Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Sunardi Panjaitan

Mela Gunawan, Srikandi di Pusat Industri Kebugaran Indonesia

Mela Gunawan, Chief Marketing Officer & Founder ReFIT Club | Dok. Refit

AKURAT.CO, Kehadiran perempuan sebagai pemimpin bisnis terus bermunculan di Indonesia. Tidak saja di sektor BUMN, tapi juga di perusahaan-perusahaan swasta. Pemimpin wanita di perusahaan memiliki keunggulan, antara lain intuisi bisnis yang tajam, mengayomi karyawan, detil, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengambil keputusan bisnis.

Salah satu perempuan yang menunjukkan prestasi di dunia bisnis ini adalah Mela Gunawan, Founder dan Chief Marketing Officer PT Mitra Bugar Bersama (ReFIT Indonesia). Mela mendirikan ReFIT Indonesia yang mengelola ReFIT Club, pionir affordable gym di Indonesia pada tahun 2016.

Dalam rentang 3 tahun, Mela berhasil meningkatkan jumlah cabang ReFIT Club yang menggandeng mitra bisnis dengan skema waralaba. Pada Februari 2019, misalnya, Mela meresmikan ReFIT Club di Sidoarjo, Jawa Timur, sebagai cabang yang kelima sejak ReFIT Club pertamakali beroperasi di tahun 2016. 

baca juga:

Mela menjelaskan tantangan di industri pusat kebugaran adalah menghadirkan diferensiasi layanan dan produk. “Industri gym ini sedang sunrise, saya merealisasikan ide affordable gym yang diimplementasikan ke ReFIT Club ini berdasarkan analisa pasar dengan mempertimbangkan pertumbuhan populasi kelas menengah di Indonesia dan tinginya kesadaran kelas menengah terhadap gaya hidup sehat,” ujar Mela di Jakarta, Minggu (1/9/2019).

Menurutnya, populasi kelas menengah di Indonesia, menurut kajian McKinsey Mckinsey Global Institute, bakal bertambah sebanyak 135 juta jiwa di tahun 2030. Angka ini naik 200% dari 45 juta jiwa di tahun 2012.

Di tahap awal pengembangan ReFIT Club, Mela menghadapi berbagai kendala. “Misalnya, saya kesulitan mencari lokasi atau kawasan yang cocok, mengedukasi masyarakat tentang affordable gym,” ucapnya.

Mela merespons kendala ini secara proposional. Ia mencari solusi untuk mengembangkan laju bisnis ReFIT Club. Caranya adalah gencar mengadakan program promosi di media sosial untuk mengerek branding awareness ReFIT Club dan mengadakan berbagai kegiatan hidup sehat untuk mengedukasi masyarakat.

“ReFIT Club ini diarahkan sebagai  brand untuk lifestyle gym yang memacu anggota kami untuk memiliki mindset berolahraga di pusat kebugaran,” tuturnya.

Ia merincikan strategi pemasaran ReFIT Club mempraktikkan konsep guerilla marketing, yaitu pemasaran berbiaya rendah yang berdampak besar (low cost, high impact) yang mengkreasikan ide-ide kreatif di platform digital serta konvesional.

Strategi baruan pemasaran ini membuka peluang kemitraan selebar-lebarnya. Hasilnya, jumlah cabang ReFIT Club bertambah menjadi 6 unit per Agustus 2019. “Tahun ini cabang ReFIT Club bakal bertambah sekitar 1- 2 cabang, yaitu di Bekasi, Jawa Barat dan Cibubur di Jakarta Timur,” imbuhnya.

Refit. Dok. ReFIT

Mela menggarisbawahi nilai investasi di ReFIT Club itu relatif rendah, yakni Rp 1,9 miliar/unit, dan mitra bisnis berpeluang memperoleh imbal hasil yang cenderung tinggi karena industri ini memasuki fase prospektif.

“Sebagai indikator, laba bersih di seluruh cabang kami sangat stabil yang rata-rata pertumbuhan laba bersihnya berkisar 27% hingga 35% per bulan dan bisnis kami di zona blue ocean,” sebut Mela. Zona “blue ocean” atau Samudera Biru itu umumnya relatif belum ada persaingan usaha yang sengit atau kompetitor sejenis.

Mela mengapresiasi para mitra bisnis yang berinvestasi mengembangkan ReFIT Club sebagai pusat kebugaran yang menyokong gaya hidup sehat dengan harga keanggotaan yang kompetitif yang berkisar Rp 300 ribu/bulan dan menyediakan instruktur, peralatan serta fasilitas berstandar internasional. ”Untuk itu, saya membuka peluang kemitraan dengan investor untuk mengembangkan ReFIT Club,” tandasnya.

Mela sendiri berpengalaman di industri fitness dengan mendirikan perusahaan management consultant operator gym di Indonesia. Sebelumnya, ia juga pernah meniti karier di  salah satu pusat kebugaran ternama selama 8 tahun.

