Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Perbaiki Neraca Perdagangan, Ma'ruf Amin Canangkan Gerakan Kedaulatan Pangan

Andi Syafriadi

Perbaiki Neraca Perdagangan, Ma'ruf Amin Canangkan Gerakan Kedaulatan Pangan

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin didampingi Wury Estu Handayani saat tiba untuk melakukan debat keempat calon presiden di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). Sama seperti debat pilpres sebelumnya, ia didampingi istrinya Wury Estu Handayani. Mereka kompak menggunakan jaket yang bertuliskan nomor urut 01 di bagian dada kirinya | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI terpilih 2019-2024 Ma’ruf Amin bersama Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI mencanangkan Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan (GNKP) untuk umat pada Sabtu (21/9/2019) di Hotel Sahid, Jakarta.

Gerakan ini lahir dari keprihatinan atas neraca perdagangan ekspor impor komoditas pangan pada semester pertama 2019. Ekspor dari Januari hingga Juni 2019 hanya sebanyak 14,9 ribu ton, senilai Rp 171 miliar.

Sedangkan nilai impor tanaman pangan dari Januari hingga Juni 2019 hanya sebanyak 8 juta ton senilai Rp 35,5 triliun.

baca juga:

Menurut Azrul Tanjung selaku Direktur PINBAS MUI jika dihitung secara matematis, nilai ekspor tidak ada 1 persen dari nilai impor kita. Kebutuhan pangan, hampir 100 persen masih dicukupi oleh komoditi pangan negara lain.

"Padahal, dalam wacana Arus Baru Ekonomi Indonesia yang diusung oleh Ma’ruf Amien yang akan dilantik sebagai Wakil Presiden RI 2019-2024, pertumbuhan ekonomi tidak hanya sekedar mencapai equality (kesamaan perlakuan), melainkan keadilan untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan agar memperoleh kesempatan untuk memperbaiki kualitas hidup yang adil (equity)," katanya.

Tentunya, equity akan tercapai ketika ada kebijakan melalui redistribusi, hibah, subsidi, kemitraan, dan proses fasilitasi dalam gerakan nasional kedaulatan pangan ini, tuturnya.

Gerakan Nasional Kedaulatan Pangan (GNKP) ini untuk mendorong segera terwujudnya cita-cita kedaulatan pangan bagi umat. Setidaknya, terdapat tujuh prasyarat utama untuk menegakkan kedaulatan pangan.

Antara lain pembaruan agraria, adanya hak akses rakyat terhadap pangan, penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan, pangan untuk pangan dan tidak sekadar komoditas yang diperdagangkan, pembatasan penguasaan pangan oleh korporasi, melarang penggunaan pangan sebagai senjata, serta pemberian akses ke petani kecil untuk perumusan kebijakan pertanian.

Satu aspek fundamental untuk mencapai equity adalah kebutuhan pokok bagi rakyat. "Sangat sulit dibayangkan bagaimana suatu negara dapat berdaulat penuh secara ekonomi, apabila kebutuhan pokok rakyatnya, khususnya pangan, masih "tergantung" pada negara lain," ujarnya.

Ketergantungan tersebut dapat berbentuk ketergantungan dalam pasokan, ketergantungan teknologi, bahkan ketergantungan pola konsumsi dan gaya hidup. Sungguh berbahaya bagi ketahanan nasional, apabila negara berpenduduk banyak seperti Indonesia tidak berdaulat sama sekali dalam pangan. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

KKP Ungkap Langkah-langkah Jamin Mutu Produk Perikanan

Image

Ekonomi

Kadin Sebut Larangan Ekspor Perikanan ke China Hanya Untuk Satu Perusahaan

Image

Ekonomi

China Larang Ekspor Produk Perikanan Indonesia Karena Terkontaminasi COVID-19

Image

Ekonomi

DPR RI

Politikus PDI : Pemerintah Atur Ekonomi Berdasarkan Pancasila

Image

News

Polling Soal Vaksin Covid-19, Netizen: Saya Ingin Sehat, Halal-Haram Biar Urusan Saya dan Tuhan

