image
Login / Sign Up

Perum Perindo Akui Vietnam Pesaing Terberat Ekspor Produksi Perikanan

Atikah Umiyani

Image

Aktivitas pedagang saat menunggu pembeli di Pasar Ikan Moderen Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (14/3/2019). Berdasarkan data Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, setiap harinya, PPI Muara Baru memasarkan sekitar 400 ton ikan dengan nilai omzet rata-rata sekitar Rp 8-10 miliar. Ikan-ikan ini berasal dari wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (sepanjang pantai utara Jawa). Ikan ini didominasi oleh jenis ikan laut yaitu kembung, cumi, tongkol, kakap, dan udang, dan jenis ikan air tawar seperti patin, bawal, dan mujair. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) mengakui Vietnam merupakan salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang menjadi pesaing terberat dalam hal ekspor produk perikanan. Ironisnya, Vietnam sendiri mendapatkan pasokan produk perikanan dari Indonesia.

“KKP proyeksi tahun 2020 ekspor kita 5,9 miliar dolar AS. Vietnam tahun lalu 8,9 miliar dolar AS. Tahun ini mungkin sudah 10 miliar dan tahun depan sudah belasan miliar dolar. Ini ironis, kita sumber daya banyak tapi Vietnam (ekspornya) lebih besar,” kata Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda dalam bincang-bincang di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Risyanto menuturkan besarnya ekspor produk perikanan Vietnam memang hasil reekspor. Negara itu membeli produk perikanan dari Indonesia, Thailand dan negara lain di Asia Tenggara untuk kemudian diolah dan diekspor ke AS dan Eropa.

baca juga:

“Sementara penetrasi kita ke AS dan Eropa itu masih kurang karena handling processing (pengolahan) kita masih kurang,” katanya seperti yang diberitakan Antara.

Untuk bisa diekspor ke Eropa atau AS, produk perikanan Indonesia harus lolos standar badan makanan AS FDA dan BRC untuk Eropa. Namun, untuk bisa lolos, setiap produk harus memenuhi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) tipe A.

Selain sulit mendapatkan HACCP tipe A, menurut Risyanto, konsistensi untuk menjaga proses pengolahan sesuai standar tersebutlah yang cukup sulit dipenuhi.

“Kita masih lemah di pengolahan. Vietnam kuat di situ. Makanya mereka dipercaya suplai pasar AS dan Eropa,” katanya.

Selain standar pengolahan yang lebih baik, Risyanto mengatakan faktor lain yang mendukung berkembangnya ekspor Vietnam adalah dukungan diaspora mereka di AS.

Berdasarkan diskusinya dengan sejumlah pengusaha Vietnam, ternyata diaspora merekalah yang menjadi pembuka distribusi produk Vietnam di pasar AS.

Asisten Deputi Usaha Industri Agro dan Farmasi I Kementerian BUMN Imam Paryanto, dalam kesempatan yang sama, mengatakan sistem pengolahan produk perikanan di Vietnam memang jauh lebih maju dibanding Indonesia.

“Maka strateginya adalah bagaimana agar kita mengolahnya juga harus certified (tersertifikasi), kemudian pengolahannya juga ditambah,” katanya.

Lemahnya sisi pengolahan itulah, lanjut Imam, yang akan diperbaiki pemerintah dengan mendorong agar BUMN perikanan bisa bersinergi. Pasalnya, dengan pangsa pasar yang besar ini, suplai harus tetap bisa dipenuhi.[]

 

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Kasus Suap Impor Ikan, KPK Garap Direktur Keuangan Perum Perindo

Image

Olahraga

Piala Futsal AFF 2019

Kalahkan Malaysia, Indonesia Petik Tiga Poin Perdana

Image

News

Hindari Penembakan Kapal, Dubes: Indonesia dan Vietnam Butuh Menandatangani Kesepakatan Sementara

Image

Ekonomi

Menteri Susi: Surplus Perdagangan Komoditi Perikanan Lebihi US$4 Miliar

Image

Ekonomi

5 Komoditas Pertanian Ini Paling Menjanjikan Diekspor

Image

Ekonomi

KEIN: Optimalkan UMKM untuk Sokong Ekspor

Image

Ekonomi

Tingkatkan Kinerja Ekspor, Pemerintah Perlu Buka Pasar Baru dan Harmonisasi Regulasi

Image

Ekonomi

Meski Ada Perang Dagang, Menkeu Harap Ekonomi Indonesia di Atas 5 Persen

Image

Olahraga

FOTO Indonesia Dikalahkan Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Ma'ruf Amin Blak-blakan Ingin Kriteria Menteri Seperti Ini

"Saya kira akan dipilih orang-orang yang ditempatkan sesuai dengan tempatnya."

