image
Login / Sign Up

Menko Darmin Nilai Masih Ada Peluang Pelonggaran Kebijakan Moneter

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada acara pencapaian tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (17/10). Pemaparan kinerja kementerian dan lembaga di bawah koordinasi Kementerian Bidang Perekonomian itu mengangkat tema Perwujudan Indonesia Sentris dan Pembangunan Kewilayahan Secara Merata | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai masih terdapat ruang pelonggaran kebijakan moneter yang dimiliki bank sentral untuk mendukung penguatan pertumbuhan ekonomi.

Ia menjelaskan relaksasi tersebut masih dapat dilakukan selama tingkat suku bunga acuan berada dalam kisaran di atas nol persen.

"Positif itu masih punya ruang, kebijakan moneter itu kehilangan kemampuan, kalau tingkat bunga nol atau kurang," kata Darmin di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Ia juga menambahkan penurunan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) merupakan langkah tepat dalam menanggapi kondisi perekonomian global terkini.

"Kebijakan moneter masih berfungsi untuk mempengaruhi. Ini memang untuk mengantisipasi negara lain. Mereka juga turun policy rate, kalau kita tidak turun, nanti terlalu tinggi," ujar Darmin.

Sebelumnya, Bank Indonesia untuk ketiga-kalinya secara beruntun memangkas suku bunga acuan.

Pada Kamis (19/9), bank sentral kembali menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 0,25 persen menjadi 5,25 persen yang dilengkapi dengan rangkaian pelonggaran kebijakan makroprudensial, untuk mencegah dampak ke Indonesia dari semakin melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis, mengatakan pemangkasan beruntun suku bunga acuan sejak Juli hingga September 2019 ini merupakan kebijakan antisipatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, di tengah ekonomi global yang terus melambat utamanya karena perang dagang AS dan China yang tak kunjung usai.

"Kebijakan ini juga konsisten dengan estimasi inflasi yang tetap rendah di bawah titik tengah sasaran inflasi dan imbal hasil dari aset keuangan domestik yang tetap menarik," kata Perry.

Terhitung sejak Juli 2019, BI memangkas suku bunga acuan sebesar 0,25 persen sebanyak tiga kali hingga September 2019 ini. Pelonggaran ini juga dilakukan setelah pada 2018, otoritas moneter menaikkan suku bunga acuan hingga 1,75 persen untuk membendung keluarnya arus modal asing di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global saat itu.

Pada tahun ini, BI ingin mendorong pertumbuhan ekonomi domestik bisa mencapai 5,1-5,2 persen dan 5,3 persen di 2020 meskipun dampak perang dagang global yang semakin deras melanda negara-negara berkembang.

Perry juga meyakini imbal hasil aset keuangan berdenominasi rupiah tetap menarik untuk menyerap aliran modal asing dan menjaga ketahanan ekonomi eksternal atau Neraca Pembayaran Indonesia.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Mampu Perangi PNS Radikal, Tito Layak Jadi Mendagri

Image

News

Diisukan Jadi Menteri, Kemampuan Wishnutama Dipertanyakan

Image

News

Paranormal: Terima Kasih Pak Prabowo

Image

News

Pembagian Hasil Tidak Rata, Dua Pelaku Penggelapan Mobil Saling Lapor dan Berakhir di Bui

Image

News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

CBA: Erick Thohir Terlalu Kenyang, Terlalu Banyak Kepentingan Bisnis

Image

News

FOTO Tiga Calon Menteri Bertemu Jokowi di Malam Hari

Image

Gaya Hidup

Kopi Indonesia Bisa Lebih Mendunia, Asal...

