah disebabkan oleh memanasnya perang dagang AS-China, wait and see kebijakan The Fed.

"Delegasi China kemarin telah membatalkan kunjungannya ke daerah peternakan di Amerika, yang sebelumnya telah direncanakan untuk mengunjungi daerah peternakan tersebut," kata Nico.

Pembatalan China untuk berkunjung ini sebagai reaksi 1 jam sebelumnya Trump mengatakan bahwa Trump tidak tertarik untuk membuat kesepakatan parsial dengan China.

"Tampaknya kita juga harus bersiap untuk kemungkinan terburuknya, karena kami melihat China juga akan meladeni perang dagang ini untuk jangka waktu yang Panjang, setidaknya sampai Pemilu Presiden di Amerika 2020 mendatang," kata Nico.

Fokus berikutnya adalah Presiden The Fed akan melakukan Konfrensi Pers. Hari ini Presiden Fed New York, John Williams dan Presiden Fed San Francisco Mary Dally akan menyampaikan pidatonya hari ini.

"Kita nantikan juga kira kira akan kemana arah kebijakan The Fed selanjutnya," pungkasnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

FOTO Tiga Calon Menteri Bertemu Jokowi di Malam Hari

Image

Gaya Hidup

Kopi Indonesia Bisa Lebih Mendunia, Asal...

Image

Iptek

Blue Bird Kembangkan Fitur Rekomendasi Lokasi Banjir Order untuk Pengemudi Taksi

Image

Video

VIDEO Korban Terdampak Kebakaran Jatinegara Dibuatkan KK dan KTP Baru

Image

Gaya Hidup

Yeay! Kualitas Roaster Kopi Indonesia Makin Membanggakan

Image

Iptek

Tak Kena Blacklist AS, Uniview Klaim CCTV di Indonesia Aman dari Peretasan

Image

Ekonomi

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ekonom Tak Keberatan Airlangga Hartarto Jadi Menko Perekonomian, Asal...

Image

Video

VIDEO Kebakaran di Bidara Cina Hanguskan 56 Rumah

Image

Ekonomi

Susunan Kabinet Semakin Terang, Rupiah Kian Terbang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dicetus Sejak 2011, Kemendag Target Rampungkan RCEP Akhir 2020

Setelah tujuh tahun berlalu, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) tak kunjung rampung.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Dari Mantan Gubernur Sulsel Kini Syahrul Yasin Limpo Bersaing dengan Edhy Prabowo

Syahrul Yasin Limpo Pria kelahiran Makassar 15 Maret 1955 ini merupakan anak dari Kolonel (Purn.) H.M. Yasin Limpo.

Image
Ekonomi

Sudah Miliki Lahan 16 Tahun, Warga Ini Tiba-tiba Kaget Karena Ini

Padahal tanah seluas 3.000 meter persegi itu sudah dimilikinya sejak tahun 2003 lalu atau sudah sekitar 16 tahun.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Pejabat KKP Berharap Kebijakan 'Menggelegar' Susi Pudjiastuti Tetap Dilanjutkan

Kebijakan menggelegar Susi Pudjiastuti saat menjadi bos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu dilanjutkan.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ekonom Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN

Selain memiliki latar belakang dalam mengelola berbagai macam usaha, Erick juga berhasil mengkoordinasikan tim kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ini Alasan Budi Karya Bersedia Jadi Menhub Lagi, Meski Menantang

Berbagai pekerjaan rumah masih menanti di depan mata.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Halim Iskandar Beri Kode Akan Mengurusi Perekonomian Desa

Halim Iskandar menegaskan bahwa Presiden Jokowi memahami bahwa ia adalah orang desa.

Image
Ekonomi

Hindari Tengkulak, Petani Kopi Harus Bentuk Koperasi

Kemenkop dan UKM mendorong petani kopi agar membentuk koperasi agar tidak terjebak dengan permainan tengkulak.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sofyan Djalil Masih Akan Jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang

"Saya sih rasanya masih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai masalah agraria"

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Johnny Plate Bicarakan Startup Hingga Perlindungan Data Pribadi dengan Jokowi

"Berdiskusi tentang bagaimana pengembangan start up business seperti unicorn, decacorn"

Available

trending topics

terpopuler

  1. Pemkot Jakut Tak Punya Anggaran Ganti Foto Presiden, PDIP: Bukti Anies dan Anak Buahnya Tak Punya Persiapan

  2. Saidiman: Bergabungnya Prabowo Ke Kabinet Jokowi Tanda Keduanya Tidak Menghargai para Pendukung

  3. Pengamat: Diisi Kalangan Profesional dan Eksekutor, Kabinet Jokowi Bakal Tinggal Landas

  4. Ini Alasan Banyak Pasien Sakit Ginjal pada Usia Muda

  5. Prabowo Jadi Menhan, Nong Darol: Pak Presiden Sengaja Permalukan Dia?

  6. Tak Terpilih Jadi Menteri, Mantan Menkeu Ini Beri Ucapan Ke Sri Mulyani

  7. Bernuansa Jawa, 8 Potret Romantis Pernikahan BTP dan Puput Nastiti Devi

  8. Yang Dipanggil Belum Tentu Jadi Menteri, Jokowi Biasa Lakukan Hal-hal Tak Biasa pada Injury Time

  9. Rizal Ramli: Calon-calon Menteri Golkar Kok Payah Ya? Modal Nepotisme Doang

  10. 5 Pemimpin Negara Paling Kuat di Dunia Versi Forbes, Ada 2 dari Asia

Available

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Dari Liburan hingga Bersepeda, 10 Potret Hangat Agus Gumiwang Kartasasmita Bersama Keluarga

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Rumahnya Kena Gusur Proyek Sendiri dan Tak Pakai Whatsapp, 5 Fakta Menarik Basuki Hadimuljono

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Diizinkan Rangkap Jabatan, ini 5 Fakta Menarik si Calon Menteri Suharso Monoarfa