Image
Ekonomi

IHSG Masih Merespon Positif Pengenalan Kabinet Jokowi dan RDG BI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Selasa (22/10/2019) menguat 0,14% atau 8,5 poin ke level 6207,49.

Image
Ekonomi

Sinyal Positif Perang Dagang hingga Kabinet Jokowi Kuatkan Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan Selasa (22/10/2019) menguat 0,14% atau 19 poin ke Rp14.059.

Image
Ekonomi

BNI Berpatisipasi Aktif di Pameran TEI 2019

BNI berpatisipasi aktif pada pameran dagang priduk dan jasa Indonesia berskala internasional, TEI yang digelar Kemendag 16-20 Oktober 2019.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sri Mulyani Sambangi Istana, Fix Jadi Menko Perekonomian?

Sri Mulyani datang menggunakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam panjang.

Image
Ekonomi

Ombudsman Minta Kemenkeu Tutup Celah Potensi Hilangnya Cukai Rokok

Ombudsman Republik Indonesia (RI) meminta Kementerian Keuangan untuk menutup celah kebijakan cukai rokok.

Image
Ekonomi
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Edhy Prabowo, Calon Menteri Pertanian yang Berharta Rp4,56 Miliar

Nama Edhy Prabowo mencuat di publik dan digadang-gadang akan menjadi menteri pertanian.

Image
Ekonomi

IHSG Masih Akan Menguat, Intip Saham-saham Cuan

masih terlihat upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG.

Image
Ekonomi

China Yakin di Bawah Kepemimpinan Jokowi-Amin Indonesia Akan Maju

Pemerintah China menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan semakin maju.

Image
Ekonomi

Credit Suisse: Jumlah Orang Kaya China Telah Lampaui Amerika

100 juta warga China menempati daftar 10 persen penduduk terkaya dunia.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Rekam Jejak Edhy Prabowo, Anggota AKABRI Kini Jadi Calon Menteri

  2. Media Asing Soroti Ketatnya Penjagaan hingga Sederhananya Upacara Pelantikan Presiden Jokowi

  3. Tito Dipanggil Istana, Syamsuddin: Semoga Jokowi Tak Lupa Tagih Permintaannya ke Tito Tiga Bulan Lalu

  4. Ananda: Dengar Pidato Pak Jokowi, Kok Sama Sekali Nggak Ngomongin Pendidikan Ya, Apa Aku yang Kelewatan Ya?

  5. 5 Fakta Menarik Xavier Bettel, PM Luksemburg yang Menikah Sesama Jenis

  6. Sindir Prabowo Terus, Gerindra Tegur Denny Siregar: Hal yang Anda Kerjakan Selama Ini Hanya Bikin Kegaduhan, Tak Lebih

  7. Perhiasannya Senilai Rp22 M, ini 5 Aset Bupati Minahasa Selatan yang Tembus Rp42 M!

  8. Politisi dan Kalangan Profesional Datangi Istana, Dede Yusuf: Orang-Orang yang Dipanggil Punya Kapasitas

  9. Ramai Video Prabowo Subianto Enggan Salaman dengan Grace Natalie

  10. Terlalu Banyak Minum Air Putih, Ginjalmu Terancam!

Available

fokus

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Menunggu Eksekusi
Menyambut Presiden-Wakil Presiden 2019-2024
Available

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Berharap Kepada Parlemen Daerah

Image
Ujang Komarudin

Rontoknya Kekuatan Oposisi

Image
Achmad Fachrudin

Memperbaiki Marwah DPD 2019-2024

Image
Abdul Aziz SR

Partai Politik Tuna Ideologi

Available

Wawancara

Image
News

Perjuangan Muh Aras, Pebisnis-Politisi yang Berhasil Masuk ke Senayan

Image
News

DPR RI

Apa Sih Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia? Farah Puteri Nahlia Akan Menjelaskannya untuk Kamu...

Image
News

DPR RI

Farah Puteri Nahlia, Politisi Termuda DPR RI yang Ingin Perjuangkan RUU KKS

Sosok

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

5 Fakta Menarik Prabowo Subianto, Sang Paman yang Membuatnya Menyukai Militer

Image
Ekonomi

Perhiasannya Senilai Rp22 M, ini 5 Aset Bupati Minahasa Selatan yang Tembus Rp42 M!

Image
News

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Pernah Tolak Jabatan Menteri hingga Gagal Nyawapres, 5 Fakta Menarik Mahfud MD