Image

Ekonomi

DPR RI

Fraksi Golkar Tolak Revisi UU Bank Indonesia

Image

Ekonomi

Jaga Produktivitas Pertanian, Pemerintah Bangun Sejumlah Infrastruktur Kerakyatan di Jawa Barat

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR RI Ini Ingin Pemerintah Perketat Impor Pangan

Image

Ekonomi

Setuju Kritikan WHO, Guru Besar IPB: 'Kue Ekonomi' Bervirus, Siapa yang Mau Menikmati?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Asosiasi UMKM Dorong Kegiatan Ekspor Gula Aren Khas Gorontalo

Asosiasi UMKM dorong kegiatan eksplor gula aren khas daerah Gorontalo.

Image
Ekonomi

Menkeu Sebut Negara G20 Sepakat Lakukan Aksi Global Hadapi Dampak COVID-19

Negara-negara yang tergabung pada G20 menyepakati untuk terus bekerja sama melakukan aksi global dalam rangka menghadapi dampak COVID-19.

Image
Ekonomi

Telkom Dukung PDAM Wujudkan PERPAMSI di Seluruh Tanah Air

Telkom mendukung PERPAMSI untuk mewujudkan digitalisasi PDAM di seluruh Indonesia.

Image
Ekonomi

Judi Dilarang di Indonesia, Tapi Diperbolehkan di Beberapa Negara Ini!

Banyak negara yang melarang perjudian sampai taraf tertentu. Karena perjudian mempunyai konsekuensi sosial kurang baik.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Harap Percepatan Penyelesaian Akses Bandara Kertajati

DPR RI harap percepatan akses dari dan menuju Bandara Kertajati yang masih terhambat karena belum usainya pembangunan Tol Cisumdawu.

Image
Ekonomi

Kemenhub Berdayakan Sekitar 300 Warga Bogor-Sukabumi Dalam Program Padat Karya

Proyek pembangunan jalur rel ganda Bogor-Sukabumi yakni memberdayakan sekitar 300-an orang warga sekitar sebagai pekerja.

Image
Ekonomi

China Siapkan Tindakan Balasan AS Atas Larangan TikTok dan WeChat

China bakal siapkan tindakan terhadap AS yang melarang aplikasi TikTok dan WeChat.

Image
Ekonomi

KKP Ungkap Langkah-langkah Jamin Mutu Produk Perikanan

KKP menyatakan telah melakukan langkah prioritas untuk menjamin keamanan dan mutu produk perikanan baik untuk pasar ekspor maupun domestik.

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Sebut RUU BUMN Jadi Momentum Emas Kepentingan Bangsa

Legislator sebut RUU BUMN jadi momentum emas perbaikan perusahaan pelat merah demi kepentingan bangsa dan negara.

Image
Ekonomi

KKP Himpun Data dan Informasi Untuk Perkuat Pengelolaan Terumbu Karang

KKP menghimpun data dan informasi terumbu karang di wilayah Kalimantan dalam rangka memperkuat pengelolaan terumbu karang.

terpopuler

  1. Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

  2. Berprinsip, Audi Marissa Tidak Pernah Sekamar dengan Anthony Selama Pacaran

  3. Mulyadi Kartanegara: Wajah Islam Semakin Hari Semakin Berwatak Keras

  4. Sidak Gudang Bulog, Menko PMK Kaget Berat Karung Beras Bansos PKH Tekor

  5. Marzuki Alie: Bailout Century Gaduh se-Indonesia, Jiwasraya Malah Tenang-tenang Saja

  6. Ini Bantahan Soal Ivan Gunawan dan Ayu Ting Ting Terpapar Covid-19

  7. Dikontrak Lima Tahun, Alex Telles Dihargai Senilai Rp351 Miliar

  8. Raup hingga Rp14 Juta per Minggu, Pria Ini Dulang Emas di Jalanan Kota Bermodalkan Pinset

  9. Kisah YouTuber Niat Beli Odading, Nyetir dari Jakarta ke Bandung hingga Antre 2 Jam

  10. Mekanisme Baru, Begini Cara Pendataan Peserta KJP Plus dan KJMU

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!