Alasan Mela menekuni bisnis pusat kebugaran karena menyadari pentingnya gaya hidup sehat untuk menunjang aktivitas yang produktif. Prinsip gaya hidup sehat ini dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. “Gaya hidup yang sehat itu harus seimbang, asupan makanan saya sebesr 60%, olahraga 20%, serta pola pikir dan pola tidur 20%,” ujar pebisnis wanita kelahiran 22 Mei ini.

Rinciannya, lanjut Mela, asupan makanan bergizi dan sehat itu menyeimbangkan asupan protein, fat dan karbohidrat serta tidak mengonsumsi gula. Kemudian, durasi berolahraga minimal 30 menit per hari, memperbanyak aktivitas gerak seperti berjalan kaki sebanyak 9 ribu langkah/hari dan tidur minimal selama 7 jam.

Ke depannya, Mela mengimpikan ReFIT Club membuka cabang sebanyak 20 unit di tahun 2020. Pencapaian Mela di korporasi dan dunia bisnis ini merefleksikan riset yang dirilis Grant Thornton yang menyebutkan jumlah perempuan yang menduduki posisi manajemen senior korporasi di wilayah ASEAN (termasuk Indonesia) mencapai 94%, dengan proporsi perempuan di level ini sebesar 28%.[]

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Ajaib! 4 Shio Ini Pintar Tangkap Ide Bisnis di Segala Situasi dan Kondisi

Beberapa Shio yang memiliki kemampuan lebih menangkap peluang bisnis di berbagai situasi dan kondisi, meski sedang liburan atau bersantai.

Image
Ekonomi

Mulai 24 September, KAI Operasikan Kembali KA Kertapati-Lubuk Linggau

KAI kembali operasikan KA Serelo rute Kertapati-Lubuk Linggau, Sumatera Selatan mulai Kamis, 24 September 2020

Image
Ekonomi

Perum Bulog Klaim Beras Bansos Lewati Kontrol Kualitas

Perum Bulog tegaskan beras bansos telah melalui manajemen kontrol kualitas

Image
Ekonomi

100 Juta Masyarakat di Vaksin COVID-19, Ferdinand: Ini Harapan Baru!

Ferdinand Hutahaean mengapresiasi kebijakan vaksinasi 100 juta warga Indonesia oleh pemerintah yang disampaikan oleh Menko Luhut Panjaitan

Image
Ekonomi

Masyarakat Harus Apa Jika Ekonomi RI Masuk Jurang Resesi?

Dalam situasi resesi nantinya, apa yang harus dilakukan oleh masyarakat?

Image
Ekonomi

Anggota DPR Ini Minta BKPM Tarik Investasi Dari Zoom Hingga Tiktok

Abdul Hakim Bafagih dorong BKPM untuk menarik investasi penyedia aplikasi yang banyak digunakan masyarakat yakni Zoom dan Tiktok

Image
Ekonomi

Pasca Pandemi COVID-19, Bagaimana Peluang Ekspor UKM ke Pasar Eropa?

Ekspor produk UKM ke berbagai negara saat ini semakin terbuka lebar

Image
Ekonomi

Defisit APBN Tembus Rp500,5 Triliun, Rizal Ramli: Lho Kemana Aja Tuh Uang? Payah Amat Sih!

Rizal Ramli mempertanyakan kondisi APBN hingga Agustus 2020 yang mengalami defisit hingga Rp500,5 triliun.

Image
Ekonomi

Arief Poyuono: Resesi Tidak Akan Berdampak Buruk pada Perekonomian RI

Arief Poyuono: pengumuman resesi ekonomi oleh Sri Mulyani tidak akan memberikan dampak yang buruk bagi perekonomian Indonesia.

Image
Ekonomi

Mengenal Apa Itu Resesi dan Dampaknya bagi Indonesia

Jika ekonomi minus pada kuartal III-2020, maka dipastikan RI akan mengalami resesi. Lantas, apa pengertian resesi dan bagaimana dampaknya?

terpopuler

  1. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  2. Baca Doa ini Agar Terhindar dari Virus Seperti Covid 19

  3. Sindir KAMI, Ferdinand: Desak Pemerintah Tunda Pilkada, tapi Ormas Ini Selalu Buat Kerumunan

  4. Pembangunan Trotoar Biang Kerok Banjir Jakarta, Anies Baswedan Kena Omel DPRD 

  5. 5 Fakta Lika Liku Hidup Benyamin Sueb, dari Pengamen hingga Raih Piala Citra

  6. Hukum Menahan Kentut saat Salat

  7. Ruhut: Tolong Jangan Ngeyel, Virus Corona Itu Memang Ada

  8. Demi Anak Istri, Driver Ojol Ini Tak Pernah Tolak Orderan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

  9. Habis Pamer Program Andalan, Wagub Riza Malah Minta Warga Bersiap Hadapi Banjir

  10. 5 Bintang Sepak Bola dengan Gaji Termahal di Liga Inggris, Ada yang Makan Gaji Buta

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!