Image

News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

ARJ Dukung Presiden Jokowi Gunakan Hak Prerogatif Susun Kabinet

Image

Gaya Hidup

Bam Mastro Punya Minuman Favorit sebagai Teman Main Golf

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dicetus Sejak 2011, Kemendag Target Rampungkan RCEP Akhir 2020

Setelah tujuh tahun berlalu, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) tak kunjung rampung.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Dari Mantan Gubernur Sulsel Kini Syahrul Yasin Limpo Bersaing dengan Edhy Prabowo

Syahrul Yasin Limpo Pria kelahiran Makassar 15 Maret 1955 ini merupakan anak dari Kolonel (Purn.) H.M. Yasin Limpo.

Image
Ekonomi

Sudah Miliki Lahan 16 Tahun, Warga Ini Tiba-tiba Kaget Karena Ini

Padahal tanah seluas 3.000 meter persegi itu sudah dimilikinya sejak tahun 2003 lalu atau sudah sekitar 16 tahun.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Pejabat KKP Berharap Kebijakan 'Menggelegar' Susi Pudjiastuti Tetap Dilanjutkan

Kebijakan menggelegar Susi Pudjiastuti saat menjadi bos Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) perlu dilanjutkan.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ekonom Nilai Erick Thohir Cocok Jadi Menteri BUMN

Selain memiliki latar belakang dalam mengelola berbagai macam usaha, Erick juga berhasil mengkoordinasikan tim kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ini Alasan Budi Karya Bersedia Jadi Menhub Lagi, Meski Menantang

Berbagai pekerjaan rumah masih menanti di depan mata.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Halim Iskandar Beri Kode Akan Mengurusi Perekonomian Desa

Halim Iskandar menegaskan bahwa Presiden Jokowi memahami bahwa ia adalah orang desa.

Image
Ekonomi

Hindari Tengkulak, Petani Kopi Harus Bentuk Koperasi

Kemenkop dan UKM mendorong petani kopi agar membentuk koperasi agar tidak terjebak dengan permainan tengkulak.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sofyan Djalil Masih Akan Jadi Menteri Agraria dan Tata Ruang

"Saya sih rasanya masih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai masalah agraria"

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Johnny Plate Bicarakan Startup Hingga Perlindungan Data Pribadi dengan Jokowi

"Berdiskusi tentang bagaimana pengembangan start up business seperti unicorn, decacorn"

Available

trending topics

terpopuler

  1. Rekam Jejak Edhy Prabowo, Anggota AKABRI Kini Jadi Calon Menteri

  2. Pemkot Jakut Tak Punya Anggaran Ganti Foto Presiden, PDIP: Bukti Anies dan Anak Buahnya Tak Punya Persiapan

  3. Saidiman: Bergabungnya Prabowo Ke Kabinet Jokowi Tanda Keduanya Tidak Menghargai para Pendukung

  4. Pengamat: Diisi Kalangan Profesional dan Eksekutor, Kabinet Jokowi Bakal Tinggal Landas

  5. Terlalu Banyak Minum Air Putih, Ginjalmu Terancam!

  6. Politisi dan Kalangan Profesional Datangi Istana, Dede Yusuf: Orang-Orang yang Dipanggil Punya Kapasitas

  7. Sindir Prabowo Terus, Gerindra Tegur Denny Siregar: Hal yang Anda Kerjakan Selama Ini Hanya Bikin Kegaduhan, Tak Lebih

  8. Jangan GR Dulu Jadi Menteri, Sejarah Buktikan Presiden Panggil Tokoh ke Istana, Tapi Ternyata Tak Ditunjuk

  9. Ini Alasan Banyak Pasien Sakit Ginjal pada Usia Muda

  10. Pengamat: Bergabungnya Prabowo di Pemerintahan Bentuk Kecerdasan Politik Jokowi

Available

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Available

Wawancara

Image
News

DPR RI

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Dari Liburan hingga Bersepeda, 10 Potret Hangat Agus Gumiwang Kartasasmita Bersama Keluarga

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Rumahnya Kena Gusur Proyek Sendiri dan Tak Pakai Whatsapp, 5 Fakta Menarik Basuki Hadimuljono

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Diizinkan Rangkap Jabatan, ini 5 Fakta Menarik si Calon Menteri Suharso Monoarfa